bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Drama Misteri Riverdale Season 2

Ditulis oleh Suci Maharani R - Diperbaharui 16 Juni 2021

Kembali di musim kedua, Riverdale membuka awal kisahnya dengan kasus penembakan terhadap Fred Andrews. “Black Hood” yang kini menjadi mimpi buruk, membuat Archie berusaha mati-matian untuk balas dendam dengan bantuan “Red Circle”. Di sisilain kehidupan Jughead semakin berekembang, karena kini Serpents akhirnya berada di genggamannya.

Hadir dengan ceritanya yang lebih gelap dengan berbagai kejutan yang membuat banyak orang merasa tegang. Di musim kedua ini kita akan dibuat tegang setiap episodenya dan membuka tabir di setiap karakternya. Kira-kira apa saja sih yang akan terjadi di Riverdale Season 2 ini? Kamu bisa mengetahuinya informasi lengkapnya dibawah ini.

Sinopsis

Sinopsis
  • Tanggal Penayangan: 11 Oktober 2017 -16 Mei 2018
  • Genre: Drama, Misteri
  • Jumlah Episode: 22 Episode
  • Pemain: KJ Apa, Lili Reinhart, Camila Mendes, Cole Sprouse, Marisol Nichols, Madelaine Petsch
  • Sutradara: J. B. Moranville
  • Produksi: Berlanti Productions
  • Jaringan Penayangan: The CW
  • Negara: Amerika

Setelah Fred Andrews menjadi korban penembakan yang dilakukan oleh seorang pria yang disebut “The Black Hood” Archie mengalami trauma. Archie tidak bisa hidup tenang karena mengalami ketakutan akan datangnya Black Hood untuk memburunya. Archie mulai mencari cara untuk mengatasi si pria jahat bermata hijau yang ia percaya sedang berburu korban selanjutnya di Riverdale.

Riverdale menggila dengan ketegangan yang dibuat oleh Red Circle untuk melawan Black Hood. Belum lagi Jughead bergabung dengan Serpent yang membuat pertarungan sendiri dengan Ghoulies. Di sisi lain, Betty mulai mendapatkan berbagai ancaman hingga akhirnya ia dihubungi oleh Black Hood. Betty semakin tertekan karena ia dijadikan boneka dan harus mencari siapa para pendosa yang layak untuk dihukum.

Lalu titik terang mulai muncul ketika kebenaran mengenai pembunuhan keluarga Conway terungkap. Black Hood adalah salah satu putra keluarga Conway yang bekerja sebagai tukang bersih-bersih di SMA Southside. Dibalik semua kemelut yang ada, Hiram Lodge berhasil memanipulasi keluarganya agar bisa menguasai seluruh Southside.

Hiram membuat suasana kota menjadi the new Gotham, dengan berbagai pertikaian dan pertumpahan darah. Di sisi lain, Betty dan kawan-kawannya mengetahui bahwa Black Hood masih hidup dan terus mengancam kota. Kecurigaan Betty tidak salah, pasalnya berkat informasi dari Cheryl ia akhirnya mengetahui bahwa ayahnya adalah “The Black Hood”.

Riverdale berada dalam ancaman besar, permainan Hiram, pertarungan Serpents dan Ghoulies dan Black Hood terjadi bersamaan. Akibat permainan kotor, Hermione dan Veronica hampir terbunuh akibat di rumahnya. Kebohongan Hiram membuat Veronica akhirnya berhenti menjadi anak berbakti dan memilih berada di pihak Fred Andrew dan Southside. Sementara itu Jughead menyerahkan dirinya pada Penny dan Ghoulies, demi mencegah pertumpahan darah di Riverdale.

Setelah segala ketegangan, Hal Cooper akhirnya dijebloskan ke penjara dan Jughead mulai pulih pasca pengeroyokan Ghoulies. Seluruh siswa SMA Southside melakukan aksi solidaritas agar tidak ada lagi anak yang terusir. Betty Cooper akhirnya mengucapkan selamat tinggal pada ayahnya dan menjamin bahwa ia tidak mewarisi dark gen seperti ayahnya. Namun kebahagiaan berakhir ketika Archie ditangkap atas pembunuhan.

Malaikat Maut yang Ada di Antara Baik dan Buruk

Malaikat Maut yang Ada di Antara Baik dan Buruk

Seluruh masalah di musim kedua ini adalah mengungkap tabir siapa sebenarnya “The Black Hood” ini? Saya tahu bahwa si psikopat bermata hijau ini senang membunuh para pendosa yang tinggal di kota. Ia menggunakan pidato Betty Cooper di akhir musim pertama sebagai awal mula dimulainya game pembantaian ini.

California memiliki zodiac killer yang hingga detik ini identitasnya tidak pernah diketahui oleh masyarakat. Seperti yang dikatakan oleh Jughead di episode awal, Black Hood adalah seorang serial killer lainnya. Seiring berjalannya serial ini, kita tahu pasti bahwa Black Hood ingin membuat Riverdale bersih dan kembali kejalan yang lurus. Hal ini sejalan dengan pidato Betty Cooper, namun cara yang digunakan tentu bukanlah cara terbaik.

Selama menonton drama seri ini, saya sempat berfikir mungkin Riverdale ingin kita menikmati tebak-tebakan dengan serial Killer. Saya sempat mengira bahwa Black Hood sudah memiliki list pendosa yang pantas untuk dibunuh. Semakin dalam, kita paham bahwa Riverdale menyimpan banyak kisah-kisah mengerikan di dalamnya.

Lalu kenapa Black Hood memilih Betty sebagai bonekanya? Karena secara tidak langsung ia memang terlibat. Dimana kakek Betty, Rose Blossom dan petinggi lainnya telah mengeksekusi orang yang salah dengan tuduhan pembantaian keluarga Conway. The Black Hood tahu bahwa satu-satunya cara untuk membuat Riverdale kembali kejalan yang benar adalah dengan mengeksekusi para pendosa.

Namun yang paling saya suka dari serial ini adalah, plot twist yang tidak pernah disangka sama sekali. Pasalnya saya mengira di episode 9, black hood telah mati dan mengakhiri permainan malaikat mautnya. Namun permainan sesungguhnya baru benar-benar saja di mulai, Riverdale harus dalam keadaan siaga. Akibat permainan motornya, Hermione dan Veronica hampir terbunuh akibat permainan kotor Hiram. 

Kebohongan Hiram membuat Veronica akhirnya berhenti menjadi anak berbakti dan memilih berada di pihak Fred Andrew dan Southside. Sementara itu Jughead menyerahkan dirinya pada Penny dan Ghoulies, demi mencegah pertumpahan darah di Riverdale. Setelah segala ketegangan, Hal Cooper akhirnya di jebloskan ke penjara dan Jughead mulai pulih pasca pengeroyokan Ghoulies

Seluruh siswa SMA Southside melakukan aksi solidaritas agar tidak ada lagi anak yang terusir. Betty Cooper akhirnya mengucapkan selamat tinggal pada ayahnya dan menjamin bahwa ia tidak mewarisi dark gen seperti ayahnya. Namun kebahagiaan berakhir ketika Archie ditangkap atas pembunuhan yang di set oleh Hiram Lodge.

Kenapa Hal Cooper bisa menjadi “The Black Hood”

Kenapa Hal Cooper bisa menjadi “The Black Hood”

Let's we deliver the profile, Black Hood bertujuan untuk menghukum para pendosa dengan cara membunuh mereka. Black Hood secara perlahan mulai mencari informasi yang terkubur dalam-dalam bersama para tetua Riverdale. Ia menjadikan Betty Cooper sebagai boneka untuk membongkar aib keluarga Blossom-Cooper dimasa lalu.

Di episode 21, kita akhirnya diberikan kejelasan mengapa Hal Cooper adalah Black Hood yang sebenarnya. Betika Betty berpidato ia mengatakan “kita harus melakukan lebih baik”, perkataan inilah yang menjadi dorongan utamanya. Belum lagi kenyataan bahwa kakek Betty memulai aksi “penghapusan dosa” terlebih dahulu di masa lalu.

Dimana kakek Betty membunuh saudaranya Blossom dan mengganti identitasnya menjadi Cooper. Keluarga Conway yang mengetahui hal itu akhirnya dieksekusi, sedangkan Hal memanipulasi Svenson untuk menjadi Black Hood. Hal mengatakan bahwa ia memiliki sisi gelap dalam dirinya yang sama dengan ayahnya terdahulu. “Kota ini telah menjadi tempatnya para pendosa, maka dari itu para pendosa harus mati”.

Dari hal ini, kita tahu bahwa Hal Cooper menjadikan trauma masa kecilnya sebagai dorongan utamanya. “Kita harus melakukan lebih baik” adalah janji yang sering ia katakan kepada ibunya dan tertanam dalam alam bawah sadarnya. Selain itu Hal Cooper adalah seorang narsistik, terlihat bagaimana ia begitu percaya diri dengan menyuruh Alice merekam pengakuannya. Bagaimana Hal Cooper merasa bangga dengan pembunuhan yang ia lakukan atas nama penebusan dosa.

Cheryl Blossom si Kuda Hitam di Season 2

Cheryl Blossom si Kuda Hitam di Season 2

Cheryl Blossom mungkin tidak memiliki banyak bagian di musik kedua Riverdale ini. Tapi pada akhirnya Cheryl lah yang menjadi kunci utama yang membantu Betty menemukan siapa Black Hood yang sebenarnya. Cheryl juga yang berhasil membantu Serpents untuk bisa lolos dari serangan sherif Minetta.

Cheryl Blossom yang diperankan oleh Madelaine Petsch terlihat seperti remaja yang penuh kegilaan. Apalagi saat Cheryl dengan dinginnya membakar Thornhill yang menyebabkan ibunya dilarikan ke rumah sakit. Sifat Cheryl yang terkesan membingungkan antara membantu teman-temannya atau mencari keuntungan untuk dirinya sendiri, sangat wajar.

Pasalnya Cheryl sedang dimasa yang sangat rumit mengingat keluarganya yang hancur berantakan setelah kebenaran kematian Jason. Cheryl mulai menunjukkan siapa dirinya, menunjukkan banyak kepercayaan diri dan keberanian. Setelah keluar dari Sister of Quiet Mercy dan mengancam Penelope Blossom dengan tubuh penuh darah sambil mengarahkan api lilin.

Cheryl Blossom mulai menghilangkan rasa bersalah dan menyalakan api kemarahan dalam dirinya. Cheryl Blossom dengan panahnya berhasil membuat takut Black Hood dan Ghoulies. Berkat jasanya, Serpents mendapatkan jaket kehormatan ular berwarna merah. Harus diakui bahwa dari semuanya, karakter Cheryl Blossom selalu menjadi yang paling kuat.

Season 2: Waktunya Setiap Karakter Menemukan Jati Dirinya

Season 2: Waktunya Setiap Karakter Menemukan Jati Dirinya

Riverdale season pertama merupakan kesuksesan, tapi saya lebih menikmati Riverdale Season 2. Hal paling menonjol dalam musim kedua ini adalah bagaimana Jughead, Archie, Betty dan Veronica berkembang. Jughead mulai mengenali bahwa dirinya adalah bagian dari “Serpents”, baik ia menginginkannya atau tidak. Jughead berhasil mengikuti seluruh ritual agar ia bisa diterima sebagai salah satu “Serpents”.

Betty Cooper dibuat hilang arah dengan berbagai ancaman dan teka-teki yang sedang dimainkan oleh “The Black Hood”. Betty justru menjadi bonekanya dan membuat pidatonya di musim pertama berjalan di jalan yang salah. Namun Betty Cooper berhasil melawan balik dan membuat Black Hood mulai hilang kendali.

Archie Andrews dari si pria cupu di sekolah berubah menjadi seorang pria yang menjadi pimpinan “Red Circle”. Bisa dipahami perubahan Archie dipengaruhi post trauma penembakan ayahnya dan ketakutan akan Black Hood yang makin berani membunuh. Archie juga mulai memiliki pandangannya sendiri mengenai banyak hal termasuk Hiram Lounge.

Veronica si putri dari kerajaan Lounde mulai membuktikan dirinya bahwa ia adalah salah satu bagian dari Lounge. Meski sempat masuk dalam perdaya ayahnya, Veronica dengan tegas membantah dan melawan kedua orang tuanya. Veronica juga semakin dewasa dan menjadi orang yang lebih bijak dalam menanggapi apapun yang terjadi disekitarnya.

Riverdale Season kedua ini saya rasa memiliki cerita yang sangat kuat dan sangat terarah. Ada beberapa plot twist yang akan membuat kamu merasa kaget dan semakin gusar. Meski begitu, Riverdale tidak semenakutkan drama misteri lainnya, tapi cukup menegangkan.

Riverdale Season 2
8 / 10 Bacaterus.com
Rating

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram