bacaterus web banner retina
Bacaterus / Review Film / Sinopsis & Review Padiwarada, Perjodohan yang Tak Lekang Zaman

Sinopsis & Review Padiwarada, Perjodohan yang Tak Lekang Zaman

Ditulis oleh Desi Puji Lestari - Diperbaharui 11 Mei 2021

Padiwarada atau Padiwaradda atau The Loyal Wife merupakan serial dari Thailand yang tayang pada 2016 lalu. Serial ini berkisah tentang anak angkat yang bersedia dijodohkan dengan lelaki pilihan keluarganya. Konflik perasaan antara karakter utama menjadi menu utama serial ini.

Padiwarada disutradarai oleh King Somching Srisupap. Ia dibintangi aktor dan aktris muda serta senior Thailand seperti James Jirayu Tangsrisuk, Ranee Campen dan beberapa lainnya. Ketika menonton serial ini, siap-siap saja sekaligus terpesona oleh ketampanan dan kecantikan para pemainnya ya!

Sebelum benar-benar memutuskan untuk marathon, ada baiknya Anda membaca sinopsis serta review-nya di bawah ini. Setelahnya baru bisa memutuskan akan menontonnya atau tidak. Serial yang berasal dari Thailand ini bisa menjadi alternative lain saat Anda bosan dengan drama Korea atau China lho! Masih meragukannya? Simak ulasan berikut ini!

Sinopsis

Sinopsis Padiwarada
  • Tanggal Penayangan: 13 Januari 2016 – 25 Februari 2016
  • Genre: Drama, Romance, Fiction, Thriller
  • Jumlah Episode: 14 Episode
  • Pemain: James Jirayu Tangsrisuk, Ranee Campen, Mint Nutwara Vongvasana, Mam Jintara Sukapat
  • Sutradara: King Somching Srisupap
  • Penulis: Khun Bouy Nanthawan
  • Produser: King Somching Srisupap
  • Jaringan Penayangan: Ch3Thailand/Channel 3
  • Negara: Thailand

Seorang bayi perempuan dibuang kedua orangtuanya lalu dirawat oleh sepasang suami istri bernama Tan Jao Khun Bumruongprachakit (Kob Songsit Rungnopakunsi) dan Khun Ying Pankae (Tong Savitree Samipak). Dia tumbuh sebagai gadis yang cantik, pintar dan baik hati. Gadis tersebut bernama Rin Rapee (Ranee Campen).

Rin terbiasa dengan statusnya sebagai anak angkat. Dia tidak menunjukkan rasa kecil hati kepada saudara-saudaranya. Pasalnya mereka juga memperlakukan Rin dengan baik. Sebaliknya, Rin justru menyadari posisinya sehingga dia tidak pernah bertingkah melewati batas.

Sementara itu seorang pemuda bernama Saran (James Jirayu Tangsrisuk) tengah menjalin asmara dengan Duangsawad (Mint Nutwara Vongvasana). Saran yang berprofesi sebagai deputy sheriff tersebut ingin menikahi gadis yang dicintainya. Sayang niat baik untuk meresmikan hubungan tidak bersambut.

Duang menolak lamaran Saran dengan alasan telah dijodohkan oleh kedua orangtuanya. Duang tidak ingin menjadi anak durhaka dengan melawan permintaan tersebut. Saran yang terlanjur sakit hati membuang kotak cincin dan menyeburkan dirinya ke laut. Beruntung seseorang segera datang menyelamatkan nyawanya.

Semula kedua orangtua Duang merestui mereka. Namun, semenjak ayah Saran meninggal dan usahanya bangkrut, mereka berubah pikiran. Keluarga Duang ingin menikahkan anaknya dengan keluarga kaya. Saran tidak ada dalam rencana.

Suatu hari sebelum Saran menyeburkan diri ke laur, sang ibu memperlihatkan sebuah cincin bermatakan ruby. Wanita tersebut mengatakan bahwa cincin yang dia perlihatkan memiliki pasangan berupa kalung. Kalung yang dimaksud berada di rumah keluarga Bumruongprachakit. Tuan Bumruong dan ayah Saran diketahui merupakan teman baik.

Sang ibu meminta Saran mengingat nama Tuan Bumruong sebab ayah Saran sudah menjodohkan putranya dengan putri dari keluarga Bumruong sejak kecil. Pemuda tersebut tentu saja menolak sebab dia sudah punya kekasih.

Padiwarada

Saran yang selamat dari peristiwa di laut, berubah menjadi dingin. Pemuda itu lebih banyak murung. Melihat anaknya menjadi begitu, sang ibu gelisah. Dia lantas mengatakan bahwa cara tercepat dan terbaik untuk sembuh dari patah hati adalah jatuh cinta lagi. Sang ibu kemudian mulai menghubungi keluarga Bumruong melalui surat.

Menerima surat dari ibu Saran, Tuan Bumruong gelisah. Dia terlihat bingung akan menjodohkan Saran dengan anak gadisnya yang mana ketika dua putri kandungnya sudah memiliki pilihan hidup. Hingga akhirnya, sang ibu angkat meminta Rin untuk mau menerima perjodohan yang dilakukan ayah angkatnya dulu.

Merasa memiliki hutang budi terhadap keluarga Tuan Bumruong, Rin menerima permintaan sang ibu. Sang ayah angkat yang semula menolak, mengingat Rin bukan putri kandung mereka, akhirnya menerima. Rin melakukan ini untuk menyelamatkan dan menenangkan kegelisahan kedua orangtua yang sudah merawatnya sejak kecil.

Akankah pernikahan antara Saran dan Rin berjalan lancar? Bagaimana hidup Rin setelah ini? Nasib gadis baik tersebut berikut konflik-konflik setelahnya menjadi plot utama cerita Padiwarada ini. Jika penasaran dengan kelanjutan ceritanya, Anda bisa mulai menonton episode pertama.

Gadis Baik Hati Sebagai Tokoh Utamanya

Gadis Baik Hati Sebagai Tokoh Utamanya

Serial Padiwarada atau judul lainnya The Loyal Wife memiliki cerita yang cocok bagi Anda penggemar karakter-karakter manis sebagai tokoh utamanya. Sifat Rin yang lemah lembut, baik hati dan penurut memang mudah menarik simpati banyak penonton. Rasanya setiap konflik yang dia alami, turut membuat kita sakit hati.

Dalam serial ini, Rin adalah anak angkat yang tidak lupa dengan asal-usulnya. Dia beruntung sebab dididik dan diperlakukan dengan baik. Untuk membayar semua kebaikan yang sudah dia terima, gadis tersebut bahkan rela dijodohkan dengan pria yang tidak dikenalinya. Niat Rin melakukan itu semata hanya untuk membalas budi keluarga angkatnya.

Cinta Tumbuh Seiring Waktu

Cinta Tumbuh Seiring Waktu

Siapa yang bisa menerima begitu saja ketika mengetahui bahwa dirinya telah dijodohkan atau harus menikah dengan orang pilihan orang lain? Jika Anda ada di posisi Saran, rasanya pasti akan bereaksi hal yang sama. Terlebih Saran baru saja dikecewakan oleh kekasihnya.

Saran yang mungkin masih butuh waktu untuk menerima kenyataan pahit, harus dipaksa kembali menerima kenyataan yang menurutnya tidak masuk akal: dijodohkan. Dalam serial ini, diceritakan pertemuan antara Saran dan Rin untuk pertama kali pun tidak memberi kesan baik bagi keduanya.

Rin harus menunggu di stasiun selama beberapa lama namun tak juga ada yang datang menjemput. Sehingga ibu Saran yang pergi menjemputnya. Begitu sampai di rumah, Saran justru menodongkan pistol padanya dan merasa sudah ditipu. Sambutan yang seperti itu pasti mengagetkan siapa pun, termasuk Rin.

Namun, ketika cerita berlanjut, sang sutradara serial ini tak lupa menyelipkan bumbu-bumbu romantis antara Rin dan Saran. Rasa cinta perlahan mulai tumbuh di hati keduanya. Sifat Rin yang lemah lembut bisa mengalahkan kerasnya hati Saran. Ketika menyaksikan Saran dan Rin mulai jatuh cinta, Anda akan ikut terbawa bahagia.

Baca juga: Drama Thailand Terbaru yang Wajib Ditonton

Tema Perjodohan yang Tak Lekang oleh Zaman

Tema Perjodohan yang Tak Lekang oleh Zaman

Serial Padiwarada yang tayang pada 2016 lalu ini secara garis besar mengangkat tema perjodohan. Pernikahan yang dirancang dan menyebabkan konflik perasaan antara dua orang sepertinya masih menjadi ide cerita yang laku keras di pasaran. Serial ini membuktikan bahwa tema perjodohan tidak lekang oleh zaman.

Kenyataannya meski memiliki pola yang sama, perjodohan – pertentangan – jatuh cinta sungguhan, serial Padiwarada sangat berdaya tarik. Para penonton terbius oleh jalan ceritanya yang bitter but sweet. Karakter Saran yang dingin sebab terluka karena cinta, dipertemukan dengan Rin yang hangat dan lembut. Siapa yang tidak penasaran dengan kelanjutan ceritanya?

Diperankan Aktor dan Aktris Berbakat

Diperankan Aktor dan Aktris Berbakat

Serial Padiwarada bisa sukses memikat hati banyak orang karena beberapa faktor. Plot cerita, karakter dan chemistry antara tokoh adalah elemen-elemen penyokong kesuksesan yang dimaksud. Bukan hanya itu, cerita dalam serial ini juga dimainkan oleh aktris dan aktor berbakat kebanggaan Thailand.

Dengan wajah rupawan dan akting yang mengundang pujian, James Jirayu Tangsrisuk serta Ranee Campen berhasil beradu akting memerankan dua karakter utama dalam serial ini. Keduanya diketahui merupakan aktor dan aktris muda Thailand yang sudah menelurkan banyak serial dan film.

James misalnya, setelah sukses berperan sebagai Saran dalam Padiwarada, aktor kelahiran tahun 1993 ini kembali menuai keberhasilan dalam beberapa serial, di antaranya Buang Hong (2017), Nueng Dao Fah Diew (2018), Game Sanaeha (2018) dan Krong Karm (2019). Sama halnya dengan Ranee Campen.

Ranee Campen merupakan aktris berdarah Thailand – Inggris yang sudah berkarir di industri hiburan Thailand sejak beberapa tahun lalu. Serial-serial yang dibintanginya sebagian besar mendapat sambutan hangat. Sebut saja serial Bpoop Phaeh Saniwaat (2018) dan Krong Karm (2019) yang kembali dia mainkan bersama James.

Beberapa alasan di atas berikut sedikit sinopsis Padiwarada rasanya cukup membuat Anda penasaran. Terlebih jika Anda termasuk penikmat cerita romansa benci jadi cinta. Kalau begitu kapan mau mulai nonton episode satu dari serial ini? Jangan lupa siapkan cemilan ya!

Padiwarada
7.5 / 10 Bacaterus.com
Rating

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram