Sinopsis dan Review Film Yaksha: Ruthless Operation (2022)

Ditulis oleh Desi Puji Lestari
Yaksha: Ruthless Operation
3.3
/5
PERHATIAN!
Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini.

Seorang jaksa yang berdedikasi terhadap pekerjaan merasa bosan karena di tempat kerja yang baru dia tidak banyak memutar otak. Suatu hari dia menawarkan diri menggantikan rekannya untuk pergi ke China. Tanpa menduga tugas yang dihadapi cukup berat, jaksa bernama Han Ji Hoon ini percaya diri pekerjaannya akan mudah.

Alih-alih duduk manis dan melaporkan apa pun yang dilihatnya kepada kantor pusat, Han malah terlibat dalam misi yang dikerjakan Black Tim pimpinan Ji Kang In. Bersama Black Tim, Han, bersiap menghadapi mata-mata yang membahayakan negaranya.

Dalam Yaksha: Ruthless Operation (2022), mari kita lihat petualangan berbahaya mereka. Sebelum itu kita simak sinopsis dan ulasannya lebih dulu berikut ini!

Sinopsis

Yaksha sinopsis_
Tahun Rilis 2022
Genre , ,
Sutradara
Pemeran Sol Kyung Gu Park Hae-soo

Lee Chan Young (Choi Won Young) selaku Ketua Sang In Group diinterogasi oleh Jaksa Han Ji Hoon (Park Hae Soo) atas tuduhan suap dan manipulasi saham. Menurut kejaksaan jika Lee terus menyangkal, surat penahanan bisa diajukan. Sayang, tim penyidik melakukan kesalahan dalam tugasnya sehingga interogasi pun terpaksa dihentikan.

Han Ji Hoon lalu pindah ke NIS di bagian Administrasi Kejaksaan. Semangat dan etos kerja Ji Hoon yang tinggi seperti tidak terpakai di sana. Pasalnya hari-hari hanya dihabiskan untuk bersantai karena tidak banyak pekerjaan mendesak yang perlu diselesaikan.

Hingga suatu hari Direktur Yeom Jeong Won (Jin Kyung) datang membawa tugas untuk Jaksa Park, rekan kerja Han Ji Hoon. Namun, Park menolak dengan berbagai alasan. Kesempatan ini dengan sigap diambil Han Ji Hoon. Jaksa tersebut lantas dikirim ke Shenyang.

Shenyang merupakan pusat kekuasaan Asia Timur Laut atas Korea Utara. Agen intelijen dari negara lain diam-diam masih berperang di sana. Black Tim juga ditugaskan di sana untuk misi rahasia. Oleh karena itu informasi kegiatan di Shenyang masih sangat terbatas.

Belakangan laporan yang didapat NIS dari Shenyang berisi informasi palsu. Tugas Han Ji Hoon adalah untuk menyelidiki mengapa hal tersebut bisa terjadi dan ada aktivitas ilegal apa di belakangnya. Ji Hoon sampai di Shenyang dan dijemput oleh Manajer Hong (Yang Dong Geun), salah satu agen NIS di sana dengan nama samaran Fang Defeng.

Ji Hoon bertemu dan dikenalkan dengan beberapa agen lainnya tapi tidak ada yang terlihat ramah atau sopan. Mereka kompak menyembunyikan misi atau pekerjaan yang sedang dilakukan.

Ketika tiga agen yang terdiri atas Jeong Dae (Jinyoung), Jae Gyu (Song Jae Rim) dan Hui Won (Lee El) bergegas pergi setelah mendapat pesan dari Ketua Ji Kang In (Sol Kyung Gu), Ji Hoon memaksa ikut.

Ji Kang In tidak suka melihat ada orang lain ikut dalam transaksinya. Pasalnya dia tahu ini adalah misi yang berbahaya. Benar saja, transaksi yang harusnya berjalan lancar berakhir dengan tembak-tembakan. Ji Hoon yang sebelumnya sudah dipakaikan rompi antipeluru terlihat shock.

Sejurus kemudian Jeong Dae membiusnya. Ji Hoon terbangun di sebuah kamar dengan seorang wanita di sebelahnya. Tak lama beberapa anggota polisi datang menggerebegnya. Ji Hoon yang merasa dijebak segera melarikan diri. Dia berhasil lolos dan bertemu Ji Kang In yang sepertinya sudah mengamati dari tadi.

Kang In meminta Ji Hoon segera meninggalkan Shenyang dan tidak usah memusingkan soal laporan karena Manajer Hong yang akan melakukannya. Namun, Ji Hoon menolak dan akan tetap melaporkan kejadian yang dialaminya secara detail. Kang In mengancam akan melaporkan Ji Hoon dengan tuduhan penggunaan narkoba.

Sebelum berangkat ke Shenyang Ji Hoon sudah mendapat peringatan soal Ji Kang In. Menurut Direktur Yeom, Ji Kang In kerap melakukan misi asing dan menyebabkan kementerian kerepotan dengan metodenya. Akan tetapi, karena Ji Kang In selalu menyelesaikan misi dan mencapai tujuan, para petinggi cenderung membiarkannya.

Ji Kang In mendapat julukan Yaksha yang berarti roh kejam pemangsa manusia. Dalam agama Buddha, Yaksha berarti dewa penjaga. Dia tidak bisa diprediksi dan dikendalikan. Ji Kang In seperti bom waktu yang tidak boleh dipercaya.

Melihat kegigihan Ji Hoon, Ji Kang In sepertinya berubah pikiran. Dia memperlihatkan video yang memperlihatkan adu tembak antara dua kelompok dengan target satu pria tua.

Kelompok pertama merupakan pengawal tertinggi Korea Utara. Mereka adalah orang-orang yang menyerang Ji Kang In dan tim beberapa saat lalu, sementara kelompok kedua belum teridentifikasi.

Ji Hoon yang kini sudah terlibat dengan mereka bertanya mengenai pria tua yang menjadi target dua kelompok itu. Jeong Dae menjelaskan kalau pria tersebut bernama Moon Byung Uk dari Partai Buruh Korea Utara. Ji Hoon sama sekali tidak mengenalnya dan membuat Hui Won kesal.

Dia merasa tak perlu menjelaskan masalah ini kepada orang awam seperti Ji Hoon. Berbeda dengan Hui Won, Jeong Dae melanjutkan penjelasannya.

Menurut penuturannya Kantor Pusat Partai Buruh Korea Utara No.3 Gedung 9 atau disebut No.39 mengatur mata uang asing dan mengelola dana gelap pemerintahan Kim. Dana berjumlah lebih dari 4 Triliun yang ada di sana dikelola oleh Moon Byung Uk.

Moon Byung Uk meminta perlindungan pada Ji Kang In dan tim tetapi tak pernah muncul. Sementara itu Korea Utara, China dan pihak lain bentrok karena No.39 tersebut. Jika keterlibatan tim Ji Kang In diketahui akan memunculkan krisis diplomatik. Lalu, akankah mereka bisa menemukan dan melindungi Moon Byung Uk?

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram