bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review The Harder They Fall, Balas Dendam Sang Koboi

Seorang koboi buronan menyusun rencana balas dendam ketika musuh besarnya lepas dari penjara dan kembali ke kota lamanya. Dalam perjalanan, seorang sheriff ikut bergabung atas nama hukum.

Tapi tidak mudah bagi mereka untuk mendekati target yang dikelilingi oleh para koboi yang berhati bengis, tapi dendam masa lalu harus terbalaskan.

The Harder They Fall adalah film action dengan latar belakang zaman old west yang merupakan original film Netflix dan dirilis pada 3 November 2021 setelah sebelumnya tayang perdana di BFI London Film Festival pada 6 Oktober 2021 dan dirilis terbatas pada 22 Oktober 2021.

Film debut sutradara Jeymes Samuel ini menampilkan deretan bintang Afrika-Amerika ternama, antara lain Idris Elba dan Regina King.

Dikabarkan menggunakan bujet yang besar, film yang syutingnya dilakukan di New Mexico ini menjanjikan banyak adegan action yang mendebarkan. Siap berpetualang dengan para koboi ini? Simak review The Harder They Fall berikut sebelum menontonnya.

Baca juga: 10 Film Bertemakan Cowboy Terbaik Yang Mesti Ditonton

Sinopsis

The Harder They Fall_

Nat Love adalah buronan yang ingin menuntut balas dendam kepada orang-orang yang telah membunuh ayah dan ibunya waktu dia masih kecil, bahkan mereka meninggalkan luka di keningnya sebagai tanda.

Di sebuah gereja, dia berhasil membunuh salah satu pelakunya yang memiliki tattoo kalajengking di lengannya. Nat kemudian mengunjungi Stagecoach Mary yang menjadi penyanyi di sebuah saloon.

Sebagai mantan kekasih, Mary tidak ingin kembali kepada Nat. Bill dan Jim, anggota dari gang pimpinan Nat, melaporkan hasil penyergapan mereka atas hasil pencurian bank yang dilakukan oleh anak buah Rufus Buck. Tidak berapa lama, Sheriff Bass Reeves datang untuk menangkap Nat.

Dalam perjalanan menuju kantornya, Sheriff Bass melepaskan Nat dan mengajak untuk kerjasama dalam membekuk Rufus Buck dan komplotannya.

Mary, Bill dan Jim datang menyusul, dan mereka langsung menuju kota tempat Rufus berada setelah dirinya berhasil dibebaskan oleh Trudy Smith dan Cherokee Bill dari kereta api yang akan membawanya ke Yuma.

Selama Rufus ditahan, kepemimpinan Redwood City dipegang oleh rekannya, Wiley Escoe, yang memanfaatkan posisinya untuk meraup keuntungan pribadi dengan menggadaikan kota tersebut.

Saat Rufus kembali, dia mengusir Wiley dari kotanya setelah memukulnya habis-habisan. Wiley kemudian bertemu rombongan Nat dan bersedia membantu mereka.

Mary menawarkan diri untuk masuk ke kota itu duluan dengan rencana membeli sebuah saloon, tetapi rencananya ketahuan oleh Rufus yang mengakibatkan dirinya ditahan.

Tidak berapa lama, Nat dan kelompoknya menyusul Mary. Nat juga harus menjadi sandera jika ingin Mary tetap hidup. Setelah dipukuli, Rufus meminta semua uang miliknya sejumlah $25 ribu ditambah $10 ribu lagi dari Nat.

Untuk memenuhi tuntutan Rufus, Nat dan kelompoknya terpaksa harus merampok bank yang mereka lakukan di siang hari. Dengan mudah mereka berhasil menguras seluruh isi brankas di bank.

Wiley memasang dinamit di dua kereta kuda berisi uang untuk diserahkan. Salah satunya meledak duluan, sedangkan satu kereta lagi yang berisi uang meledak saat hendak diserahkan.

Baku tembak antara mereka dimulai setelah Jim dicurangi oleh Cherokee Bill dalam adu tembak. Mary mengejar Trudy untuk membalas penyiksaan yang telah dilakukan padanya, sedangkan yang lainnya berusaha mengalahkan musuhnya satu demi satu.

Akankah Nat bisa menuntaskan dendamnya kepada Rufus yang menyimpan rahasia tentang jati diri Nat? Penasaran? Tonton filmnya sampai habis, ya!

Penuh Adegan Action Spektakuler

Penuh Adegan Action Spektakuler

The Harder They Fall digadang-gadang sebagai film western terbaik yang diproduksi oleh Netflix hingga saat ini. Sehebat itukah film yang menjadi debut penyutradaraan musisi Jeymes Samuel ini?

Sebelum berjalan lebih jauh, sebaiknya kita mengenal sosok Samuel terlebih dahulu. Dia adalah musisi hip-hop asal Inggris yang biasa tampil menggunakan nama panggung The Bullits.

Adik dari penyanyi Seal ini pertama kali terlibat di dunia film saat menggarap musik untuk The Great Gatsby (2013) yang kemudian selalu membuat video klip lagu-lagunya dalam format film pendek.

Dari sinilah talenta penyutradaraannya mulai terasah, maka jangan heran ketika dia dipercaya untuk mengarahkan sebuah film, dia bisa menampilkan elemen visualnya dengan maksimal.

Dibantu kehandalan sinematografer asal Rumania, Mihai Malaimare Jr., kita disuguhkan tampilan visual yang cukup menakjubkan yang bisa membuat kita terhanyut ke dalam dunia koboi ini.

Pergerakan kamera yang bebas dan dinamis membuat sudut pandang kita terasa luas, apalagi ditambah dengan pencahayaan dari sinar mentari yang apik. Bisa dilihat hasilnya saat pertempuran final.

Cerita Sederhana Minus Intrik

Cerita Sederhana Minus Intrik

Meski elemen action-nya tidak terbantahkan, yang mengembalikan kenangan kita dengan film-film western klasik dan dua film cowboy karya Quentin Tarantino, Django Unchained (2012) dan The Hateful Eight (2015).

Film berdurasi 2 jam 10 menit ini memiliki alur cerita yang sederhana dengan satu tujuan saja, balas dendam! Untung saja, para karakternya diberikan kekuatan dan keunikan masing-masing yang membuat jalan cerita sedikit menarik meski tidak ada twist sama sekali.

Rahasia tentang jati diri Nat yang diungkapkan Rufus di akhir film, yang inginnya membuat twist, malah membuat akhir cerita menjadi sedikit hambar.

Kisah Cowboy Berirama Hip-Hop

Kisah Cowboy Berirama Hip-Hop

The Harder They Fall memiliki nilai artistic yang baik untuk film bergenre western. Selain adegan action yang keras dan cenderung sadis, sinematografi dan pergerakan kamera yang dinamis tapi tetap tidak meninggalkan kesan klasik.

Film ini pun dihiasi lagu-lagu dan musik hip-hop karya sang sutradara sendiri yang membuat film ini tampak seperti pentas opera. Selain itu semua, yang paling penting adalah film ini diisi oleh para aktor Afrika-Amerika papan atas yang saat ini menjadi komoditi panas Hollywood.

Sebut saja Idris Elba, Regina King yang baru sukses menyutradarai One Night in Miami… (2020), Lakeith Stanfield yang baru saja masuk nominasi Oscar lewat Judas and the Black Messiah (2021), dan aktor senior Delroy Lindo.

Tapi yang paling menyita perhatian ialah tokoh utama yang dibebankan kepada Jonathan Majors. Aktor ini baru naik namanya setelah berperan di dalam film indie The Last Black Man in San Francisco (2019) yang langsung menarik hati dan menjadi aktor favorit Barack Obama.

Majors juga sudah pernah tampil di Netflix dalam film Da 5 Bloods (2020) bersama Delroy Lindo dan Chadwick Boseman. Dari beberapa film yang sudah dia bintangi, Majors selalu menuai pujian atas performanya yang apik.

Dan kekuatan aktingnya ini dia tampilkan kembali di film The Harder They Fall dimana dia memenuhi durasi tampilnya dengan akting yang penuh emosional.

Kita harapkan karirnya akan semakin cerah kedepannya dengan berbagai proyek film dalam skala besar. Cerita film yang ditulis oleh Samuel dan Boaz Yakin ini memang fiktif, tapi beberapa karakter di dalamnya berdasarkan tokoh nyata yang pernah hidup di masa Old West.

Jangan pikirkan keakuratan film ini dengan sejarah, karena dunia western disini seolah berada di dunia alternatif, dimana koboi-koboi keturunan Afrika-Amerika lebih mendominasi daripada para koboi kulit putih.

Hasilnya, The Harder They Fall memang tidaklah memiliki cerita yang baik meski memiliki para karakter yang unik dan kuat.

Tapi dengan tampilan action yang penuh energi dan didukung sinematografi yang indah serta iringan musik Hip-Hop, membuat film yang dipenuhi para aktor papan atas ini layak dimasukkan ke dalam daftar film wajib tonton kita. Segera play di Netflix!

The Harder They Fall
Rating: 
3.6/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram