bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review The Ritual (2017), Film Horror-Thriller

Ditulis oleh Dhany Wahyudi - Diperbaharui 17 September 2021

Sekelompok teman masa kuliah berkumpul kembali untuk melakukan perjalanan di sebuah hutan Swedia, kemudian bertemu dengan makhluk yang sadis dan selalu mengintai mereka. Rafe Spall membintangi film thriller menyeramkan yang diproduseri oleh Andy Serkis dan mengambil lokasi syuting di pegunungan Carpathian di Romania ini.

The Ritual adalah sebuah film horror supranatural yang merupakan adaptasi dari novel karya Adam Nevill yang terbit di tahun 2011. Film produksi Inggris ini pertama kali ditayangkan di Toronto International Film Festival pada September 2017 dan kemudian dirilis di Inggris oleh eOne Films pada 13 Oktober 2017, lalu Netflix membeli hak tayang untuk internasionalnya seharga $4,75 juta dan dirilis pada 9 Februari 2018.

Mungkin kita menduga jika film ini akan tampil seperti film horror pada umumnya dimana satu persatu karakternya tewas dimangsa makhluk misterius itu. Memang benar nyaris klise, tapi yang membuat kita penasaran adalah sosok makhluk misterius itu sendiri. Pastikan membaca review kami dahulu sebagai pengantar untuk menonton film yang menampilkan visualisasi mimpi yang menyeramkan ini.

Sinopsis

The Ritual
  • Tahun: 2017
  • Genre: Horror, Mystery, Thriller
  • Produksi: The Imaginarium, eOne Films
  • Sutradara: David Bruckner
  • Pemeran: Rafe Spall, Rob James-Collier, Arsher Ali

Lima sahabat berkumpul di sebuah pub untuk membahas rencana liburan mereka. Setelah selesai, Luke dan Rob mampir sebentar ke minimarket. Tidak disangka ternyata di sana sedang terjadi perampokan. Ketika para perampok ini memergoki keberadaan mereka, Luke bersembunyi sementara Rob ditodong oleh mereka. Akhirnya para perampok ini membunuh Rob karena tidak mau memberikan cincinnya.

Enam bulan kemudian mereka melakukan hiking di Kungsleden, Utara Swedia. Mereka meninggalkan barang-barang yang mengingatkan akan mendiang Rob di puncak gunung. Setelahnya, kaki Dom terkilir. Hutch menyarankan agar mereka memotong jalan melintasi hutan agar lebih cepat sampai ke kabin. Atmosfer seram melingkupi mereka ketika empat sahabat ini masuk ke hutan.

Malam itu hujan turun dengan sangat deras sekali. Mereka menemukan sebuah rumah kecil yang sepertinya sudah lama ditinggalkan penghuninya. Mereka memutuskan untuk menginap di sana. Keesokan paginya mereka terbangun dalam kondisi bingung karena masing-masing mengalami mimpi buruk. Dada Luke terluka dan Phil berada di depan patung seram di salah satu kamar rumah itu.

Melanjutkan perjalanan mereka tidak menemukan jalan keluar dari hutan dan terpaksa mendirikan tenda di antara pepohonan. Makhluk itu datang dan merusak tenda Hutch. Mereka terbangun dan tidak menemukan Hutch. Mereka mencarinya hingga tidak bisa menemukan jalan kembali ke tenda mereka di pagi harinya. Mereka terus berjalan dan menemukan Hutch tergantung di atas pohon.

Setelah mereka menguburkan Hutch, tiba-tiba Phil diseret oleh makhluk itu. Luke dan Dom harus bekerja sama menyelamatkan diri meski malam sebelumnya mereka bertengkar hebat. Saat berlari dari kejaran makhluk itu, mereka menemukan jalan yang diterangi obor menuju sebuah pemukiman. Mereka tidak sadarkan diri setelah dipukul oleh sekelompok orang.

Ketika terbangun, mereka menyadari jika akan dijadikan tumbal persembahan bagi makhluk buas itu. Dom menjadi yang pertama ditumbalkan. Luke mendapat penjelasan dari salah satu warga pemukiman jika makhluk itu adalah Jotunn, makhluk mitologi kuno yang didewakan. Luke kemudian berusaha membakar rumah itu dan menarik perhatian Jotunn.

Saat Jotunn mengamuk, Luke mengambil kapak dan berhasil melumpuhkan makhluk itu. Meski dihantui oleh halusinasi kesalahan masa lalunya, Luke berhasil keluar dari hutan itu dan berada di jalan raya. Erangan Jotunn yang murka terdengar dan Luke membalasnya dengan teriakan kemenangan.

Jalan Cerita yang Klise

Jalan Cerita yang Klise

David Bruckner adalah sutradara spesialis film horror yang baru melakukan debut solonya di The Ritual ini. Sebelumnya, Bruckner menyutradarai satu segmen dalam tiga produksi film horror anthology, yaitu The Signal (2007), V/H/S (2012), dan Southbound (2015). Meski terbilang baru, tapi pengarahannya di film ini sudah cukup baik dengan menampilkan kekuatan atmosfir menyeramkan di dalam hutan.

Faktor yang melemahkan film ini ialah jalan cerita yang terkesan klise. Kronologis tipikal film horror pun ditampilkan secara biasa. Contohnya, salah satu karakter mengalami luka yang menghambat perjalanan mereka? Ya, Dom melakukannya. Ada karakter yang macho tapi tewas duluan? Ya, itu Hutch. Menemukan kabin atau gubuk di tengah hutan? Tentu, di sinilah kengerian bermula.

Semua elemen itu adalah standard kisah horror yang sudah seringkali ditampilkan, dan film ini mengulangi semuanya dengan sempurna, tanpa inovasi. Bahkan ditemukannya pemukiman dengan para penghuninya yang memuja makhluk itu sudah bisa ditebak juga, karena kita menunggu siapa yang melakukan ritual sesuai judul film ini.

Jotunn, Makhluk Mitologi Nan Misterius

Jotunn, Makhluk Mitologi Nan Misterius

Tapi ada satu elemen yang tampil spektakuler di film ini, yaitu makhluk Jotunn yang diceritakan adalah makhluk mitologi dari zaman kuno yang didewakan. Mitologi bangsa Skandinavia ini memang tidak memiliki ciri fisik yang ditentukan, sehingga penggambarannya dalam setiap kehadirannya di dalam film dan media lainnya selalu berbeda. Terkadang digambarkan seperti dwarfs, elves, troll, dan raksasa.

Tampilan Jotunn di The Ritual yang awalnya misterius dihadirkan sangat mengerikan yaitu raksasa yang gesit dengan kepala seperti rusa dengan tanduk yang bercabang-cabang. Bagi yang pernah mengetahui budaya Skandinavia yang terkenal dengan tiga dewanya yaitu Odin, Thor dan Loki, maka sosok Jotunn sudah tidak asing lagi yang diceritakan adalah salah satu makhluk tertua di sembilan dunia itu.

Dihantui Kesalahan Masa Lalu

Dihantui Kesalahan Masa Lalu

Karakter Luke adalah sosok sentral dari film The Ritual ini. Luke masih dihantui rasa bersalah karena bersikap pengecut saat temannya harus tewas saat berhadapan dengan perampok. Kejadian ini kemudian diungkit oleh Dom yang menyalahkan Luke atas kematian sahabat mereka, dan perdebatan ini cukup sengit hingga nyaris memutuskan tali persahabatan mereka.

Beberapa malam di hutan, Luke selalu memimpikan hal yang sama yang memancing trauma atas rasa bersalahnya. Visualisasi halusinasi dalam mimpi ini menjadi kelebihan film yang ditampilkan dengan sangat rapi dan terlihat sangat nyata. Lewat mimpi-mimpi itu, Luke diminta untuk introspeksi diri dan mengakui kesalahan masa lalunya itu.

Pada dasarnya, rasa bersalah akan selalu menghantui jika kita tidak bertaubat atau meminta maaf kepada pihak yang kita rugikan. Tanpa kita sadari, kesalahan atau dosa ini mempengaruhi perjalanan hidup kita di dunia, terutama di akhirat nanti, tentu kita akan merugi karenanya. Segeralah meminta maaf kepada pihak yang kita rugikan dan meminta ampun atas dosa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

The Ritual memanglah sebuah film horror yang klise dimana tahap demi tahap jalan cerita bisa kita tebak dengan mudah. Meski tidak menawarkan sesuatu yang baru, tetapi setidaknya ada beberapa kelebihan yang dimiliki film ini, yaitu atmosfer mencekam yang dihadirkan dengan sangat baik, visualisasi mimpi yang mengerikan, dan penampakan Jotunn pada klimaks film yang cukup memukau.

Bagi para fans film horror, tentunya film ini tidak akan dilewatkan begitu saja. Film yang meraih Best Effects di British Independent Film Awards ini layak untuk ditonton, dan akan lebih asyik jika diputar di tengah malam, pasti atmosfer mencekamnya akan semakin mengerikan. Your darkest dream awaits you!

The Ritual
Rating: 
3/5

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram