Review dan Sinopsis Serial The Mandalorian Season 2

Ditulis oleh Yanyan Andryan
The Mandalorian Season 2
4.3
/5
PERHATIAN!
Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini.

Setelah menyelesaikan musim pertamanya dengan cukup sukses, The Mandalorian Season 2 menerima perhatian yang lebih karena menghadirkan karakter Jedi, Ahsoka Tano, dan Master Jedi Luke Skywalker. Kemunculan Luke di serial ini membuat The Mandalorian Season 2 berakhir sangat mengejutkan, sekaligus memunculkan berbagai macam pertanyaan tentang keberadaan dari sang Master Jedi tersebut.

Di musim keduanya ini, Mando akhirnya mempunyai tujuan pasti untuk Baby Yoda alias “The Child”, dan ia mesti mengantarkannya kepada Jedi Order. Selain itu, cerita di The Mandalorian Season 2 semakin menarik karena sejarah masa lalu The Child mulai diungkap, termasuk nama aslinya. Lalu, bagaimana keseluruhan cerita dari serial ini, berikut di bawah ini adalah sinopsis, dan ulasan selengkapnya.

Sinopsis

The Mandalorian Season 2
  • Tahun Rilis: 2020
  • Jumlah Episode: 8
  • Genre: Action, Adventure, Sci-fi
  • Rumah Produksi: Lucasfilm dan Walt Disney Studios
  • Sutradara: Jon Favreau, Peyton Reed, Bryce Dallas Howard, Carl Weathers, Dave Filoni, Rick Famuyiwa, dan Robert Rodriguez
  • Pemeran Utama: Pedro Pascal, Carl Weathers, Gina Carano, Giancarlo Esposito, Katee Sackhoff, dan Rosario Dawson.

Selepas berhasil melarikan diri dari kejaran Moff Gideon, salah seorang pimpinan sisa-sisa Galactic Empire (Kekaisaran), Mando alias Din Djarin kali ini mesti mencari kaumnya para Mandalorian untuk membantunya dalam menemukan Jedi. Mando, dan The Child lalu pergi ke Mos Pelgo yang ada di Planet Tatooine. Ia meyakini jika di tempat tersebut ada seorang Mandalorian yang masih bertahan hidup.

Namun, sesampainya disana, Mando hanya bertemu dengan seorang Marsekal bernama Cobb Vanth, yang kebetulan mengenakan baju besi Mandalorian. Cobb Vanth mengatakan jika ia membeli baju tersebut dari kelompok Jawas. Mando lalu memintanya untuk mengembalikan baju besi itu kepadanya karena ia bukanlah seorang Mandalorian, dan tidak berhak mengenakannya.

Cobb Vanth bersedia mengembalikannya, asalkan Mando mau membantunya untuk membunuh seekor Naga pasir bernama Krayt, yang selalu mengganggu kehidupan desanya. Singkat cerita, keduanya dengan dibantu oleh penduduk Mos Pelgo, serta Tuskan Raider berhasil membunuh sang naga.

Baju besi tersebut lalu dikembalikan kepada Mando. Namun, sang pemilik asli baju besi itu, Boba Fett, berada di lokasi yang sama dengan Mando. Sebagai seorang Mandalorian, Boba lalu mengikuti Mando untuk meminta bajunya itu kembali.

Selepas dari sana, Mando bersama The Child lalu mengantarkan “Frog lady” dan telurnya menuju bulan Trask. Mando mau tidak mau harus menjalankan pekerjaan tersebut karena sang Frog lady mengetahui keberadaan Mandalorian di bulan Trask.

Sesampainya di Trask, suami dari Frog Lady mengarahkan Mando ke sebuah penginapan lokal, di mana ia bisa menemukan informasi tentang kaumnya itu. Mando kemudian bertemu dengan seorang nelayan yang mengetahui informasi tersebut. Sang nelayan lalu mengajak Mando bersama The Child untuk ikut ke kapalnya.

Tanpa diduga, sang nelayan bersama anak buahnya, mendorong The Child ke dalam kolam berisikan ikan buas, dan menyergap Mando untuk melucuti baju besinya. Di saat itu juga, Mando, dan The Child diselamatkan oleh tiga orang Mandalorian, yang dipimpin oleh Bo-Katan Kryze.

Selanjutnya, Bo-Katan lalu mengajak Mando untuk bergabung dengan kelompoknya dalam misi mencuri sebuah pesawat Kekaisaran di Trask. JIka Mando menyetujuinya, Bo-Katan akan memberitahu lokasi Jedi yang ia cari. Pesawat tersebut lalu berhasil diambil oleh Bo-Katan dan anak buahnya untuk digunakan dalam upanya mengembalikan kejayaan Mandalore.

Sesuai dengan janjinya, Bo-Katan kemudian memberitahu kepada Mando bahwa ia harus ke Planet Corvus, dan ia bakal bertemu dengan seorang Jedi bernama Ahsoka Tano. Di lain sisi, Moff Gideon dengan Darksiber ditangannya tengah membangun sebuah pasukan droid yang kuat, dan tak terkalahkan. Ia lalu berhasil mempersiapkan pasukan droid Dark Troopers untuk menculik The Child dari Mando.

Petualangan Mando, dan Baby Yoda Masih Berlanjut

Petualangan Mando, dan Baby Yoda Masih Berlanjut

Musim kedua serial ini dibuka tanpa basa-basi, dan langsung membawa kita ke dalam inti ceritanya. Mando melanjutkan pencariannya dalam menemukan Jedi untuk mengembalikan Baby Yoda ke tempat yang seharusnya. Jon Favreau, yang mengarahkan episode pertama di musim kedua ini, mengatur sedemikian rupa agar kita yang menontonnya bisa tancap gas mengikuti perjalanan mereka.

Usahanya itu tidak buruk, dan malah langsung aktraktif sedari awal. Bagi kita yang sudah mengikuti musim pertama The Mandalorian, apa yang ditampilkan oleh Favreau menjadi pembukaan yang baik. Semuanya dilakukan tanpa bertele-tele, dan ceritanya pun tetap berada pada koridor yang jelas, hingga saling terhubung dari satu episode ke episode lainnya lewat arahan sutradara yang berbeda tentunya.

Selain perjalanan Mando dalam menemukan Jedi, di season kedua ini kita bakal lebih banyak melihat interaksi layaknya ayah dan anak diantara Mando dan Baby Yoda. Akhirnya juga, kita dapat mengetahui nama asli Baby Yoda yang ternyata bernama Grogu. Momen ketika nama aslinya diketahui terjadi sangat sederhana namun berbekas pada serial ini.

Sebelum nama aslinya diketahui, Mando sudah membangun ikatan yang kuat dengan Grogu. Di beberapa kesempatan, baik di musim pertama dan yang kedua, tak jarang Grogu kerap menyelamatkan Mando lewat kekuatan force miliknya. Ikatan yang dibangun dari musim pertama selanjutnya terbangun cukup hangat di serial ini. Kita akan banyak melihat momen-momen menyenangkan diantara mereka berdua.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram