Bacaterus / Film Adaptasi Buku / Inilah Urutan Menonton Film Harry Potter yang Benar

Inilah Urutan Menonton Film Harry Potter yang Benar

Ditulis oleh - Diperbaharui 16 Juli 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Ingin Potter marathon hari ini? Jika Anda tidak familiar dengan film Harry Potter, mungkin Anda akan kebingungan dengan urutan film yang benar. Tapi, jangan sedih, karena kadang Potterhead juga suka lupa urutannya. Wajar saja, karena filmnya ada cukup banyak, yaitu 8 film (karena film terakhirnya dibagi menjadi dua part).

Serial film Harry Potter didistribusikan oleh Warner Bros Pictures. Ketujuh filmnya didasarkan pada novel J.K. Rowling dengan judul yang sama. Semua tokoh utama filmnya dibintangi oleh Daniel Radcliffe sebagai Harry Potter, Rupert Grint sebagai Ron Weasley dan Emma Watson sebagai Hermione Granger.

Nah, Bacaterus akan membantu Anda mengurutkan film HarPot yang benar dari yang pertama hingga ke tujuh supaya Anda bisa movie marathon dengan benar dan tak pusing lagi. Inilah urutan urutan film Harry Potter yang tepat plus snippet-nya, kalau-kalau ada yang sama sekali clueless tentang cerita Harry Potter.

1. Harry Potter and the Sorcerer’s Stone (2001)

Film HarPot yang pertama adalah “Harry Potter and the Sorcerer’s Stone”. Film ini dirilis tahun 2001! Tidak terasa, ya, serial pertama dari film ini sudah hampir berkepala dua, Hihi. Nama lain dari film ini adalah “Harry Potter and the Philosopher’s Stone” yang merupakan judul novel dalam versi aslinya (versi Inggris British).

Sama seperti bukunya, film ini menceritakan tahun pertama Harry Potter di Hogwarts School of Witchcraft and Wizardry (Sekolah Ilmu Gaib dan Sihir Hogwarts). Pada ulang tahunnya yang ke-11, Harry dijemput oleh Hagrid (pengawal dan penjaga kunci Hogwarts), dan dia pun menemukan fakta bahwa dia merupakan seorang penyihir terkenal di dunianya.

Yang tentunya mengejutkan, karena seumur hidupnya Harry tak pernah tahu kalau dia seorang penyihir, melebihi yang terkenal pula, di mana di dunia muggle (non-magic: manusia biasa) dia selalu dirundung oleh keluarga bibinya terutama oleh sepupunya.

Dia terkenal sebagai “The Boy Who Lived”, karena Harry adalah anak yang diramalkan untuk melawan penyihir ilmu hitam yang sangat kuat bernama Lord Voldemort, yang orang-orang sihir tak berani sebut namanya, sehingga mereka memanggilnya “You-Know-Who” atau “He Who Must Not Be Named”.

Semua orang yang membantah dan tidak mau penjadi pengikut Voldemort akan dibunuhnya, kecuali Harry yang tak bisa terbunuh karena dilindungi oleh kedua orang tuanya (yang meninggal seketika tentu saja).

Di kereta menuju Hogwarts, Harry bertemu dua siswa lain: Ron Weasley, bocah laki-laki yang segera menjadi sahabatnya, serta Hermione Granger, gadis cerdas yang merupakan muggle-born (lahir dari dua orang tua non-magic).

Konflik utama setiap film tentu mengenai Voldemort. Dan, di film yang pertama ini membahas tentang Sorcerer’s Stone (Batu Bertuah), sebuah benda yang bisa diracik menjadi ramuan untuk memberi keabadian. Batu ini dirumorkan diincar oleh Voldemort untuk mengembalikan fisiknya (karena ketika dia berniat membunuh Harry yang masih bayi, malah dia yang kehilangan wujud tubuhnya).

Film pertama Harry Potter ini meraup kesuksesan luar biasa, begitu pula ketujuh film lainnya yang selesai dalam kurun waktu 10 tahun. Setelah “Harry Potter and the Sorcerer’s Stone”, Anda harus nonton film selanjutnya yang akan dibahas di bawah ini.

2. Harry Potter and the Chamber of Secrets (2002)

Satu tahun setelah film perdananya, “Harry Potter and the Chamber of Secrets” rilis. Sekuel ini mengikuti tahun kedua Harry Potter di Hogwarts. Pada saat itu, Pewaris Salazar Slytherin (salah satu pendiri Hogwarts) membuka Kamar Rahasia, melepaskan monster yang membuat para penghuni sekolah menjadi batu.

Sebelumnya, perlu diketahui kalau Hogwarts dibagi menjadi empat House—rumah/asrama, masing-masing diambil dari nama terakhir pendirinya: Godric Gryffindor (dengan maskot singa), Salazar Slytherin (dengan maskot serpent—dianggap sebagai gabungan antara ular, kadal, atau naga), Rowena Ravenclaw (dengan maskot burung rajawali) dan Helga Hufflepuff (dengan maskot luwak).

Ketika membeli perlengkapan sekolah bersama keluarga Weasley, Harry bertemu dengan Rubeus Hagrid dan Hermione Granger. Lalu, ada orang yang kurang menyenangkan juga di sana, yaitu Draco Malfoy (musuh Harry) dan Lucius Malfoy, ayahnya Draco. Psst, diam-diam Lucius menyelipkan sesuatu ke barang milik Ginny Weasley (adik Ron), loh! Barang apakah itu?

Suatu hari, Harry terkena detensi. Ketika akan kembali ke asramanya, dia mendengar suara aneh yang membuatnya menelusuri suara tersebut. Lalu, dia menemukan kucing Argus Filch (penjaga kastil Hogwarts) membatu bersama dengan pesan yang tertulis dalam darah yang bertuliskan “Kamar Rahasia telah dibuka, musuh sang pewaris … waspadalah”.

Kamar Rahasia di sini bermaksud pada sebuah kamar yang dibangun oleh salah satu pendiri Hogwarts, Salazar Slytherin. Konon, dia menempatkan monster di dalam kamar tersebut yang hanya bisa dikendalikan oleh Pewarisnya (keturunannya). Tujuan monster tersebut adalah untuk “membersihkan” Hogwarts dari siswa kelahiran muggle.

Karena, menurut Slytherin, penyihir itu harus berdarah murni alias lahir dari dua orang tua penyihir juga. Jika penyihir tersebut berdarah campuran (muggle dan penyihir) apalagi muggle born (dua orang tua orang biasa), maka itu mencoreng nama baik penyihir.

Kembali lagi ke cerita, suatu hari ada pelajaran duel. Draco membuat ilusi seekor ular. Dan, bukannya membalas dengan mantra, Harry malah berbicara dengan ular tersebut.

Setelah kejadian itu, seisi Hogwarts percaya kalau Harry-lah si Pewaris, karena hanya keturunan Slytherin saja yang mampu berbicara pada ular. Kemampuan ini tidak dimiliki oleh penyihir mana pun juga kecuali pewaris Slytherin. Tapi, apakah benar Harry merupakan Si Pewaris?

3. Harry Potter and the Prisoner of Azkaban (2004)

Pada tahun 2004, “Harry Potter and the Prisoner of Azkaban” hadir menyapa para Potterhead. Ini adalah waktu di mana Harry mengetahui bahwa ada seorang terpidana dan pendukung Voldemort yang bernama Sirius Black telah melarikan diri dari penjara Azkaban dan bermaksud membunuh Harry.

Waktu berlalu, dan kemudian diketahui bahwa Sirius telah memasuki kastil Hogwarts. Tentu keselamatan murid-murid Hogwarts terancam, terutama nyawa Harry. Film ini sangat menarik karena melibatkan mengulang waktu. Dan, akan ada banyak plot twist yang membuat Anda menganga dan berkata “wah, ternyata..”.

4. Harry Potter and the Goblet of Fire (2005)

Ini merupakan film HarPot yang paling mewah tampilannya dan paling banyak cast baru, karena tahun ini diadakan turnamen antar tiga sekolah sihir terbesar. Tapi, mereka bukan cast tetap jadi Anda tak perlu menghapalnya, hihi. Itu sisi fun-nya, ya. Sisi gelapnya, di film ini akan mulai bermunculan para pengikut Voldemort yang disebut sebagai Death Eater (Pelahap Maut).

Goblet of Fire (Piala Api) adalah tempat mengundi nama siapa saja yang akan mengikuti Turnamen Triwizard. Untuk turnamen kali ini telah dibatasi karena adanya ancaman Voldemort yang telah kembali. Turnamen hanya bisa diikuti oleh mereka yang berusia di atas 17 tahun, sedangkan Harry belum mencapai usia itu.

Seharusnya setiap turnamen hanya memberikan satu peserta dari masing-masing sekolah, tapi kali ini Hogwarts mendapatkan dua peserta, yaitu Cedric Diggory dari asrama Hufflepuff dan Harry tentu saja.

Semua orang menuduh kalau Harry telah curang, padahal dia sendiri bingung karena dia tidak menyimpan namanya di Piala Api. Ternyata, turnamen ini ada sangkut pautnya dengan Death Eater, loh! Penasaran? Tonton saja filmnya supaya mengerti.

5. Harry Potter and the Order of the Phoenix (2007)

Tahun ke-5 Harry di Hogwarts membawa kita ke “Harry Potter and the Order of the Phoenix”. Kabar buruknya, baru beberapa menit film dimulai, Harry terancam dikeluarkan dari Hogwarts, karena dia menggunakan sihir di dunia manusia ketika usianya belum legal. Padahal, Harry hanya mau menolong sepupunya yang hampir tewas akibat Dementor (pemakan kebahagiaan).

Ini agak aneh, karena seharusnya Dementor tidak ada di dunia manusia. Dan, pada film ke-3, Harry menggelembungkan kakak pamannya yang menjengkelkan (dan itu termasuk menggunakan sihir) tapi dia tidak dikeluarkan. Tapi ketika Harry menggunakan sihir untuk menolong, dia malah dikeluarkan tanpa diberi kesempatan untuk menjelaskan.

Ternyata, ini semua karena Kementrian Sihir menolak percaya kalau Voldemort telah kembali, sebagaimana yang dikatakan Harry dan Dumbledore (kepala sekolah Hogwarts sekaligus penyihir paling kuat pada masa itu).

Ini adalah film yang paling kacau. Dumbledore mengabaikan Harry. Bellatrix Lestrange (saudara kandung Sirius Black, seorang Death Eater kelas atas, sangat dekat dengan Voldemort) melarikan diri dari Azkaban. Belum lagi Dumbledore dilengserkan secara sepihak dari kepala sekolah Hogwarts, yang digantikan oleh Dolores Umbridge (bekerja di Kementerian Sihir) yang jahat.

Ketika kontrol Umbridge atas sekolah meningkat, si trio Harry, Hermione dan Ron membentuk kelompok rahasia untuk melatih siswa dalam mantra pertahanan, karena Umbridge menganggap ilmu pertahanan tidak dibutuhkan oleh siswa. Kelompok rahasia ini disebut sebagai “Tentara Dumbledore”, yang menjadi alasan Dumbledore diberhentikan, karena takut “Tentara” ini digunakan untuk melawan pemerintah.

6. Harry Potter and the Half-Blood Prince (2009)

Di sekolah, Harry dan Ron harus meminjam buku pelajaran yang dibutuhkan untuk kelas Ramuan, karena mereka belum memiliki buku pelajaran mereka sendiri. Buku yang dipinjam Harry terlihat usang dan banyak tulisan tangannya.

Katanya, buku itu milik “Pangeran Berdarah-Campuran”. Pemilik buku ini telah memberi anotasi pada buku tersebut dengan instruksi, mantra dan rekomendasi tambahan yang menjadikan Harry unggul di kelas.

Suatu ketika, Harry bertempur dengan Draco, lalu Harry menggunakan mantra sectumsempra, yang ternyata merupakan sebuah kutukan. Mantra itu Harry baca dari buku Pangeran Berdarah-Campuran yang Harry punyai. Karena khawatir mengandung banyak hal jahat lainnya, Harry pun menyembunyikan buku tersebut di Kamar Kebutuhan dengan bantuan Ginny (adik Ron).

Inti konflik film ini adalah tentang Horcrux, yaitu ilmu hitam untuk membuat penyihir menjadi abadi (tak bisa mati). Caranya adalah dengan menyembunyikan sebagian dari tubuh penyihir di suatu benda. Harry dan Dumbledore percaya kalau Voldemort melakukan sihir ini dan berniat untuk menghancurkan semuanya.

7. Harry Potter and the Deathly Hallows, Part I (2010)

Neraka di mulai. Hidup Harry tak aman, dunia sihir atau pun muggle tak aman juga. Harry Potter and the Deathly Hallows adalah akhir dari perjalanan cerita Harry Potter.

Setelah terjadi kekacauan di mana-mana, Harry, Ron dan Hermione memutuskan untuk memisahkan diri dan mencari Horcrux bertiga saja tanpa bantuan siapapun. Banyak sekali kejadian tak menyenangkan terjadi. Ron dan Harry sempat bertengkar. Lalu mereka tertangkap oleh Death Eater.

Lord Voldemort mempererat cengkeramannya pada dunia sihir dan juga dunia muggle. Dia memberikan Draco Malfoy sebuah misi rahasia, yaitu membunuh Albus Dumbledore. Sementara itu, Severus Snape membuat “Sumpah Unbreakable” dengan ibunya Draco untuk melindungi Draco dan memenuhi tugas jika dia gagal.

8. Harry Potter and the Deathly Hallows, Part 2 (2011)

Sebenarnya ini masih di film terakhir yang sama, hanya saja dibagi dua karena durasinya yang terlalu panjang. Ini adalah akhir, di mana Harry akhirnya bertarung melawan Voldemort satu lawan satu. Banyak sekali yang dikorbankan untuk memberantas Voldemort serta Death Eater.

Lalu, apakah Harry yang menang? Atau Voldemort yang bisa mengalahkan Harry? Nonton saja supaya Anda tidak dihantui lagi dengan pertanyaan ini.

Intinya, urutan film yang harus Anda tonton adalah Harry Potter and the Sorcerer’s Stone (2001), Harry Potter and the Chamber of Secrets (2002), Harry Potter and the Prisoner of Azkaban (2004), Harry Potter and the Goblet of Fire (2005), Harry Potter and the Order of the Phoenix (2007), Harry Potter and the Half-Blood Prince (2009) dan Harry Potter and the Deathly Hallows (2010/2011).

Oh iya, selain urutan film Harry Potter, kami juga punya urutan film Marvel Universe lho. Ingin tahu? Yuk, baca dulu artikel Urutan Film Marvel ini. Selamat menonton!

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *