bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Film Pasutri Gaje, Polemik Soal Momongan

Ditulis oleh Gerryaldo
Pasutri Gaje
3
/5
PERHATIAN!
Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini.

Sudah cukup lama ya tidak melihat Bunga Citra Lestari tampil di layar lebar setelah film terakhirnya yang berjudul My Stupid Boss 2 di tahun 2019. Kini wanita yang akrab dipanggil Unge itu kembali aktif dalam film barunya yang berjudul Pasutri Gaje karya sutradara Fajar Bustomi, dan beradu peran lagi dengan aktor Reza Rahadian.

Kisah dalam film ini sendiri diangkat dari webtoon berjudul sama karya Annisa Nisfihani; menceritakan tentang usaha pasutri muda untuk mendapatkan seorang anak. Usaha mereka banyak menemukan kendala, meski demikian rasa percaya mereka membuat keduanya yakin kalau kelak mereka akan jadi orangtua.

Sinopsis

Pasutri Gaje_Poster (Copy)

Lima bulan pacaran, Adimas (Reza Rahardian) memberanikan diri untuk melamar kekasihnya Adelia (Bunga Citra Lestari) yang punya ayah super galak, Oom Idris (Indro Warkop). Mendengar hal itu, Oom Idris segera melaksanakan sebuah misi untuk menilai Adimas layak atau tidak untuk jadi menantunya.

Misi tersebut akhirnya dimenangkan oleh Adimas, namun untuk membuat Oom Idris tidak kehilangan muka di depan Adelia dan rekannya yang sedang berkunjung, Meka (Arifin Putra), Adimas mengalah dan membuat Oom Idris ‘menang’ dalam misinya sendiri. Melihat pengorbanan Adimas, Oom Idris pun merestui pernikahan mereka.

Kehidupan bau Adimas dan Adelia sebagai pasangan suami istri pun dimulai. Mereka mulai mencicil untuk membeli rumah dan segala perabotannya. Adelia sangat senang sudah bisa menjadi seorang istri dan tidak sabar untuk menjadi seorang Ibu. Namun Adimas meminta untuk menunda karena banyaknya biaya yang akan dikeluarkan.

Adimas dan Adelia yang sama-sama merupakan anggota PNS (Pegawan Negeri Sipil) di Kecamatan tidak memiliki banyak uang dan tabungan, hal inilah yang menjadi masalah utama mereka menunda anak karena ada prioritas lain yang sudah mereka jalankan lebih dulu. Mendengar hal tersebut, Adelia merasa kecewa tapi tak mengapa. Ia menurut saja.

Cerita pun berpindah pada Meka yang merupakan rekan kerja Adimas dan Adelia. Ia merupakan pria tampan yang disukai oleh seorang apoteker bernama Ningsih (Zsazsa Utari). Ning, panggilannya, selalu caper apabila Meka sedang mampir ke apoteknya. Sayangnya Ning tidak tahu bahwa Meka naksir teman kerjanya sendiri, Linda (Nadine Ames).

Pengalaman sama juga terjadi pada seorang staf minimarket bernama Rani (Kiky Saputri). Rani menyukai Adimas saat mereka pertama kali bertemu di toko. Rani tidak tahu kalau Adimas sudah menjadi suami orang, sehingga ia menganggap kalau Adimas adalah jodohnya dan Rani mengejar-ngejar Adimas.

Satu waktu, Oom Idris meminta semua keluarganya berkumpul. Hal ini sangat ditakutkan oleh Adimas karena ia pasti ditanya soal anak dan kehidupan rumah tangganya. Melihat Adimas cemas, Adelia mencoba untuk membuat suaminya itu untuk relaks. Ia mengajak Adimas ngobrol banyak hal untuk mendistraksi rasa cemasnya.

Obrolan itu termasuk masalah Adelia telat datang bulan 2 minggu. Adimas lantas keburu senang karena mengira Adelia tengah mengandung. Hal ini berdampak panjang, sebab saat kumpul keluarga, Adimas mengatakan bahwa istrinya itu sedang hamil di depan Oom Idris dan anggota keluarga lainnya. Ini membuat Oom Idris senang.

Sayangnya Oom Idris tidak tahu kalau itu tidak benar, karena begitu Adelia melakukan tes, ia sama sekali tidak hamil. Sayangnya gembar gembor Adelia hamil sudah santer ke semua orang. Bahkan di kantor pun semuanya mengucapkan selamat pada Adelia. Jelas hal tersebut membuat Adelia pening dan membuat Adimas merasa bersalah.

Tidak ingin urusannya menjadi panjang, Adimas pun segera melakukan klarifikasi bahwa Adelia belum hamil dan mengaku ia terlalu cepat untuk memutuskan. Oom Idris yang mendengar hal itu murka bukan main. Ia sangat kecewa pada Adimas dan Adelia, dan hal itu juga memicu pertengkaran di rumah tangga keduanya.

Adelia pun jadi lebih sering overthinking, ia khawatir kelak Adimas akan selingkuh darinya karena Adelia tidak bisa memberikan keturunan. Rasa khawatir itu menjadi semakin nyata ketika Adelia memergoki Adimas yang sedang menghibur teman sekolahnya, Mer (Baby Jovanca). Salah paham pun terjadi membuat Adelia kabur dari rumah.

Kini Adimas bingung harus berbuat apa, ia mencoba menjelaskan namun Adelia sudah kepalang marah. Ia pun mencoba menceritakan itu pada Meka, juga Pak Camat (Tarzan). Keduanya mengatakan bahwa Adimas harus lebih peka terhadap Adelia, dan harus menjemput Adelia pulang dari rumah Ayahnya yang ganas itu.

Mengumpulkan keberanian, Adimas pun mendatangi rumah Oom Idris untuk mengajak Adelia pulang. Namun di sana tidak ada Adelia, dan Oom Idris pun dibuat bingung. Ternyata Adelia kabur ke kost Ningsih, ia hanya ingin menakut-nakuti Adimas, tapi tidak menyangka kalau suaminya itu berani menghadapi sang Ayah.

Adelia pun leleh, dan meminta Adimas menjemputnya pulang. Adimas pun meminta Meka membantunya, untuk menjemput sang istri di kediaman Ningsih. Sesampainya di sana, ia menemukan Adelia dan segera memeluknya. Adimas meminta maaf atas segala yang terjadi dan ia berjanji untuk lebih giat menjalani program untuk kehamilan istrinya. 

Tanpa tahu kalau ternyata Adelia memang benar-benar hamil! Ningish lah yang pertama kali sadar kalau Adelia sudah telat datang bulan selama 2 bulan penuh. Adelia sebenarnya tahu akan hal itu, namun ia terlalu takut untuk melakukan tes, karena masih teringat kejadian sebelumnya. Mengetahui Adelia hamil, Adimas senang bukan main!

Kini Adimas bisa dengan bebas dan benar-benar mengabarkan bahwa istrinya itu tengah mengandung buah hati mereka. Seluruh teman-teman Adelia dan Adimas juga ikut senang mendengarnya. Oom Idris apalagi! Ia dan sang istri juga kakak Adelia beserta suami, menyambut kabar itu dengan bahagia.

Plot Bercabang

Pasutri Gaje_Plot (Copy)

Selama hampir 2 jam, kita akan dibawa pada banyak tokoh yang selain tokoh utama yakni Adelia dan Adimas. Ada Meka dan kisah cintanya yang rumit bersama Linda juga Ningsih, ada Rani yang cintanya bertepuk sebelah tangan, ada Mer teman sekolah Adimas yang tiba-tiba muncul dan banyak tokoh lainnya.

Hal tersebut membuat fokusnya terpecah, padahal dari awal film; pengembangan kisah Adelia dan Adimas untuk mendapatkan momongan bisa dibilang cukup oke, namun semakin lama film dimulai, para penonton dipaksa untuk mengerti jalan cerita Meka dan kawan-kawan. Meski demikian film ini cukup menghibur kok.

Jokes Bapak-Bapak

Pasutri Gaje_Jokes (Copy)

Banyak sekali jokes yang dilempar namun berujung garing karena mengusung konsep jokes bapak-bapak yang membuat kita harus berpikir dulu baru paham maksudnya apa. Tidak salah sih sebenarnya mengingat beberapa pemain dalam film Pasutri Gaje ini merupakan aktor dan aktris yang tidak terjun sama sekali dalam bidang komedi.

Malah Indro hanya jenaka di awal cerita saja, bahkan sekelas Tora Sudiro yang sudah bisa dibilang cukup mengerti komedi pun tak melempar jokes atau guyon yang bisa bikin gelak tawa sedikit pun. Hanya sebatas cameo, that’s all. Bagi kalian yang merasa pendapat ini salah mengingat film ini bukannya film komedi, bebas-bebas saja ya!

Cringe

Pasutri Gaje_Cringe (Copy)

Para penonton yang rasa humornya seperti saya, mungkin akan menganggap film ini cringe habis. Pasalnya karakter Unge dibuat manja total, Reza Rahadian yang dipaksa ‘lucu’ lewat ekspresi muka, suara dan gerak tubuh, hingga aktor Arifin Putra jadi tiba-tiba bisa dansa bersama Zsa Zsa yang juga dibuat manja ala-ala orang Korea.

Meski ada beberapa poin yang membuat esensi ‘sedih’ (karena tokoh utama sulit mendapatkan anak) dalam film ini hilang, kerja keras Fajar Bustomi bisa dibilang cukup oke; tidak begitu mengecewakan. Bagi kalian yang ingin melihat Reza Rahadian dan Bunga Citra Lestari kembali dalam satu frame, maka Pasutri Gaje bisa jadi pilihan kalian.

cross
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram