bacaterus web banner retina

Sinopsis dan Review The Road: The Tragedy of One (2021)

Ditulis oleh Desi Puji Lestari - Diperbaharui 30 September 2021

The Road: The Tragedy of One (2021) merupakan drama Korea Selatan ber-genre drama, thriller, yang mengangkat kisah seorang pembawa berita berdedikasi bernama Baek Soo Hyeon. Dia berani mengangkat berita-berita panas yang membahayakan. Buntut dari keberaniannya ini seorang anak lelaki tewas secara misterius.

Anak tersebut ternyata merupakan darah dagingnya dari hasil hubungan gelap dengan sesama pembawa berita. Bagaimana Soo Hyeon mengungkap kejahatan yang terjadi di Royal The Hill, tempat 1% orang terkaya di Korea tinggal? Apakah dia akan tetap mengangkat berita panas tersebut?

  • Tahun Rilis: Agustus 2021
  • Genre: Drama, Mystery, Thriller
  • Produksi: The Great Show
  • Sutradara: Kim No Won
  • Pemeran: Ji Jin Hee, Yoon Se Ah, Kim Hye Eun, Chun Ho Jin
  • Jumlah Episode: 12

Sinopsis

Soo Hyeon berkeras menayangkan berita yang akan mengancam orang-orang tertinggi di Korea. Akibat dari keinginannya itu, seorang anak kecil tewas. Anak tersebut ternyata hasil hubungan gelap antara Soo Hyeon dengan Cha Seo Yeong; seorang pembawa berita yang terobsesi pada ketenaran. Seperti apa lengkapnya?

Episode 1-4

The Road The Tragedy of One_

Baek Soo Hyeon (Ji Jin Hee) seorang pembawa acara berita malam BNS ingin mengangkat berita tentang salinan rekening dana gelap dan salinan kampanye ilegal Jepang Group yang dikirimkan kepada Anggota Dewan Hwang Tae Seob (Kim Roi Ha) oleh Kim Seok Pil atau Yoo Dongpil (Lee Jong Hyuk).

Keinginannya ini berseberangan dengan sang mertua, Seo Gi Tae (Chun Ho Jin), pemimpin kelompok konglomerat, pimpinan Jegang Group.

Akibat hal itu putra semata wayangnya, Yeon Woo (Kim Min Jun), diculik. Untuk menyelamatkannya dia harus menyediakan uang sebanyak 3 juta dollar. Tak punya pilihan, Soo Hyeon meminta bantuan Gi Tae. Namun, siapa sangka, orang di balik penculikan Yeon Woo adalah Gi Tae sendiri.   

Episode 2 dibuka dengan teriakan Cha Seo Yeong (Kim Hye Eun), pembawa berita sekaligus rival Soon Hyeon yang histeris sebab anaknya tewas dibunuh. Sang putra menghilang bersamaan dengan hilangnya Yeon Woo pada malam amal.

Putri tiri Cha Seo Yeong, Choi Se Ra (Lee Seo), tampak menerima telepon dari Seo Jeong Wook (Jo Seong Joon), putra Gi Tae dengan Baek Suk yang terlihat lusuh dan berlumuran darah.

Soo Hyeon membuat rencana yang dia bagi dengan Seo Yeong. Dia akan sengaja menyebarkan berita palsu tentang penculikan dan kematian Yeon Woo untuk menipu penculik, melindungi Yeon Woo dan mendapatkan berkas asli dari salinan rahasia. Nantinya, rencana ini akan membantu Seo Yeong menjadi pusat perhatian.

Soo Hyeon dan Sim Seok Hoon (Kim Sung Soo), polisi yang menginvestigasi kematian putra Seo Yeong sekaligus teman lamanya sama-sama mencurigai bahwa pelaku kejahatan itu bukan Kim Seok Pil, walau sebelumnya Seok Pil diketahui mengancam akan menculik Yeon Woo.

Rupanya Seok Hoon mengenal Seok Pil, tapi dengan nama Dongpil. Benar saja, Dongpil seperti ditumbalkan atas kejahatan ini. Dia ditemukan tewas. Di akhir episode 2, diketahui bahwa putra Seo Yeong yang tewas adalah putra kandung Soo Hyeon juga.

Kasus kematian putra Seo Yeong ditutup oleh pihak kepolisian di episode 3. Seok Hoon tak terima. Rupanya penutupan kasus tersebut atas permintaan Gi Tae.

Seo Yeong sendiri melakukan konferensi pers terkait pengakuan atas kematian anaknya. Di rumah Gi Tae, Yeon Woo histeris dan mendapat serangan panik setelah dua temannya mencoba mengingatkan tentang kejadian hari itu.

Soo Hyeon segera pulang setelah mendapat kabar dari Eun Soo. Dia lalu mengintrogasi dua teman Yeon Woo mengenai kejadiannya. Diketahui bahwa pada hari itu, mereka memang bertemu dan diajak bicara oleh Seok Pil. Dari sini Soo Hyeon mulai merasa menemukan titik terang.

Sementara itu, Jeong Wook dan Se Ra sepertinya tahu sesuatu mengenai pembunuhan Jun Yeong, adik tirinya. Seok Hoon dan pihak kepolisian mulai menyelidiki tempat yang dituturkan teman-teman Yeon Woo. Dari rekaman CCTV terlihat Jeong Wook dan Se Ra menjadi orang terakhir yang bertemu Jun Yeong.

Soo Hyeon akan menaikan berita tersebut tapi Seo Yeong melarang karena akan merusak harga dirinya, merusak citranya. Seo Yeong pada akhirnya membiarkan Soo Hyeon, tapi dengan satu syarat, dia harus tidur dengannya.

Di saat bersamaan Eun Soo mendapat pesan mesra dari seseorang tapi segera dihapus olehnya. Betapa terkejutnya Eun Soo ketika mendapati Soo Hyeon datang ke kamar hotel yang disewa Seo Yeong.

Jeong Wook bersiap pergi ke luar negeri untuk menghindari pemeriksaan terkait narkoba dan kematian Jun Yeong. Sementara Soo Hyeon meminta Seo Yeong menyerahkan Se Ra ke polisi.

Di sisi lain penutupan kasus penyelidikan kematian Jun Yeong ditunda. Episode 4 semakin seru karena atasan Soo Hyeon disinyalir terlibat. Soo Hyeon semakin yakin dia memiliki naskah asli dari salinan yang selama ini dicari.

Jeong Wook berhasil ditangkap, tapi karena kasus narkoba, bukan keterlibatannya dalam pembunuhan Jun Yeong. Di tempat lain, Park Seong Hwan (Jo Jung Hwan), reporter gosip, mengetahui hubungan Seo Yeong dengan Ketua Kwon, atasan Soo Hyeon.

Seong Hwan juga mengetahui pelaku penculikan Jun Yeong. Nahas Seong Hwan tewas sebelum sempat memberikan informasi yang dia miliki.

Episode 5

Episode 5_

Mengetahui Seong Hwan tewas, polisi bergegas ke lokasi. Seok Hoon mengingatkan Soo Hyeon untuk hati-hati, mengingat sudah dua orang yang punya kaitan dengannya meninggal dunia. Sementara itu Seo Yeong muntah-muntah setelah kembali mengingat Seong Hwan mengatakan soal kematian Jun Yeong, putranya. Dia terlihat membuang obat yang biasa dikonsumsinya.

Tak lama, Seo Yeong menelepon Eun Soo dan meminta semua barang Jun Yeong yang ada padanya. Saat sedang merapikan itu semua, Eun Soo menemukan obat yang sama yang biasa dikonsumsi Seo Yeong. Wanita itu lantas memeriksa salinan berkas otopsi Jun Yeong dan menemukan bahwa kematiannya diduga berkaitan dengan obat tertentu.

Di tempat lain Soo Hyeon bertanya pada Seo Yeong mengenai hal yang dibicarakannya dengan Seong Hwan. Wanita itu bersedia menjawab dengan syarat; jadwal wawancaranya di televisi dimajukan satu hari. Alasannya karena dia tidak ingin kalah saing dengan berita kejahatan yang ramai belakangan ini.

Soo Hyeon menerima pesan yang memperlihatkan hasil tes DNA antara dirinya dan Jun Yeong. Hasil tersebut menunjukkan bahwa keduanya adalah anak dan ayah. Pengirim mengancam agar Soo Hyeon tak buka suara mengenai apa pun, kecuali dia ingin hasil tes tersebut diketahui orang banyak. Soo Hyeon pingsan setelah membacanya.

Baek Kyung Sook (Kang Kyung Hun) akhirnya tahu putra semata wayangnya dengan Pimpinan Gi Tae, Jeong Wook, ditangkap polisi karena narkoba. Di sisi lain Se Ra justru menyerahkan diri tapi terlihat menyusun rencana dengan ibu tirinya, Seo Young.

Di kantor polisi keduanya bertemu tapi saling memberikan kesaksian yang berlawanan. Rupanya penangkapan dua anak muda itu bukan terkait kasus narkoba, melainkan terkait kematian Jun Yeong.

Di rumah sakit Soo Hyeon menuliskan nama-nama yang mencurigakan terkait penculikan dan pembunuhan Jun Yeong, antara lain Yoo Dong Pil, Jeong Wook, Se Ra, Hwang Tae Seop, Ketua Kwon, Seong Hwan dan tentu saja Pimpinan Gi Tae.

Sementara itu Kyung Sook meminta Pimpinan Gi Tae bantu membebaskan Jeong Wook. Gi Tae meminta wanita itu melepaskan posisi sebagai pimpinan untuk syaratnya. Peringatan hari ketiga kematian Jun Yeong pun digelar. Eun Soo datang dan bertemu Jang Ho yang langsung memeluknya. Tanpa dia sadari, Seo Yeong diam-diam melihat mereka.

Wawancara yang ditunggu oleh Seo Yeong akhirnya tiba. Soo Hyeon yang belum lama ini keluar dari rumah sakit langsung bekerja mewawancarainya. Baru saja dimulai lelaki itu sudah dibuat tertegun dengan pertanyaan Seo Yeong mengenai Jun Yeong, putra kandungnya.

Episode 6

Episode 6 The Road The Tragedy of One_

Episode 6 dimulai dengan ingatan Soo Hyeon tentang trauma masa lalunya yang kelam. Dia merasa tak bisa lolos dari rasa bersalah yang disebutnya sebagai penjara tanpa kunci, termasuk rasa bersalah akibat kematian Jun Yeong. Secara mengejutkan dia mengatakan bahwa Jun Yeong adalah juga putranya.

Pernyataannya membuat banyak orang kaget tapi dia buru-buru membelokkannya. Soo Hyeon menganggap Jun Yeong sebagai anak sendiri karena dia merupakan putra dari rekan kerjanya. Malam itu, karena ulah sendiri, Seo Yeong tak mendapat sorotan seperti harapannya.

Di sisi lain Ketua Kwon dan Anggota Dewan Hwang Tae Seop dicurigai pihak kepolisian dan dimintai keterangan, sementara Jeong Wook dan Se Ra dibebaskan dari tuntutan; hasil yang sesuai dengan rencana Se Ra dua hari sebelumnya.

Jeong Wook merasa bersalah karena seharusnya dia membantu Jun Yeong malam itu. Di saat bersamaan, Detektif Kim (Han Joo Wan) mencurigai mereka.

Eun Soo terus-menerus menerima telepon dari Jang Ho. Lelaki itu tak bisa menahan hasratnya untuk bersama istri sang kakak. Eun Soo lelah dan ingin hubungan terlarang mereka berakhir. Dia akan memberi tahu Soo Hyeon mengenai hal itu. Diancam begitu, Jang Ho bersedia bersabar.

Ketua Kwon mengancam Anggota Dewan Hwang Tae Seop dengan skandal-skandal yang dilakukannya. Tae Seop sendiri bertemu suami Seo Yeong, Nam Gyu, yang tampaknya membuat masalah dengan Pimpinan Gi Tae.

Gi Tae berencana menemui Tae Seop esok hari. Menurut Sung Ja, sang istri, Pimpinan Gi Tae akan membuka Royal The Hill pada acara peringatan kematian Jun Yeong. Dia meminta suaminya itu berhati-hati.

Eun Soo menemui Seo Yeong dan memperlihatkan obat miliknya yang dia simpan. Eun Soo ingin Seo Yeong merahasiakan hubungannya dengan Jang Ho dari Soo Hyeon, jika tidak dia akan membocorkan rahasia wanita itu yang telah memberi anaknya obat. Eun Soo juga akan mencari tahu dan membeberkan rekam medis Seo Yeong serta putranya.

Ingatan Jeong Wook kembali ke malam kejadian, ketika dirinya dan Se Ra mencari Jun Yeong dalam keadaan mabuk sambil mengendarai mobil berkecepatan tinggi. Jeong Wook terlihat menabrak sesuatu yang membuatnya kaget. Ancaman dikeluarkan oleh Sung Ja. Istri Tae Seop itu akan membuka rahasia hubungan Kyung Sook dengan Direktur Jo; orang kepercayaan Gi Tae.

Di kediaman Gi Tae, Tae Seop berlutut meminta pengampunan. Gi Tae tak perlu itu karena yang dia perlukan hanya berkas asli dari salinan yang dikirimkan mendiang Dongpil di episode-episode awal. Tae Seop mengaku tak memilikinya tapi Gi Tae tidak percaya begitu saja.

Mertua Soo Hyeon itu benar-benar membutuhkan berkas asli Dongpil untuk menyelamatkannya dari jerat hukum. Soo Hyeon kembali berkonsultasi dengan psikiater sebab belakangan keluhan insomnianya lebih parah. Dalam sesi konsultasi, dia diingatkan untuk jangan terbebani dengan kesalahan di masa lalu.

Setelah itu, Soo Hyeon menemui Seok Hoon. Soo Hyeon masih tak bisa lepas dari trauma masa lalunya dan kembali mengunjungi danau, ke tempat rasa bersalahnya tertinggal. Dia berdiri di sana dan sejurus kemudian tak terlihat lagi.

Episode 7 - 8

Episode 7 - 8_

Gi Tae tidak main-main dengan ancamannya. Dia bisa menembak Tae Seop kapan pun jika anggota dewan itu tetap bungkam mengenai keberadaan berkas salinan asli yang dia butuhkan. Untuk tetap hidup, Tae Seop menawarkan diri mencari berkas itu. Apabila sampai tidak ketemu juga, dia akan membunuh Soo Hyeon. 

Setelah menunggu lama, Jang Ho akhirnya bisa berduaan dengan Eun Soo. Namun pikiran wanita itu tak bisa lepas dari kecurigaannya terhadap Soo Hyeon dan Seo Yeong. Hari itu Seok Hoon dan Jae Yeol, mulai khawatir karena Soo Hyeon tak ada kabar sejak semalam. Di tempat lain Jeong Wook terlihat pergi dari hotel dengan gelisah. Tanpa disadari Detektif Kim membuntuti dan melaporkannya pada Seok Hoon.

Eun Soo kembali menyalakan ponselnya setelah semalaman dimatikan oleh Jang Ho. Dia menelepon Jae Yeol karena rekan kerja suaminya itu tampak menghubungi beberapa kali tadi malam. Jae Yeol menceritakan keanehan Soo Hyeon pada malam sebelumnya. Setelah itu dia tak bisa menghubungi rekannya tersebut.

Eun Soo semakin gelisah karena mengetahui suaminya tak bisa dihubungi. Jang Ho tak suka Eun Soo pergi meninggalkannya untuk mencari Soo Hyeon. Lelaki itu mengancam tapi Eun Soo balik mengancamnya. Jeong Wook ternyata pergi ke tempat rongsokan, tempat sang ibu menghancurkan mobil yang dia pakai pada malam kematian Jun Yeong.

Dia mengamuk di sana karena ketakutan mobilnya tidak dihancurkan dengan benar. Tak lama, Seok Hoon bersama beberapa anggota polisi datang dan meringkusnya. Penangkapan pemuda itu terdengar sampai ke telinga Gi Tae. Dia tak ingin kelakuan putranya dengan Kyung Sook memengaruhi saham perusahaan, tapi sayang, beritanya sudah terlanjur tersebar.

Eun Soo menghubungi Seo Yeong dan menanyakan Soo Hyeon. Seo Yeong tak mengetahuinya tapi akan mencoba mencari tahu sebagai bentuk kesepakatan.

Di tempat lain, Ketua Kwon mendapat telepon yang mengingatkan bahwa sebulan lagi dirinya akan memasuki Gedung Biru sehingga jangan sampai terlibat masalah. Masalah yang dimaksud tentu saja terkait berkas rahasia yang sangat ingin Soo Hyeon angkat dalam beritanya.

Eun Soo menyerahkan obat yang dia temukan di antara barang-barang Jun Yeong pada Seo Yeong sebagai kesepakatan atas informasi yang diberikan. Dari pernyataan Seo Yeong, Eun Soo jadi tahu kalau suaminya sedang menderita. Hilangnya Soo Hyeon sampai ke telinga Ketua Kwon.

Dia lalu menelepon Tae Seop. Anggota dewan itu memanfaatkan keadaan ini untuk menuntut Soo Hyeon atas pencemaran nama baik. Di kantor polisi, Seok Hoon mulai menangkap keterlibatan Jeong Wook dalam kasus tewasnya Jun Yeong. Sementara itu Nam Gyu masih bersedih atas kehilangan putranya tersebut.

Gi Tae secara mengejutkan mendapat telepon dari Dongpil. Lelaki yang sudah tewas itu seperti bangkit dari kubur. Dia mengirimkan pesan berupa informasi mengenai berkas asli yang dicari Gi Tae, termasuk catatan dana taktis Yayasan Jaekang. Dongpil ingin bertemu langsung dan menjelaskan keinginannya.

Akibat ketidakjelasan kabar Soo Hyeon, sementara berita juga harus mengudara, Ketua Kwon memilih Seo Yeong sebagai pengganti. Jae Yeol menolak karena jika harus diganti, maka penggantinya harus dari tim mereka, tapi Ketua Kwon berkeras dengan perintahnya. Gi Tae datang menemui Dongpil ke Museum Seni Jaekang. Sebelum benar-benar bertemu dia mendapat telepon dari Eun Soo.

Eun Soo meminta bantuan ayahnya itu untuk menemukan Soo Hyeon. Dia lalu memerintahkan orang kepercayaannya untuk mencari. Waktu penayangan berita malam pun semakin dekat tapi Soo Hyeon belum juga menampakkan diri. Seo Yeong sudah siap di depan kamera untuk membawakan berita.

Soo Hyeon yang dicari banyak orang ternyata ada di makam Jun Yeong. Ketidakhadirannya menjadi angin segar untuk Tae Seop. Di saat bersamaan, sekilas terlintas ingatan Tae Seop bersama Jun Yeong di malam kematian anak itu.

Sang supir atau sekretarisnya terlihat mengetahui sesuatu tapi terlalu takut bicara. Di tempat lain, Sung Ja menyerahkan bukti pencucian uang Yayasan Jaekang pada Kyung Sook.

Soo Hyeon dan Seok Hoon bertemu di pemakaman. Detektif itu kaget mendengar Dongpil masih hidup. Soo Hyeon yakin ada seseorang yang berpura-pura menjadi Dongpil karena ponsel yang dia sinkronkan dengan ponsel Dongpil tiba-tiba nyala lagi. Pelacak menunjukkan bahwa posisi ponsel itu ada di Royal The Hill.

Soo Hyeon juga mengetahui bahwa orang itu memeras Gi Tae dan meminta bertemu. Soo Hyeon yakin kematian Dongpil adalah hasil rekayasa seseorang, tapi dia tidak yakin sejauh mana bisa percaya pada Seok Hoon. Seok Hoon lalu pergi, begitu halnya dengan Eun Soo yang pergi menemui Jang Ho tanpa mengetahui Soo Hyeon dalam perjalanan pulang.

Putra mereka, Yeon Woo, yang semula hilang ingatan karena trauma, tiba-tiba mengingat kejadian di malam itu. Di tempat lain sekretaris Tae Seop gelisah karena menemukan sebelah sepatu milik Jun Yeong. Dia kebingungan apakah akan membuangnya atau tidak.

Episode 8 dimulai ketika akhirnya Soo Hyeon berhasil mendapatkan berkas asli yang dia cari. Soo Hyeon juga mengetahui bahwa pelaku yang menyimpan berkas asli adalah Se Ra, putri tiri Seo Yeong. Malam setelah penculikan, Se Ra sudah memegang ponsel Dongpil. Gadis itu menghubungi Soo Hyeon karena Jeong Wook terlibat masalah hingga membuatnya butuh jaminan.

Begitu Jeong Wook diringkus beberapa hari lalu, Se Ra ingin menyerahkan berkas itu pada Gi Tae sebagai kesepakatan. Di museum, Gi Tae kaget melihat sosok yang muncul ternyata Se Ra. Gadis itu ingin Gi Tae membebaskannya dari kasus kematian Jun Yeong. Dia tak ingin terseret oleh kecerobohan dan kebodohan Jeong Wook serta kejahatan yang tak dilakukannya.

Sesuai perkataan Soo Hyeon, Seok Hoon tiba di museum dan bertemu Se Ra. Tak lama Gi Tae ingin menemuinya. Ketua Kwon mengumumkan pengunduran dirinya terkait masalah Soo Hyeon. Soo Hyeon sendiri akan menerima hukuman berat sebagai individu berdasarkan tuntutan dari Hwang Tae Seop selaku anggota dewan yang namanya dicemarkan.

Saat ini Soo Hyeon meyakini bahwa malam itu ada dua kasus kematian pada malam penculikan, yang pertama tidak disengaja, yang kedua pembunuhan. Dia menghubungi Jae Yeol dan meminta rekannya itu untuk mendapatkan alamat dan nomor telepon sekretaris Tae Seop.

Di tempat terpisah, sekretaris Tae Seop yang kebingungan dengan barang bukti sepatu Jun Yeong akhirnya berhasil ditemui Soo Hyeon. Sayang, sekretaris itu segera pergi setelah mendapat telepon. Soo Hyeon memutuskan pulang setelah dikabari Jae Yeol betapa khawatirnya Eun Soo. Namun, Eun Soo tak ada di rumah, dia pergi ke tempat Jang Ho.

Jang Ho melarang Eun Soo mengangkat telepon dari Soo Hyeon. Emosi Jang Ho semakin naik ketika Eun Soo yang baru tiba memutuskan pergi lagi. Melalui telepon, Soo Hyeon tahu Eun Soo berbohong. Selain itu Jang Ho ternyata mengikuti Eun Soo dari belakang. Soo Hyeon terlihat terpukul mengetahui istrinya bohong.

Gi Tae memanggil Nam Gyu dan mengancam perusahaannya jika dia tidak bisa memaksa Se Ra, putrinya, menyerahkan berkas asli yang dia miliki. Gi Tae punya rencana jika sampai berkas asli yang diinginkan jatuh ke tangan orang lain dia akan mengorbankan Kyung Sook.

Seok Hoon menelepon Soo Hyeon dengan marah-marah karena merasa tidak dipercaya terkait berkas asli yang sudah ada di tangannya. Soo Hyeon masih perlu mencari tahu dari mana dan bagaimana gadis itu mendapatkannya.

Eun Soo tiba di kediaman mereka dan tak kalah marah-marah karena merasa Soo Hyeon menyembunyikan sesuatu darinya. Sejurus kemudian, Jang Ho datang. Eun Soo tidak bisa menyembunyikan kegugupannya.

Soo Hyeon terlibat ketegangan dengan Jang Ho. Soo Hyeon semakin murka ketika Jang Ho mengatakan bahwa Yeon Woo adalah putra biologisnya. Bagaimana bisa seseorang yang kecanduan narkoba, menelantarkannya dan ‘menjualnya’ pada Gi Tae, mengaku sebagai ayahnya?

Jang Ho bersedia melepas Yeon Woo, asal Soo Hyeon juga melepas Eun Soo, yang dia panggil Eun Ho, untuknya. Eun Soo yang ada di sana mengatakan sambil gemetar bahwa Eun Ho yang Jang Ho maksud sudah meninggal.

Eun Soo akhirnya mengaku, beberapa tahun lalu mereka beberapa kali bertemu tanpa sepengetahuannya. Soo Hyeon tak ingin mendengar lebih jauh. Dia menegaskan bahwa Jang Ho adalah suami Eun Ho, adik Eun Soo.

Esok harinya Soo Hyeon mendapat kabar dari sebuah hotel bahwa mobil dia yang hilang ada di sana. Dia melihat rekaman camera dashboard dan mendapati hal mengejutkan.

Di makam Jun Yeong, Nam Gyu mengetahui bahwa berkas asli yang disimpan putrinya sudah diambil orang lain. Gi Tae langsung mencurigai Soo Hyeonlah yang mengambilnya. Lalu, dia memerintahkan Direktur Jo untuk menyingkirkan Tae Seop.

Gi Tae rupanya juga sudah tahu bahwa istrinya, Kyung Sook, menjalin hubungan diam-diam dengan Direktur Jo. Setelah berkas asli berada di tangan Soo Hyeon, Gi Tae merasa perlu menumbalkan Kyung Sook.

Dia meminta wanita itu segera pensiun dan menyerahkan diri sebagai pembunuh. Berita ini sampai ke Sung Ja dan Tae Seop yang sedang menyiapkan gugatan untuk Soo Hyeon.

Tanpa dia ketahui sekretarisnya sudah ada di kantor polisi berikut dengan barang bukti yang dia miliki. Seok Hoon dan tim bergerak cepat menangani perkembangan kasus pembunuhan anak itu, termasuk bersiap menangkap Tae Seop. Soo Hyeon sendiri sibuk mencari tahu tempat-tempat yang didatangi mobilnya selama hilang.

Dia menemukan hal mengejutkan bahwa ternyata pelaku kecelakaan yang menewaskan Jun Yeong atau putra biologisnya dengan Seo Yeong adalah Jang Ho. Dia juga menebak bahwa tujuan Jang Ho kembali mendekati Eun Soo adalah untuk menculik Yeon Woo. Soo Hyeon yang terlanjur gelap mata mengancam Jang Ho di bawah senjata.

Eun Soo khawatir suaminya akan melakukan hal gila. Dia lalu menelepon Seok Hoon. Setelah dikonfirmasi, Jang Ho tak merasa sudah membunuh siapa pun. Jang Ho malah berusaha mengacaukan fokus Soo Hyeon dengan menceritakan hubunganya dengan Eun Soo. Sedetik kemudian terdengar suara tembakan.

Episode 9

Epsiode 9_

Di bawah todongan senjata, Jang Ho menyangkal semua tuduhan Soo Hyeon dan malah memprovokasinya. Tak lama Seok Hoon tiba di lokasi setelah sebelumnya mendapat telepon dari Eun Soo. Seok Hoon menjelaskan bahwa pelakunya adalah Tae Seop, tapi Soo Hyeon keras kepala dan merasa bahwa Tae Seop hanya dijebak.

Kyung Sook menggelar jumpa pers sebagai Ketua Yayasan Kebudayaan Jaekang. Dia akan mengundurkan diri dari jabatan tersebut. Di tempat berbeda Tae Seop juga menemui banyak wartawan terkait gugatannya pada Soo Hyeon.

Sejurus kemudian Tae Seop ditangkap karena penculikan dan pembunuhan Joon Yeong. Berita langsung cepat menyebar termasuk di kalangan wartawan yang menghadiri pers conference Kyung Sook.

Hal ini memberi angin segar bagi Kyung Sook, karena itu artinya dia bisa membuat rencana baru. Soo Hyeon sendiri bersikeras bahwa pelakunya bukan Tae Seop. Dia akan mencarinya sendiri.

Di kantor polisi, Tae Seop juga terus menyangkal. Untuk memulai penyelidikan, dia meminta polisi menghubungi istrinya dan Nam Gyu. Pasalnya saat Joon Yeong diculik, Tae Seop sedang bersama Nam Gyu. Soo Hyeon mendatangi River Pictures, perusahaan yang dipimpin Jang Ho, untuk menggali informasi. Dia juga berpikir untuk menemui Mi Do, kekasih Jang Ho yang tunanetra.

Mi Do terlihat mengunjungi Jang Ho di rumah sakit dan memberi tahu Jang Ho tentang kehamilannya. Tak berselang lama, Eun Soo tiba di rumah sakit dan berpapasan dengan Mi Do. Namun, Eun Soo tidak menyapa sementara Mi Do tampak menyadari kedatangannya.

Eun Soo meminta berhenti untuk ke sekian kalinya tapi Jang Ho juga menolak untuk ke sekian kalinya. Eun Soo memutuskan untuk bicara serius dengan Soo Hyeon. Di kantor polisi, Sung Ja mengatakan bahwa suaminya tidak bersalah karena pelaku sebenarnya adalah sekretaris mereka.

Di rumah, Kyung Sook menawarkan kesepakatan pada Gi Tae karena sudah bantu menghancurkan Tae Seop. Dia akan mengurus korupsi yayasan yang sudah lama terjadi dengan syarat Gi Tae harus mengubah warisannya. Kyung Sook ingin Jeong Wook mendapatkan setengah saham perusahaan afiliasi milik Gi Tae. Jika sudah begitu dia akan dengan senang hati masuk penjara.

Se Ra menghubungi Seo Yeong untuk memintanya ‘merayu’ Kyung Hook agar mengatakan bahwa Se Ra tidak terlibat dalam pembunuhan Joon Yeong. Di rumah, Soo Hyeon menyerahkan kunci mobilnya pada Eun Soo sambil mengatakan bahwa dia mendapat telepon dari sebuah hotel.

Soo Hyeon lalu mendapat telepon dari Jae Yeol. Rekan kerjanya itu berhasil mendapatkan salinan foto yang dikirim Sung Hwan ke perusahaan asuransi saat mobilnya mengalami kecelakaan.

Rupanya Gi Tae tahu bahwa Nam Gyu mengorupsi uangnya. Namun dia malah menawarkan kerja sama untuk membebaskan Se Ra, tapi dia harus berhenti dari posisi pemimpin perusahaan dan memberi kesaksian yang bisa memberatkan Tae Seop. Se Ra terlihat memberi kesaksian bahwa Kyung Hook menabrak Dongpil pada malam itu.

Kyung Hook sendiri menyerahkan diri pada polisi. Dia juga memberi kesaksian pada Seok Hoon bahwa Tae Seop yang menawarkan diri mengurus jasad Dongpil. Selain itu menurut tes DNA, darah Joon Yeong ditemukan di mobil Tae Seop. Anggota kongres itu tak terima dengan tuduhan tersebut. Seok Hoon juga merasa ganjil dengan pengakuan para saksi.

Soo Hyeon menemui Mi Do dan meminta kekasih Jang Ho itu bercerita apa pun yang dia ingat di malam kejadian. Malam itu Jang Ho sempat menabrak mobil Sung Hwan. Dia tak merasakan hal mencurigakan. Dari obrolan singkat dengan Mi Do, Soo Hyeon baru menyadari secara diam-diam bahwa wanita itu tidak buta.

Episode 10

Episode 10_

Setelah menyadari Mi Do sesungguhnya tidak buta, Soo Hyeon yakin bahwa wanita itu adalah satu-satunya saksi sekaligus orang yang membantu Jang Ho. Namun entah bagaimana Soo Hyeon justru merasa Jang Ho tidak mengetahui bahwa Mi Do bisa melihat selama ini. Soo Hyeon lalu menghubungi Seok Hoon untuk mencarikan seseorang.

Di sebuah gereja, Eun Soo benar-benar mengakhiri hubungannya dengan Jang Ho. Sekalipun terus ditolak, wanita itu semakin tegas dan bulat dengan keputusannya. Di tempat berbeda, Soo Hyeon mulai mencari tahu dan menyelidiki Mi Do. Di sisi lain Gi Tae menyarankan Eun Soo dan Yeon Woo pergi sementara waktu.

Gi Tae juga mengancam Ketua Kwon untuk segera menghancurkan Soo Hyeon, jika tidak maka rekaman keberadaan dirinya di Royal the Hill pada malam kejadian akan disebarkan. Ketua Kwon segera menghubungi Seo Yeong untuk melakukannya.

Setelah menginterogasi Tae Seop kembali, Seok Hoon menyimpulkan bahwa kesaksian Nam Gyu adalah palsu karena permintaan Gi Tae. Seok Hoon berinisiatif ke rumah sakit melihat rekaman CCTV saat Jang Ho dirawat.

Dia menemukan Eun Soo pada rekaman itu dan seketika semua perkataan Soo Hyeon tentang kebersamaan Jang Hoo dan Eun Soo terlintas kembali. Sementara itu dibantu Jae Yeol, Soo Hyeon pergi ke kantornya untuk memeriksa kembali apa saja yang sudah dia temukan.

Dia terkejut melihat orang kepercayaan Gi Tae, Direktur Jo, terekam CCTV ada di sebuah cafe bersama Mi Do. Benar saja, di tempat lain, Direktur Jo memberi Mi Do sejumlah uang. Sayangnya, Jae Yeol dan tim Night News dibekukan. Seo Yeong menjadi pewarta berita utama menggantikan Soo Hyeon. Materi berita malam itu berisi hal-hal yang menjatuhkan reputasi Soo Hyeon.

Seok Hoon menemui dan meminta keterangan dari Jang Ho terkait kasus ini. Mi Do sendiri sedang pergi ke rumah orang tuanya. Dia segera mengabari Soo Hyeon untuk bergegas menyelidiki kediaman Jang Ho.

Alih-alih menemukan sesuatu, Soo Hyeon kembali teringat tentang traumanya di masa lalu. Sampai beberapa saat kemudian dia menemukan foto-foto Eun Soo dan sebuah cincin di kediaman Jang Ho.

Ketika dibawa ke kantor polisi Jang Ho berhasil lari dari Seok Hoon dengan menyetrumnya. Lelaki itu kembali ke rumah dan bertemu Soo Hyeon di sana. Apa yang akan terjadi pada mereka selanjutnya?

Episode 11

Episode 11_

Peristiwa penculikan Joon Yeong sudah berlalu 37 hari tapi pihak kepolisian masih kesulitan menungkap kasus tersebut. Kasus bertambah rumit dan misterius setelah Jang Ho juga ditemukan tewas di kediamannya. Menurut bukti-bukti yang ditemukan di kediamannya, Jang Ho terbukti sebagai pelaku penculikan di Royal the Hill dan pembunuh Reporter Park Sung Hwan.

Ketika Jang Ho ditemukan tewas, Soo Hyeon disebut ada di sana dalam keadaan terluka. Sidik jarinya ditemukan pada pisau yang digunakan membunuh Jang Ho.

Soo Hyeon menyangkal semua tuduhan karena menurutnya lelaki itu bunuh diri lalu menjebaknya. Namun, petinggi kepolisian ingin menyelesaikan kasus Soo Hyeon lebih dulu; berdasarkan perintah diam-diam dari Pimpinan Gi Tae.

Di satu sisi Seok Hoon mempertimbangkan pernyataan Soo Hyeon bahwa dirinya tidak bersalah. Dia lalu memerintahkan Detektif Kim untuk mengawasi Mi Do karena mungkin dia tahu tentang komplotan pelakunya.

Di tempat lain, Gi Tae masih terobsesi dengan berkas asli yang dimiliki Soo Hyeon. Dia memerintahkan Sekretaris Jo untuk menyingkirkan orang yang mengetahui kelemahan Soo Hyeon.

So Hyeon sendiri diskors dari pekerjaannya. Di sisi lain, Seo Yeong tampak sukses sebagai penggantinya. Seo Yeong diminta Ketua Kwon untuk mengangkat investigasi kasus Jang Ho.

Dari rapat bersama tim, Seo Yeong mencurigai Eun Soo ada di balik kasus Jang Ho, sekaligus jadi bagian dari komplotan penculikan Joon Yeong. Jae Yeol yang mendengarnya tentu menganggap Seo Yeong gila.

Seo Yeong langsung pergi mengkonformasinya pada Eun Soo. Saat sedang berdebat, Yeon Woo tiba-tiba datang. Secara samar dia mengingat kejadian di malam penculikan. Ketika itu dia marah sebab Joon Yeong diam saja ketika Dongpil mengira kalau dia putra Soo Hyeon. Sayang, Yeon Woo kembali menghindar setelah Eun Soo memastikan ceritanya.

Seok Hoon berhasil menemukan Mi Do yang sedang berkunjung ke makam Jang Ho. Polisi itu mengajaknya bicara dan langsung mengonfirmasi beberapa fakta yang disembunyikan Mi Do, terutama berpura-pura buta untuk memata-matai Jang Ho atas permintaan Pimpinan Gi Tae.

Di tempat lain Seo Yeong mengetahui jika suaminya, Choi Min Gyu memberi kesaksian palsu untuk memberatkan Hwang Tae Seop. Kini, menurutnya semua orang mencurigakan.

Min Gyu melarang Seo Yeong terlibat dalam penyelidikan kematian Joon Yeong dengan membakar semua salinan berkas penyelidikan yang dibawa pulang oleh istrinya. Min Gyu juga tak lepas dari radar kecurigaan Seok Hoon.

Cerita semakin seru ketika Eun Soo menyerang Seo Yeong menggunakan berita penganiayaan yang diduga dilakukannya pada Joon Yeong. Berita tersebut ditayangkan oleh stasiun televisi yang jadi rivalnya. Seo Yeong yakin dirinya digunakan untuk menutupi kejahatan yang menimpa Jang Ho.

Penyelidikan terhadap Soo Hyeon masih terus dilakukan. Seok Hoon mendesaknya menjawab apa yang Soo Hyeon cari di rumah Jang Ho pada waktu itu. Seok Hoon lantas mengaku menemukan komplotan penjahat di balik ini semua, maka Soo Hyeon harus bersuara jika tak ingin ada korban lain.

Seo Yeong sudah bersama Yeon Woo menuju suatu tempat yang dijanjikan pada Eun Soo. Eun Soo panik dan menghubungi Soo Hyeon, ia mengatakan bahwa putra mereka dibawa oleh Seo Yeong. Seok Hoon mengerahkan anggota yang lain untuk mengikuti Soo Hyeon.

Melihat anaknya bersama Seo Young, Eun Soo tak punya pilihan lain selain mengungkapkan kejadian pada malam penculikan. Dia memulai dari cerita tentang hubungannya dengan Jang Ho. Menurutnya, dia tak pernah merasa dicintai oleh Soo Hyeon. Kedekatannya dengan Jang Ho karena dia kasihan padanya yang sudah kehilangan istri serta putra.

Eun Soo melihat sosoknya pada diri Jang Ho dan memanfaatkan perasaan pria itu. Seo Yeong segera mendesak Eun Soo lagi untuk mengatakan alasan Jang Ho membunuh putranya.

Sebelum sempat menjawab, Soo Hyeon tiba di lokasi dan menjelaskan bahwa Jang Ho melakukan itu karena membencinya. Dia tahu Joon Yeong adalah putranya. Pengakuan Soo Hyeon itu membuat Yeon Woo terpukul.

Seo Yeong masih belum puas, dia juga bertanya mengenai siapa saja komplotan yang terlibat. Dari radio Seok Hoon menjawab pertanyaan Seo Yeong. Pada malam itu penculik meminta sejumlah uang, Min Gyu lalu mentransfernya. Min Gyu juga menarik sejumlah uang untuk menghentikan pemerasan yang dilakukan Hwang Tae Seop padanya.

Seok Hoon melanjutkan fakta yang dia temukan terkait hal ini. Menurutnya perusahaan Min Gyu sudah 2 tahun mengalami masalah keuangan.

Oleh karena itu dia mulai menggunakan dana perusahaan yang sialnya diketahui oleh dua orang, yaitu Hwang Tae Seop dan Oh Jang Ho. Jang Ho lantas memberitahu Min Gyu mengenai kebenaran tentang Joon Yeong. Setelah mendengarnya, Seo Yeong masih tidak percaya.

Pembawa Berita ‘Rasa’ Detektif

Pembawa Berita ‘Rasa’ Detektif_

Drama The Road: The Tragedy of One (2021) akan sangat cocok untuk para penikmat drama bertensi tinggi. Sejak awal kamu sudah diajak mengenal karakter Soo Hyeon; seorang pembawa berita tapi bertindak seperti detektif.

Dia divisualisasikan punya kemampuan menganalisis suatu kejadian, dia juga dibekali kemampuan memerhatikan hal detail. Satu lagi, dia diperbolehkan ikut menyelidiki kasus pembunuhan yang sedang terjadi.

Dari episode 1-4, cerita terpusat pada Soo Hyeon yang berambisi mendapatkan ‘materi berbahaya’ untuk siarannya. Penggambaran karakter Soo Hyeon dibangun dengan cerita yang rapat, solid, didukung oleh karakter lain yang saling terhubung.

Sejak episode 1 hingga 4 pula, The Road: The Tragedy of One (2021) akan membuat penontonnya cukup lelah. Harap sabar dan nikmati saja!

Petunjuk-Petunjuk yang Bikin Penasaran

Petunjuk-petunjuk yang Bikin Penasaran_

Dari episode 1 hingga 4, durasi setiap episodenya berjalan sekitar 1 jam. Selama itu pula, terdapat banyak petunjuk yang bikin penasaran untuk lanjut ke episode selanjutnya.

Seperti pada episode pertama ketika Anggota Dewan Hwang Tae Seob diperlihatkan pulang dalam keadaan basah dan pada bajunya terdapat bercak darah sesaat setelah mayat putra Seo Yeong ditemukan.

Petunjuk lain yang akan membuatmu bertanya-tanya ada di episode 2 ketika putra Gi Tae dari istri keduanya, Jeong Wook, juga terlihat lusuh dan penuh bercak darah. Pertanyaan-pertanyaan akan muncul di sekitar petunjuk itu.

Selain itu, dibungkus dengan sinematografi yang apik, tone yang gelap, yang mendukung suasana mencekam dan tegang, alur drama ini cukup detail. Diceritakan di episode 1, mobil Soo Hyeon hilang saat dia berusaha menyelamatkan nyawa anaknya.

Pada episode 2, secara rinci Soo Hyeon diceritakan menggunakan taksi atau meminjam mobil rekannya untuk bepergian. Hal tersebut memang terkesan kecil, tapi menunjukkan bahwa cerita drama ini tidak dibuat asal jadi dan asal rumit.

Menyelipkan Kejutan di Tiap Akhir Episode

Menyelipkan Kejutan di Tiap Akhir Episode_

Sampai episode 4, drama ini menyelipkan kejutan di tiap akhir episodenya. Pada episode pertama cerita diakhiri dengan Yeon Woo yang ada di rumah Gi Tae, episode kedua kamu akan dikejutkan dengan fakta bahwa ternyata anak Seo Yeong yang meninggal adalah anak Soo Hyeon juga, di episode tiga, bumbu-bumbu perselingkuhan mulai dihadirkan.

Selipan kejutan di tiap akhir episode drama The Road: The Tragedy of One (2021) cara pintar untuk membuat penontonnya terus penasaran.

Belum lagi kehadiran plot twist yang cukup mengejutkan dan sama sekali tidak akan diduga sebelumnya. Bersiap saja untuk dikagetkan dengan drama investigasi dengan bumbu-bumbu drama ini di episode-episode selanjutnya!

Eun Soo Mencurigai Hasil Otopsi Jun Yeong

Eun Soo Mencurigai Hasil Otopsi Jun Yeong_

Pada episode 5 The Road: The Tragedy of One (2021) perhatianmu akan langsung tertarik pada saat Eun Soo tanpa sengaja menemukan obat milik Seo Yeong di barang-barang Jun Yeong. Rasa penasaran semakin kuat ketika Eun Soo memeriksa salinan hasil otopsi Jun Yeong dan menemukan bahwa bocah itu tewas karena obat tertentu.

Namun, part yang membuat penasaran itu segera ditumpuk dengan adegan lain. Sampai drama berakhir, tidak ada scene lanjutan yang memperlihatkan upaya Eun Soo menggali lebih jauh kecurigaannya tersebut. Setelahnya alur mulai terasa berjalan lambat, apalagi di episode ini visualisasi trauma Soo Hyeon akibat masa lalunya beberapa kali terus diulang dan lumayan bikin pusing.

Tidak Banyak Menampilkan Petunjuk

Tidak Banyak Menampilkan Petunjuk_

Sebagai film thriller yang pemilihan tone-nya cukup gelap, keberadaan teka-teki dan petunjuk dalam drama The Road: The Tragedy of One (2021) seperti satu keharusan. Kalau tidak, alur terasa berjalan lambat. Sayangnya, pada episode 5 ini petunjuk-petunjuk yang mengarah pada pelaku penculikan dan pembunuhan Jun Yeong tidak terlalu banyak.

Semua masih abu-abu. Pihak kepolisian juga belum menemukan petunjuk berarti. Hanya kecurigaan Eun Soo yang menarik, selebihnya terlalu banyak intrik dan rencana yang melibatkan tokoh lain sehingga cukup membosankan dan lumayan mengganggu fokus utama.

Satu Kasus Melibatkan Banyak Terduga

Satu Kasus Melibatkan Banyak Terduga_

Pada episode 5 The Road: The Tragedy of One (2021) terdapat beberapa nama yang dicurigai Soo Hyeon terlibat pada peristiwa Jun Yeong. Melalui scene ini sedikit banyak kamu bisa ikut me-rewind siapa saja mereka dan bagaimana mereka bisa sampai dicurigai.

Mulai dari Dongpil yang sudah tewas karena memiliki salinan asli dari berkas rahasia yang sangat penting hingga Pimpinan Gi Tae yang mencurigakan sejak episode pertama.

Bagian ini seperti benang kusut yang harus diurai satu per satu oleh Soo Hyeon dan Seok Hoon di episode-episode selanjutnya. Tugas Soo Hyeon sebagai pembawa berita malam rupanya akan bertambah berat karena dia juga mencari bukti seolah anggota polisi.

Pusing, Tiap Karakter Punya Kepentingan

Pusing, Tiap Karakter Punya Kepentingan Masing-masing_

Sampai pada episode 6 The Road: The Tragedy of One (2021) kamu masih terus disuguhi konfilik internal antara para karakter dalam melindungi kepentingannya masing-masing. Terutama pada episode ini, kepentingan-kepentingan tersebut sudah tersaji begitu cerita dimulai dan berlangsung hingga akhir.

Butuh konsentrasi untuk mengikuti alur di episode 6 ini agar bisa memahami kejadian demi kejadian yang mereka sembunyikan terkait kasus Jun Yeong yang bercampur dengan kasus kematian Dongpil.

Kamu akan melihat Jeong Wook berkonflik dengan Se Ra, Nam Gyu dengan Tae Seop, Tae Seop dengan Ketua Kwon, Tae Seop dengan Pimpinan Gi Tae, Sung Ja dengan Kyung Sook, belum lagi Eun Soo yang berkonflik dengan Seo Yeong karena masalah pribadi.

Soo Hyeon Semakin Mencurigai Eun Soo

Soo Hyeon Semakin Mencurigai Eun Soo_

Sejauh ini tidak berlebihan jika disimpulkan bahwa drama yang dibintangi Ji Jin Hee ini merupakan drama yang penuh konflik dan intrik yang saling bertumpuk antara tiap karakter. Mulai dari konflik yang ada hubungannya dengan kasus utama hingga konflik pribadi. Pada episode 6 kamu akan kembali menonton konflik pribadi antara Soo Hyeon dan Eun Soo.

Sekarang lelaki itu semakin mencurigai istrinya setelah terpancing oleh cerita Seo Yeong. Bagian ini sekaligus memperlihatkan bahwa tak ada karakter yang benar-benar ‘polos’ dalam drama The Road: The Tragedy of One (2021).

Eun Soo yang terlihat lemah-lembut, begitu mengkhawatirkan suami dan anaknya, tak pernah bersuara keras, terlihat menjalani peran sebagai istri dan ibu yang baik, ternyata punya sisi gelap yang mengejutkan.

Sosok Soo Hyeon di Masa Lalu Lebih Sering Muncul

Sosok Soo Hyeon di Masa Lalu Lebih Sering Muncul_

Pada episode 6 pula masa lalu Soo Hyeon lebih sering ditampilkan. Hasilnya alur mundur cukup banyak dihadirkan dalam episode ini. Soo Hyeon juga semakin sering 'kedatangan' dirinya di masa lalu. Dia sedang mengalami waktu yang berat setelah terlalu keras berusaha mengungkap kasus Jun Yeong dan kasus berkas Dongpil.

Pemeran Soo Hyeon saat remaja, Park Sang Hoon, akan sering tampil di depanmu, lengkap bersama cerita masa lalunya yang kelam, yang memengaruhi mentalnya saat ini. Park Sang Hoon sendiri sebelumnya terkenal melalui drama Do You Like Brahms (2020) sebagai Park Joon Young remaja dan drama River Where The Moon Rises (2021) sebagai Pangeran Won.

Berkas Asli Akhirnya Ditemukan

Berkas Asli Akhirnya Ditemukan_

The Road: The Tragedy of One (2021) sudah masuk ke episode 7 dan 8. Alurnya masih terus bikin penasaran walau lumayan bikin pusing karena terlalu banyak konflik yang menumpuk dan beririsan. Plot-nya tidak linear, satu adegan bisa cepat berganti dengan adegan lain, baik yang terjadi di waktu sebelumnya atau bersamaan.  

Pada akhir episode 7 kamu akan melihat adegan saat Soo Hyeon dan Seok Hoon bertemu di makam Jun Yeong. Di episode 8 awal, ternyata pertemuan mereka terjadi setelah Soo Hyeon berhasil mendapatkan berkas asli yang disimpan Se Ra. Alur semacam ini butuh konsentrasi untuk memahaminya karena bisa-bisa kamu malah bingung sendiri.

Ada Rahasia Lama Diungkapkan

Ada Rahasia Lama Diungkapkan_

Keseruan tidak banyak disuguhkan di episode 7. Soo Hyeon yang tidak bisa dihubungi menjadi plot utamanya. Tidak banyak pula kejutan yang dibagikan, kecuali posisi Soo Hyeon yang akan digeser oleh Seo Yeong dan hubungan romantis sesama jenis antara Ketua Kwon dan Seo Yeong yang semakin diperjelas.

Masuk ke episode 8, kejutan datang dengan kehadiran Soo Hyeon. Selain mendapatkan berkas asli yang selama ini dicari, rahasia lama antara dirinya, sang istri dan Jang Ho terungkap. Masa lalu yang kelam antara Soo Hyeon dan Jang Ho menjelaskan mengapa lelaki itu sangat membenci adiknya. Pada episode ini karakter Soo Hyeon semakin kuat dan tensi ketegangan kembali naik.

Ditambah sinematografi dan scoring yang mendukung, kamu bisa ikut merasakan bagaimana terkejutnya Soo Hyeon dan bagaimana marahnya dia saat menghadapi Jang Ho. Mengingat dari episode-episode awal dia terkesan tenang dan penuh rahasia.

Pelaku Pembunuhan yang Masih Rahasia

Pelaku Pembunuhan yang Masih Rahasia_

Walau sudah ada beberapa petunjuk yang terbuka, berkas asli juga sudah didapat, The Road: The Tragedy of One (2021) episode 7 dan 8 masih menyisakan kejutan untuk episode selanjutnya. Pembunuh Dongpil masih rahasia, juga kepastian apakah Tae Seop benar-benar membunuh Jun Yeong atau tidak, masih tersimpan di cerita mendatang.

Kinerja Seok Hoon dan kerja samanya dengan Soo Hyeon dalam memecahkan kasus masih akan sama-sama kita lihat. Kelanjutan karir Soo Hyeon sebagai penyiar berita dan kehancuran karakter-karakter culas yang serakah sampai menghilangkan nyawa seseorang, bikin penasaran untuk terus mengikuti drama ini sampai akhir.

Seok Hoon Dipermainkan

Seok Hoon Dipermainkan_

Penyelidikan Seok Hoon pada episode 9 semakin ‘mudah’ tapi di saat bersamaan dia merasakan keganjilan. Ada semakin banyak intrik yang disuguhkan episode ini. Beberapa karakter juga saling menyerang dengan kesaksian palsu. Semakin banyak pula kepentingan yang membuat karakter Seok Hoon seolah dipermainkan.

Sebagai seorang polisi, Seok Hoon seperti dilemahkan. Dia kehilangan insting dan mudah dibohongi oleh cerita rekayasa orang-orang.

Dari mulai Jeong Wook, Se Ra sampai Kyung Hook bersekongkol menyudutkan Tae Seop, sekaligus membodohinya dengan alibi palsu. Namun, kesaksian palsu ini tetap penting dalam memancing penasaran karena kamu akan terkecoh saat mengikutinya.  

Kecurigaan Soo Hyeon pada Jang Ho Masih Kuat

Kecurigaan Soo Hyeon pada Jang Ho Masih Kuat_

Ketika Seok Hoon sibuk dengan kesaksian palsu yang tidak dia sadari secara pasti, Soo Hyeon yakin bahwa pelakunya bukan Tae Seop. Mengikuti petunjuk-petunjuk dan insting, dia yakin anggota kongres itu hanya dijebak. Pada bagian ini karakter Soo Hyeon terlihat lebih polisi dari polisi yang sesungguhnya.

Investigasi yang dilakukan Soo Hyeon menciptakan alur yang lebih menarik karena ia membuka pada kemungkinan-kemungkinan baru dan pada terduga-terduga baru. Setiap temuannya berhasil diterjemahkan dalam sebuah dugaan, simpulan bahkan kenyataan yang mengejutkan. Kunci keseruan di episode ini ada pada karakternya.

Eun Soo yang Mencurigakan

Eun Soo yang Mencurigakan_

Karakter Eun Soo sangat menarik perhatian pada episode 9 The Road: The Tragedy of One. Istri Soo Hyeon itu tak henti memperlihatkan ekspresi bersedih, bersalah dan gelisah sejak awal, bahkan cenderung berlebihan untuk seseorang yang ‘hanya’ menyembunyikan perselingkuhan. Beberapa dialog antara dia dan Jung Ho pun terdengar menyimpan petunjuk.

Ditambah pada bagian akhir, Mi Do yang selama ini diketahui buta, ternyata bisa melihat dengan baik. Kecurigaan bahwa Mi Do menutupi perbuatan Jang Ho dan (mungkin) Eun Soo semakin kuat serta berhasil membuat penasaran. Menyuguhkan konflik-konflik dalam balutan sinematografi yang pas dan tone yang gelap, ia mempertegas dirinya sebagai drama yang menegangkan.

Penyelidikan Soo Hyeon Mengalahkan Anggota Polisi

Penyelidikan Soo Hyeon Mengalahkan Anggota Polisi_

Pada episode 10 Soo Hyeon masih teguh pada kecurigaannya terhadap Jang Ho. Dia melakukan penyelidikan sendiri. Profesinya sebagai pewarta berita kayaknya kurang cocok. Sejak awal harusnya dia di-plot menjadi anggota polisi saja karena insting Soo Hyeon lebih kuat dibanding Seok Hoon yang jelas-jelas seorang penyidik.

Pengembangan karakter Soo Hyeon di episode ini terasa semakin jauh berbeda. Dia fokus pada pembunuhan anak biologisnya dan tidak peduli pada karir yang sudah dia jaga selama ini. Namun, entah mengapa rasanya dia punya misi tersendiri, terutama karena kasus tersebut berhubungan dengan Jang Ho.

Trauma Masa Lalu Soo Hyeon yang Mengganggu Fokus

Trauma Masa Lalu Soo Hyeon yang Mengganggu Fokus_

The Road: The Tragedy of One (2021) sudah sangat pelik dengan konflik bertumpuk pada setiap karakternya. Alurnya semakin rumit ketika trauma masa lalu Soo Hyeon semakin terlalu sering dimunculkan.

Ia tumpang tindih dengan alur yang ada sehingga lumayan mengganggu fokus. Kamu bisa bingung karena saat asyik mengikuti Soo Hyeon menyelidiki Jang Ho, tiba-tiba dibawa kembali ke masa lalunya.

Visualisasi yang ditampilkan saat Soo Hyeon mengingat masa lalunya juga itu-itu saja, terus diulang sampai bosan. Pada episode 10 ini ia kadang terasa salah tempat dan gak punya esensi apa-apa pada alur utama.

Misalnya, ketika Soo Hyeon tiba-tiba mengaku pada Seok Hoon mengenai peristiwa tragisnya di masa lalu, padahal mereka sedang membicarakan petunjuk lain yang lebih penting.

Jang Ho Semakin Mencurigakan

Jang Ho Semakin Mencurigakan_

Mendekati tamat, The Road: The Tragedy of One (2021) semakin memancing curiga dan penasaran mengenai siapa pembunuh Joon Yeong sebenarnya.

Sampai episode 10, Soo Hyeon lebih yakin lagi bahwa Jang Ho ada sangkutannya dengan peristiwa itu. Jang Ho sendiri juga semakin berperilaku mencurigakan apalagi pada salah satu scene terlihat Mi Do ternyata merupakan mantan sekretaris yang pernah bekerja pada Gi Tae.

Soo Hyeon semakin dekat dengan fakta sebenarnya, apakah Jang Ho yang mencurigakan itu benar-benar pelaku pembunuhan Joon Yeong atau ada kaki tangan lain di balik ini semua. Jika kamu lumayan pusing sampai episode 10, fokus saja pada Soo Hyeon. Apa pun yang dia lakukan akan membuka semua kebusukan orang-orang di sekitarnya.

Kejutan Lain, Jang Ho Tewas!

Kejutan Lain, Jang Ho Tewas_

Episode 11 The Road: The Tragedy of One (2021) dibuka dengan sesuatu yang mengejutkan: Oh Jang Ho ditemukan tewas di rumahnya karena pendarahan yang disebabkan oleh luka tusukan.

Di saat bersamaan, Soo Hyeon dituduh sebagai pelaku pembunuhan Jang Ho. Pada episode sebelumnya hubungan mereka memang tidak digambarkan baik. Masing-masing menyimpan dendam karena masa lalu.

Namun scene kematian Jang Ho ini rasanya agak berlebihan. Konflik antara dirinya dan Soo Hyeon di episode 9 sudah pas dan sukses bikin penasaran. Emosi ketika Soo Hyeon menemukan fakta mengejutkan tentang obsesi Jang Ho pada istrinya sudah sangat meyakinkan.

Sayang emosi itu dinetralkan begitu saja di episode ini. Gak ada klimaks pada konflik Soo Hyeon dan Jang Ho, padahal sebelum ini konflik mereka digambarkan sangat intens.

Seo Yeong Mencurigai Eun Soo

Seo Yeong Mencurigai Eun Soo_

Setelah tidak banyak muncul di episode 10 karena disibukkan dengan pekerjaan barunya sebagai News Anchor, Seo Yeong kembali di episode kali ini. Semua dimulai dari investigasi kasus Jang Ho yang akan dikemas jadi acaranya. Seo Yeong merasakan keganjilan setelah melihat foto-foto yang dikirim kepolisian.

Dengan cepat Seo Yeong langsung merasa bahwa Eun Soo ada hubungannya dengan kematian Jang Ho. Konflik antara dua karakter utama wanita di drama ini kembali disuguhkan setelah kemarin alur lebih fokus pada Soo Hyeon dan Jang Ho.

Nonton episode ini kamu akan tiba-tiba iba pada Seo Kyeong karena hanya dia yang tak tahu apa-apa tapi justru dia yang paling banyak kehilangan.

Satu Rahasia Terbuka

Satu Rahasia Terbuka_

Ending episode 11 The Road: The Tragedy of One (2021) membuka satu rahasia pada drama ini. Kenyataan mengenai tewasnya Joon Yeong yang selama ini membuat Soo Hyeon seperti kehilangan kewarasan, akhirnya terungkap. Namun, entah kenapa rasanya kurang greget, mungkin karena tidak terlalu mengejutkan.

Walau begitu, alurnya cukup rinci. Pengakuan Min Gyu ditampilkan bersama scene-scene flashback yang memperlihatkan kondisi dia sesungguhnya serta apa yang dilakukannya.

Meski satu rahasia sudah terbuka, masih ada rahasia lain yang belum terungkap, terutama berkaitan dengan Pimpinan Gi Tae. Nantikan episode terakhir The Road: The Tragedy of One (2021) untuk mendapatkan jawabannya!

Episode 12

The Road The Tragedy of One eps 12_

Episode 12 dimulai dengan mengulang kembali kejadian pada malam penculikan Joon Yeong. Yeon Woo marah pada Joon Yeong karena dia diam saja saat Dongpil mengira dirinya putra Soo Hyeon. Yeon Woo lalu pergi meninggalkan Joon Yeong dan beberapa temannya.

Sesaat kemudian Jang Ho terlihat mencari Yeon Woo. Eun Soo menelepon dan langsung menuduh kalau dia sedang bersama Yeon Woo, tapi Jang Ho yang memang belum sempat melakukan apa pun mengatakan tidak mengetahui keberadaan anak itu

Joon Yeong berada di rumah kosong tapi di sana terdapat Se Ra dan Jeong Wook yang sedang pesta narkoba. Anak itu lari setelah diancam akan dibunuh jika melaporkan hal itu. Saat itulah dia ditabrak Tae Seop. Hidung Joon Yeong berdarah. Anak itu lalu meminta diantarkan pulang. Tae Seop tidak mengantarkan Joon Yeong sampai depan rumah. Anak itu berjalan untuk sampai rumah dalam keadaan terluka.

Ketua Kwon bergegas keluar setelah tidak berhasil menemukan berkas asli di rumah Soo Hyeon. Dia melihat Joon Yeong berjalan menuju ke rumah tersebut. Sampai di sana Joon Yeong memanggil-manggil Yeon Wook. Yeon Wook keluar sambil melemparkan barang Joon Yeong, termasuk obat dari Seo Yeong.

Bocah itu meminta temannya meminum obat tersebut. Joon Yeong menuruti dan memakan semuanya tapi mereka masih berselisih. Kembali ke masa sekarang, Seo Yeong lemas setelah mendengar penjelasan dan pengakuan Min Gyu, suaminya. Yeon Woo sendiri dibawa pulang oleh Eun Soo setelah peristiwa penyanderaannya oleh Seo Yeong.

Sampai di rumah Eun Soo diminta menceraikan Soo Hyeon oleh ayahnya, Pimpinan Gi Tae. Sementara itu Soo Hyeon masih belum beranjak dari lokasi tadi. Dia tak tahu harus pulang ke mana. Sebelum pergi Soo Hyeon menyerahkan berkas asli pada Seok Hoon. Lelaki itu tidak tertarik lagi dengan kasus apa pun.

Seok Hoon lalu mendapat telepon dari Pimpinan Gi Tae dan segera bergegas ke kediamannya. Rupanya Gi Tae meminjamkan sejumlah uang pada Soo Hyeon dan mendapatkannya kembali dari Jang Ho, kemudian dia investasikan di perusahaan Min Gyu. Seok Hoon mengejutkan Gi Tae dengan mengatakan memiliki berkas aslinya.

Pimpinan Gi Tae memerintahkan Direktur Jo menyerahkan berkas perjanjian perceraian pada Soo Hyeon. Saat bertemu Eun Soo, Soo Hyeon akhirnya mengakui kalau sang ayah adalah pembunuh. Di sisi lain Seok Hoon memperingatkan Soo Hyeon untuk hati-hati karena merasa Pimpinan Gi Tae punya rencana lain.

Min Gyu berusaha meringankan dakwaan untuk Seo Yeong dengan meminta bantuan Ketua Kwon tapi ditolak. Hal mengejutkan terjadi ketika Gi Tae menyerahkan diri karena merasa bertanggung jawab atas penculikan di Royal the Hill. Dia juga janji akan mengungkap dana taktis yang menjadi sumber masalah. Di tempat lain Seok Hoon kehilangan berkas aslinya. Dia langsung tahu Detektif Kim terlibat dalam hal ini.

Berita mengenai penyerahan diri Gi Tae dan berkas asli yang sudah diserahkan ke kejaksaan ramai dibicarakan. Soo Hyeon mengetahui hal itu dan merasa ada yang salah. Dia kaget menemukan surat Eun Soo yang berisi pernyataan mengejutkan. Eun Soo ternyata terlibat dalam kematian Joon Yeong.

Saat Joon Yeong berdebat dengan Yeon Woo perkara ayah asli mereka masing-masing, Eun Soo berusaha melindungi anaknya, Namun, Joon Yeong mengatakan bahwa Yeon Woo juga bukan anaknya. Hal tersebut membuatnya marah. Joon Yeong terdesak hingga terjatuh dari lantai dua rumah mereka. Eun Soo sendiri rupanya memang ingin menghabisi Joon Yeong agar kehidupannya yang baik-baik saja tidak terganggu.

Ketika itu Jang Ho segera datang membereskan semua. Jang Ho membuang jasad Joon Yeong yang terjatuh karena ulah Eun Soo. Soo Hyeon mengamuk setelah mengetahui faktanya. Di kantor polisi, Gi Tae mendapat telepon kalau Eun Soo kecelakaan. Kejadian saat Dongpil tertabrak kembali diputar. Belakangan terungkap kalau pelaku penabrakan itu adalah Se Ra.

Ternyata setelah kecelakaan itu Dongpil masih hidup, tapi saat Jeong Wook berusaha meminta bantuan, Kyung Sook melarang. Wanita itu menyimpan tubuh Dongpil di dalam lemari milik Gi Tae. Gi Tae memerintahkan Direktur Jo untuk membereskan dan merekayasa kematian Dongpil.

Di pengadilan, Seo Yeong mengakui semua perbuatannya, menyandera Yeon Woo. Soo Hyeon sendiri mendapat kabar dari Seok Hoon kalau Eun Soo mati otak. Detektif itu sekaligus memberinya alamat rumah sakit tempat Eun Soo dirawat tapi dia abaikan.

Emosi Soo Hyeon Meledak di Episode Akhir

Emosi Soo Hyeon Meledak di Episode Akhir

The Road: The Tragedy of One (2021) masuk ke episode terakhirnya. Sepanjang 11 episode ke belakang, kamu disuguhi upaya Soo Hyeon mengungkapkan kebenaran mengenai kematian putra biologisnya dengan Seo Yeong. Sebagai penyiar berita terkenal, Soo Hyeon punya kemampuan menyelidiki satu kasus menggunakan insting dan perkiraannya. Bagian ini agak gak masuk akal karena akan lebih pas jika sejak awal dia di-plot sebagai anggota kepolisian saja.

Setelah mengerahkan banyak tenaga, pikiran dan keberaniannya melawan trauma dalam memecahkan kasus kematian Joon Yeong, di episode akhir ini emosi Soo Hyeon meledak setelah mengetahui fakta sebenarnya. Ji Jin Hee membawakan emosinya dengan sangat baik. Kita bisa merasakan tumpukan kelelahannya, kekalutan, kekecewaan pada diri sendiri dan orang lain melalui sorot matanya di episode ini.

Kematian Joon Yeong Terungkap, Pelaku Tak Terduga

Kematian Joon Yeong Terungkap, Pelaku Tak Terduga

Setelah melalui belasan episode dan plot-plot yang memusingkan serta konflik yang saling bertumpuk, rahasia kematian dan pelaku pembunuhan Joon Yeong terungkap dalam beberapa menit saja. Alur pada episode terakhir ini didominasi oleh alur mundur karena menampilkan peristiwa di malam pembunuhan Joon Yeong.

Kita akan sama-sama melihat bagaimana kronologis dan siapa pelaku pembunuhan Joon Yeong yang sangat menyita emosi. Pasalnya pelaku dari semua kekacauan ini adalah karakter yang tak terduga sama sekali; karakter yang terlihat paling lemah, paling menyayangi Soo Hyeon dan mengutamakan keluarga. Karakter yang terlihat berdarah dingin, malah tidak terlibat secara langsung sama sekali.

Pelaku Berbeda untuk Kasus Kematian Dongpil

Pelaku Berbeda untuk Kasus Kematian Dongpil

Selain pembunuhan Joon Yeong, episode 12 The Road: The Tragedy of One (2021) juga mengungkap pelaku pembunuhan Dongpil. Dengan durasi sekitar 1 jam 27 menit, episode terakhir ini menceritakan kejadian-kejadian tersebut menggunakan alur mundur. Hal yang membuatnya serupa adalah pembunuh dari dua kasus kematian tersebut tidak terduga sama sekali.

Kamu bakal bingung karena ada satu adegan yang diulang sebanyak dua kali tapi dengan pelaku yang berbeda. Dalam hal ini yang dimaksud adalah pelaku penabrak Dongpil. Di awal kita dibuat yakin seolah-olah Jeong Wook adalah pelakunya. Apalagi sang ibu pasang badan untuk membereskan kekacauan. Ternyata, pelaku sebenarnya atas kematian Dongpil adalah Se Ra.

Pimpinan Gi Tae lagi-lagi ketiba getah karena harus membereskan kebodohan yang disebabkan oleh orang-orang terdekatnya. Episode terakhir drama The Road: The Tragedy of One (2021) ditutup dengan kabar dari Eun Soo yang mengalami mati otak tapi Soo Hyeon tak lagi peduli.

Perjalanan yang melelahkan untuk drama berjumlah 12 episode ini disumbang oleh alur yang terpotong-potong, berkelok, serta bertumpuk dengan berbagai konflik dan kepentingan. Selain itu terlalu banyak karakter yang terlibat serta masalah baru di antara mereka yang saling terkait, benar-benar bikin capek. Belum lagi perkara napsu, haus kekuasaan serta sikap pengecut mereka, menambah drama ini semakin berat. Tertarik menontonnya?

The Road: The Tragedy of One (2021) memperlihatkan kualitasnya dari banyak sisi; penceritaan, alur, karakter, sinematografi. Kamu yang suka dengan drama penuh trik, penuh kejutan, akan sangat terhibur menontonnya. Penasaran dengan investigasi Soo Hyeon selanjutnya? Ingin tahu fakta dari kejahatan ini?

The Road: The Tragedy of One (2021)
Rating: 
4.3/5

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram