bacaterus web banner retina

Review & Sinopsis Star Wars Episode I - The Phantom Menace

Ditulis oleh Yanyan Andryan - Diperbaharui 19 September 2021

The Phantom Menace merupakan judul pertama dalam trilogi prekuel Star Wars, dan bisa dibilang menjadi babak awal untuk memulai saga Skywalker di dalam franchise Star Wars. Film ini juga berlatar 32 tahun sebelum peristiwa yang terjadi di trilogi aslinya, yakni di Star Wars Episode IV: A New Hope (1977), Episode V: The Empire Strikes Back (1980), dan Episode VI: Return of the Jedi (1983).

Dalam episode pertama film Star Wars ini, ceritanya bakal berpusat pada Jedi Master Qui-Gon Jinn, dan muridnya, Obi-Wan Kenobi. Keduanya mencoba melindungi Ratu Padmé Amidala dari Planet Naboo dengan harapan untuk mengamankan akhir damai dari perselisihan perdagangan antar planet.

Saat mereka berada di Planet Tatooine, Qui-Gon Jinn lalu bertemu dengan seorang anak yang mempunyai kekuatan Force sangat besar bernama Anakin Skywalker. Simak review dan sinopsis film Star Wars Episode I - The Phantom Menace berikut ini yuk!

Sinopsis

Sinopsis
  • Tahun rilis: 1999
  • Genre: Epic space-opera
  • Rumah produksi: Lucasfilm Ltd.
  • Sutradara: George Lucas
  • Pemeran utama: Liam Neeson, Ewan McGregor, Natalie Portman, Jake Lloyd, Ian McDiarmid, Anthony Daniels

Federasi Perdagangan mulai mengancam kedamaian di Republik Galaktik dengan bersiap melakukan invasi ke Planet Naboo. Pemimpin Republik, Kanselir Tertinggi Finis Valorum, mengutus ksatria Jedi Qui-Gon Jinn dan muridnya, Obi-Wan Kenobi, untuk bernegosiasi dengan seorang pejabat dari Federasi Perdagangan  bernama Nute Gunray.

Sementara itu, seorang Sith Lord bernama Darth Sidious memerintahkan Gunray untuk membunuh kedua Jedi tersebut. Para Jedi kabur ke Naboo, dan Qui-Gon Jinn berhasil menyelamatkan sebuah makhluk ras Gungan, Jar Jar Binks. Karena berhutang budi, Jar Jar membawa Jedi ke kota bawah laut suku Gung.

Jedi gagal membujuk pemimpin Gungan, Boss Nass, untuk membantunya melawan invasi Federasi Perdagangan. Mereka selanjutnya menyelamatkan Ratu Padmé Amidala, dan segera bergegas pergi menuju ibu kota Republik, Planet Coruscant. Akan tetapi, pesawat yang mereka tumpangi mengalami kerusakan, dan mesti mendarat di Planet Tatooine untuk melakukan perbaikan.

Qui-Gon Jinn, Jar Jar, droid R2-D2, dan Padme, yang sedang menyamar sebagai pelayan, mengunjungi pemukiman Mos Espa untuk membeli suku cadang pesawat yang baru. Mereka lalu bertemu dengan seorang pedagang, Watto, dan budaknya yang berusia sembilan tahun, Anakin Skywalker, seorang pilot dan insinyur berbakat, yang telah membangun droid protokol, C-3PO.

Di saat itu, Qui-Gon Jinn merasakan kehadiran Force yang kuat di dalam Anakin, dan yakin bahwa dia adalah “the chosen one”, yang ditakdirkan untuk memulihkan keseimbangan Force. Singkat cerita, Anakin meminta izin kepada ibunya, Shmi Skwalker, untuk pergi bersama Qui-Gon Jinn agar dilatih menjadi Jedi.

Saat akan kembali ke pesawat, Qui-Gon Jinn diserang oleh Darth Maul, murid Sidious, yang dikirim untuk menangkap Ratu Padme Amidala. Setelah duel lightsaber yang cukup singkat, Qui-Gon berhasil melarikan diri dengan yang lainnya. Akhirnya, Ratu Padme kembali ke Coruscant untuk mengajukan permasalahan yang terjadi kepada Senat Galaktik.

Di sisi lain, Qui-Gon meminta izin kepada Dewan Jedi untuk melatih Anakin sebagai Jedi, tetapi Dewan tersebut menolak, karena khawatir Anakin rentan terhadap sisi gelap dari the Force. Tidak gentar, Qui-Gon masih memegang sumpahnya untuk menerima Anakin sebagai murid barunya, dan menjadikannya sebagai Jedi.

Pembuka Saga Skywalker

Pembuka Saga Skywalker

Episode I - The Phantom Menace adalah salah satu film Star Wars yang cukup imajinatif, dan sepertinya lumayan mencengangkan pada masanya. Karena bertindak sebagai bagian pembuka atau prekuel dari trilogi asli Star Wars, film ini setidaknya cukup baik dalam memberikan jembatan wawasan untuk memahami apa yang terjadi di A New Hope (1977), The Empire Strikes Back (1980), dan Return of the Jedi (1983).

Film ini juga dirasa cukup menarik karena The Phantom Menace menampilkan karakter ikonik Obi-Wan Kenobi, Anakin Skywalker, Yoda R2-D2, C-3PO, serta yang lainnya. Lalu, sosok Anakin di episode pertama ini hanyalah anak-anak ceria penuh talenta, yang masih polos belum teracuni oleh sisi gelap “dark side” dari the force.

Sementara itu, semua cerita film Star War adalah opera ruang angkasa, dan selalu menyenangkan untuk dinikmati dari awal hingga selesai. Film ini pun masih terasa seperti itu, dan The Phantom Menace terlihat penuh kesenangan, terselip drama ala kadarnya, hingga penuh efek visual khusus yang mutakhir pada zamannya.

George Lucas berserta timnya memang harus diacungi jempol karena telah mengisi pemandangan The Phantom Menace dengan visual cukup indah lewat teknologi sinematografi yang tidak sehebat seperti sekarang. Dalam film ini, kita dapat melihat tempat-tempat imajinatif yang cukup keren mulai dari kota-kota bawah air, ruang Senat Galaktik, dan beberapa kota-kota di planet luar angkasa yang sangat futuristik.

Meski latar belakang film ini cukup mengagumkan, tapi karakter dalam The Phantom Menace berada dalam plot cerita yang sedikit lebih kompleks. Dialog-dialog yang dilontarkan oleh setiap karakter seperti terlalu datar, tanpa ekspresi yang memuaskan. Alur cerita di film ini pun tidak terlalu spesial sebenarnya, namun cukup baik dalam mengisahkan kronologi awal saga Skywalker yang melegenda di dunia Star Wars. 

Sosok Anakin Skywalker Diperkenalkan Cukup Baik

Sosok Anakin Skywalker Diperkenalkan Cukup Baik

Salah satu bagian paling menarik di dalam film ini adalah pertemuan pertama antara Jedi Master Qui-Gon Jinn (Liam Neeson) dan Anakin Skywalker (Jake Lloyd). Qui-Gon bertemu Anakin di sebuah toko tempat dia mencari suku cadang pengganti untuk pesawatnya yang rusak. Qui-Gon selanjutnya mendukung Anakin muda di sebuah lomba balapan, dan melakukan taruhan dengan Watto agar ia bisa mengambil Anakin dari tangannya.

Adegan perlombaan tersebut menjadi cukup menarik karena Qui-Gon merasakan konsentrasi yang tidak biasa dari the Force pada diri Anakin muda. Lewat keputusan yang cukup berani, Qui-Gon mengikuti nalurinya sebagai seorang master Jedi untuk membawa Anakin ke dalam pelatihan Jedi bersama dengan dirinya.

Walaupun pada akhirnya ia meninggal oleh Darth Maul, Anakin lalu berada dalam pengawasan Obi-Wan Kenobi (Ewan McGregor) sebagai muridnya. The Phantom of Menace kemudian memberikan pengenalanyang cukup mumpuni untuk memperlihatkan sedikit backstory dari Anakin Skywalker.

Sebagai seorang karakter yang antiklimaks, sosok ini pun pada akhirnya berubah dari bocah sembilan tahun yang menggemaskan menjadi Darth Vader yang kejam tanpa ampun. Pada episode selanjutnya, Anakin remaja diperankan oleh aktor asal Kanada bernama Hayden Christensen.

Sosok Anakin Skywalker adalah karakter penting dalam dunia Star Wars, dan film ini ia digambarkan cukup baik dengan karakternya yang sangat pintar, inovatif, dan pemberani. Pernikahannya dengan Padme Amidala kemudian melahirkan dua anak yakni Luke, dan Leia. Sejak kecil mereka sengaja dipisahkan, supaya terlindung dari Anakin yang berubah menjadi Darth Vader.

Leia selanjutnya diangkat anak oleh Senator Bail Organa, sedangkan Luke berada di Planet Tatooine di bawah pengawasan Obi-Wan, dan keluarga Lars. Ia pun tetap menggunakan nama belakang Skywalker.

Penampilan Darth Maul yang Berkesan

Penampilan Darth Maul yang Berkesan

Durasi 2 jam yang ditawarkan oleh film ini tidak akan terasa jika kita benar-benar menikmati keseluruhan jalan ceritanya. The Phantom Menace memang tidak terlalu menawarkan efek visual yang spektakuler seperti di tiga film Star Wars yang terbaru.

Namun, sajian sinematografi film ini masih tetap bisa dinikmati, apalagi ditambah dengan adanya cerita origin dari Anakin, yang membuat episode 1 ini layak untuk ditonton. Selain menampilkan beberapa karakter protaganis yang cukup populer, film ini juga menyuguhkan sosok Sith yang cukup ikonik, dan ia tidak lain tidak bukan adalah Darth Maul.

Karakter ini merupakan sosok yang bertanggung jawab atas kematian Master Jedi Qui-Gon Jinn. Di episode ini, Darh Maul diperlihatkan cukup bengis dengan membawa pedang lightsaber berwarna merah menyala. Walaupun bisa dikalahkan oleh Obi-Wan Kenobi, dan diduga “tewas” saat berhadapan dengannya.

Darth Maul nyatanya masih hidup karena ia muncul lagi di serial animasi Star Wars: The Clone Wars. Sosok ini pun nyatanya tidak hanya menjadi momok menakutkan di dalam alur cerita The Phantom Menace, namun juga di seluruh galaksi sebagai salah satu Sith yang kejam.

Star Wars Episode I - The Phantom Menace secara ringkasnya menjadi film pembuka yang apik bagi saga Skywalker maupun segala konflik yang terjadi di Galaksi. Film ini pun mampu memberikan pengenalan yang solid untuk karakter-karakter ikonik mulai dari Anakin, Padme, Obi-Wan, Qui-Gon, hingga Darth Maul.

Star Wars Episode I - The Phantom Menace
Rating: 
3.5/5

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram