bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Drama Korea Lovers of the Red Sky (2021)

Ditulis oleh Desi Puji Lestari - Diperbaharui 24 September 2021

Lovers of the Red Sky (2021) merupakan drama sageuk terbaru berlatar kehidupan di zaman kepemimpinan Raja Seongjo. Ia menceritakan kisah dua orang anak manusia yang ditukar takdirnya oleh Samsin guna menghindari kekacauan akibat pengaruh iblis. Drama ber-genre romance fantasy ini dibintangi oleh Kim Yoo Jung, Ahn Hyo Seop, Gong Myung dan Kwak Si Yang.

Lover of the Red Sky (2021) diarahkan oleh sutradara Jang Tae Yoo yang sebelumnya sukses besar menyutradarai My Love From the Star (2014). Ide ceritanya sendiri diadaptasi dari sebuah novel Jung Eun Gwol tentang seorang pelukis wanita dan perwira buta. Untuk menghindari kontroversi, Jang Tae Yoo melakukan beberapa penyesuaian. Seperti apa jalannya drama berjumlah 16 episode ini?

  • Tahun Rilis: Agustus 2021
  • Genre: Historical, Romance, Fantasy
  • Produksi: StudioS (SBS), Studio Taeyou
  • Sutradara: Jang Tae Yoo
  • Pemeran: Kim Yoo Jung, Ahn Hyo Seop, Gong Myung, Kwak Si Yang
  • Jumlah Episode: 16

Sinopsis

Cheon Gi adalah seorang gadis buta putri dari pelukis Eun Ho yang tidak waras. Ketidakwarasan Eun Ho berkaitan dengan kekuatan iblis yang pernah hidup di tubuh Raja Yeongjong.

Suatu hari dia tak sengaja bertemu dengan seorang anak laki-laki bernama Ha Ram yang memiliki energi air sehingga sangat dibutuhkan kerajaan yang sudah didera kekeringan selama 9 tahun. Pada ritual pemanggilan hujan, takdir mereka ditukar oleh Samsin. Apa yang akan terjadi pada keduanya?

Episode 1-2

Episode 1 – 2 Lovers Of the Red Sky (2021)_

Pada tubuh Samsin terdapat tiga dewa. Masing-masing adalah Dewa Kelahiran, Kematian dan Keseimbangan. Suatu hari Dewa Kematian memangsa Dewa Keseimbangan. Akibatnya dunia diliputi ketakutan dan kegelisahan. Dewa Kematian juga berhasil keluar dari tubuh Samsin dan hidup dari keserakahan manusia.

Raja Yeongjong ingin melepaskan iblis di tubuhnya karena khawatir terjadi pertumpahan darah yang semakin hebat. Dia menyerahkan tahta pada sang putra, Raja Seongjo, sekaligus ingin mengurung iblis di tubuhnya dalam sebuah lukisan. Ritual pun dilakukan.

Hong Eun Ho ditugaskan menjadi pelukis potret raja. Sang istri berjuang melahirkan saat suaminya menyelesaikan lukisan tersebut. Beruntung bayinya lahir selamat dan diselamatkan oleh Samsin dari ancaman segerombol serigala hutan. Bayi yang diberi nama Cheon Gi itu lalu dibawa oleh Samsin.

Di saat bersamaan, Eun Ho berhasil menyelesaikan lukisan. Ritual pengurungan iblis di dalam lukisan raja pun dimulai. Iblis itu sangat kuat hingga membuat pemimpin ritual kesulitan. Di saat bersamaan Eun Ho dirasuki Hwacha, siluman yang hidup dengan energi lukisan, lalu menghilang.

Samsin kemudian datang membantu pemimpin ritual tersebut memenjarakan iblis ke dalam lukisan. Sebelum masuk sepenuhnya ke dalam lukisan, iblis itu mengutuk mereka dengan kekeringan dan paceklik. Selain itu juga mengutuk keturunan mereka tak bisa melukis lagi.

Samsin yang masih menggendong Cheon Gi tak bisa mencabut kutukan tersebut. Namun, dia akan mempertemukan Cheon Gi dengan seseorang yang kelak akan melindunginya dari kutukan itu. Di tempat berbeda, putra sulung dari keluarga bangsawan Ha lahir ke dunia. Sang ibu memberinya nama Ram.

Sayang, sang kepala keluarga, Ha Sung Jin (Han Sang Jin) yang memimpin ritual tadi justru dipaksa mundur dan dibunuh. Sembilan tahun kemudian Dinasti Dan benar-benar kekeringan dan kelaparan. Kepala pendeta dan dukun kerajaan, Mi Soo (Chae Gook Hee) mencari bantuan.

Saat itulah dia melihat seorang anak kecil yang memiliki energi air berhasil membantu penduduk desa menemukan titik air. Anak itu adalah Ha Ram (Choi Seung Hoon), putra Ha Sung Jin. Mi Soo diam-diam mengetahui bahwa Ha Sung Jin ternyata masih hidup. Wanita itu tanpa malu meminta Ha Sung Jin menyerahkan Ha Ram untuk membantu ritual pemanggilan hujan.

Di tempat lain, Cheon Gi (Lee Nam Gyeong) yang sedang bersama ayahnya diganggu beberapa anak kecil. Gadis itu ternyata buta sementara Eun Ho tidak waras.

Di saat bersamaan, rombongan Mi Soo yang membawa Ha Ram dan ayahnya lewat. Ha Sung Jin merasakan energi iblis ketika Eun Ho mendekat. Dia lalu mendorong Eun Ho sampai terjatuh dan tak sengaja berhasil mengeluarkan energi iblis itu.

Cheon Gi membela ayahnya tapi Ha Sung Jin melihat energi aneh pada anak gadis tersebut. Saat Eun Ho kembali waras, dia mengenali putrinya. Ternyata Eun Ho dan Ha Sung Jin juga saling mengenal. Cheon Gi meminta izin pada ayahnya untuk mengunjungi Komunitas Pelukis Baekyu. Ha Ram mengikutinya dari belakang.

Saat keduanya berjalan di pasar, seorang nenek memanggil mereka dan memberi Ha Ram sebuah benda berbentuk kupu-kupu yang sejurus kemudian menghilang di tangan. Nenek itu adalah Samsin (Moon Sook). Dia senang karena akhirnya mereka bertemu.

Keputusan Mi Soo mengorbankan manusia dalam ritual tersebut ditentang oleh Raja Seongjo (Cho Seong Ha). Namun, Mi Soo berencana membangkang dan akan tetap melakukan ritual itu.

Di tempat lain Cheon Gi dan Ha Ram semakin akrab. Ketika Cheon Gi terluka, Ha Ram membantunya menggunakan sapu tangan pemberian sang ibu. Ha Ram akan kembali mengambil sapu tangan itu setelah ritual pemanggilan hujan. Mereka lalu berjanji untuk bertemu lagi esok hari.

Walau ditentang raja, acara ritual jadi digelar. Pada acara tersebut hadir tiga putra raja, Lee Kang, Lee Hoo dan Lee Yul. Lee Hoo sebenarnya frustasi bertemu Putra Mahkota Lee Kang, sekaligus kakaknya, tapi Lee Yul coba menghibur dengan membawanya ke Paviliun Gyeongwon, tempat lukisan mendiang raja disimpan.

Dua remaja itu diam-diam masuk ke sana. Lee Hoo membuka sebuah ruangan yang sebelumnya ditempeli jimat. Lee Hoo nekat membuka lukisan Raja Yeongjong yang berisi iblis.

Dia begitu terpesona dan tak henti menatap mata lukisan tersebut. Di saat bersamaan, ritual memanggil hujan dimulai. Sejurus kemudian Lee Hoo membakar lukisan tersebut. Seketika iblis yang sekian tahun dikurung pun bangkit kembali.

Di tempat ritual, Ha Sung Jin baru menyadari jika anaknya akan ditumbalkan. Dia bergegas menghentikannya tapi Mi Soo langsung menahan. Sementara itu, iblis berhasil masuk ke tubuh Lee Hoo. Iblis itu juga keluar dan mengincar Ha Ram. Ha Ram terjebur ke dalam air, begitu pun Cheon Gi. Keduanya tenggelam di tempat terpisah. Kekacauan di istana tidak terelakkan.

Seketika hujan mulai turun. Semua bersorak di atas kesedihan Ha Sung Jin. Di dalam air Ha Ram didatangi Samsin. Dewa itu mengambil penglihatannya karena ada iblis bersemayam di tubuhnya.

Iblis di tubuh Ha Ram tak bisa menggunakan kekuatannya sampai mata anak itu pulih kembali. Di sisi lain Samsin memberikan penglihatan pada Cheon Gi untuk sementara, sampai mereka kelak bertemu lagi.

Di episode 2, Raja Seongjo memerintahkan untuk memulihkan lukisan raja agar bisa dipakai kembali mengurung iblis. Pelukis itu tak kunjung didapat sampai 19 tahun sudah berlalu. Cheon Gi (Kim Yoo Jung) tumbuh jadi gadis remaja.

Dia memiliki bakat melukis yang luas biasa. Ha Ram (Ahn Hyo Seop) sendiri menjadi cendekiawan kesayangan raja. Ketampanan serta kebaikan hatinya menutupi kenyataan bahwa dia buta.

Pemilik Wolseongdang, Ilwolseong, terkenal sebagai orang paling kaya di wilayah mereka. Di depan Wolseongdang terdapat sebuah kotak surat tempat orang-orang boleh memasukkan pertanyaan.

Ilwolseong akan menjawabnya tapi juga harus dibayar. Ilwolseong sudah seperti informan yang tahu segalanya. Ilwolseong yang menjaga kerahasiaan identitasnya itu ternyata adalah Ha Ram.

Cheon Gi mengunjungi Wolseongdang untuk menjual lukisannya. Sebagai pelukis yang ahli meniru lukisan orang lain, dia menguntungkan Wolseongdang. Ketika Cheon Gi memutuskan berhenti karena uang untuk berobat sang ayah sudah cukup, orang-orang di Wolseongdang meradang. Saat berdebat, Ha Ram diam-diam mendengar mereka dari ruangan berbeda.

Selesai ritual beberapa tahun lalu, Raja Seongjo mengusir Mi Soo karena sudah berani menumbalkan manusia. Kini dia dan Pangeran Joo Hyang (Kwak Si Yang), yang terobsesi menjadi raja, tampak bersekongkol.

Di tempat lain, Ha Ram kembali mengingat kematian ayahnya oleh Penyidik Kim Gong Rae atas titah mendiang Raja Yeongjong. Ha Ram menahan dendam karena tahu ayahnya tewas sebab dikhianati.

Cheon Gi sedih karena obat yang sudah mahal-mahal dibelinya tidak bereaksi apa pun pada sang ayah. Terang saja karena Cheon Gi ditipu penjual obat yang diancam oleh Jung Shwen Nae (Yang Hyun Min) dari Wolseongdang. Sejurus kemudian Cheon Gi mengetahui kenyataan itu dan marah besar.

Dia mengejar salah satu penipunya sampai ke rumah hiburan. Kebetulan Pangeran Yang Myung (Gong Myung) ada di sana dan melihat serta mendengar kemarahan Cheon Gi.

Tak lama Pangeran Joo Hyang datang untuk memenuhi janji bertemu Ilwolseong. Joo Hyang menemui Ilwolseong karena ingin tahu siapa yang sudah menyerang Putra Mahkota. Secara mengejutkan Ilwolseong mengatakan Joo Hyang-lah yang ada di balik penyerangan itu.

Saat Ilwolseong akan meninggalkan ruangan, dia dikagetkan oleh Cheon Gi yang masih berusaha mengejar penipunya. Penipu itu lalu mengatakan bahwa Jung dari Wolseongdang yang memerintahkannya. Hal ini menarik perhatian Ha Ram dan meminta anak buahnya untuk menyelidiki.

Cheon Gi berhasil menjebloskan Jung ke penjara. Kericuhan yang terjadi di Wolseongdang hari ini membuat Ha Ram menutup tempat tersebut. Selain itu dia juga ingin bertemu Cheon Gi sebagai si pelapor.

Sebelum itu Ha Ram menghadap Raja Seongjo terkait peristiwa penyerangan Putra Mahkota. Raja memintanya secara rahasia dan khusus untuk mengawasi anak kedua dan ketiganya, Pangeran Joon Hyang dan Pangeran Yang Myung.

Cheon Gi melarikan diri dari kejaran Jung yang baru keluar dari penjara. Dia bersembunyi di tandu milik Ha Ram. Tanpa melihat, Ha Ram bisa merasakan ada yang istimewa darinya. Ha Ram lalu membantu Cheon Gi bersembunyi. Ketika keduanya tanpa sengaja bersentuhan, tubuh Ha Ram bereaksi.

Dia lalu meminta Cheon Gi turun dari tandu. Ha Ram tampak kesakitan. Gambar kupu-kupu di tubuhnya perlahan memudar, seketika dia menjelma jadi iblis. Ha Ram kembali menemukan matanya, pada mata Cheon Gi.

Episode 3

Episode 3_

Iblis di dalam tubuh Ha Ram bangkit. Kebangkitannya membuat suasana kerajaan terasa lebih mencekam hingga Raja Seongjo dan beberapa yang petugas kerajaan yang lain memandangi suasana malam di sekitar kerajaan.

Raja melihat burung hantu berjejer dan mengartikannya sebagai kabar buruk. Pasalnya burung hantu adalah simbol arwah orang-orang yang tewas secara teraniaya di istana. Setiap mereka berkicau, kematian dan wabah penyakit akan melanda.

Atas keanehan malam itu, Raja Seongjo memerintah Kasim untuk mengadakan Ritual Janggal esok pagi. Ritual Janggal yaitu ritual yang diadakan saat terjadi fenomena aneh. Man Soo (Kim Hyun Mok), pekerja Ha Ram, melaporkan hilangnya tuan mereka akibat insiden di Gunung Inwang. Man Soo menceritakan kejadian tadi dengan rinci sambil gemetar ketakutan.

Cheon Gi yang berjalan sendirian di tengah hutan, bertemu Samsin. Menggunakan kekuatannya Samsin membuat Cheon Gi tertidur. Tak lama, iblis Ha Ram datang tapi Samsin sudah lebih dulu menjaga Cheon Gi sehingga gadis itu menjadi tidak terlihat olehnya.

Dia kembali mencari Cheon Gi tapi di jalan dia bertemu dengan petugas yang berpatroli setelah mendapat laporan dari Man Soo. Dalam sekejap iblis itu membunuh mereka.

Cheon Gi terbangun dan bergegas pergi walau sudah ditahan oleh Samsin. Iblis Ha Ram menyadari itu dan langsung melesat menemukannya. Sedetik sebelum mata Cheon Gi berhasil dia ambil, Roh Harimau, pelindung Gunung Inwang (Jo Ye Rin) muncul menghentikannya. Dia mengusir iblis Ha Ram dari daerah kekuasaannya.

Roh Harimau yang punya kekuatan lebih besar, mudah melumpuhkan iblis Ha Ram. Begitu akan menghabisinya, Samsin datang mencegah. Bagaimana pun iblis tak pernah mati, jika Ha Ram sampai tewas, ruh itu akan bebas.

Samsin ingin mengeluarkan ruh dalam tubuh Ha Ram lalu mengurungnya dalam wadah abadi yang akan dibuat oleh Cheon Gi saat waktunya tiba. Hal itu dilakukan karena dia adalah anak takdir. Sampai waktu itu tiba Samsin meminta Ruh Harimau untuk menjaga mereka.

Setelah pembicaraan tersebut, Samsin dan Ruh Harimau pun pergi. Cheon Gi dan Ha Ram yang sudah kembali ke bentuk manusia, kembali sadar. Cheon Gi membawa Ha Ram yang pingsan ke tempat yang lebih aman dan merawatnya.

Kematian para petugas patroli terdengar sampai ke Raja Seongjo. Raja juga belum mendengar kabar keberadaan Cendekiawan Ha sehingga turut diduga tewas.

Raja lalu memerintahkan kasim untuk menemui Pangeran Yang Myung karena mungkin dia tahu keberadaan temannya itu. Masyarakat gempar dengan hilangnya Ilwolseong sementara kerajaan juga mencari keberadaan cendekiawan mereka.

Pangeran Yang Myung yang sedang kesal karena ditipu lukisan palsu yang dibelinya dari Wolseongdang, mendapat perintah dari raja untuk mencari Ha Ram. Berita menghebohkan ini juga sampai ke telinga Mi Soo dan Pangeran Joo Hyang. Di tempat lain, Cheon Gi terbangun dalam keadaan memeluk Ha Ram. Gadis itu kaget, ketakutan dan malu sudah berlaku tidak sopan.

Ha Ram akhirnya bangun tapi tidak mengingat kejadian malam itu. Tubuhnya sendiri masih lemas hingga dia pun kembali pingsan. Cheon Gi pergi bergegas mencari tabib dan bertemu dengan Bu Gyeonju dari Komunitas Pelukis Baekyu.

Cheon Gi dimarahi habis-habisan oleh Master Choi (Kim Kwang Kyu) karena tak pulang semalaman dan tangan kanannya terluka. Alih-alih mendapat pertolongan, Cheon Gi malah dikurung sebagai hukuman.

Pangeran Yang Myung dan Man Soo, pekerja Ha Ram yang melihat kejadian aneh itu, mulai mencari sang cendekiawan. Di tempat lain, Mi Soo dan Pangeran Joo Hyang mendatangi para petugas yang sedang melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut secara diam-diam. Mi Soo langsung menyimpulkan bahwa peristiwa aneh itu adalah ulah iblis.

Moo Young (Song Won Seok) sebagai pekerja Ha Ram dan kuda So Ma juga mencari tuannya. Beruntung dia mendengar tanda siulan yang dikirim Ha Ram dari kejauhan. Ha Ram sendiri tidak berhenti memikirkan Cheon Gi karena gadis itu mengingatkannya pada anak kecil perempuan yang dia temui dulu.

Cheon Gi berhasil membawa Bu Gyeonju dan seorang tabib untuk mengobati Ha Ram. Ketika bergegas, mereka dikejutkan oleh Moo Young dan kudanya yang tak kalah cepat. Sementara itu anjing pelacak yang dibawa Pangeran Yang Myung mencium sesuatu.

Moo Young akhirnya menemukan Ha Ram. Tak berapa lama, Cheon Gi juga datang. Setelah mendengar namanya, Ha Ram semakin yakin wanita yang menolongnya itu adalah gadis di masa kecilnya.  

Episode 4

Episode 4_

Ha Ram mulai menyadari bahwa Cheon Gi adalah gadis yang dia temui dulu, tapi juga masih belum memastikan dan yakin sepenuhnya. Saat Cheon Gi membawanya masuk untuk dirawat, Pangeran Joo Hyang dan Mi Soo melihat mereka dari kejauhan.

Saat itulah Mi Soo mengetahui jika Cendekiawan Ha yang sedang dicari adalah putra Ha Sung Jin, si anak istimewa. Dukun istana itu juga ingat saat ritual pemanggilan hujan dulu, iblis memasuki tubuh Ha Ram.

Tak  berselang lama, Pangeran Yang Myung tiba dan langsung terpesona oleh Cheon Gi begitu pertama melihatnya. Saat mengenalkan diri sebagai seorang pangeran, Cheon Gi menertawakannya. Setelah mendengar Ha Ram memanggil Pangeran Yang Myung, Cheon Gi baru percaya dan langsung melarikan diri, mengintip dari kejauhan.

Di sisi lain Pangeran Joo Hyang dan Mi Soo menaruh kecurigaan pada Ha Ram. Joo Hyang memiliki luka yang disebabkan oleh iblis dan hanya bisa sembuh oleh iblis. Maka dari itu dia harus menemukannya.

Setiba di istana, Pangeran Yang Myung melaporkan bahwa para prajurit yang tewas sepertinya bukan disebabkan oleh manusia. Raja diam-diam mencurigai jika ini adalah ulah iblis.

Sementara itu, persiapan Kontes Melukis Maejukheon berjalan sesuai rencana. Raja meminta hal khusus dan penting terkait kontes tersebut. Ha Ram menghadap Raja Seongjo.

Di pertemuan itu, sang raja berencana untuk mundur dari tahta setelah menyelesaikan negosiasi dengan Yu Shi Yong, adik kaisar. Raja lalu memerintahkan Ha Ram memilih hari baik untuk upacara turun tahta.

Keputusan Raja Seongjo untuk menyerahkan tahta pada Putra Mahkota membuat Ha Ram khawatir. Akan lebih baik jika tahta diberikan pada Pangeran Joo Hyang atau Pangeran Yang Myung. Raja menolaknya karena jika tahta diberikan bukan pada anak pertama, ia bisa menyebabkan masalah

Informasi mengenai kontes melukis yang diadakan Raja Yang Myung sampai ke komunitas pelukis Baekyu, tempat Cheon Gi bekerja sebagai pelukis. Oleh gurunya, Choi Won Ho, Cheon Gi diizinkan ikut kompetisi tersebut setelah menyelesaikan tugas-tugasnya dalam seminggu; sesuatu yang mustahil dilakukan.

Cheon Gi yang kesal namanya tidak ada dalam daftar pelukis yang diikutkan kontes, menuliskan namanya sendiri sebelum Kang Chun Bok (Jung Young Ki) menyerahkan daftar tersebut ke Maejukheon. Chun Bok tak ingin mengambil risiko sehingga meminta Cheon Gi menyerahkan daftar itu sendiri. Artinya gadis itu mungkin akan kembali bertemu Pangeran Yang Myung.

Namun, siapa sangka Cheon Gi justru bertemu Ha Ram di sana, orang yang dia pikirkan sejak kejadian itu. Ha Ram langsung mengenali gadis itu melalui suaranya. Cheon Gi sebenarnya malu datang ke sana mengingat kejadian antara dirinya dan Pangeran Yang Myung.

Ha Ram menertawakan gadis itu setelah tahu cerita sebenarnya. Kekonyolan Cheon Gi yang tidak percaya pada Pangeran Yang Myung dan malah mengaku sebagai istrinya terdengar lucu bagi Ha Ram.

Saat akan menitipkan daftar nama padanya, Pangeran Yang Myung datang. Cheon Gi langsung salah tingkah dan melarikan diri. Yang Myung lalu mengejarnya sampai-sampai daftar pelukis sobek oleh mereka berdua.

Ketiganya lalu bicara untuk meluruskan kesalahpahaman. Ha Ram merasa semua salahnya sehingga dia meminta maaf pada Pangeran Yang Myung atas nama Cheon Gi, tapi gadis itu juga harus meminta maaf secara resmi.

Yang Myung memaafkan karena bagaimana bisa seorang ‘suami’ tidak memaafkan ‘istrinya’. Mendengar hal itu Ha Ram salah tingkah sampai menumpahkan minumannya.

Kesibukan Yang Myung menyiapkan kontes melukis pun dimulai. Saat bertemu Ahn Gyeon (Jang Hyun Sung), pangeran tersebut bertanya tentang informasi terbaru soal pelukis peniru yang sedang dia cari.

Selain itu Ahn Gyeon meminta Yang Myung menemukan pelukis dengan kekuatan mistis untuk menggambar lukisan Raja Yeongjong yang rusak. Pelukis tersebut pasti ikut dalam kontes.

Di pasar, Cheon Gi kaget menemukan ayahnya pingsan. Menurut tabib, ayahnya akan berhenti bernapas kecuali dengan Chungsimwon, obat terbaik untuk penyakit kejiwaan. Namun, hanya keluarga kerajaan yang bisa mendapatkannya.

Satu-satunya cara mendapatkan itu adalah menjadi juara kontes melukis dan menggunakan uang hadiah untuk membelinya. Selain itu menurut Choi Jung, Pangeran Yang Myung juga akan mengabulkan permintaan pemenangnya. Dengan motivasi yang sangat kuat, Cheon Gi nekat mengikuti kontes itu walau ditentang oleh Tuan Choi.

Di Simcheonggak Mae Hyang (Ha Yul Ri) menyerahkan buku ramalan petugas senior yang diminta Ha Ram. Mae Hyang lalu pergi karena Pangeran Joo Hyang datang.

Ha Ram merencanakan pembalasan dendamnya pada Raja Seongjo malam itu. Dia juga menerima laporan dari Moo Young terkait latar belakang Cheon Gi. Dari informasi itu Ha Ram semakin yakin jika Cheon Gi benar-benar gadis kecil itu.

Di ruangan berbeda, bersama beberapa orang lainnya, Pangeran Joo Hyang merencanakan sesuatu untuk kakak tertuanya yang sebentar lagi akan mewarisi tahta. Namun sebelum itu mereka harus lebih dulu mengambil hati Pangeran Yang Myung. Tak lama Mae Hyang datang dan coba menggoda Joo Yang.

Jung dari Wolseingdang mengetahui rencana Ilwolseong membuka kembali tempat itu sekaligus mengusir dirinya. Dia sangat mendendam pada Cheon Gi.

Sementara pada malam sebelum kontes, Cheon Gi dikurung oleh Master Choi karena nekat mengikuti kontes tersebut. Esok paginya kontes pun digelar. Semua peserta sudah hadir, tidak terkecuali Pangeran Joo Hyang yang langsung menemui Yang Myung.

Saat Kang Chun Bok diam-diam akan mengeluarkan Cheon Gi, seorang pelanggan berkekuatan aneh tiba-tiba datang untuk mengambil lukisan yang dikerjakan gadis itu.

Cheon Gi sendiri akhirnya bisa keluar dan langsung mendatangi lokasi kontes. Sial karena Jung yang selama ini mengincarnya sudah menunggu dia di sana. Ketika Jung menarik gadis itu secara paksa, Ha Ram menghentikan dan menyelamatkannya.

Tukar Takdir Antara Gadis Buta dan Pria Berenergi Air

Tukar Takdir Antara Gadis Buta dan Pria Berenergi Air_

Lovers Of the Red Sky (2021) episode 1 dan 2 tentu saja berisi pengenalan konflik, pengenalan hubungan antara satu karakter dengan karakter lainnya. Di episode 1 kamu pasti akan gemas dengan interaksi antara Cheon Gi dan Ha Ram sewaktu bocah.

Dimainkan oleh dua aktor cilik Lee Nam Gyeong dan Choi Seung Hoon, chemistry dua karakter ini sudah dibangun sejak awal melalui alur yang rapi.

Kelahiran keduanya terjadi di masa-masa genting, yaitu ketika ayah Ha Ram memimpin ritual untuk memenjarakan iblis dalam sebuah lukisan Raja Yeongjong karya ayah Cheon Gi. Sejak itu takdir mereka seperti terikat. Pada satu peristiwa pemanggilan hujan, Cheon Gi yang buta bisa melihat kembali karena Samsin mengambil penglihatan Ha Ram dan memberikan padanya.

Drama ini memang ber-genre fantasi ya, jadi sejak awal memang dibumbui dengan hal-hal yang gak masuk akal semacam itu. Selumrahnya episode awal, alur episode 1 dan 2 dibuat sangat padat.

Setiap adegan saling terkait dengan adegan selanjutnya. Drama ini juga memesona karena dibungkus dengan sinematografi yang cantik. Misalnya saat mereka berada di kebun persik. Warna pink pada bunganya dan biru dari langit menciptakan tone yang selaras dan sekali lagi, cantik.

Keingintahuan Putra Raja Berakibat Fatal

Keingintahuan Putra Raja Berakibat Fatal_

Di episode 1 dan 2 pula kamu akan berkenalan dengan tokoh antagonis di drama ini, yaitu putra kedua Raja Seongjo bernama Lee Hoo. Dengan keingintahuannya, iblis yang sudah terkurung selama 9 tahun dalam lukisan tersebut, tanpa sengaja dia bebaskan.

Lee Hoo tipikal anak remaja yang kepo sekaligus dengki dengan kakaknya. Nonton bagian ini ada rasa-rasa gemes karena keteledorannya membahayakan kerajaan.

Di episode 1 karakternya dibawakan secara baik oleh Park Sang Hoon yang memang langganan memainkan tokoh utama versi remaja dalam sebuah drama. Sebut saja drama The Road: The Tragedy of One (2021), River Where the Moon Rises (2021) dan Do You Like Brahms? (2020).

Sementara saat dewasa, karakter culasnya dipercayakan pada Kwak Si Yang, yang sebelumnya juga sukses berperan dalam Welcome 2 Life (2019) dan Alice (2020). 

Visualisasi Iblis dan Scoring Mantap

Visualisasi Iblis dan Scoring Mantap_

Sebagai drama fantasi, selain alur yang rapi dan solid, visual efek juga penting diperhatikan. Beruntung Lovers Of the Red Sky (2021) tidak mengecewakan.

Visualisasi iblis pada episode 1 dan 2 dibuat sedemikian rupa hingga bukan hanya menyeramkan tapi mengancam. Iblis berukuran besar dan hitam dengan mata merah menyala serta tanduk digambarkan secara detail dan meyakinkan.

Belum lagi scoring saat iblis tersebut menampakkan diri membuat scene kemunculannya semakin menakutkan. Ada beberapa scene kemunculan iblis yang menakutkan di episode 1 dan 2, salah satu yang meyakinkan adalah scene saat Ha Ram tiba-tiba berubah wujud jadi iblis bermuka pucat yang menyeramkan dan penuh dendam.

Semua Sibuk Mencari Ha Ram

Semua Sibuk Mencari Ha Ram_

Pada episode 3 Lovers Of the Red Sky (2021) semua orang sibuk mencari Ha Ram. Raja Seongjo yang begitu khawatir sampai meminta Pangeran Yang Myung untuk bantu mencarinya.

Di pasar, masyarakat juga kehilangan sosok Ilwolseong, mereka pun tak kalah heboh. Alur di episode ini menjelaskan posisi Ha Ram yang penting untuk Raja Seongjo sampai-sampai membuat semua orang bergerak.

Kejadian aneh yang menewaskan beberapa prajurit sudah pasti menarik perhatian. Apalagi seorang cendekiawan turut hilang. Mi Soo dan Pangeran Joo Hyang juga tidak ingin ketinggalan informasi.

Di episode 3 ini pula, Mi Soo mulai mencium tanda-tanda kemunculan iblis. Masih dengan karakternya yang culas, dia dan Pangeran Joo Hyang pasti akan merencanakan sesuatu di episode mendatang.

Kemunculan Ruh Harimau

Kemunculan Ruh Harimau_

Sebagai drama sageuk dan fantasi, Lovers Of the Red Sky (2021) episode 3 juga menyelipkan scene yang menampilkan kekuatan visual efek mereka. Kali ini kemunculan Ruh Harimau penjaga Gunung Inwang akan memukaumu. Sesosok harimau putih berbungkus cahaya kebiruan yang bergerak dan mengaum layaknya harimau sungguhan, menambah dramatis part tersebut.

Menariknya tokoh yang memainkan Ruh Harimau ini adalah seorang gadis cilik. Ia bukan pria dewasa yang gagah atau wanita dewasa yang tangguh, melainkan anak kecil dengan riasan yang pas. Rambut berwarna perak ditambah riasan wajah yang tak berlebihan justru membuat kemunculannya terasa lebih istimewa.

Ha Ram Menyadari Siapa Cheon Gi

Ha Ram Menyadari Siapa Cheon Gi_

Pada episode 3 Lovers Of the Red Sky (2021) interaksi Ha Ram dan Cheon Gi masih canggung. Bagian ketika Cheon Gi terbangun di pelukan Ha Ram lalu gadis itu heboh sendiri cukup menggemaskan. Apalagi ketika dia menggebu-gebu meminta pertolongan Gyeonju untuk mengobati lelaki itu.

Di sini, akting Kim Yoo Jung memang juaranya. Dia bisa menghidupkan karakter seorang gadis ceroboh, periang dan peduli pada orang lain. Walau bukan kejutan yang besar tapi di akhir episode 3 Ha Ram dapat mengingat dan mengenali Cheon Gi sebagai gadis di masa kecilnya.

Kelanjutan mengenai sikap Ha Ram pada Cheon Gi lah bikin penasaran untuk nonton episode selanjutnya. Apakah Ha Ram akan berterus terang dan berusaha mengingatkan gadis itu atau membiarkannya untuk sementara waktu.

Pangeran Yang Myung Terpesona oleh Cheon Gi

Pangeran Yang Myung Terpesona oleh Cheon Gi_

Ada yang baru di episode 4 Lovers Of the Red Sky, yaitu pertemuan pertama antara Pangeran Yang Myung dengan Cheon Gi. Pertemuan mereka menambah kesegaran di episode ini karena keduanya mempertontonkan interaksi yang kocak. Chemistry antara Gong Myung dan Kim Yoo Jung terasa cocok: sama-sama pas berperan konyol.

Semakin menggemaskan dan lucu karena Pangeran Yang Myung sebenarnya jatuh cinta pada pandangan pertama. Bagian itu dikemas secara dramatis, terutama saat Yang Myung gak berhenti menatap Cheon Gi ketika keduanya pertama bertemu.

Sayang, sedetik kemudian mereka malah ribut dan saling ejek. Cheon Gi tertawa lepas saat mendengar pria di depannya mengaku sebagai seorang pangeran.

Ha Ram Cemburu

Ha Ram Cemburu_

Pertemuan dan interaksi Cheon Gi serta Pangeran Yang Myung di episode ini, ternyata bikin Ha Ram cemburu. Ha Ram yang hampir 100% yakin kalau Cheon Gi adalah gadis di masa kecilnya, secara tidak langsung memperlihatkan kecemburuan dengan menumpahkan minumannya.

Cheon Gi dan Yang Myung yang gak berhenti saling ejek, apalagi Yang Myung juga bahas-bahas masalah sebutan ‘istri’, membuat Ha Ram bereaksi. Cendekiawan kaya-raya dan kesayangan raja yang banyak diam di episode-episode lalu itu perlihatkan emosinya yang lain di episode ini.

Cheon Gi Bertekad Ikut Kontes Melukis

Cheon Gi Bertekad Ikut Kontes Melukis_

Sampai episode 4, Lovers Of the Red Sky (2021) alurnya masih sangat solid. Setiap cerita tersambung dengan cerita selanjutnya. Seperti ketika Cheon Gi yang semakin bertekad ikut kontes melukis karena butuh uang untuk obat ayahnya. Walau plotnya tergolong umum, tapi ia dirangkai dengan cukup detail.

Setelah berhasil kabur dari kurungan Master Choi, gadis itu segera pergi mengikuti lomba. Sayangnya, dia harus berurusan dengan Jung. Beruntung Ha Ram datang menyelamatkannya. Scene ini menutup episode 4 Lovers of The Red Sky dengan manis; bikin gak sabar untuk nonton episode mendatang!

Episode 5

Lovers Of the Red Sky Episode 5

Cheon Gi bersama dua rekannya dari Baekyu, Young Wook dan Choi Jung sudah menempati tempat yang disediakan untuk siap-siap melukis. Sementara itu kedatangan Ha Ram ke Kontes Melukis Maejukheon atas undangan Pangeran Yang Myung menarik perhatian banyak orang yang hadir. Pangeran Yung Myung memuji cendekiawan dari Seomungwan atau kantor penanggungjawab astronomi, cuaca dan kalender, itu setinggi langit.

Di saat yang lain menyambutnya dengan baik, Pangeran Joo Hyang dan beberapa pengikutnya menatap Ha Ram dengan sinis. Ha Ram menyapa mereka tapi saat dirinya berlalu, Joo Hyang dan yang lain, termasuk Penyidik Kim Gong Rae, pengawal Pangeran Joo Hyang sekaligus pembunuh sang ayah menertawakannya.

Pangeran Yang Myung membuka kontes melukis. Dia memperkenalkan juri-juri yang akan menilai karya semua peserta, di antaranya kepala Cheon Gi di Baekyu, Master Choi, Pangeran Joo Hyang dan Pangeran Yung Myung sendiri. Kontes tersebut akan berlangsung selama dua hari dengan tiga kali penyaringan.

Hari pertama peserta harus membuat dua lukisan untuk dua kali penyaringan. Penyaringan terakhir akan berlangsung di hari kedua. Proses penilaian akan dilakukan tanpa menyebut pangkat atau status peserta. Ada tiga saingan berat yang harus dihadapi Cheon Gi. Pertama adalah Biksu Manyoo, yaitu pelukis ulung dari Jeolla yang mengejutkan semua orang karena lukisan Vimalakirti di dinding kuil yang dia buat dapat mengeluarkan cahaya.

Pelukis kedua dikenal dengan sebutan Sentuhan Ajaib karena dalam proses melukis dia dibantu Hwacha, siluman lukisan. Pelukis ketiga adalah Kang Hee Yoon. Dia dikenal dengan sebutan Sentuhan Dewa, karena itu pelukis itu sangat dijagokan dan diprediksi memenangkan kontes melukis ini.

Tema lukisan pertama hari itu sudah diberikan. Cheon Gi mulai menggoreskan kuas ke atas kertas. Di tengah asyik melukis, Sentuhan Ajaib mengintip karya Cheon Gi dan memujinya. Dia tak percaya diri lalu merobek kertas miliknya dan memulai lukisan yang baru. Proses penilaian untuk tema pertama pun dimulai. Lukisan dinilai tidak berdasarkan pelukisnya, melainkan karyanya.

Beberapa pelukis mulai berguguran. Young Wook dan Choi Jung dinyatakan lolos. Lukisan Cheon Gi juga mendapat banyak pujian. Namun, Pangeran Yang Myung yang memang sedang mencari pelukis peniru yang menipunya, mengenali karya Cheon Gi sebagai karya peniru tersebut. Saat akan dinyatakan gagal, Cheon Gi bersuara.

Gadis itu bertanya mengapa karyanya yang dipuji bagus dinyatakan gagal? Dia menerima kegagalan itu tapi ingin tahu alasan di balik keputusan yang dibuat Pangeran Yang Myung agar bisa memperbaiki lukisannya. Yang Myung menjelaskan tapi Cheon Gi tetap berusaha membela diri.

Akhirnya ketika Cheon Gi memutuskan pergi, Ahn Gyeon dari Gohwawon atau lembaga yang mengurusi lukisan di kerajaan, sekaligus orang kepercayaan Yang Myung dalam kontes ini, mencegahnya.

Secara ajaib dua ekor kupu-kupu berwarna kuning hinggap di lukisan Cheon Gi. Hal itu mengejutkan banyak orang. Ahn Gyeon akhirnya menggunakan privilege sebagai juri untuk menyelamatkan Cheon Gi. Sebelum kontes dimulai, Master Choi mengatakan pada Ahn Gyeon bahwa putri Eun Ho mengikuti kontes tersebut. Dia diminta menggagalkannya. Namun, setelah melihat Cheon Gi secara langsung, Ahn Gyeon mengambil keputusan berbeda.

Saat semua kontestan istirahat dan mencuci kuas mereka, dua orang peserta terdengar bergosip tentang Cheon Gi dan Ha Ram. Menurut mereka Cheon Gi menggunakan kekuatan orang dalam atau Ha Ram menggunakan sihirnya untuk mengundang kupu-kupu datang. Pandangan orang-orang yang menganggap Ha Ram aneh sampai ke telinga Cheon Gi. Memuaskan penasarannya, gadis itu bertanya lebih jauh pada Choi Jung.

Dari sana Cheon Gi akhirnya tahu bahwa dulu Ha Ram diikutkan dalam ritual pemanggilan hujan. Sejak ritual tersebut matanya menjadi merah dan buta. Kontes hari itu berlanjut dengan babak kedua dan menyisakan 20 pelukis saja. Tantangan yang diberikan semakin berat karena peserta hanya diberi satu kertas dan kuas berukuran besar.

Untuk tema di babak kedua, Yang Myung meminta Ha Ram memutuskannya. Saat mendengar Ha Ram bicara mengenai tema yang dipilih, ingatan Cheon Gi seperti ditarik kembali ke masa lalu. Fokusnya jadi terganggu karena gadis itu tampak punya banyak pertanyaan dan rindu untuk Ha Ram.

Kontes Melukis Maejukheon Dimulai

Kontes Melukis Maejukheon Dimulai

Diambil dengan sudut kamera yang pas, kontes melukis Maekjukheon yang berlangsung di episode 5 tampil mengesankan. Para peserta berjejer rapi lengkap dengan peralatan mereka. Alur utama di episode ini adalah pertarungan Cheon Gi melawan pelukis-pelukis lain yang tak kalah kharismatik. Karya mereka bahkan lebih terkenal daripada dirinya.

Di episode ini ada beberapa pelukis terkenal yang ditampilkan. Mereka punya julukan masing-masing karena kehebatannya. Salah satu dari mereka bahkan diprediksi memenangkan kontes tersebut. Karakteristik pelukis lain yang ditampilkan di episode ini adalah plot yang tepat untuk menambah kesan dramatis pada perjuangan Cheon Gi. Akan lebih emosional jika Cheon Gi lah yang memenangkan kontes melukis itu. Kita tunggu saja di episode mendatang ya!

Cheon Gi Kerahkan Kemampuannya

Cheon Gi Kerahkan Kemampuannya

Di episode ini, kamu akan melihat Cheon Gi mengerahkan kemampuannya melukis secara serius. Sebelum menggoreskan kuas, dia memvisualisasikan imajinasinya di dalam pikiran. Ketika melukis, aura berbeda terpancar dari wajahnya. Cheon Gi yang selama ini bersembunyi di balik lukisan palsu, akhirnya tampil sebagai diri sendiri.

Pada episode ini pula, beberapa orang mulai menyadari dirinya sebagai putri Eun Ho; sebuah kejayaan masa lalu yang tidak lekang oleh waktu. Menariknya, menurut informasi yang beredar, lukisan yang dibuat Cheon Gi di episode 5 Lovers of The Red Sky (2021) ternyata digambar sendiri oleh Kim Yoo Jung, lho.

Selain itu bagian ini juga ditampilkan secara rinci dengan sudut pengambilan gambar yang pas sehingga kita dapat melihat Cheon Gi menggoreskan kuasnya. Penasaran dengan hasilnya?

Cheon Gi Mulai Menyadari Siapa Ha Ram

Cheon Gi Mulai Menyadari Siapa Ha Ram

Interaksi antara Cheon Gi dan Ha Ram tidak terlalu banyak di episode 5 ini. Namun, mereka tetap terhubung karena permainan kamera yang pas. Ketika Cheon Gi membela dirinya di depan Pangerang Yang Myung, kamera beberapa kali menangkap ekspresi Ha Ram yang sedang tersenyum. Jadi, walau gak ngobrol, kita masih bisa merasakan perasaan kuat antara keduanya.

Selain itu, episode 5 juga cukup penting karena dari sini, Cheon Gi tampaknya mulai menyadari bahwa Ha Ram adalah temannya saat kecil dulu. Walau belum yakin dan masih perlu memastikannya, Cheon Gi terlihat kehilangan fokus. Episode mendatang akan membawa babak baru bagi hubungan mereka.

Episode 6

Lovers Of the Red Sky Episode 6

Untuk menentukan pemenang kontes, Pangeran Yang Myung akan bertanya pada dua pelukis pemilik dua lukisan tersisa yang memperoleh nilai sama. Cheon Gi perlu waktu lama untuk menjawab pertanyaan Pangeran Yang Myung, sampai-sampai Master Choi gemas dan mendesaknya.

Cheon Gi mengatakan bahwa sewaktu kecil, dia mengalami kebutaan. Dirinya hanya merasakan bentuk dan warna melalui suara. Ketika di hari pertama hujan turun setelah kemarau panjang, secara ajaib tiba-tiba dia bisa melihat. Di depannya terdapat Gunung Inwang berwarna hitam. Dia melanjutkan bahwa lukisannya adalah bentuk kerinduan pada seorang anak laki-laki yang memetik persik bersamanya saat kecil dulu. Cheon Gi tak ingat wajahnya tapi sangat merindukannya.

Saat pengumuman, dua pelukis itu kembali mendapat nilai seri. Akhirnya mereka dibiarkan lolos ke penyaringan selanjutnya esok hari sebagai pemegang posisi pertama. Ahn Gyeon memberi tahu Pangeran Yang Myung bahwa ayah Cheon Gi adalah pelukis hebat yang bersaing dengannya sebagai pakar Gohwawon. Ayah Cheon Gi jugalah yang melukis lukisan Raja Yeongjong yang terbakar 19 tahun lalu.

Ahn Gyeon meyakinkan bahwa Cheon Gi adalah pelukis yang diberkati yang dicari Pangeran Yang Myung untuk memperbaiki lukisan sang kakek. Di perjamuan makan, Pangeran Yang Myung menemui dan menamani minum para peserta yang tersisa. Setelah perjamuan, Pangeran Yang Myung mengajak Cheon Gi bicara empat mata. Dia bertanya mengenai lukisan palsu yang dibuat Cheon Gi.

Yang Myung mengatakan jika Cheon Gi sampai menjadi juara dan fakta pemalsuan lukisan tersebar di masyarakat, reputasi Festival Melukis Maejukheon akan rusak. Selesai dari sana, Yang Myung menghadiri pesta lain yang khusus digelar untuk menjamu Pangeran Joo Hyang.

Master Choi kembali mengingatkan Cheon Gi untuk menyerah karena khawatir keadaannya bisa sama dengan sang ayah. Ternyata sampai dewasa, Cheon Gi masih belum tahu mengapa ayahnya bisa berubah seperti itu. Suasana hatinya yang sudah buruk setelah bicara dengan Yang Myung bertambah buruk.

Pangeran Yang Myung marah ketika mengetahui Joo Hyang berambisi menggantikan Putra Mahkota. Joo Hyang tak kalah marah karena Yang Myung tak mau mendukungnya. Penyidik Kim Gong Rae menguping pembicaraan mereka dan mengirim merpati pembawa pesan rahasia untuk Raja Seongjo. Namun, Moo Young memanahnya dan membaca pesan tersembunyi yang ada di sana. Dia lalu mengabarkan berita ini pada Ha Ram.

Ha Ram memerintahkan Moo Young untuk mengirimkan pesan tersebut pada Joo Hyang secara diam-diam. Sejurus kemudian setelah membaca surat itu Joo Hyang merasa ada yang mengkhianatinya. Cheon Gi menyendiri di kandang kuda setelah dua kejadian yang membuatnya sedih. Tak lama Ha Ram datang memberinya dukungan saat Cheon Gi memutuskan menyerah.

Ha Ram lalu mengajak Cheon Gi menunggangi kuda bersama menuju suatu tempat. Tanpa dia tahu ternyata tempat itu pernah dikunjungi keduanya saat kecil dulu. Bagi Cheon Gi tempat tersebut punya kenangan. Cheon Gi membahas kembali apa-apa yang dibicarakan dengan Ha Ram saat dulu.

Ha Ram sendiri masih berusaha pura-pura tak mengingat kejadian itu sampai Cheon Gi meraih tangannya, lalu meletakkan tangan Ha Ram di wajahnya. Seketika Ha Ram mencium gadis itu. Namun, kemudian dia menyadari ada yang aneh dengan tubuhnya. Berbarengan dengan itu gambar kupu-kupu di tengkuknya memudar dan Ha Ram terserang sakit kepala yang berat.

Sejurus kemudian dia merasa seperti tercebur ke dalam air. Tubuhnya bergetar hebat karena dia melihat iblis bermata merah di sana. Saat tersadar dalam keadaan panik, Ha Ram mengatakan bahwa dia bukan anak laki-laki yang dicari Cheon Gi.

Dia meminta Cheon Gi melupakannya karena anak kecil itu juga sudah melupakan kenangan tersebut. Itu adalah satu-satunya cara yang akan menjaganya dari luka. Ha Ram tidak ingin goyah sebab dia juga sudah melepaskan perasaan itu.

Hari kedua kontes atau penyaringan selanjutnya dimulai. Setiap pelukis akan berpasangan dan saling melawan. Saat kontes tengah berlangsung, Ha Ram berpura-pura meninggalkan tempat kontes dan menabrak Kim Gong Rae hingga kertas kosong yang dipakai menulis surat rahasia semalam berceceran dari balik pakaiannya. Joo Hyang melihat dan menahan amarah karena mengetahui telah dikhianati oleh Kim Gong Rae.

Waktu penilaian lukisan pun tiba. Sejauh ini Sentuhan Ajaib unggul dibanding yang lain. Ketika giliran lukisan Cheon Gi dinilai oleh juri, mereka bingung, tapi Pangeran Yang Myung berhasil menerjemahkan makna dan maksud lukisan Cheon Gi yang akhirnya membuat gadis itu menang.

Lukisan para pemenang di penyaringan tadi kemudian dilelang pada para juri yang hadir. Lukisan Cheon Gi ditawar secara bersaing oleh Pangeran Yang Myung dan Ha Ram. Nilainya sudah tiga kali lipat dibanding pemenang yang lain. Pelelangan lukisan Cheon Gi dimenangkan oleh Ha Ram. Ha Ram sengaja melakukannya karena ingin menghargai janji yang dia buat. Cara itulah yang dia pilih untuk melepas janji yang ingin dia tepati.

Pangeran Yang Myung menobatkan Cheon Gi sebagai pemenang kontes. Setelah menerima hadiah yang sangat besar, Cheon Gi meminta sesuatu. Dia meminta Pangeran Yang Myung mencarikan obat bernama Chungsimwon, obat untuk penyakit sang ayah. Yang Myung bersedia mencarikannya. Cheon Gi merasa bahagia sampai menangis.

Setelah kontes dibubarkan, Eun Ho, ayah Cheon Gi tiba-tiba ada di sana. Dia mengambil kuas lalu berjalan di antara kerumunan. Saat melihat Pangeran Joo Hyang, Eun Ho melihat sekelebatan iblis. Dia lalu berteriak pada Ha Ram memanggilnya dengan nama Ha Sung Jin.

Eun Ho diringkus tapi dia sempat melemparkan kuas tersebut pada Joo Hyang. Cheon Gi yang melihat itu langsung berlari menghampiri ayahnya. Sementara Eun Ho terus berteriak menyebut iblis pada Joo Hyang. Cheon Gi meminta maaf atas kejadian itu.

Pangeran Yang Myung Menemukan Pelukis yang Dia Cari

Pangeran Yang Myung Menemukan Pelukis yang Dia Cari

Alur episode 6 Lover Of the Red Sky (2021) masih melanjutkan kemeriahan kontes melukis yang diadakan oleh Pangeran Yang Myung. Setidaknya ada 6 pelukis yang tersisa, tiga dari Baekyu dan tiga lainnya adalah pelukis profesional yang sudah lebih terkenal. Persaingan semakin ketat karena masing-masing pelukis tersebut digambarkan punya kemampuan melukis yang sama-sama berkualitas. Cheon Gi bahkan memasuki babak terakhir dengan nilai seri.

Plot tersebut cukup untuk menggambarkan betapa persaingan antara mereka memang berat. Setelah di episode lalu Yang Myung coba menggagalkan Cheon Gi, pada episode 6, sikap Yang Myung berubah drastis, terutama setelah dia mengetahui bahwa Cheon GI adalah pelukis yang dia butuhkan, yang dia cari selama ini.

Sejak awal, kontes melukis yang diadakan Yang Myung diceritakan untuk mencari pelukis peniru yang meresahkannya. Selain itu dia juga mencari pelukis yang dapat menggambar ulang lukisan kakeknya. Ternyata dua hal yang dicari Yang Myung ada di diri Cheon Gi. Cerita di bagian ini dirangkai dengan rinci dan baik. Ditonton pun alur terasa mengalir, tidak ujug-ujug sampai terkesan dipaksakan atau sekadar tempelan.

Ha Ram Meminta Cheon Gi Melupakannya

Ha Ram Meminta Cheon Gi Melupakannya

Setelah di episode 5 Cheong Gi mulai menyadari siapa Ha Ram, di episode ini, perkembangan hubungan mereka lumayan tidak terduga. Ha Ram berpura-pura tidak mengenal dan menyadari Cheon Gi. Sikap Ha Ram yang seperti itu sebenarnya tidak terlalu mengejutkan, karena pada pertemuan pertama mereka, Ha Ram bisa berubah jadi iblis jika dekat dengan Cheon Gi. Dari sana kita dapat sama-sama merasakan bahwa akan sulit bagi mereka untuk bersatu.

Di episode ini pula Ha Ram membuat penonton kaget sekaligus deg-degan dan senang karena dia sempat terbawa suasana lalu mencium Cheon Gi. Scene saat keduanya menunggangi kuda juga dilengkapi visual efek yang romantis. Sayang, Ha Ram mematahkan hati banyak penonton karena kemudian meminta gadis itu melupakannya.

Menariknya di episode ini, pada saat mencium Cheon Gi, iblis di tubuh Ha Ram tidak mewujud seperti di episode awal. Sosok itu hanya menemuinya di dalam air, tapi visualisasinya tetap menyeramkan.

Cheon Gi Memenangkan Kontes Melukis

Cheon Gi Memenangkan Kontes Melukis

Tentu saja part ini sudah bisa ditebak sebelumnya. Namun, melihat Cheon Gi memenangkan kontes rasanya tetap mengharukan. Ekspresi Cheon Gi yang berkaca-kaca apalagi ketika dia mengatakan ingin mencari obat untuk ayahnya, berhasil menyentuh. Kim Yoo Jung memang jagonya!

Bukan hanya itu, interpretasi Yang Myung terhadap lukisan Cheon Gi dibuat dengan script yang detail dan cantik. Dia seperti sedang berpuisi menggunakan pengandaian-pengandaian yang pas sesuai dengan lukisannya. Sosok Yang Myung bertambah kharismatik saat mengatakannya.

Episode 6 ditutup dengan kejadian mengejutkan yang menimpa Joo Hyang dan Eun Ho. Bagaimana nasib Cheon Gi selanjutnya? Apakah hadiah akan dibatalkan karena ulah sang ayah?

Untuk catatan sih, sebenarnya sampai episode 2 saja, Lovers Of the Red Sky (2021) sudah menjabarkan semua akar konflik dengan baik dan rinci. Kamu gak akan bingung dengan line-line antara karakter di dalamnya. Ia juga gak bertele-tele atau banyak plot kosong yang kurang penting. Visual efek dan sinematografi juga berkualitas. Penasaran ingin nonton?

Lovers Of the Red Sky (2021)
Rating: 
3.7/5

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram