bacaterus web banner retina

Review & Sinopsis The Princess Switch 3: Romancing the Star

Kisah mengenai putri kerajaan Montenaro, Margaret yang bertukar peran dengan seorang gadis bernama Stacy telah dikisahkan di dua film The Princess Switch sebelumnya. Pada film ketiganya, hal tersebut pun kembali terulang.

Namun kali ini Margaret dan Stacy akan sama-sama menyamar sebagai Fiona, sepupu Margaret yang menjadi karakter antagonis di film The Princess Switch sebelumnya. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Berikut review dan sinopsisnya!

Baca juga: Sinopsis & Review Romantic Princess, Kisah Manis Putri yang Hilang

Sinopsis

The Princess Switch 3 Romancing the Star_

Film The Princess Switch 3: Romancing the Star mengambil setting waktu setelah dua film sebelumnya. Menjelang natal, Ratu Margaret dan Putri Stacy tengah disibukkan dengan persiapan perayaan natal di Montenaro.

Pada perayaan tersebut, rencananya mereka akan menampilkan “bintang kedamaian”, sebuah simbol sakral dan bersejarah milik Vatikan yang dipinjamkan pada kerajaan.

Bintang Kedamaian itu pun dijaga dengan pengamanan yang ketat. Namun entah bagaimana, bintang itu hilang dan dicuri dari istana.

Margaret tak ingin memberi tahu polisi. Stacy kemudian memberi ide untuk mengambilnya kembali dengan bantuan seorang kriminal. Pikiran mereka kemudian tertuju pada Fiona, sepupu Margaret yang pada film sebelumnya menculik Stacy.

Fiona sedang menjalani masa hukumannya sebagai pekerja sosial di gereja. Margaret pun mendatangi gereja dan meminta agar Fiona bisa ikut bersamanya untuk liburan natal.

Suster kepala mengizinkannya namun Fiona harus segera kembali karena akan ada persidangan dari komite disiplin untuk Fiona tak lama lagi.

Fiona pun dibawa ke istana. Ia juga mengajak dua sahabatnya yang dulu sama-sama menjadi penjahat, Reggie dan Mindy.

Saat diberitahu jika Margaret memintanya untuk mencuri kembali Bintang Perdamaian, Fiona pun menemui Peter Maxwell, pria yang dulu dekat dengannya, seorang mantan interpol yang kini memiliki bisnis keamanan.

Dari penyelidikan Peter, diketahui bahwa Bintang Perdamaian tersebut dicuri oleh penjahat bernama Hunter Cunard. Peter pun merancang sebuah strategi untuk bisa mencuri Bintang Perdamaian kembali.

Mereka menyusun rencana untuk membuat Fiona bertemu Hunter hingga Fiona pun diundang ke pesta natal Hunter di rumahnya.

Setelah itu, mereka mulai berlatih dan melakukan simulasi untuk masuk ke sistem keamanan Hunter. Namun dari rencana yang disusun tersebut, disimpulkan bahwa hanya Fiona yang bisa menyusup dan mengambil Bintang Perdamaian di ruangan yang dijaga ketat.

Akhirnya, Margaret pun memutuskan jika ia akan menyamar menjadi Fiona dan menemui Hunter di ruang pesta. Margaret pun mulai berlatih untuk menjadi Fiona.

Di sisi lain, hubungan Fiona dan Peter juga semakin akrab. Namun Fiona seolah menghindari perasaannya pada Peter. Pada hari pesta digelar, semua tim pun bersiap di posisinya.

Margaret  yang menyamar sebagai Fiona berusaha mengalihkan perhatian Hunter di sepanjang pesta. Reggie dan Mindy bertugas mengawasi,

Sementara itu Stacy mendapat telepon dari suster kepala jika sidang komite disiplin untuk Fiona dipercepat malam itu. Stacy pun memutuskan untuk menyamar menjadi Fiona dan mendatangi sidang.

Tanpa diduga, apa yang dilakukan Stacy membuat para komite disiplin memutuskan untuk membebaskan Fiona dari hukuman kerja sosialnya.

Di pesta Hunter, Fiona dan Peter bertugas menyusup ke ruangan tempat Bintang Perdamaian dijaga. Keduanya berhasil mengambilnya, namun alarm keamanan segera berbunyi hingga membuat Reggie dan Mindy panik.

Mereka segera kabur dengan membawa bintang perdamaian di tangan Fiona dan meninggalkan Peter. Rupanya Peter telah menukar bintang yang dipegang Fiona dengan bola basket.

Setelah tahu Peter membawa kabur bintang tersebut, Margaret dan Stacy bersiap untuk menggelar konferensi pers perihal hilangnya Bintang Perdamaian.

Namun tanpa sepengetahuan mereka, Fiona mendapat pesan dari Peter untuk menemuinya. Saat bertemu, Peter memberikan bintang tersebut dan mempertemukan Fiona dengan ibunya.

Fiona yang sejak dulu tak dekat dengan sang ibu akhirnya saling bermaafan. Mereka pun kembali ke istana dan mengembalikan Bintang Perdamaian tersebut.

Di malam puncak perayaan natal, Bintang Perdamaian tersebut menghibur orang-orang saat menyala. Keluarga kerajaan berbahagia, begitu pula Fiona yang kembali bertemu Peter dan mengakui jika keduanya kini saling jatuh cinta.

Kisah Romantis dan Petualangan Berbalut Komedi

Kisah Romantis dan Petualangan Berbalut Komedi_

Masih sama seperti dua film sebelumnya, film berdurasi 106 menit ini masih mengangkat genre drama romantis berbalut komedi dan kisah petualangan.

Pada film ketiga ini, tema yang diangkat pun masih serupa dengan dua film terdahulunya, yaitu petualangan Margaret dan Stacy yang menyamar menjadi orang lain. Kali ini keduanya menyamar menjadi sosok Fiona.

Perubahan karakter Fiona dari film sebelumnya ini cukup menarik. Jika sebelumnya sosok Fiona digambarkan sebagai sosok antagonis yang menculik Putri Stacy, di film ini kita justru akan melihat sosok Fiona yang justru diceritakan sebagai pahlawan penyelamat Bintang Perdamaian dari penjahat.

Alur cerita film ini pun banyak dibumbui dengan komedi-komedi ringan yang akan membuatmu terhibur. Selain hiburan dari komedi, unsur roman pun tetap dimunculkan.

Di film ini, romansa yang diangkat lebih mengarah pada kisah cinta Fiona dan Peter. Sementara kisah cinta Margaret dan Stacy dengan suami mereka tak menjadi plot yang dominan.

Alur cerita yang berisikan kisah cinta, petualangan, dan komedi ini pun membuat film The Princess Switch 3: Romancing the Star terasa menjadi film yang cukup ringan untuk ditonton dan bisa menjadi pilihan tepat sebagai film untuk menikmati waktu bersantaimu.

Akting Vanessa Hudgens Perankan 3 Karakter Berbeda

Akting Vanessa Hudgens Perankan 3 Karakter Berbeda

Semenjak film pertamanya, aktris Vanessa Hudgens memang menjadi pusat perhatian dari trilogi film The Princess Switch ini.

Di film ketiga ini, Vanessa Hudgens kembali memerankan tiga karakter berbeda dalam satu film. Ia memerankan tokoh Ratu Margaret, Putri Stacy, dan Fiona yang masing-masing memiliki karakter berbeda.

Vanessa Hudgens pun mampu tampil berbeda saat ia menjadi Margaret, Stacy, atau pun Fiona. Ia tampak menjadi sosok yang begitu anggun saat berperan sebagai Ratu Margaret hingga menjadi karakter yang agresif saat memerankan tokoh Fiona.

Tak hanya penampilannya saja, gesture hingga suara ketiganya pun bisa ditampilkan Vanessa Hudgens dengan cukup berbeda.

Nuansa Megah Kerajaan di Sepanjang Film

Nuansa Megah Kerajaan di Sepanjang Film

Film The Princess Switch 3: Romancing the Star ini masih mengambil setting lokasi di sekitar kerajaan Montenaro yang menjadi tempat tinggal Ratu Margaret.

Oleh karena itu, di sepanjang film ini kita juga akan disuguhkan dengan banyak visual-visual indah dan glamour dari teknik sinematografi yang memperlihatkan kehidupan kerajaan.

Shot-shot istana yang megah hingga detail-detailnya akan banyak ditampilkan di film ini. Selain itu, nuansa glamour juga bisa kita nikmati dari kostum-kostum yang dikenakan oleh Ratu Margaret, Putri Stacy, dan para anggota kerajaan lainnya.

Itulah review dan sinopsis dari film The Princess Switch 3: Romancing the Star, film drama komedi romantis yang bisa menjadi rekomendasi tontonan di waktu santaimu.

Di film The Princess Switch 3 ini, siapakah karakter yang diperankan terbaik oleh Vanessa Hudgens menurutmu? Ceritakan di kolom komentar ya!

The Princess Switch 3: Romancing the Star
Rating: 
3/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram