Sinopsis dan Review Film Drama Kriminal Monster (2021)

Ditulis oleh Dhany Wahyudi
Monster
3
/5
PERHATIAN!
Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini.

Seorang remaja penyuka film yang cerdas dari Harlem merasakan dunianya runtuh ketika dia dituduh melakukan pembunuhan lewat pertarungan dramatis di meja hijau yang sangat rumit. Monster adalah original film Netflix yang dirilis pada 7 Mei 2021 setelah sebelumnya ditayangkan perdana di Sundance Film Festival pada 22 Januari 2018 silam.

Merupakan adaptasi dari novel karya Walter Dean Myers yang terbit pada tahun 1999, tiga penulis naskah, yang salah satunya adalah Radha Blank, menyusun jalan ceritanya dengan alur non-linear dimana ditampilkan beberapa adegan flashback di sela-sela persidangan.

Apakah film ini akan menampilkan ketegangan tensi khas film bertema persidangan? Simak review kami berikut sebelum menontonnya.

Sinopsis

Sinopsis
  • Tahun: 2021
  • Genre: Crime, Drama
  • Produksi: BRON Studios, Tonik Productions, Charlevoix Entertainment, Get Lifted Film Company
  • Sutradara: Anthony Mandler
  • Pemeran: Kelvin Harrison, Jennifer Ehle, Jeffrey Wright, Jennifer Hudson

Steve Harmon adalah remaja yang cerdas dan sangat menyukai film. Seketika hidupnya berubah menjadi kelam saat dia ditangkap atas tuduhan pembunuhan terhadap pemilik kios.

Di dalam penjara, dia merasa ketakutan karena tekanan dari tahanan lain juga karena rasa bersalah atas kejadian di kios tersebut. Steve akan menghadapi rangkaian persidangan setelah setahun dalam penjara diwakili oleh Maureen O’Brien.

Persidangan dimulai dengan menampilkan bukti-bukti forensik dari TKP dan beberapa saksi yang tidak sama sekali meringankan tuduhan pembunuhan atas Steve. Ditambah lagi dengan ketegasan tuduhan “monster” kepadanya dan terdakwa lain, James King, oleh jaksa penuntut Anthony Petrocelli menambah kesan negatif di depan para juri.

Petrocelli memanggil salah satu rekan mereka dalam kejadian itu, Osvaldo Cruz, sebagai saksi yang menyatakan bahwa Steve adalah pengintai yang memberikan isyarat kepada King dan Bobo untuk beraksi. Cruz sendiri tidak dihukum karena telah bersedia menjadi saksi. Dia berkata hanya ikut rencana mereka karena rasa takutnya kepada Bobo.

Di sela-sela masa persidangan, Steve mendapat kunjungan dari ayahnya yang mendukungnya meski sedikit kecewa karena Steve terlibat dalam kasus ini. Ahli forensik dan detektif dipanggil sebagai saksi, tetapi masih tidak ada celah bagi O’Brien untuk melepaskan Steve dari jerat dakwaan. Bobo dimajukan sebagai saksi yang membuat King marah karena merasa dikhianati.

Bobo menyatakan jika Steve adalah anak buah King yang tidak ada hubungan dengannya dan ditugaskan sebagai pemberi sinyal sebelum mereka melakukan aksi perampokan. George Sawicki, guru Steve di sekolah, maju sebagai saksi dan menyatakan bahwa Steve adalah anak yang baik dan cerdas yang gemilang dalam pendidikannya di SMA terbaik di kota New York itu.

Meski sempat tersudut oleh ucapan-ucapan Petrocelli, Sawicki tetap bisa mempertahankan argumennya bahwa dia tidak yakin Steve terlibat dalam kasus ini, apalagi membantu kedua pelaku dalam beraksi. Setidaknya pandangan juri kepada Steve agak sedikit berubah karenanya. O’Brien mendesak Steve untuk bersaksi dan menceritakan peristiwa yang sebenarnya.

Akhirnya di persidangan berikutnya Steve bersaksi bahwa dirinya masuk ke kios itu untuk membeli minuman karena haus dan panas, bukan untuk menyelidiki situasi kios dan memberi sinyal kepada King dan Bobo. Meski didesak oleh Petrocelli, Steve tidak bergeming. Di jadwal persidangan berikutnya, juri akan memberikan hasil pandangan mereka terhadap kedua terdakwa.

Di hari penentuan, King dinyatakan bersalah dan ditahan di dalam penjara. Sedangkan Steve dinyatakan tidak bersalah yang disambut suka cita oleh ayah dan ibunya serta orang-orang yang mendukungnya, termasuk guru sekolahnya.

Di epilog, diperlihatkan bahwa Steve bertemu dengan King dan Bobo yang menyuruhnya untuk mengintai kios dan memberikan isyarat jika keadaan aman. Steve terpaksa masuk ke kios dan membeli minuman, karena sepedanya ditahan oleh mereka berdua dan di ujung jalan diawasi oleh Cruz. Setelah keluar kios, Steve menggerakkan tangannya ke arah matahari seolah sedang mengarahkan kamera film.

Deretan Cast Mentereng yang Tersia-siakan

Deretan Cast Mentereng yang Tersia-siakan

Hal pertama yang mencolok dari film Monster ini ialah deretan aktor dan aktris yang berperan di dalamnya. Nyaris seluruh karakternya disesaki oleh para bintang, yang uniknya, lebih sukses setelah berperan di film ini. Mengingat film ini tertunda selama tiga tahun membuat kita seperti berada di kapsul waktu ketika melihat akting mereka dalam film yang baru dirilis ini.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram