bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review One Spring Night, Cinta Segitiga yang Rumit

One Spring Night merupakan serial drama yang awalnya tayang di MBC mengisi slot drama Rabu-Kamis jam 21.00 KST. Sutradara Ahn Pan Seok menggandeng penulis Kim Eun untuk meramu ceritanya.

Kisah dalam serial drama sepanjang 32 episode ini mengikuti Yoo Ji Ho (Jung Hae In) dan Lee Jeong In (Han Jimin) yang tak sengaja bertemu dan terlibat dalam percintaan yang rumit. 

Baik Ji Ho dan Jeong In sudah merasakan ketertarikan di hati masing-masing. Hanya saja mereka tidak leluasa, bahkan tidak bisa membiarkan perasaan tersebut berkembang.

Jeong In berstatus pasangan Kwon Gi Seok (Kim Joo Han), sedangkan Ji Ho mempunyai masa lalu yang suram. Bagaimana kisah perjalanan cinta mereka? Semuanya akan disajikan dalam sinopsis dan ulasan di bawah ini.

Baca juga: Sinopsis & Review Drama Korea Our Beloved Summer

Sinopsis

  • Tahun Rilis: 2019
  • Genre: Romance, Drama
  • Produksi: JS Pictures
  • Sutradara: Ahn Pan Seok
  • Pemeran: Han Jimin, Jung Hae In

Kerumitan hubungan mereka dimulai saat di suatu pagi Jeong In bangun dengan tergesa-gesa untuk pulang. Malam sebelumnya ia minum-minum di apartemen temannya, Song Yeong Ju (Lee Sang Hee).

Keesokan paginya ia terbangun dengan kepala yang berat. Ketika sedang menunggu taksi, Jeong In melihat sebuah apotek yang sudah buka.

Ia bermaksud untuk mencari obat untuk meringankan pusing di kepalanya. Yoo Ji Ho, apoteker yang bertugas di apotek tersebut sebenarnya sedari tadi sudah memperhatikan Jeong In yang terhunyung-hunyung.

Ji Ho sudah bisa menebak apa yang Jeong In butuhkan: obat pengar. Ia pun memberikan obat yang diminta Jeong In. Namun, ketika hendak membayar, Jeong In sadar bahwa dompetnya tertinggal di rumah Yeong Ju.

Dengan rasa malu tapi gengsi untuk terlihat buruk di depan Ji Ho, Jeong In meminta no rekening sang apoteker agar ia bisa membayar obat yang ia beli nanti. Kejadian tersebut rupanya berkembang menjadi hubungan yang tidak boleh dilanjutkan.

Jeong In mempunyai pacar yang telah dikencaninya selama bertahun-tahun, yaitu Gi Seok. Namun, hubungan mereka kian hari kian hambar.

Selama empat tahun ini hubungan mereka tidak pernah ada kemajuan, dan itu membuat perasaan wanita itu menjadi redup. Terlebih lagi ayah Gi Seok tidak merestui mereka. Imbasnya, Jeong In dan Gi Seok kerap bertengkar setiap kali bertemu.

Ketika wacana pernikahan diangkat, Jeong In malah semakin enggan. Ia sudah tidak sejalan lagi dengan Gi Seok.  Terkait pernikahan, ia sebenarnya punya pendirian sendiri.

Jeong In belajar dari pengalaman kakaknya, Lee Seong In (Lee Seo In), yang tidak bahagia menikah dengan lelaki yang tidak dicintainya.

Kegagalan pernikahan Seong In membuatnya sangat berhati-hati dalam memilih pasangan. Baginya, kebahagiaan adalah yang paling utama.

Ia tidak peduli dengan latar belakang dan kondisi pasangannya. Dan ketika bertemu dengan Ji Ho, ia merasa menemukan sosok yang tepat.

Jeong In pun mengajaknya untuk menjadi teman. Namun, Ji Ho tidak bisa menerimanya sebab ia adalah ayah tunggal bagi seorang anak berusia 5 tahun. Fakta ini membuatnya terkejut tapi perasaannya sudah terlanjur tertambat pada Ji Ho.

Status ayah tunggal yang disandang Ji Ho dan pengalaman cinta yang menyakitkan di masa lalu membuatnya tidak mau melangkah lebih jauh dengan Jeong In, meskipun ia memang tertarik pada wanita itu. Terlebih ia adalah pacar dari seniornya di kampus, Gi Seok.

Jeong In dan Ji Ho pun terjebak dalam perasaan masing-masing yang semakin hari semakin besar. Keduanya sempat ingin memilih mengikuti perasaan masing-masing. Namun, mereka, terutama Ji Ho, tidak bisa mengabaikan penilaian orang di sekitarnya.

Kisahnya Berfokus pada Ji Ho dan Jeong In

Kisahnya Berfokus pada Ji Ho dan Jeong In

One Spring Night adalah sebuah drama yang mengusung genre romantis. Kisah dalam drama ini sepenuhnya berfokus pada perjalanan cinta segitiga antara Ji Ho - Jeong In – Kwon Gi Seok (Kim Joon Han). Maka tidak heran jika dalam drama ini tidak ada pendalaman latar belakang keduanya.

Penonton hanya diberikan gambaran bahwa One Spring Night merupakan sebuah drama dengan muatan kisah mellow yang membuat penonton memikirkan masak-masak tentang sebuah pernikahan.

Sang sutradara tidak memasukan unsur-unsur lainnya. Drama dengan pace cukup lambat ini banyak memuat idealisme Jeong In dan keputusasaan Ji Ho dimana ia tidak bisa berbuat apa-apa dengan rasa cintanya yang semakin membuncah.

Selain itu, ketakutan Gi Seok akan kehilangan Jeong In yang semakin hari semakin jauh darinya pun ditampilkan dengan mendetail.

Mapan VS Nyaman

pan VS Nyaman

One Spring Night tidak hanya menampilkan akhir yang bahagia untuk Jeong In dan Ji Ho. Namun, sebelum itu, mereka mengalami proses yang panjang dan berliku yang menguras emosi.

Dan muatan emosi ini seolah mengajak penonton untuk merenung kembali tentang makna pernikahan. Ahn Pan Seok selaku sutradara yang menggarap drama ini dengan detail mengangkat gejolak batin yang dirasakan oleh Jeong In.

Sutradara kawakan dengan jam terbang tinggi ini banyak memperlihatkan bagaimana proses yang dialami oleh Jeong In dalam memilih pasangan hidupnya.

Jeong In dibuatnya menjadi karakter yang melawan pepatah yang mengatakan bahwa menikah harus memperhatikan kemapanan. Karakter Jeong In yang tegas memperlihatkan bahwa ada pertimbangan lain, yakni kenyamanan dan kebahagiaan yang wajib diperhitungkan.

Peran Ji Ho yang Kontroversial

Peran Ji Ho yang Kontroversial

Dari sekian banyak drama yang telah dibintangi Jung Hae In, One Spring Night adalah drama yang sangat menantang. Menantang tidak hanya harus memperlihatkan adegan baku hantam atau tembak-tembakan, melainkan karakter yang kontroversial pun tergolong menantang.

Karakter Yoo Ji Ho yang diperankan Jung Hae In salah satu contohnya. Pasalnya Ji Ho membuat para penonton terbagi menjadi dua kubu, kubu yang pro Ji Ho dan kubu kontra Ji Ho. 

Dari berbagai ulasan mengenai drama ini yang condong ke kubu kontra, karakter Ji Ho dianggap sebagai perusak hubungan orang. “Kenapa karakter utamanya dibuat sebagai orang ketiga di hubungan orang lain?” kira-kira begitu ekspresi keheranan penonton yang tidak menyukai karakter Ji Ho.

Suara dari kubu yang pro terhadap karakter Ji Ho berkata bahwa hubungan Jeong In dan Gi Seok memang sudah lama redup.

Ji Ho kebetulan muncul dan membuat Jeong In goyah. Jadi, bukan Ji Ho yang salah, melainkan hubungan mereka saja yang memang sudah tidak bisa diperbaiki.

Saya punya suara sendiri terhadap karakter Ji Ho. Secara pribadi saya tidak berada di kedua kubu tersebut. Tapi saya lebih memuji kelihaian penulis cerita memberikan pengembangan cerita dan latar belakang yang kontroversi untuk karakter utamanya.

Karakter utama seperti ini mengingatkan saya pada drama Something In The Rain a.k.a Pretty Noona Wo Buys Me Food dimana karakter Seo Joon Hee yang diperankan oleh Jung Hae In mengalami alur yang sama seperti dalam drama ini yang membuat penonton bereaksi heboh.

Dan menurut saya, cerita yang berhasil memunculkan beragam komentar sampai membuat penonton terpecah adalah salah satu indikasi yang menunjukan bahwa penulis cerita berhasil membawa penonton hanyut ke dalam kisahnya.

Stigma Orang Tua Tunggal di Korea

Stigma Orang Tua Tunggal di Korea

One spring Night adalah drama dengan muatan romansa yang kental. Secara keseluruhan, drama ini memang mempunyai jalan cerita dengan pace yang lambat.

Untungnya, pengambilan gambar dan visual drama ini dibuat dengan latar musim semi yang indah. Hal ini menjadi unsur menyenangkan di sela-sela kisah Ji Ho-Jeong In yang selalu didera masalah.

Terlepas dari hal itu, ada yang menarik dari kisah yang diangkat oleh penulis cerita Kim Eun dalam drama ini. Sebagian dari kita mungkin akan mengerutkan dahi ketika Gi Seok berkata bahwa masa depan Ji Ho akan suram karena ia berstatus ayah tunggal.

Memang kenapa dengan status ayah tunggal? Pertanyaan tersebut mungkin terlintas di pikiran kita. Yang dimaksud Gi Seok adalah bahwa Ji Ho akan kesulitan menemukan orang baru sebab sangat sedikit orang wanita yang mau menjalin hubungan dengan pria yang punya anak.

Rupanya kultur di Korea berbeda dengan kultur di negara lain. Di Negeri Ginseng sana, status single father sering dianggap sebagai sosok yang tidak bertanggung jawab.

Terlepas dari alasan yang menyebabkan mereka menjadi orang tua tunggal, mereka kerap diragukan kecakapannya dalam mengurus rumah tangga.

Karakter Yoo Ji Ho yang diperankan Jung Hae In menggambarkan realita ayah tunggal yang nyaris  hampir kehilangan kepercayaan dirinya karena statusnya dan stigma di masyarakat.

Kamu pencinta drama dengan genre seperti ini? One Spring Night berarti harus masuk ke daftar tontonanmu. Sebelum resmi dimainkan oleh Han Jimin, karakter Lee Jeong In sebelumnya ditawarkan kepada Son Ye Jin.

Namun, akhirnya Han Jimin-lah yang mengambil perannya. Dengan siapa pun Jung Hae In beradu peran, rasanya itu tidak jadi soal.

Aktor dengan penampilan yang terlihat awet muda itu selalu bisa membawakan perannya dengan luar biasa. Han Jimin pun demikian.

Ia dikenal sebagai aktris yang selalu total dalam mengerjakan proyek yang dipercayakan kepadanya. Melihat keseluruhan drama ini, tidak heran jika ratingnya bagus. Ceritanya jarang diangkat tapi dikemas dengan apik.

One spring Night
Rating: 
3.7/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram