Sinopsis & Review Film Triple Threat, Aksi Tiga Tentara Bayaran

Ditulis oleh Dhany Wahyudi
Triple Threat
3
/5
PERHATIAN!
Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini.

Tiga orang tentara bayaran harus menyelamatkan seorang putri miliarder yang diburu oleh kaki tangan tokoh kriminal. Semua ini terjadi karena dia siap menggelontorkan dana yang besar untuk menyapu sindikat kejahatan di Maha Jaya.

Salah satu tentara bayaran bernama Jaka memiliki agenda balas dendam pribadi dengan berusaha membunuh pelaku penyerangan di kampungnya satu persatu.

Triple Threat adalah film action karya Jesse V. Johnson yang dirilis oleh Well Go USA pada 19 Maret 2019. Film ini dibintangi oleh tiga bintang laga Asia, yaitu Tony Jaa dari Thailand, Iko Uwais dari Indonesia, dan Tiger Chen dari Cina.

Mengusung tema balas dendam, kita akan disuguhkan aksi bela diri dari para aktor laga ini di sebuah negara fiktif di Asia Tenggara bernama Maha Jaya.

Apakah film ini akan memuaskan penikmat film action, terutama penggemar ketiga bintang laganya? Simak review berikut untuk mengetahuinya.

Baca juga: Inilah 13 Film Terbaik yang Dibintangi oleh Iko Uwais

Sinopsis

Sinopsis

Jaka tersadar dari tidur ketika pasukan bersenjata menyerang kampungnya dan membunuh istrinya. Mengambil senjata, dia berusaha melawan pasukan tentara bayaran ini sendirian.

Jaka kemudian bertemu dan berkelahi dengan salah satu dari mereka. Setelah ledakan besar, dia terjatuh dan tidak sadarkan diri.

Sementara itu, pasukan tentara bayaran tersebut bermaksud melepaskan seorang tawanan bernama Collins yang dianggap sebagai teroris yang sadis. Setelah menemukannya, mereka meledakkan dan membakar kampung itu.

Setelah mengubur seluruh korban keganasan pasukan tersebut, Jaka mendatangi lokasi arena pertarungan ilegal untuk membalaskan dendam kepada Payu dan rekannya, Long Fei.

Masuk ke dalam arena, Jaka berhadapan dengan Long Fei. Ketika Long Fei menyadari bahwa Jaka adalah salah satu penduduk kampung yang mereka serang, dia mengalahkannya dengan cepat.

Jaka dibawa oleh Long Fei dan Payu ke rumah mereka. Setelah disembuhkan lukanya dan diberi makan, mereka sepakat untuk menyusun rencana pembalasan dendam kepada Collins dan rekan-rekannya.

Rupanya, Payu dan Long Fei yang menjadi pemandu pasukan itu ditinggalkan di kampung tersebut karena menyadari bahwa mereka telah ditipu. Beruntung mereka bisa selamat dari ledakan.

Tetapi, keesokan paginya mereka mendapati Jaka sudah pergi dan sepasukan polisi datang menangkap mereka.

Sementara itu, Collins dan pasukannya berusaha melakukan penyerangan kepada Xiao Xian, putri seorang miliarder yang menggelontorkan dana untuk menumpas sindikat kejahatan di Maha Jaya.

Aksi mereka nyaris berhasil jika saja Xiao Xian tidak pergi dari lokasi baku tembak itu. Dengan mengendarai tuk tuk, Xiao Xian sampai di kantor polisi.

Karena tidak ada yang mengerti bahasa Mandarin, Long Fei yang berada di dalam tahanan diminta menerjemahkannya.

Tapi Collins dan pasukannya yang mendapat informasi dari Jaka sudah sampai dan langsung menyerang kantor polisi. Payu yang berada di ruang interogasi berhasil keluar lalu melarikan diri bersama Long Fei dan Xiao Xian.

Jaka membantu pelarian mereka dengan menghalangi beberapa anggota pasukan dan membunuh salah satunya dengan senapan besar. Collins yang kesulitan melakukan pengejaran bertemu Jaka yang menawarkan diri untuk membantunya.

Payu, Long Fei dan Xiao Xian kemudian mencuri sebuah mobil dan menuju ke kedutaan besar Cina. Tapi terjadi kemacetan yang disebabkan karena adanya kabar tentang bom di sana.

Rupanya semua hanyalah rekayasa dari Collins dan kelompoknya. Menyadari ini, mereka langsung mengebutkan mobil keluar dari kemacetan dan dikejar lagi oleh Collins hingga terjadi kecelakaan.

Mereka kemudian bersembunyi di sebuah warung makan di pasar yang sudah tutup. Lalu, mereka membuat rencana untuk menyerang Collins dengan skema pura-pura menyandera Xiao Xian dan meminta tebusan.

Sebelum ke lokasi pertemuan, mereka meminjam persenjataan dari boss lama Payu. Sementara Collins dan rekan-rekannya sudah siap menunggu di lokasi.

Payu dan Long Fei sudah sampai dan menjalankan rencananya. Sementara itu, Jaka pun memulai aksi balas dendamnya dengan berusaha mengalahkan Deveraux.

Berhasilkah mereka menuntaskan misi masing-masing? Tonton terus film yang seru ini sampai selesai untuk mengetahui jawabannya!

Muay Thai, Silat dan Kung Fu Bersatu dalam Aksi

Muay Thai, Silat dan Kung Fu Bersatu dalam Aksi

Apa yang kalian bayangkan ketika nama Tony Jaa disandingkan dengan Iko Uwais dalam sebuah film? Tentu saja kehadiran adegan pertarungan yang dahsyat diantara mereka.

Meski sempat berkelahi di awal film, kedua bintang laga ini berposisi sebagai tokoh protagonis yang memburu musuh yang sama.

Aksi mereka dilengkapi dengan kehadiran Tiger Chen, aktor laga asal Cina. Mereka bertiga berhasil memamerkan keahlian bela diri dari negara masing-masing.

Tony Jaa dengan muay thai, Iko Uwais dengan silat, dan Tiger Chen dengan kung fu. Jaminan keseruan perkelahian yang mereka persembahkan lewat jurus-jurus mematikan menjadi andalan utama film berdurasi 1 jam 36 menit ini.

Masing-masing dari mereka diberikan porsi yang seimbang dalam menunjukkan keahlian bela diri masing-masing. Di sepanjang film kita akan terus disuguhkan oleh aksi mereka secara non-stop.

Satu adegan pertarungan yang terbaik adalah ketika Tony Jaa dan Iko Uwais berhadapan dengan Scott Adkins yang berperan sebagai Collins.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram