bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review The Lovebirds, Terlibat Kasus Pasca Putus

Ditulis oleh Desi Puji Lestari - Diperbaharui 18 September 2021

Film komedi romantis Amerika yang dibintangi Kumail Nanjiani dan Issa Rae berjudul The Lovebirds ini sebenarnya dijadwalkan rilis di bioskop pada 3 April 2020. Namun, akibat pandemi Covid-10 yang mendunia, film produksi Paramount Pictures ini batal rilis dan akhirnya ditayangkan di Netflix pada pertengahan tahun 2020.

The Lovebirds berbeda dengan film komedi romantis kebanyakan. Film ini punya storyline yang ringkas dan tidak berbelit-belit. Bukan hanya itu, sang sutradara, Michael Showalter, juga berhasil “menyuntikkan” sensasi tegang dalam film ini. Seperti apa persisnya ketegangan yang dimaksud? Sebelum memutuskan untuk menontonnya, Anda bisa baca sinopsis serta review-nya terlebih dahulu berikut ini. Simak yuk!

Sinopsis

SinopsisSumber: ign.com
  • Tanggal/Tahun Rilis: 3 April 2020
  • Genre: Drama, Romantis, Komedi, Komedi Romantis
  • Produksi: Paramount Pictures, MRC, 3 Arts Entertainment, Quinn’s House
  • Sutradara: Michael Showalter
  • Pemain: Kumail Nanjiani, Issa Rae, Paul Sparks, Anna Camp, Kyle Bornheimer

Sepasang kekasih yang sudah menjalin hubungan selama kurang lebih 4 tahun mulai menemukan masalah. Keduanya, Jibran (Kumail Nanjiani) dan Leilani Brooks (Issa Rae) kerap berselisih paham tentang apa pun. Suatu hari mereka diundang menghadiri sebuah pesta yang diadakan oleh teman. Dalam perjalanan menuju ke sana, tanpa sengaja Jibran dan Leilani yang sedang bertengkar di dalam mobil, menabrak pengguna sepeda.

Sang pengguna sepeda terluka tapi menolak dibawa ke rumah sakit. Dia bersikeras melanjutkan perjalanan menggunakan sepedanya. Tak lama, secara tiba-tiba seorang pria asing datang mengaku sebagai polisi kepada Jibran dan memaksa untuk mengambil alih kemudi. Pria itu mengatakan bahwa lelaki bersepeda tadi adalah penjahat yang harus segera dikejar dan ditangkap.

Tanpa menaruh curiga kedua pasangan yang sebelumnya sudah memutuskan untuk berpisah ini mengikut kemauan sang pria asing, hingga akhirnya pria bersepeda berhasil didapatkan. Dia ditabrak dari belakang dan terjatuh. Keanehan terjadi ketika si pria yang mengaku polisi tersebut justru menabrakkan mobil berkali-kali ke tubuh pengendara sepeda. Kedua pasangan ini berfirasat bahwa pria itu bukan polisi.

Setelah mengetahui pria bersepeda tersebut sudah tidak bernyawa, polisi gadungan itu menggeledah sang mayat dan tampak kehilangan sesuatu. Dia lantas berbalik hendak menyerang Jibran dan Leilani yang masih berada dalam mobil menggunakan pistol. Beruntung dari jauh sirine mobil polisi terdengar sehingga pria itu segera melarikan diri.

Masih dalam keadaan kaget, Jibran dan Leilani tidak bisa segera berpikir, sementara mayat pesepeda masih ada di depan mobilnya. Tak lama dari situ sepasang pemuda dan pemudi melintas dan melihat mereka, seketika keduanya langsung menyimpulkan bahwa Jibran dan Leilani adalah penabrak pesepeda tersebut. Mereka segera melapor ke polisi sementara Jibran dan Leilani panik dan segera meninggalkan lokasi.

Cerita berlanjut ketika mereka menerima sebuah pesan masuk dari handphone pria pesepeda. Di sana tertulis janji untuk bertemu dengan seseorang bernama Edie (Anna Camp). Merasa bahwa mungkin dengan menemui Edie semua masalah mereka berakhir, keduanya memutuskan untuk memenuhi janji tersebut. Hal yang terjadi kemudian adalah mereka justru disandera oleh Edie dan suaminya Brett (Kyle Bornheimer).

Beruntung Jibran dan Leilani berhasil melarikan diri. Sebelum meninggalkan lokasi penyanderaan, meninggalkan Edie dan suaminya yang kewalahan, Jibran sempat memungut sesobek kertas berisi alamat dan nomor sepeda yang terjatuh. Beradu spekulasi, keduanya kemudian memutuskan untuk datang ke alamat yang tertulis di sobekan kertas tersebut.

Sesampainya di rumah yang terdapat pada alamat itu, Jibran dan Leilani menyusup masuk sebelum akhirnya terpergok oleh salah satu pemuda. Dari sana mereka mendapat informasi bahwa pria bersepeda itu bernama Tom. Tom merupakan seorang aktivis lingkungan dan pemuda tersebut bekerja padanya dengan cara mengisi amplop kemudian mengirimkannya pada orang kaya.

Dia melanjutkan bahwa Tom bekerja pada semacam klub yang berisi orang-orang berbahaya. Sementara pemuda tersebut sedang diinterogasi, polisi gadungan atau Mustache (Paul Sparks) juga tiba di lokasi. Lalu klub apa yang dimaksud? Bagaimana dengan keselamatan Jibran dan Leilani setelah keduanya mengetahui terlalu jauh masalah ini?

Komedi Romantis yang Menegangkan dan Lucu

Komedi Romantis yang Menegangkan dan LucuSumber: movieden.net

Jika Anda sedang butuh hiburan, butuh tertawa, The Lovebirds sangat direkomendasikan. Pada menit awal menonton film ini, Anda akan ikut tersenyum-senyum tipis mengikuti alur cerita yang penuh perasaan cinta, terutama karena Jibran dan Leilani berada pada fase pendekatan dan baru saja memulai hubungan.

Semakin masuk ke dalam cerita, Anda akan disuguhkan dengan kisah tentang sepasang kekasih yang tidak berhenti saling berargumen, mengatakan sesuatu yang alih-alih membuat emosi, justru terdengar lucu. Pertengkaran antara dua karakter dalam film ini berisi dialog-dialog yang cepat, kocak dan konyol.

Pada saat mereka berdua dalam keadaan yang sangat genting pun, interaksi antara mereka terasa ringan dan lucu. Meski begitu, inti cerita dalam film tetap dapat tersampaikan. Dialog-dialog penting tetap ter-highlight dengan baik. Jadi, Anda tetap bisa menikmati The Lovebird tanpa terganggu dengan tingkah karakternya yang menggelikan.

Alur Cerita Membuat Penasaran

Ketika menonton sebuah film, jalan cerita apa yang membuat Anda betah menontonnya hingga habis? Apakah benar karena plot-nya yang bagus atau hanya penasaran? Menyaksikan The Lovebirds Anda akan dapat keduanya. Premis film ini menarik, eksekusinya dijalankan dengan pas oleh para pemainnya, terakhir. Plot-nya juga berhasil membuat penasaran.

Dalam waktu kurang lebih 50 menit di awal, Anda masih diajak menyusun puzzle demi puzzle bersama Jibran dan Leilani. Anda masih terus dibuat penasaran mengenai permasalahan yang sesungguhnya mereka hadapi. Keduanya bertindak seolah-oleh sebagai seorang detektif yang mencoba mengikuti petunjuk. Alih-alih langsung melaporkannya ke polisi, keduanya memilih menghadapi sesuatu yang bisa jadi membahayakan. Namun, di sinilah letak keseruan film The Lovebirds.

Komunikasi Kunci Hubungan

Komunikasi Kunci HubunganSumber: deadline.com

Selain memberikan sensasi deg-degan, film ini punya pesan penting bagi banyak pasangan di luar sana, terutama pasangan-pasangan yang sedang mengalami masalah dengan hubungannya. Sebagai karakter yang diceritakan berpasangan, Jibran dan Leilani hampir tidak memiliki masalah yang berarti. Mereka hanya bosan sehingga membuat komunikasi antara keduanya tidak berjalan lancar.

Ketika dihadapkan pada situasi genting, terbukti mereka bisa menyelesaikan masalah dengan kompak. Sepanjang film keduanya digambarkan tidak berhenti bicara dan terus saling menimpali. Mereka berbagi ide, saling bekerjasama dan saling melindungi. Walau rasanya bising sekali, komunikasi antara mereka dapat kembali terjalin dan secara tidak langsung menjadi penyelamat bagi nyawa mereka masing-masing.

Chemistry Pemeran Utama yang Juara

Chemistry Pemeran Utama yang JuaraSumber: theverge.com

Film ini tidak melibatkan banyak karakter, tapi selama kurang lebih 1 jam 27 menit, Anda dijamin tidak akan bosan. Secara garis besar, plot utama The Lovebirds hanya dimainkan oleh Jibran dan Leilani yang masing-masing diperankan oleh Kumail Nanjiani dan Issa Rae. Mereka seperti dibebani tanggung jawab untuk menyukseskan jalan cerita. Beruntung, keduanya berhasil menampilkan chemistry yang sangat baik, sehingga film terasa sangat mengalir.

Sebagai pasangan, Kumail dan Issa menjiwai peran mereka masing-masing dengan pas. Issa sangat luwes berperan sebagai wanita yang cerewet, mandiri dan berani, sementara kemampuan akting Kumail juga meyakinkan sekali sebagai pasangannya. Duet mereka sebagai pasangan dalam film ini bisa membantu polisi memecahkan kasus yang rumit.

The Lovebirds karya sutradara Michael Showalter mendapat ulasan yang beragam dari para penonton dan kritikus, tapi sebagian besar memuji akting Kumail dan Issa. Penasaran ingin melihat aksi hebat dari pasangan berbeda latar belakang ini?

The Lovebirds
Rating: 
4.3/5

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram