bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Natsume Yujin-cho The Movie: Ephemeral Bond

Dikenal juga dengan judul Gekijouban Natsume Yuujinchou: Utsusemi ni Musubu yang merupakan sebuah film anime adaptasi dari shoujo manga karya Yuki Midorikawa. Konon film ini merupakan sebuah karya masterpiece dari Yuki Midorikawa. 

Film yang diproduksi oleh Shuka dan Aniplex ini perdana tayang pada 29 September 2018 di Jepang. Pembuatan filmnya sendiri dipantau langsung oleh Yuki, terutama untuk naskahnya.

Film anime ini hadir dengan hasil yang luar biasa sehingga membuat para penggemar serial manganya pasti senang dengan hasil filmnya. Dari pada berlama-lama berikut ini sinopsis dan review film anime Natsume Yujin-cho The Movie: Ephemeral Bond.

Film ini menceritakan tentang seorang pemuda bernama Natsume yang memiliki kemampuan untuk ‘melihat’ roh. Tapi kemampuan dan sebuah warisan yang diberikan padanya membuat dirinya sibuk. Karena ia selalu dikejar-kejar oleh hantu yang meminta namanya dikembalikan, atau ingin merebut sebuah ‘buku persahabatan’ miliknya.

Sinopsis

sinopsis_

Natsume memiliki kemampuan melihat roh sejak kecil karena diturunkan oleh neneknya, Reiko. Hal ini mengakibatkan dirinya kesulitan memiliki teman ketika kecil, bahkan dianggap aneh, tidak hanya oleh teman-temannya tapi oleh beberapa kerabat yang pernah merawat dirinya. Oleh karena itu, ketika sudah remaja ia menyembunyikan kemampuannya itu dari teman-temannya.

Banyak roh jahat yang selalu mengincar Natsume karena memiliki sebuah ‘Buku Persahabatan’ yang diwariskan oleh neneknya. Buku tersebut merupakan sekumpulan nama roh yang telah dikendalikan oleh neneknya, lalu dituliskan dalam buku tersebut sehingga roh yang namanya sudah dituliskan tidak bisa melawan Reiko. 

Karena orang tua Natsume telah meninggal, sejak kecil Natsume tinggal berpindah-pindah bersama beberapa kerabatnya. Natsume kini memiliki seorang pengawal pribadi yang bernama Madara atau Nyanko Sensei. Namun Nyanko Sensei lebih sering memperlihatkan wujudnya sebagai kucing gendut yang lucu dibandingkan wujudnya sebagai Inugami

Natsume tidak sengaja bertemu dengan teman SD nya, Yuuki ditempat perlombaan pidato yang diikuti oleh Sasada. Di lain tempat, Natsume bertemu dengan Yorie Tsumura yang merupakan teman SMP neneknya, sehingga Natsume berusaha bertanya banyak hal mengenai neneknya. Yorie kini tinggal dengan anak semata wayangnya, Mukuo.

Ketika pulang Nyanko Sensei mencium bau roh yang menempel pada Natsume, yang kemudian dicurigai roh misterius yang mengintai Natsume. Untuk menyelidiki, ia kembali ke kota Gochou pada keesokan harinya dan kemudian berpisah dengan Nyanko Sensei.

Tidak mendapatkan petunjuk, mereka akhirnya kembali pulang ke rumah. Natsume melihat sebuah ‘benih’ yang menempel pada Nyanko Sensei lalu dibuang begitu saja.

Pada hari berikutnya, di halaman rumah tumbuh sebuah pohon misterius yang memiliki tiga buah mirip Nyanko Sensei. Karena tidak tahan dengan godaan buah tersebut, Nyanko Sensei pun memakan buahnya dan kemudian besoknya tubuh Nyanko Sensei terbagi menjadi tiga anak kucing dengan tanda semacam daun diatas kepalanya.

Salah satu tubuh Nyanko Sensei menghilang dan membuat Natsume panik. Ia meminta bantuan kepada Inu no Kai, yang merupakan Yokai yang sudah lama berteman dengan Natsume.

Ia juga meminta bantuan kepada temannya, Tanuma. Bukannya menemukan salah satu tubuh Nyanko Sensei yang menghilang, Natsume malah kehilangan tubuh Nyanko Sensei yang lainnya dan semakin membuat Natsume kebingungan.

Pencarian masih dilanjutkan baik oleh Natsume, Tanuma maupun para Yokai. Ketika Natsume berpencar, ia tidak sengaja mendengar percakapan sekelompok pengusir hantu. Kemudian beberapa ingatan orang-orang mengenai gadis bernama Taki mulai menghilang setelah sebelumnya ia mengejar salah satu tubuh Nyanko Sensei.

Belakangan diketahui kalau Mukuo adalah sosok roh yang sebelumnya baunya tercium oleh Nyanko Sensei. Mukuo pun mulai menceritakan masa lalunya dan yang menjadi penyebab ingatan beberapa orang lupa karena dekat dengan dirinya.

Setelah membicarakan masa lalunya Mukuo akan membantu mengembalikan Nyanko Sensei ke bentuk semulanya, dengan catatan tiga tubuh Nyanko Sensei harus bersatu.

Natori yang secara tidak sengaja berada di kota yang sama dengan Natsume menceritakan kalau ia sedang mencari hantu Habaki yang menganggap dirinya itu masih memiliki tugas dari sesepuhnya yang diminta untuk mengejar hantu yang memiliki kekuatan besar.

Tiga tubuh Nyanko Sensei bersatu setelah diberitahu oleh Momonbu yang sempat melihat salah satu tubuh Nyanko Sensei. Sementara Natori dan tiga Yokai yang bersama dirinya menyerang roh Habaki, namun gagal karena para pemburu hantu menggangu ritualnya.

Natsume bergegas bertemu dengan Mukuo untuk mengembalikan tubuh Nyanko Sensei. Lalu, Natsume memberitahu Mukuo kalau roh Habaki yang sebelumnya dicurigai mengejar Yorie justru mengejar Mukuo. Kemudian Mukuo meminta Natsume untuk mengembalikan namanya agar bisa mengembalikan tubuh Nyanko Sensei.

Ketika catatan nama Mukuo dikembalikan, ia mulai mengingat kembali pertemuannya dengan Reiko. Gambaran masa lalu tersebut juga bisa dilihat oleh Natsume. Nyanko Sensei pun akhirnya berubah ke bentuk semulanya, kemudian Nyanko Sensei dan Natsume segera membantu Natori untuk memusnahkan roh Habaki dengan melakukan ritual.

Sebelum Mukuo menghilang, wujud aslinya yang berbentuk seperti burung muncul dan ingatan orang-orang pun mulai kembali lagi. Yurie pun mulai ikhlas dengan kepergian anaknya, Mukuo. Lalu, ia menceritakan kisah sebenarnya tentang Reiko yang sebenarnya dikagumi oleh teman-temannya yang lain.

Yurie memulai membuat kerajinan Kirie, salah satunya adalah karena Reiko. Dan pada hari berikutnya, Natsume bertemu dengan Yuuki untuk menjelaskan kesalahpahaman pada jaman dulu.

Kisah Natsume yang Bisa Melihat Hantu

kisah natsume_

Takahashi Natsume ini sejak kecil sudah bisa ‘melihat’ roh atau hantu. Kemampuannya tersebut konon diturunkan oleh neneknya, Reiko sebelum meninggal.

Tidak hanya bisa melihat roh, ia juga memiliki sebuah buku persahabatan atau yang dalam bahasa Jepang disebut dengan Yuujinchou. Karena buku itu juga, Yuki selalu sibuk dikejar-kejar oleh roh yang baik dan roh jahat.

Untuk alur ceritanya sendiri sebenarnya sangat mudah diikuti. Dijelaskan secara perlahan dari masa lalunya Natsume sampai pada masa remajanya ketika SMA. Ditambah dengan adanya monolog dari Natsume yang menjelaskan tentang dirinya sendiri juga karakter yang lainnya ini sangat membantu mengerti jalan ceritanya.

Perkembangan karakter Natsume pun terlihat sekali. Jika ketika kecil ia memilih untuk menutup diri, tapi setelah remaja ia mulai membuka diri kepada orang lain. Dan ia mulai bisa berteman dengan beberapa orang bahkan dengan orang yang merawatnya sekarang.

Mengembalikan Nama Ayakashi dengan Kisah Masa Lalu yang Menyentuh 

mengembalikan nama ayakashi_

Dengan durasi selama 104 menit, kita diperlihatkan beberapa sosok yokai atau hantu-hantu klasik Jepang yang biasanya muncul di anime dengan tema yokai, dengan hantu-hantu klasik khas anime Jepang yang lucu dan menggemaskan. Ketika menonton film ini pun sama sekali tidak ada kesan menakutkannya, tapi justru sangat menghibur.

Ketika Natsume mengembalikan nama dari para ayakashi ini, diperlihatkan tentang masa lalu mereka. Dan cerita masa lalu yang paling menyentuh adalah kisah ayakashi Mukuo. Sosok hantu kuil yang bisa menjelma seperti manusia. 

Dan karena tidak bisa pergi kemana pun, akhirnya ia menjelma sebagai sosok Mukuo. Tapi semakin lama ia jadi mengetahui kesedihan Yorie karena kehilangan anaknya. Belum lagi pertemuan pertamanya dengan Reiko yang membuat dirinya jadi diingat, meskipun ia mulai dilupakan oleh yang lainnya.

Visualisasi Klasik Khas Anime Jepang

visualisasi klasik_

Meski pun dari segi sinematografi, visualnya terlihat seperti gambar klasik khas anime Jepang, tapi justru penggambaran visualisasinya terlihat halus, indah dan membuat nyaman ketika ditonton.

Pemilihan warna, detail gambar dan penggambaran karakter berpadu menjadi sebuah mahakarya yang patut diacungi jempol. Selain itu visualisasinya juga memberi kesan realistis, terutama pada scene pemandangan yang membuat semakin terkagum-kagum.

Secara keseluruhan film anime ini seru untuk ditonton dan cocok ditonton mulai dari usia remaja. Bagi yang sedang mencari film dengan cerita yang ringan dan mudah dimengerti, film ini cocok untuk ditonton.

Bagi yang mau menontonnya bisa langsung saja ke situs resmi iQIYI. Jangan lupa juga untuk membaca sinopsis dan review film menarik lainnya yang ada di Bacaterus!

Natsume Yujin-cho The Movie: Ephemeral Bond
Rating: 
2.7/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram