bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Film Sightless, Wanita Buta yang Terperangkap

Bagaimana rasanya saat kita tiba-tiba menjadi buta dan kehilangan penglihatan? Semua terasa gelap dan kita tak akan pernah tahu siapa atau apa yang tengah berada di dekat kita. Teror semacam ini yang dialami oleh Ellen, karakter utama dalam film Sightless.

Bagaimanakah Ellen menjalani hari-harinya yang tiba-tiba gelap setelah matanya diserang dan membuatnya menjadi buta? Cerita selengkapnya bisa kamu saksikan dalam film berjudul Sightless. Berikut review dan sinopsisnya!

Sinopsis

sightless-1_
  • Tahun rilis: 2020
  • Genre: psychological thriller
  • Produksi: Particular Crowd / MarVista Entertainment
  • Sutradara: Cooper Karl
  • Pemeran: Madelaine Petsch, Alexander Coch, December Ensminger

Film Sightless mengisahkan tentang seorang pemain biola bernama Ellen Ashland yang menjadi buta setelah ia diserang oleh sosok yang tak diketahui.

Di rumah sakit, Ellen ditangani oleh para dokter dan juga perawat pria yang bernama Omar. Kakak Ellen yang berada di Jepang kemudian menitipkan Ellen untuk dirawat oleh seorang perawat pribadi bernama Clayton.

Clayton membawa Ellen ke sebuah apartemen yang menurutnya adalah perintah dari kakak Ellen. Sementara itu, kasus Ellen tengah ditangani oleh Detektif Bryce.

Di apartemen barunya, Clayton merawat dan mengajari Ellen agar terbiasa dengan kehidupan barunya. Clayton juga menjelaskan semua detail ruangan agar Ellen tak merasa kehilangan penglihatannya.

Ellen mulai menjalani kehidupan baru di apartemen dengan semua suara bising lalu lintas di bawahnya dan angin yang berhembus dari balkon. Setelah beberapa lama, Ellen mendengar suara pertengkaran antara pria dan wanita yang diduganya berasal dari kamar apartemen sebelah. Ia memberanikan diri untuk mengirim pesan ke kamar tersebut.

Wanita di kamar sebelahnya yang ternyata bernama Lana kemudian mendatangi Ellen. Ellen bisa merasakan jika Lana tertekan dan mengalami penganiayaan, namun Lana mengelak dan menghindari Ellen seolah menyembunyikan sesuatu.

Ellen mengatakan semua yang ia yakini pada Clayton. Namun Clayton mengatakan jika Lana dan suaminya hanya bertengkar dan Ellen tak perlu khawatir.

Ellen semakin menjadi paranoid. Ia sering merasa jika suami Lana menerornya karena ia hendak membantu Lana. Suatu malam, Ellen juga merasa ada orang yang masuk ke kamar untuk membunuhnya.

Clayton membantu Ellen untuk melaporkan hal tersebut pada Detektif Bryce. Namun Detektif Bryce mengatakan bahwa rekaman CCTV tidak menunjukan ada orang masuk ke kamar.

Detektif Bryce mengatakan bahwa semua paranoid yang dialami Ellen hanya berasal dari persepsinya. Merasa tidak ada orang yang mempercayainya, Ellen pun memutuskan untuk bunuh diri dengan terjun dari balkon kamarnya.

Namun bukannya tewas, Ellen justru terjatuh di sebuah ruangan kedap suara seperti studio. Ellen pun menyadari jika apartemennya selama ini palsu.

Suara bising lalu lintas yang ia dengar hanyalah rekaman yang diputar oleh pengeras suara. Begitu pula dengan angin yang berhembus nyatanya hanya berasal dari blower.

Ellen pun kembali ke atas dan mulai menyelidiki apa yang terjadi. Saat Clayton datang, Ellen pun menyadari jika Clayton telah bermain peran menjadi semua orang yang ia temui selama ini.

Clayton selama ini berpura-pura menjadi dokter, perawat Omar, suami Lana, dan juga menjadi Detektif Bryce. Saat ada kesempatan, Ellen pun memukul kepala Clayton hingga pingsan.

Lana kemudian datang menemuinya. Ellen akhirnya tahu jika Lana adalah adik Clayton dan itu adalah rumah mereka. Ellen mengajak Lana untuk keluar, namun Lana yang ketakutan menolaknya.

Lana memberi tahu sebuah lubang ventilasi yang bisa menjadi jalan keluar untuk Ellen. Ellen menemukan lubang tersebut dan ia mengendus sebuah cairan yang baunya mirip dengan cairan yang disemprotkan ke matanya hingga membuatnya buta. Ellen pun menyadari jika Clayton lah yang telah menyerangnya hingga buta.

Clayton yang sadar kembali menangkap Ellen. Ia pun mengungkap jika masa mudanya sempat putus asa saat ibunya meninggal dan ayahnya mengurungnya.

Lana sang adik kemudian sering memutar musik Ellen yang membuatnya terobsesi dengan Ellen. Ellen yang marah kemudian menyemprotkan cairan yang ia temukan ke mata Clayton hingga membuatnya kesakitan.

Setelah Clayton tak bisa melihat, Lana menuntun Ellen untuk keluar dari rumah tersebut. Ellen pun kembali menjalani kehidupannya sebagai pemain biola dan kembali menjalani pertunjukan-pertunjukannya.

Jangan Percaya dengan Visual yang Kamu Lihat!

sightless-2_

Film berdurasi 89 menit ini memiliki konsep visual yang cukup unik karena bisa berubah sesuai dengan persepsi dan apa yang diyakini oleh tokoh utama, Ellen. Misalnya saja saat Clayton membawa burung berwarna hijau dan ia mengatakan pada Ellen jika warnanya adalah biru muda, maka burung itu akan berubah menjadi warna biru muda.

Begitu pula dengan orang-orang yang datang ke apartemen Ellen. Ketika Ellen mengira yang datang adalah Clayton misalnya, maka kita sebagai penonton pun akan melihat sosok Clayton di layar. Namun saat Ellen menyadari jika yang datang adalah suami Lana, maka sosok Clayton tadi pun tiba-tiba akan berubah menjadi sosok suami Lana.

Sebagai penonton, kita seolah akan mengikuti persepsi yang dipikirkan oleh Ellen. Oleh karena itu, jangan langsung percaya dengan visual yang ditampilkan dalam film ini sebelum karakter utama kita mengetahui kebenarannya.

Ditambah dengan sinematografi yang cenderung gelap, konsep inipun membuat film terasa semakin menegangkan dengan teror yang bisa ikut kita rasakan.

Alur Cerita yang Hanya Berkutat di Satu Tempat

sightless-3_

Seperti visualnya yang mengikuti persepsi Ellen, seluruh alur cerita dalam film ini pun tampaknya hendak mengajak penonton untuk mengikuti dunia Ellen.

Dari awal hingga akhir film Sightless ini, kita hanya akan melihat cerita yang terjadi di satu tempat saja, yaitu apartemen Ellen. Hal ini membuat kita ikut merasakan bagaimana menjadi Ellen yang terkurung di satu tempat.

Namun meski hanya mengandalkan satu setting tempat saja, film Sightless mampu menampilkan alur cerita yang menarik dengan konflik yang perlahan terus memuncak hingga kita melihat sebuah plot twist yang cukup menarik.

Sama seperti Ellen, kita pun baru akan mengetahui mengenai apa yang terjadi saat persepsi Ellen mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

Akting Madelaine Petsch Perankan Wanita Buta

sightless-4_

Karakter utama dalam film ini, Ellen Ashland diceritakan mengalami kebutaan sejak awal film. Tokoh Ellen ini diperankan oleh aktris Madelaine Petsch. Tentu tak mudah untuk memerankan karakter seorang tuna netra, namun Madelaine Petsch bisa dibilang memerankan tokoh Ellen si wanita buta ini dengan cukup baik.

Madelaine memerankan tokoh Ellen dengan baik hingga kita sebagai penonton pun akan ikut bersimpati dengan Ellen, seorang pemain biola ternama yang kehidupannya harus terenggut tiba-tiba.

Selain berperan menjadi tuna netra, Madelaine juga mampu menyampaikan bagaimana rasa ketakutan dan putus asa yang dialami tokoh Ellen melalui aktingnya.

Itulah review dan sinopsis dari film Sightless, film thriller yang mengisahkan tentang seorang wanita buta dan terperangkap dengan orang jahat dan berpura-pura merawarnya. Mari beandai-andai apabila Ellen Ashland adalah kita, apakah yang akan kita rasakan? Ceritakan di kolom komentar ya!

Sightless
Rating: 
3/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram