bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Drama Korea Lovers of the Red Sky

Lovers of the Red Sky (2021) merupakan drama sageuk terbaru berlatar kehidupan di zaman kepemimpinan Raja Seongjo. Ia menceritakan kisah dua orang anak manusia yang ditukar takdirnya oleh Samsin guna menghindari kekacauan akibat pengaruh iblis. Drama ber-genre romance fantasy ini dibintangi oleh Kim Yoo Jung, Ahn Hyo Seop, Gong Myung dan Kwak Si Yang.

Lover of the Red Sky (2021) diarahkan oleh sutradara Jang Tae Yoo yang sebelumnya sukses besar menyutradarai My Love From the Star (2014). Ide ceritanya sendiri diadaptasi dari sebuah novel Jung Eun Gwol tentang seorang pelukis wanita dan perwira buta. Untuk menghindari kontroversi, Jang Tae Yoo melakukan beberapa penyesuaian. Seperti apa jalannya drama berjumlah 16 episode ini?

Sinopsis

Cheon Gi adalah seorang gadis buta putri dari pelukis Eun Ho yang tidak waras. Ketidakwarasan Eun Ho berkaitan dengan kekuatan iblis yang pernah hidup di tubuh Raja Yeongjong.

Suatu hari dia tak sengaja bertemu dengan seorang anak laki-laki bernama Ha Ram yang memiliki energi air sehingga sangat dibutuhkan kerajaan yang sudah didera kekeringan selama 9 tahun. Pada ritual pemanggilan hujan, takdir mereka ditukar oleh Samsin. Apa yang akan terjadi pada keduanya?

Episode 1-2

Episode 1 – 2 Lovers Of the Red Sky (2021)_

Pada tubuh Samsin terdapat tiga dewa. Masing-masing adalah Dewa Kelahiran, Kematian dan Keseimbangan. Suatu hari Dewa Kematian memangsa Dewa Keseimbangan. Akibatnya dunia diliputi ketakutan dan kegelisahan. Dewa Kematian juga berhasil keluar dari tubuh Samsin dan hidup dari keserakahan manusia.

Raja Yeongjong ingin melepaskan iblis di tubuhnya karena khawatir terjadi pertumpahan darah yang semakin hebat. Dia menyerahkan tahta pada sang putra, Raja Seongjo, sekaligus ingin mengurung iblis di tubuhnya dalam sebuah lukisan. Ritual pun dilakukan.

Hong Eun Ho ditugaskan menjadi pelukis potret raja. Sang istri berjuang melahirkan saat suaminya menyelesaikan lukisan tersebut. Beruntung bayinya lahir selamat dan diselamatkan oleh Samsin dari ancaman segerombol serigala hutan. Bayi yang diberi nama Cheon Gi itu lalu dibawa oleh Samsin.

Di saat bersamaan, Eun Ho berhasil menyelesaikan lukisan. Ritual pengurungan iblis di dalam lukisan raja pun dimulai. Iblis itu sangat kuat hingga membuat pemimpin ritual kesulitan. Di saat bersamaan Eun Ho dirasuki Hwacha, siluman yang hidup dengan energi lukisan, lalu menghilang.

Samsin kemudian datang membantu pemimpin ritual tersebut memenjarakan iblis ke dalam lukisan. Sebelum masuk sepenuhnya ke dalam lukisan, iblis itu mengutuk mereka dengan kekeringan dan paceklik. Selain itu juga mengutuk keturunan mereka tak bisa melukis lagi.

Samsin yang masih menggendong Cheon Gi tak bisa mencabut kutukan tersebut. Namun, dia akan mempertemukan Cheon Gi dengan seseorang yang kelak akan melindunginya dari kutukan itu. Di tempat berbeda, putra sulung dari keluarga bangsawan Ha lahir ke dunia. Sang ibu memberinya nama Ram.

Sayang, sang kepala keluarga, Ha Sung Jin (Han Sang Jin) yang memimpin ritual tadi justru dipaksa mundur dan dibunuh. Sembilan tahun kemudian Dinasti Dan benar-benar kekeringan dan kelaparan. Kepala pendeta dan dukun kerajaan, Mi Soo (Chae Gook Hee) mencari bantuan.

Saat itulah dia melihat seorang anak kecil yang memiliki energi air berhasil membantu penduduk desa menemukan titik air. Anak itu adalah Ha Ram (Choi Seung Hoon), putra Ha Sung Jin. Mi Soo diam-diam mengetahui bahwa Ha Sung Jin ternyata masih hidup. Wanita itu tanpa malu meminta Ha Sung Jin menyerahkan Ha Ram untuk membantu ritual pemanggilan hujan.

Di tempat lain, Cheon Gi (Lee Nam Gyeong) yang sedang bersama ayahnya diganggu beberapa anak kecil. Gadis itu ternyata buta sementara Eun Ho tidak waras.

Di saat bersamaan, rombongan Mi Soo yang membawa Ha Ram dan ayahnya lewat. Ha Sung Jin merasakan energi iblis ketika Eun Ho mendekat. Dia lalu mendorong Eun Ho sampai terjatuh dan tak sengaja berhasil mengeluarkan energi iblis itu.

Cheon Gi membela ayahnya tapi Ha Sung Jin melihat energi aneh pada anak gadis tersebut. Saat Eun Ho kembali waras, dia mengenali putrinya. Ternyata Eun Ho dan Ha Sung Jin juga saling mengenal. Cheon Gi meminta izin pada ayahnya untuk mengunjungi Komunitas Pelukis Baekyu. Ha Ram mengikutinya dari belakang.

Saat keduanya berjalan di pasar, seorang nenek memanggil mereka dan memberi Ha Ram sebuah benda berbentuk kupu-kupu yang sejurus kemudian menghilang di tangan. Nenek itu adalah Samsin (Moon Sook). Dia senang karena akhirnya mereka bertemu.

Keputusan Mi Soo mengorbankan manusia dalam ritual tersebut ditentang oleh Raja Seongjo (Cho Seong Ha). Namun, Mi Soo berencana membangkang dan akan tetap melakukan ritual itu.

Di tempat lain Cheon Gi dan Ha Ram semakin akrab. Ketika Cheon Gi terluka, Ha Ram membantunya menggunakan sapu tangan pemberian sang ibu. Ha Ram akan kembali mengambil sapu tangan itu setelah ritual pemanggilan hujan. Mereka lalu berjanji untuk bertemu lagi esok hari.

Walau ditentang raja, acara ritual jadi digelar. Pada acara tersebut hadir tiga putra raja, Lee Kang, Lee Hoo dan Lee Yul. Lee Hoo sebenarnya frustasi bertemu Putra Mahkota Lee Kang, sekaligus kakaknya, tapi Lee Yul coba menghibur dengan membawanya ke Paviliun Gyeongwon, tempat lukisan mendiang raja disimpan.

Dua remaja itu diam-diam masuk ke sana. Lee Hoo membuka sebuah ruangan yang sebelumnya ditempeli jimat. Lee Hoo nekat membuka lukisan Raja Yeongjong yang berisi iblis.

Dia begitu terpesona dan tak henti menatap mata lukisan tersebut. Di saat bersamaan, ritual memanggil hujan dimulai. Sejurus kemudian Lee Hoo membakar lukisan tersebut. Seketika iblis yang sekian tahun dikurung pun bangkit kembali.

Di tempat ritual, Ha Sung Jin baru menyadari jika anaknya akan ditumbalkan. Dia bergegas menghentikannya tapi Mi Soo langsung menahan. Sementara itu, iblis berhasil masuk ke tubuh Lee Hoo. Iblis itu juga keluar dan mengincar Ha Ram. Ha Ram terjebur ke dalam air, begitu pun Cheon Gi. Keduanya tenggelam di tempat terpisah. Kekacauan di istana tidak terelakkan.

Seketika hujan mulai turun. Semua bersorak di atas kesedihan Ha Sung Jin. Di dalam air Ha Ram didatangi Samsin. Dewa itu mengambil penglihatannya karena ada iblis bersemayam di tubuhnya.

Iblis di tubuh Ha Ram tak bisa menggunakan kekuatannya sampai mata anak itu pulih kembali. Di sisi lain Samsin memberikan penglihatan pada Cheon Gi untuk sementara, sampai mereka kelak bertemu lagi.

Di episode 2, Raja Seongjo memerintahkan untuk memulihkan lukisan raja agar bisa dipakai kembali mengurung iblis. Pelukis itu tak kunjung didapat sampai 19 tahun sudah berlalu. Cheon Gi (Kim Yoo Jung) tumbuh jadi gadis remaja.

Dia memiliki bakat melukis yang luas biasa. Ha Ram (Ahn Hyo Seop) sendiri menjadi cendekiawan kesayangan raja. Ketampanan serta kebaikan hatinya menutupi kenyataan bahwa dia buta.

Pemilik Wolseongdang, Ilwolseong, terkenal sebagai orang paling kaya di wilayah mereka. Di depan Wolseongdang terdapat sebuah kotak surat tempat orang-orang boleh memasukkan pertanyaan.

Ilwolseong akan menjawabnya tapi juga harus dibayar. Ilwolseong sudah seperti informan yang tahu segalanya. Ilwolseong yang menjaga kerahasiaan identitasnya itu ternyata adalah Ha Ram.

Cheon Gi mengunjungi Wolseongdang untuk menjual lukisannya. Sebagai pelukis yang ahli meniru lukisan orang lain, dia menguntungkan Wolseongdang. Ketika Cheon Gi memutuskan berhenti karena uang untuk berobat sang ayah sudah cukup, orang-orang di Wolseongdang meradang. Saat berdebat, Ha Ram diam-diam mendengar mereka dari ruangan berbeda.

Selesai ritual beberapa tahun lalu, Raja Seongjo mengusir Mi Soo karena sudah berani menumbalkan manusia. Kini dia dan Pangeran Joo Hyang (Kwak Si Yang), yang terobsesi menjadi raja, tampak bersekongkol.

Di tempat lain, Ha Ram kembali mengingat kematian ayahnya oleh Penyidik Kim Gong Rae atas titah mendiang Raja Yeongjong. Ha Ram menahan dendam karena tahu ayahnya tewas sebab dikhianati.

Cheon Gi sedih karena obat yang sudah mahal-mahal dibelinya tidak bereaksi apa pun pada sang ayah. Terang saja karena Cheon Gi ditipu penjual obat yang diancam oleh Jung Shwen Nae (Yang Hyun Min) dari Wolseongdang. Sejurus kemudian Cheon Gi mengetahui kenyataan itu dan marah besar.

Dia mengejar salah satu penipunya sampai ke rumah hiburan. Kebetulan Pangeran Yang Myung (Gong Myung) ada di sana dan melihat serta mendengar kemarahan Cheon Gi.

Tak lama Pangeran Joo Hyang datang untuk memenuhi janji bertemu Ilwolseong. Joo Hyang menemui Ilwolseong karena ingin tahu siapa yang sudah menyerang Putra Mahkota. Secara mengejutkan Ilwolseong mengatakan Joo Hyang-lah yang ada di balik penyerangan itu.

Saat Ilwolseong akan meninggalkan ruangan, dia dikagetkan oleh Cheon Gi yang masih berusaha mengejar penipunya. Penipu itu lalu mengatakan bahwa Jung dari Wolseongdang yang memerintahkannya. Hal ini menarik perhatian Ha Ram dan meminta anak buahnya untuk menyelidiki.

Cheon Gi berhasil menjebloskan Jung ke penjara. Kericuhan yang terjadi di Wolseongdang hari ini membuat Ha Ram menutup tempat tersebut. Selain itu dia juga ingin bertemu Cheon Gi sebagai si pelapor.

Sebelum itu Ha Ram menghadap Raja Seongjo terkait peristiwa penyerangan Putra Mahkota. Raja memintanya secara rahasia dan khusus untuk mengawasi anak kedua dan ketiganya, Pangeran Joon Hyang dan Pangeran Yang Myung.

Cheon Gi melarikan diri dari kejaran Jung yang baru keluar dari penjara. Dia bersembunyi di tandu milik Ha Ram. Tanpa melihat, Ha Ram bisa merasakan ada yang istimewa darinya. Ha Ram lalu membantu Cheon Gi bersembunyi. Ketika keduanya tanpa sengaja bersentuhan, tubuh Ha Ram bereaksi.

Dia lalu meminta Cheon Gi turun dari tandu. Ha Ram tampak kesakitan. Gambar kupu-kupu di tubuhnya perlahan memudar, seketika dia menjelma jadi iblis. Ha Ram kembali menemukan matanya, pada mata Cheon Gi.

Episode 3

Episode 3_

Iblis di dalam tubuh Ha Ram bangkit. Kebangkitannya membuat suasana kerajaan terasa lebih mencekam hingga Raja Seongjo dan beberapa yang petugas kerajaan yang lain memandangi suasana malam di sekitar kerajaan.

Raja melihat burung hantu berjejer dan mengartikannya sebagai kabar buruk. Pasalnya burung hantu adalah simbol arwah orang-orang yang tewas secara teraniaya di istana. Setiap mereka berkicau, kematian dan wabah penyakit akan melanda.

Atas keanehan malam itu, Raja Seongjo memerintah Kasim untuk mengadakan Ritual Janggal esok pagi. Ritual Janggal yaitu ritual yang diadakan saat terjadi fenomena aneh. Man Soo (Kim Hyun Mok), pekerja Ha Ram, melaporkan hilangnya tuan mereka akibat insiden di Gunung Inwang. Man Soo menceritakan kejadian tadi dengan rinci sambil gemetar ketakutan.

Cheon Gi yang berjalan sendirian di tengah hutan, bertemu Samsin. Menggunakan kekuatannya Samsin membuat Cheon Gi tertidur. Tak lama, iblis Ha Ram datang tapi Samsin sudah lebih dulu menjaga Cheon Gi sehingga gadis itu menjadi tidak terlihat olehnya.

Dia kembali mencari Cheon Gi tapi di jalan dia bertemu dengan petugas yang berpatroli setelah mendapat laporan dari Man Soo. Dalam sekejap iblis itu membunuh mereka.

Cheon Gi terbangun dan bergegas pergi walau sudah ditahan oleh Samsin. Iblis Ha Ram menyadari itu dan langsung melesat menemukannya. Sedetik sebelum mata Cheon Gi berhasil dia ambil, Roh Harimau, pelindung Gunung Inwang (Jo Ye Rin) muncul menghentikannya. Dia mengusir iblis Ha Ram dari daerah kekuasaannya.

Roh Harimau yang punya kekuatan lebih besar, mudah melumpuhkan iblis Ha Ram. Begitu akan menghabisinya, Samsin datang mencegah. Bagaimana pun iblis tak pernah mati, jika Ha Ram sampai tewas, ruh itu akan bebas.

Samsin ingin mengeluarkan ruh dalam tubuh Ha Ram lalu mengurungnya dalam wadah abadi yang akan dibuat oleh Cheon Gi saat waktunya tiba. Hal itu dilakukan karena dia adalah anak takdir. Sampai waktu itu tiba Samsin meminta Ruh Harimau untuk menjaga mereka.

Setelah pembicaraan tersebut, Samsin dan Ruh Harimau pun pergi. Cheon Gi dan Ha Ram yang sudah kembali ke bentuk manusia, kembali sadar. Cheon Gi membawa Ha Ram yang pingsan ke tempat yang lebih aman dan merawatnya.

Kematian para petugas patroli terdengar sampai ke Raja Seongjo. Raja juga belum mendengar kabar keberadaan Cendekiawan Ha sehingga turut diduga tewas.

Raja lalu memerintahkan kasim untuk menemui Pangeran Yang Myung karena mungkin dia tahu keberadaan temannya itu. Masyarakat gempar dengan hilangnya Ilwolseong sementara kerajaan juga mencari keberadaan cendekiawan mereka.

Pangeran Yang Myung yang sedang kesal karena ditipu lukisan palsu yang dibelinya dari Wolseongdang, mendapat perintah dari raja untuk mencari Ha Ram. Berita menghebohkan ini juga sampai ke telinga Mi Soo dan Pangeran Joo Hyang. Di tempat lain, Cheon Gi terbangun dalam keadaan memeluk Ha Ram. Gadis itu kaget, ketakutan dan malu sudah berlaku tidak sopan.

Ha Ram akhirnya bangun tapi tidak mengingat kejadian malam itu. Tubuhnya sendiri masih lemas hingga dia pun kembali pingsan. Cheon Gi pergi bergegas mencari tabib dan bertemu dengan Bu Gyeonju dari Komunitas Pelukis Baekyu.

Cheon Gi dimarahi habis-habisan oleh Master Choi (Kim Kwang Kyu) karena tak pulang semalaman dan tangan kanannya terluka. Alih-alih mendapat pertolongan, Cheon Gi malah dikurung sebagai hukuman.

Pangeran Yang Myung dan Man Soo, pekerja Ha Ram yang melihat kejadian aneh itu, mulai mencari sang cendekiawan. Di tempat lain, Mi Soo dan Pangeran Joo Hyang mendatangi para petugas yang sedang melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut secara diam-diam. Mi Soo langsung menyimpulkan bahwa peristiwa aneh itu adalah ulah iblis.

Moo Young (Song Won Seok) sebagai pekerja Ha Ram dan kuda So Ma juga mencari tuannya. Beruntung dia mendengar tanda siulan yang dikirim Ha Ram dari kejauhan. Ha Ram sendiri tidak berhenti memikirkan Cheon Gi karena gadis itu mengingatkannya pada anak kecil perempuan yang dia temui dulu.

Cheon Gi berhasil membawa Bu Gyeonju dan seorang tabib untuk mengobati Ha Ram. Ketika bergegas, mereka dikejutkan oleh Moo Young dan kudanya yang tak kalah cepat. Sementara itu anjing pelacak yang dibawa Pangeran Yang Myung mencium sesuatu.

Moo Young akhirnya menemukan Ha Ram. Tak berapa lama, Cheon Gi juga datang. Setelah mendengar namanya, Ha Ram semakin yakin wanita yang menolongnya itu adalah gadis di masa kecilnya.  

Episode 4

Episode 4_

Ha Ram mulai menyadari bahwa Cheon Gi adalah gadis yang dia temui dulu, tapi juga masih belum memastikan dan yakin sepenuhnya. Saat Cheon Gi membawanya masuk untuk dirawat, Pangeran Joo Hyang dan Mi Soo melihat mereka dari kejauhan.

Saat itulah Mi Soo mengetahui jika Cendekiawan Ha yang sedang dicari adalah putra Ha Sung Jin, si anak istimewa. Dukun istana itu juga ingat saat ritual pemanggilan hujan dulu, iblis memasuki tubuh Ha Ram.

Tak  berselang lama, Pangeran Yang Myung tiba dan langsung terpesona oleh Cheon Gi begitu pertama melihatnya. Saat mengenalkan diri sebagai seorang pangeran, Cheon Gi menertawakannya. Setelah mendengar Ha Ram memanggil Pangeran Yang Myung, Cheon Gi baru percaya dan langsung melarikan diri, mengintip dari kejauhan.

Di sisi lain Pangeran Joo Hyang dan Mi Soo menaruh kecurigaan pada Ha Ram. Joo Hyang memiliki luka yang disebabkan oleh iblis dan hanya bisa sembuh oleh iblis. Maka dari itu dia harus menemukannya.

Setiba di istana, Pangeran Yang Myung melaporkan bahwa para prajurit yang tewas sepertinya bukan disebabkan oleh manusia. Raja diam-diam mencurigai jika ini adalah ulah iblis.

Sementara itu, persiapan Kontes Melukis Maejukheon berjalan sesuai rencana. Raja meminta hal khusus dan penting terkait kontes tersebut. Ha Ram menghadap Raja Seongjo.

Di pertemuan itu, sang raja berencana untuk mundur dari tahta setelah menyelesaikan negosiasi dengan Yu Shi Yong, adik kaisar. Raja lalu memerintahkan Ha Ram memilih hari baik untuk upacara turun tahta.

Keputusan Raja Seongjo untuk menyerahkan tahta pada Putra Mahkota membuat Ha Ram khawatir. Akan lebih baik jika tahta diberikan pada Pangeran Joo Hyang atau Pangeran Yang Myung. Raja menolaknya karena jika tahta diberikan bukan pada anak pertama, ia bisa menyebabkan masalah

Informasi mengenai kontes melukis yang diadakan Raja Yang Myung sampai ke komunitas pelukis Baekyu, tempat Cheon Gi bekerja sebagai pelukis. Oleh gurunya, Choi Won Ho, Cheon Gi diizinkan ikut kompetisi tersebut setelah menyelesaikan tugas-tugasnya dalam seminggu; sesuatu yang mustahil dilakukan.

Cheon Gi yang kesal namanya tidak ada dalam daftar pelukis yang diikutkan kontes, menuliskan namanya sendiri sebelum Kang Chun Bok (Jung Young Ki) menyerahkan daftar tersebut ke Maejukheon. Chun Bok tak ingin mengambil risiko sehingga meminta Cheon Gi menyerahkan daftar itu sendiri. Artinya gadis itu mungkin akan kembali bertemu Pangeran Yang Myung.

Namun, siapa sangka Cheon Gi justru bertemu Ha Ram di sana, orang yang dia pikirkan sejak kejadian itu. Ha Ram langsung mengenali gadis itu melalui suaranya. Cheon Gi sebenarnya malu datang ke sana mengingat kejadian antara dirinya dan Pangeran Yang Myung.

Ha Ram menertawakan gadis itu setelah tahu cerita sebenarnya. Kekonyolan Cheon Gi yang tidak percaya pada Pangeran Yang Myung dan malah mengaku sebagai istrinya terdengar lucu bagi Ha Ram.

Saat akan menitipkan daftar nama padanya, Pangeran Yang Myung datang. Cheon Gi langsung salah tingkah dan melarikan diri. Yang Myung lalu mengejarnya sampai-sampai daftar pelukis sobek oleh mereka berdua.

Ketiganya lalu bicara untuk meluruskan kesalahpahaman. Ha Ram merasa semua salahnya sehingga dia meminta maaf pada Pangeran Yang Myung atas nama Cheon Gi, tapi gadis itu juga harus meminta maaf secara resmi.

Yang Myung memaafkan karena bagaimana bisa seorang ‘suami’ tidak memaafkan ‘istrinya’. Mendengar hal itu Ha Ram salah tingkah sampai menumpahkan minumannya.

Kesibukan Yang Myung menyiapkan kontes melukis pun dimulai. Saat bertemu Ahn Gyeon (Jang Hyun Sung), pangeran tersebut bertanya tentang informasi terbaru soal pelukis peniru yang sedang dia cari.

Selain itu Ahn Gyeon meminta Yang Myung menemukan pelukis dengan kekuatan mistis untuk menggambar lukisan Raja Yeongjong yang rusak. Pelukis tersebut pasti ikut dalam kontes.

Di pasar, Cheon Gi kaget menemukan ayahnya pingsan. Menurut tabib, ayahnya akan berhenti bernapas kecuali dengan Chungsimwon, obat terbaik untuk penyakit kejiwaan. Namun, hanya keluarga kerajaan yang bisa mendapatkannya.

Satu-satunya cara mendapatkan itu adalah menjadi juara kontes melukis dan menggunakan uang hadiah untuk membelinya. Selain itu menurut Choi Jung, Pangeran Yang Myung juga akan mengabulkan permintaan pemenangnya. Dengan motivasi yang sangat kuat, Cheon Gi nekat mengikuti kontes itu walau ditentang oleh Tuan Choi.

Di Simcheonggak Mae Hyang (Ha Yul Ri) menyerahkan buku ramalan petugas senior yang diminta Ha Ram. Mae Hyang lalu pergi karena Pangeran Joo Hyang datang.

Ha Ram merencanakan pembalasan dendamnya pada Raja Seongjo malam itu. Dia juga menerima laporan dari Moo Young terkait latar belakang Cheon Gi. Dari informasi itu Ha Ram semakin yakin jika Cheon Gi benar-benar gadis kecil itu.

Di ruangan berbeda, bersama beberapa orang lainnya, Pangeran Joo Hyang merencanakan sesuatu untuk kakak tertuanya yang sebentar lagi akan mewarisi tahta. Namun sebelum itu mereka harus lebih dulu mengambil hati Pangeran Yang Myung. Tak lama Mae Hyang datang dan coba menggoda Joo Yang.

Jung dari Wolseingdang mengetahui rencana Ilwolseong membuka kembali tempat itu sekaligus mengusir dirinya. Dia sangat mendendam pada Cheon Gi.

Sementara pada malam sebelum kontes, Cheon Gi dikurung oleh Master Choi karena nekat mengikuti kontes tersebut. Esok paginya kontes pun digelar. Semua peserta sudah hadir, tidak terkecuali Pangeran Joo Hyang yang langsung menemui Yang Myung.

Saat Kang Chun Bok diam-diam akan mengeluarkan Cheon Gi, seorang pelanggan berkekuatan aneh tiba-tiba datang untuk mengambil lukisan yang dikerjakan gadis itu.

Cheon Gi sendiri akhirnya bisa keluar dan langsung mendatangi lokasi kontes. Sial karena Jung yang selama ini mengincarnya sudah menunggu dia di sana. Ketika Jung menarik gadis itu secara paksa, Ha Ram menghentikan dan menyelamatkannya.

Episode 5

Lovers Of the Red Sky Episode 5

Cheon Gi bersama dua rekannya dari Baekyu, Young Wook dan Choi Jung sudah menempati tempat yang disediakan untuk siap-siap melukis. Sementara itu kedatangan Ha Ram ke Kontes Melukis Maejukheon atas undangan Pangeran Yang Myung menarik perhatian banyak orang yang hadir. Pangeran Yung Myung memuji cendekiawan dari Seomungwan atau kantor penanggungjawab astronomi, cuaca dan kalender, itu setinggi langit.

Di saat yang lain menyambutnya dengan baik, Pangeran Joo Hyang dan beberapa pengikutnya menatap Ha Ram dengan sinis. Ha Ram menyapa mereka tapi saat dirinya berlalu, Joo Hyang dan yang lain, termasuk Penyidik Kim Gong Rae, pengawal Pangeran Joo Hyang sekaligus pembunuh sang ayah menertawakannya.

Pangeran Yang Myung membuka kontes melukis. Dia memperkenalkan juri-juri yang akan menilai karya semua peserta, di antaranya kepala Cheon Gi di Baekyu, Master Choi, Pangeran Joo Hyang dan Pangeran Yung Myung sendiri. Kontes tersebut akan berlangsung selama dua hari dengan tiga kali penyaringan.

Hari pertama peserta harus membuat dua lukisan untuk dua kali penyaringan. Penyaringan terakhir akan berlangsung di hari kedua. Proses penilaian akan dilakukan tanpa menyebut pangkat atau status peserta. Ada tiga saingan berat yang harus dihadapi Cheon Gi. Pertama adalah Biksu Manyoo, yaitu pelukis ulung dari Jeolla yang mengejutkan semua orang karena lukisan Vimalakirti di dinding kuil yang dia buat dapat mengeluarkan cahaya.

Pelukis kedua dikenal dengan sebutan Sentuhan Ajaib karena dalam proses melukis dia dibantu Hwacha, siluman lukisan. Pelukis ketiga adalah Kang Hee Yoon. Dia dikenal dengan sebutan Sentuhan Dewa, karena itu pelukis itu sangat dijagokan dan diprediksi memenangkan kontes melukis ini.

Tema lukisan pertama hari itu sudah diberikan. Cheon Gi mulai menggoreskan kuas ke atas kertas. Di tengah asyik melukis, Sentuhan Ajaib mengintip karya Cheon Gi dan memujinya. Dia tak percaya diri lalu merobek kertas miliknya dan memulai lukisan yang baru. Proses penilaian untuk tema pertama pun dimulai. Lukisan dinilai tidak berdasarkan pelukisnya, melainkan karyanya.

Beberapa pelukis mulai berguguran. Young Wook dan Choi Jung dinyatakan lolos. Lukisan Cheon Gi juga mendapat banyak pujian. Namun, Pangeran Yang Myung yang memang sedang mencari pelukis peniru yang menipunya, mengenali karya Cheon Gi sebagai karya peniru tersebut. Saat akan dinyatakan gagal, Cheon Gi bersuara.

Gadis itu bertanya mengapa karyanya yang dipuji bagus dinyatakan gagal? Dia menerima kegagalan itu tapi ingin tahu alasan di balik keputusan yang dibuat Pangeran Yang Myung agar bisa memperbaiki lukisannya. Yang Myung menjelaskan tapi Cheon Gi tetap berusaha membela diri.

Akhirnya ketika Cheon Gi memutuskan pergi, Ahn Gyeon dari Gohwawon atau lembaga yang mengurusi lukisan di kerajaan, sekaligus orang kepercayaan Yang Myung dalam kontes ini, mencegahnya.

Secara ajaib dua ekor kupu-kupu berwarna kuning hinggap di lukisan Cheon Gi. Hal itu mengejutkan banyak orang. Ahn Gyeon akhirnya menggunakan privilege sebagai juri untuk menyelamatkan Cheon Gi. Sebelum kontes dimulai, Master Choi mengatakan pada Ahn Gyeon bahwa putri Eun Ho mengikuti kontes tersebut. Dia diminta menggagalkannya. Namun, setelah melihat Cheon Gi secara langsung, Ahn Gyeon mengambil keputusan berbeda.

Saat semua kontestan istirahat dan mencuci kuas mereka, dua orang peserta terdengar bergosip tentang Cheon Gi dan Ha Ram. Menurut mereka Cheon Gi menggunakan kekuatan orang dalam atau Ha Ram menggunakan sihirnya untuk mengundang kupu-kupu datang. Pandangan orang-orang yang menganggap Ha Ram aneh sampai ke telinga Cheon Gi. Memuaskan penasarannya, gadis itu bertanya lebih jauh pada Choi Jung.

Dari sana Cheon Gi akhirnya tahu bahwa dulu Ha Ram diikutkan dalam ritual pemanggilan hujan. Sejak ritual tersebut matanya menjadi merah dan buta. Kontes hari itu berlanjut dengan babak kedua dan menyisakan 20 pelukis saja. Tantangan yang diberikan semakin berat karena peserta hanya diberi satu kertas dan kuas berukuran besar.

Untuk tema di babak kedua, Yang Myung meminta Ha Ram memutuskannya. Saat mendengar Ha Ram bicara mengenai tema yang dipilih, ingatan Cheon Gi seperti ditarik kembali ke masa lalu. Fokusnya jadi terganggu karena gadis itu tampak punya banyak pertanyaan dan rindu untuk Ha Ram.

Episode 6

Lovers Of the Red Sky Episode 6

Untuk menentukan pemenang kontes, Pangeran Yang Myung akan bertanya pada dua pelukis pemilik dua lukisan tersisa yang memperoleh nilai sama. Cheon Gi perlu waktu lama untuk menjawab pertanyaan Pangeran Yang Myung, sampai-sampai Master Choi gemas dan mendesaknya.

Cheon Gi mengatakan bahwa sewaktu kecil, dia mengalami kebutaan. Dirinya hanya merasakan bentuk dan warna melalui suara. Ketika di hari pertama hujan turun setelah kemarau panjang, secara ajaib tiba-tiba dia bisa melihat. Di depannya terdapat Gunung Inwang berwarna hitam. Dia melanjutkan bahwa lukisannya adalah bentuk kerinduan pada seorang anak laki-laki yang memetik persik bersamanya saat kecil dulu. Cheon Gi tak ingat wajahnya tapi sangat merindukannya.

Saat pengumuman, dua pelukis itu kembali mendapat nilai seri. Akhirnya mereka dibiarkan lolos ke penyaringan selanjutnya esok hari sebagai pemegang posisi pertama. Ahn Gyeon memberi tahu Pangeran Yang Myung bahwa ayah Cheon Gi adalah pelukis hebat yang bersaing dengannya sebagai pakar Gohwawon. Ayah Cheon Gi jugalah yang melukis lukisan Raja Yeongjong yang terbakar 19 tahun lalu.

Ahn Gyeon meyakinkan bahwa Cheon Gi adalah pelukis yang diberkati yang dicari Pangeran Yang Myung untuk memperbaiki lukisan sang kakek. Di perjamuan makan, Pangeran Yang Myung menemui dan menamani minum para peserta yang tersisa. Setelah perjamuan, Pangeran Yang Myung mengajak Cheon Gi bicara empat mata. Dia bertanya mengenai lukisan palsu yang dibuat Cheon Gi.

Yang Myung mengatakan jika Cheon Gi sampai menjadi juara dan fakta pemalsuan lukisan tersebar di masyarakat, reputasi Festival Melukis Maejukheon akan rusak. Selesai dari sana, Yang Myung menghadiri pesta lain yang khusus digelar untuk menjamu Pangeran Joo Hyang.

Master Choi kembali mengingatkan Cheon Gi untuk menyerah karena khawatir keadaannya bisa sama dengan sang ayah. Ternyata sampai dewasa, Cheon Gi masih belum tahu mengapa ayahnya bisa berubah seperti itu. Suasana hatinya yang sudah buruk setelah bicara dengan Yang Myung bertambah buruk.

Pangeran Yang Myung marah ketika mengetahui Joo Hyang berambisi menggantikan Putra Mahkota. Joo Hyang tak kalah marah karena Yang Myung tak mau mendukungnya. Penyidik Kim Gong Rae menguping pembicaraan mereka dan mengirim merpati pembawa pesan rahasia untuk Raja Seongjo. Namun, Moo Young memanahnya dan membaca pesan tersembunyi yang ada di sana. Dia lalu mengabarkan berita ini pada Ha Ram.

Ha Ram memerintahkan Moo Young untuk mengirimkan pesan tersebut pada Joo Hyang secara diam-diam. Sejurus kemudian setelah membaca surat itu Joo Hyang merasa ada yang mengkhianatinya. Cheon Gi menyendiri di kandang kuda setelah dua kejadian yang membuatnya sedih. Tak lama Ha Ram datang memberinya dukungan saat Cheon Gi memutuskan menyerah.

Ha Ram lalu mengajak Cheon Gi menunggangi kuda bersama menuju suatu tempat. Tanpa dia tahu ternyata tempat itu pernah dikunjungi keduanya saat kecil dulu. Bagi Cheon Gi tempat tersebut punya kenangan. Cheon Gi membahas kembali apa-apa yang dibicarakan dengan Ha Ram saat dulu.

Ha Ram sendiri masih berusaha pura-pura tak mengingat kejadian itu sampai Cheon Gi meraih tangannya, lalu meletakkan tangan Ha Ram di wajahnya. Seketika Ha Ram mencium gadis itu. Namun, kemudian dia menyadari ada yang aneh dengan tubuhnya. Berbarengan dengan itu gambar kupu-kupu di tengkuknya memudar dan Ha Ram terserang sakit kepala yang berat.

Sejurus kemudian dia merasa seperti tercebur ke dalam air. Tubuhnya bergetar hebat karena dia melihat iblis bermata merah di sana. Saat tersadar dalam keadaan panik, Ha Ram mengatakan bahwa dia bukan anak laki-laki yang dicari Cheon Gi.

Dia meminta Cheon Gi melupakannya karena anak kecil itu juga sudah melupakan kenangan tersebut. Itu adalah satu-satunya cara yang akan menjaganya dari luka. Ha Ram tidak ingin goyah sebab dia juga sudah melepaskan perasaan itu.

Hari kedua kontes atau penyaringan selanjutnya dimulai. Setiap pelukis akan berpasangan dan saling melawan. Saat kontes tengah berlangsung, Ha Ram berpura-pura meninggalkan tempat kontes dan menabrak Kim Gong Rae hingga kertas kosong yang dipakai menulis surat rahasia semalam berceceran dari balik pakaiannya. Joo Hyang melihat dan menahan amarah karena mengetahui telah dikhianati oleh Kim Gong Rae.

Waktu penilaian lukisan pun tiba. Sejauh ini Sentuhan Ajaib unggul dibanding yang lain. Ketika giliran lukisan Cheon Gi dinilai oleh juri, mereka bingung, tapi Pangeran Yang Myung berhasil menerjemahkan makna dan maksud lukisan Cheon Gi yang akhirnya membuat gadis itu menang.

Lukisan para pemenang di penyaringan tadi kemudian dilelang pada para juri yang hadir. Lukisan Cheon Gi ditawar secara bersaing oleh Pangeran Yang Myung dan Ha Ram. Nilainya sudah tiga kali lipat dibanding pemenang yang lain. Pelelangan lukisan Cheon Gi dimenangkan oleh Ha Ram. Ha Ram sengaja melakukannya karena ingin menghargai janji yang dia buat. Cara itulah yang dia pilih untuk melepas janji yang ingin dia tepati.

Pangeran Yang Myung menobatkan Cheon Gi sebagai pemenang kontes. Setelah menerima hadiah yang sangat besar, Cheon Gi meminta sesuatu. Dia meminta Pangeran Yang Myung mencarikan obat bernama Chungsimwon, obat untuk penyakit sang ayah. Yang Myung bersedia mencarikannya. Cheon Gi merasa bahagia sampai menangis.

Setelah kontes dibubarkan, Eun Ho, ayah Cheon Gi tiba-tiba ada di sana. Dia mengambil kuas lalu berjalan di antara kerumunan. Saat melihat Pangeran Joo Hyang, Eun Ho melihat sekelebatan iblis. Dia lalu berteriak pada Ha Ram memanggilnya dengan nama Ha Sung Jin.

Eun Ho diringkus tapi dia sempat melemparkan kuas tersebut pada Joo Hyang. Cheon Gi yang melihat itu langsung berlari menghampiri ayahnya. Sementara Eun Ho terus berteriak menyebut iblis pada Joo Hyang. Cheon Gi meminta maaf atas kejadian itu.

Episode 7

Episode 7

Pangeran Joo Hyang sangat murka atas perlakuan ayah Cheon Gi. Sekalipun Pangeran Yang Myung sudah minta maaf, keputusannya untuk memotong tangan pelukis itu tidak berubah. Ha Ram membela Cheon Gi dengan bersedia merelakan apa pun sesuai permintaan Joo Hyang. Cheon Gi dibebaskan. Di balik topeng Ilwolseong, Ha Ram memberi Jung sejumlah perak agar tidak lagi mengganggu Cheon Gi.

Ha Ram memulai membalas dendamnya dengan berhasil menyingkirkan Penyidik Kim Gong Rae melalui tangan Pangeran Joo Hyang. Beberapa nama besar yang tersisa antara lain Raja Seongjo, Pangeran Joo Hyang dan Pangeran Yang Myung. Target Ha Ram selanjutnya adalah Mi Soo, kepala pendeta.

Raja Seongjo memerintahkan kerajaan untuk memasukkan Cheon Gi bekerja di Gohwawon selama tiga bulan. Gadis itu dianggap istimewa dan diharapkan dapat menjadi pelukis yang bisa memperbaiki lukisan Raja Yeongjong. Pangeran Yoo Hyang dan Mi Soo menyusun rencana untuk mengetahui alasan Raja Seongjo menerima Cheon Gi di Gohwawon.

Cheon Gi sendiri menolak tawaran tersebut karena tidak bisa meninggalkan ayahnya yang sedang sakit. Pangeran Yang Myung sampai datang menemui Cheon Gi untuk membujuknya dengan mengatakan bersedia merawat ayah gadis itu. Setelah merasa yakin Pangeran Yang Myung bisa bantu penyembuhan ayahnya dan rasa penasaran mengetahui penyebab sakit sang ayah, Cheon Gi bersedia bergabung di Gohwawon. 

Dalam perjalanan menemui Pangeran Yang Myung, Cheon Gi kembali bertemu Samsin. Menggunakan kekuatannya nenek itu memantrai lukisan Cheon Gi yang diberikan oleh sang guru, Choi Won Ho. Choi Won Ho sengaja memberi lukisan tersebut untuk melindungi Cheon Gi dari pengaruh jahat. Oleh kekuatan Samsin tadi, Cheon Gi terus diarahkan ke kediaman Ha Ram.

Tak mungkin kabur Cheon Gi akhirnya bertemu dengan Ha Ram. Gadis itu mengucapkan terima kasih dan permintaan maaf sekaligus akan mengikuti keputusan Ha Ram yang memintanya untuk melupakan teman lelaki di masa kecilnya. Cheon Gi akan berpura-pura tidak mengenalnya, tapi dia akan selalu percaya dan menunggu Ha Ram.

Pulang dari rumah Ha Ram, Cheon Gi kehujanan tapi tiba-tiba Pangeran Yang Myung datang dan memayunginya. Pangeran itu juga menggendong saat menyadari Cheon Gi demam. Tanpa diduga di tengah jalan mereka bertemu Ha Ram yang tampak sudah menunggu dengan payungnya. 

Episode 8

Episode 8

Ha Ram kembali meminta Cheon Gi melupakan dia di masa lalu, walau sebenarnya di dalam hati sangat rindu. Di tempat berbeda Raja Seongjo menerima surat rahasia dari Penyidik Kim Gong Rae yang memintanya untuk menghentikan Pangeran Joo Hyang sebab pangeran itu sedang mencari iblis yang lepas dari lukisan raja terdahulu.

Setelah menyerahkan dua surat berbeda untuk Yang Myung dan Joo Hyang, Raja Seongjo memerintahkan Han Geon mencari pelukis dan merestorasi lukisan raja yang rusak itu dalam waktu satu bulan. Sebagai pakar Gohwawon, Han Geon tidak yakin akan ada pelukis yang mampu melakukannya tapi raja mendesak.

Pangeran Joo Hyang yang sangat ingin menemukan iblis mengetahui bahwa Cheon Gi adalah putri Eun Ho. Mi Soo berencana mendapatkan darah Ha Ram untuk mengetahui adakah iblis di dalam tubuh cendekiawan itu. Ha Ram sendiri tampak bereaksi ketika hendak memegang lukisan Cheon Gi yang tertinggal di kediamannya.

Malam hari Pangeran Yang Myung membawa obat yang dibutuhkan Cheon Gi untuk kesembuhan ayahnya. Atas kebaikannya Cheon Gi menghadiahkan lukisan. Di saat bersamaan tersirat rasa kecewa di wajah Yang Myung karena tahu gadis yang dia sukai itu tampaknya menyukai lelaki lain.  

Ha Ram bertemu Pangeran Joo Hyang yang mencecarnya dengan pertanyaan soal iblis serta ingatan masa lalunya. Di kesempatan itu pula Mi Soo berhasil mendapatkan tetesan darah Ha Ram. Pulang dari sana Ha Ram memerintahkan Moo Young untuk mencari iblis yang dimaksud Joo Hyang.

Pangeran Yang Myung memulai persaingannya dengan Ha Ram untuk mendapatkan Cheon Gi. Masing-masing tak ingin melepaskan gadis itu. Di tempat lain, Cheon Gi yang sudah berada di Gohwawon bertemu Han Geon. Selain pekerjaan harian dia diminta mengerjakan tugas khusus yang masih dirahasiakan darinya.

Hari pertamanya di Gohwawon, Cheon Gi ditugaskan memperbarui peta lama yang bisa dipelajari di Seomungwan; tempat kerja Ha Ram, sekaligus akan diawasi oleh Ha Ram. Tugas merestorasi lukisan mendiang raja adalah rahasia yang tidak boleh diketahui siapa pun. Oleh karena itu Cheon Gi sengaja ditugaskan di Seomungwan agar tak ada orang curiga.

Malam itu setelah berkeliling Seomungwan bersama Ha Ram, Cheon Gi diantar menuju Paviliun Gyeongwon, tempat penyimpanan lukisan mendiang raja-raja, menemui Han Geon yang sudah menunggunya. Cheon Gi terkejut ketika Han Geon memberi tahu tugas rahasia yang harus dia kerjakan setiap malam, yakni melukis potret raja.

Cheon Gi ingin melihat lukisan potret raja yang dilukis ayahnya, gadis itu lagi-lagi kaget karena lukisan tersebut rusak terbakar. Han Geon kemudian menjelaskan bahwa tugas Cheon Gi adalah merestorasinya tapi gadis itu tiba-tiba lemas dan berteriak. Untuk tugasnya ini, Cheon Gi dibantu Pangeran Yang Myung.

Cheon Gi kembali ke Paviliun Gyeongwon untuk mengambil barangnya yang terjatuh, tapi tak diizinkan masuk tanpa tanda pengenal. Tak lama Ha Ram datang dan menemaninya masuk. Ha Ram kembali merasakan sakit kepala yang hebat seperti pertama kali menyentuh Cheon Gi. Di tempat berbeda Pangeran Joo Hyang tampak senang mendengar kabar kalau iblis yang dia cari ada di tubuh Ha Ram.

Episode 9

Episode 9

Ruh Harimau datang menyelamatkan Cheon Gi dari cekikan Ha Ram yang sudah dikuasai iblis. Ha Ram lalu tak sadarkan diri. Samsin datang memberi Ha Ram sebuah jimat yang dapat menahan iblis agar tidak keluar dari tubuhnya untuk sementara.

Menurut Samsin Cheon Gi harus segera membuka mata batinnya agar bisa menciptakan tempat yang dapat menahan iblis selamanya. Hanya mereka berdua yang mampu melakukan itu. Ha Ram tidak mengingat kejadian semalam walau Cheon Gi coba bercerita secara detail. Dari Moo Young Ha Ram mendapat informasi bahwa upacara mengurung iblis 19 tahun lalu berhubungan dengan lukisan Raja Yeongjong.

Di tempat lain Pangeran Joo Hyang mengetahui rencana Raja Seongjo untuk memperbaiki lukisan guna mengurung iblis. Dia memerintahkan bawahannya mengikuti Pangeran Yang Myung dan mencari tahu kejadian di Pavilliun Gyeongwon.

Pangeran Yang Myung menemui Ha Ram dan berencana menyelidiki cendekiawan itu. Sampai penyebabnya diketahui, Yang Myung melarang Ha Ram mendekati Cheon Gi. Hari itu untuk pertama kalinya Cheon Gi bisa melihat jelmaan Ruh Harimau. Saat kembali menghilang Ruh Harimau mengatakan bahwa mata Cheon Gi yang ajaib akan dikembalikan ke pemilik sesungguhnya.

Atas kejadian di Pavilliun Gyeongwon, Pangeran Yang Myung menemui dan melaporkan hal tersebut pada Raja Seongjo. Setelah sekian lama, akhirnya Yang Myung mengetahui cerita mengenai iblis dari tubuh Raja Yeongjong yang dikurung di dalam lukisan.

Tugas Yang Myung memastikan agar rencana ini tetap berjalan rahasia, sedangkan tugas Cheon Gi adalah membuat lukisan Raja Yeongjong dengan tetap memperlihatkan aura sang raja. Keduanya bukan tugas mudah. Cheon Gi mendapat masalah lain ketika sang ayah histeris dan melarangnya melukis potret raja. Master Choi juga menentang Cheon Gi melakukan hal itu.

Cheon Gi sendiri mengeluh kesulitan melakukan tugasnya pada Ha Ram. Dia lalu dibawa menemui Im Chang Hyun, ahli fisiognomi terbaik. Pada kesempatan itu pula Ha Ram mengatakan akan diperiksa oleh Pangeran Yang Myung terkait insiden di Pavilliun Gyeongwon. Ha Ram juga memberi Cheon Gi cincin giok pemberian sang ayah untuk ibunya sebagai pernyataan cinta.

Saat Yang Myung mengajak bicara Cheon Gi tentang pelukis dengan kekuatan illahi yang dibutuhkan untuk melukis potret raja, Ha Ram sebagai Ilwolseong bermain baduk bersama Pangeran Joo Hyang. Joo Hyang curiga karena papan yang digunakan adalah khusus untuk orang buta. Saat bermain, Ha Ram sengaja memancing Joo Hyang untuk menyingkirkan Yang Myung.

Joo Hyang membutuhkan iblis guna memuluskan perjalanannya menjadi raja, sementara di tempat terpisah Cheon Gi akhirnya tahu mengapa sang ayah dan Master Choi sangat menentangnya melukis potret raja. Di tengah Yang Myung menjelaskan semua pada Cheon Gi, Raja Seongjo tiba-tiba datang. Ha Ram sendiri menawarkan bantuan pada Joo Hyang.

Episode 10

Episode 10

Malam itu Pangeran Yang Myung menyatakan perasaannya pada Cheon Gi, tapi melihat reaksi gadis idamannya, sang pangeran meralat pernyataannya sendiri. Saat keduanya berpisah, seorang dukun perempuan pertama kerajaan bernama Wol San mengatakan pada Pangeran Yang Myung bahwa mereka tidak akan berjodoh.

Semakin gelisah karena mengetahui risiko melukis potret raja, Cheon Gi memutuskan meminta pertimbangan Ha Ram dan pergi menemuinya. Begitu dia pergi, Hwacha, siluman lukisan datang mencarinya. Master Choi dan ayah Cheon Gi ketakutan dan mengkhawatirkan Cheon Gi.

Cheon Gi sendiri sedang berada di kediaman Ha Ram dan menceritakan kegelisahannya terkait tugas melukis potret raja. Sementara itu di tempat berbeda Pangerang Yang Myung menerima penjelasan dari Wol San mengenai keterkaitan Ha Ram dengan potret Raja Yeongjong secara rinci; bahwa iblis ada di dalam tubuh Ha Ram.

Wol San juga mengatakan jika Yang Myung yang ditakdirkan menjadi raja terlibat dengan Cheon Gi, dia akan mendapat petaka besar. Yang Myung tidak mengindahkan peringatan tersebut. Di tempat lain Mi Soo, dukun keempat kerajaan, memulai ritual berkomunikasi dengan iblis bersama Pangeran Joo Hyang. Iblis di tubuh Ha Ram bereaksi tapi terganggu oleh lukisan Cheon Gi yang sudah dimantrai Samsin.

Iblis dalam tubuh Ha Ram lalu pergi menghampiri kamar tempat Cheon Gi tidur. Dia mencekiknya tapi kekuatan dari cincin giok serta kekuatan dari Hwacha berhasil menghentikannya. Hwacha bahkan mengembalikan kutukan pada Mi Soo. Pagi harinya Ha Ram kembali tidak ingat apa pun.

Pagi itu Ha Ram juga mendapat laporan dari Moo Young mengenai iblis dalam lukisan potret raja. Cheon Gi sendiri menceritakan kegundahannya menerima tugas dari raja pada dua sahabatnya, Young Wook dan Choi Jung. Cheon Gi khawatir kalau-kalau dia akan bernasib sama seperti ayahnya. Percakapan mereka terdengar oleh Master Choi dan seketika membuatnya marah. Master Choi melarang keras Cheon Gi melukis potret raja.

Pangeran Yang Myung memikirkan perkataan Wol San mengenai iblis yang ada di dalam tubuh Ha Ram. Sang Pangeran kembali menemui dukun itu dan mulai percaya setelah mendapat ‘penglihatan’. Menurut Wol San, salah satu di antara Ha Ram dan Cheon Gi akan mati. Pangeran Yang Myung lantas menemui Ha Ram. Keduanya saling mengetahui rahasia keberadaan iblis dalam tubuh Ha Ram.

Pangeran Yang Myung dan Ha Ram pun sama-sama menyadari jika Ha Ram bisa membahayakan Cheon Gi. Oleh karena itu Yang Myung melarang Ha Ram mendekati Cheon Gi sampai potret raja selesai. Yang Myung akan mencarikan tempat persembunyian untuk Ha Ram sampai semua selesai.

Hari itu walau mendapat tugas dari Pangeran Yang Myung untuk melukis, Cheon Gi nekat menemui Ha Ram sesuai janji yang sudah mereka buat sebelumnya. Cheon Gi ternyata diminta melukis potret Ha Ram. Selesai dengan hal itu, Ha Ram menyerahkan selembar surat yang bisa membawa Cheon Gi dan ayahnya pergi ke Yeon.

Ha Ram ingin Cheon Gi dan ayahnya meninggalkan negeri mereka. Di saat itu pula Ha Ram menjelaskan yang sebenarnya pada Cheon Gi, bahwa di tubuhnya ada iblis yang bisa mencelakainya. Tak lama Pangeran Yang Myung dan beberapa pengawal datang menangkap Ha Ram dengan dakwaan pembunuhan terhadap penjaga istana di Gunung Inwang beberapa waktu lalu.

Episode 11-12

Episode 11-12

Ha Ram resmi ditahan karena bersalah atas kematian para penjaga istana di Gunung Inwang beberapa waktu lalu. Pangeran Yang Myung tak punya pilihan untuk menahannya sampai potret raja selesai dibuat. Akibat kejadian itu Cheon Gi sangat bersedih hingga jatuh sakit. Cheon Gi juga bertekad menyelesaikan lukisan, walau risikonya sangat berat.

Esok harinya Pangeran Yang Myung menginterogasi Ha Ram mengenai iblis yang ada di dalam tubuhnya. Sang pangeran memintanya untuk hadir di acara penyegelan karena dia ingin mengeluarkan iblis dari tubuh Ha Ram. Namun, Ha Ram mengatakan bahwa Cheon Gi bisa saja berada dalam bahaya karena siapa pun pelukis potret raja akan kena kutukan.

Ha Ram meminta jika Yang Myung masih peduli pada Cheon Gi, sebaiknya perbaikan potret raja dibatalkan. Malam hari saat sedang menggambar sketsa awal potret raja, Cheon Gi menghindari Yang Myung. Gadis itu masih marah dengan kejadian kemarin. Melihat sketsa awal potret raja, Raja Seongjo memerintahkan Cheon Gi melalui Han Geon untuk memulai draft pertama.

Di sisi lain Pangeran Joo Hyang menerima surat dari Ha Ram berisi petunjuk untuk mendapatkan ‘senjata pertama’ agar dapat mulai bergerak mencapai tujuannya; merebut tahta. Hari itu tanpa sengaja Cheon Gi kembali bertemu Roh Harimau. Dia lagi-lagi diingatkan agar tidak dekat-dekat dengan iblis karena bisa terbunuh.

Dari roh penjaga istana itu Cheon Gi tahu bahwa iblis akan selalu mengejarnya karena dia yang akan melukis potret raja. Akan lebih baik jika Cheon Gi fokus dan selesaikan saja lukisan raja secepat mungkin. Sementara itu Pangeran Joo Hyang mulai mempermasalahkan kesehatan sang putra mahkota seturut saran dari Ha Ram sebagai Ilwolseong. Dia memengaruhi dan menekan tabib kerajaan untuk mendesak raja segera ambil keputusan.

Draft pertama potret raja selesai dikerjakan Cheon Gi. Namun, setelah diperiksa oleh Wol San, draft pertama tersebut bukan lukisan illahi, ia tidak memiliki keillahian. Raja Seongjo sangat kecewa mengetahuinya.

Seorang tahanan misterius memberi tahu Ha Ram, seolah bisa meramal kejadian yang akan datang. Dia memerintahkan Ha Ram memegang tangan sang pelukis illahi. Di tengah kegelisahan memikirkan lukisannya yang tidak memiliki keillahian, bersama sahabatnya, Cheon Gi mengakali penjaga penjara untuk bertemu Ha Ram.

Perbuatan Cheon Gi segera diketahui Yang Myung. Pangeran Yang Myung lantas membawa Cheon Gi menemui Ha Ram. Ha Ram lalu memegang tangan Cheon Gi dan seketika keduanya berada di dunia iblis. Di sana Ha Ram dapat melihat. Saat iblis akan mengambil matanya yang ada pada mata Cheon Gi, cincin giok menyelamatkan gadis itu tapi Ha Ram terjatuh dari jurang dan tak sadarkan diri. Seluruh badannya menghitam.

Tahanan yang misterius tadi lalu memakai kekuatannya untuk membuang pengaruh iblis menghilang dari tubuh Ha Ram. Menurutnya sebelum upacara penyegelan, cincin giok yang memiliki kekuatan adalah satu-satunya benda yang bisa melawan iblis. Berita kejadian itu sampai ke telinga Joo Hyang. Dia lalu berencana membebaskan Ha Ram.

Malam itu Cheon Gi bertekad melupakan Ha Ram untuk sesaat. Dia akan fokus pada lukisannya. Pagi harinya Yang Myung menemui Raja Seongjo dan membicarakan risiko yang didapat Cheon Gi setelah menyelesaikan lukisannya. Raja lalu membicarakan perihal penggantian putra mahkota. Pangeran Joo Hyang datang kemudian dan diam-diam mendengar kalau raja akan mengangkat Pangeran Yang Myung sebagai putra mahkota di upacara penyegelan.

Yang Myung menolak karena masih ada Joo Hyang yang lebih berhak. Menurut raja, Joo Hyang tidak bijaksana. Dia juga memburu iblis setelah kejadian kebakaran lukisan raja beberapa tahun lalu. Raja mengkhawatirkan keadaan bangsa dan keluarga kerajaan jika Joo Hyang sampai naik tahta.

Di sisi lain Cheon Gi tidak sengaja mendengar percakapan antara Master Choi dan Han Geon mengenai risiko yang akan ditanggung pelukis potret ilahi. Master Choi benar-benar marah memikirkan nasib Cheon Gi yang harus bersepakat dengan Hwacha dan menjadi gila setelah menyelesaikan lukisannya.

Joo Hyang menemui Ha Ram saat Yang Myung juga ada di sana. Ketika sedang bicara, Ha Ram meminta Yang Myung bersembunyi karena dia mencium bau darah. Tak lama Joo Hyang datang. Begitu hendak mengeluarkan Ha Ram dari tahanan, Pangeran Yang Myung menghadang. Ketegangan antara mereka terjadi tapi kemudian Raja Seongjo tiba.

Raja lalu bicara berdua dengan Joo Hyang dan sangat murka dengan keserakahannya. Raja kemudian memutuskan mengasingkan Joo Hyang ke Pulau Jeju sebelum akhirnya tumbang. Menurut tabib, usia Raja Seongjo tidak lama lagi. Di tempat lain Cheon Gi berjanji tidak akan membuat kesepakatan dengan Hwacha, agar terhindar dari kutukan gila, seperti ayahnya.

Di penjara Ha Ram mengetahui kondisi sulit yang akan dihadapi kerajaan pasca tumbangnya raja. Dia berencana melepas iblis untuk Joo Hyang demi menyelematkan Cheon Gi. Joo Hyang juga bersikeras akan mengeluarkan Ha Ram dari penjara, terutama sebelum upacara penyegelan.

Pejabat kerajaan terbagi menjadi dua kubu, masing-masing mendukung Yang Myung dan Joo Hyang. Sementara itu Cheon Gi menyelesaikan draft pertama dengan cukup cepat. Di sisi lain Joo Hyang berhasil mengeluarkan Ha Ram dan meminta Yang Myung mempercepat upacara penyegelan. Ha Ram sendiri tidak peduli dengan iblis atau kekacauan yang akan terjadi. Dia hanya memikirkan dendamnya pada pihak keluarga kerajaan dan keselamatan Cheon Gi.

Episode 13-14

Episode 13-14

Pangeran Joo Hyang bertugas mengawasi Upacara Penyegelan. Bersama Ha Ram mereka punya rencana untuk memasukkan roh jahat ke dalam tubuh Joo Hyang. Rencana itu membuat Cheon Gi khawatir karena Joo Hyang orang yang jahat, tapi Ha Ram sudah bulat. Agar prosesi pemindahan iblis ke dalam tubuhnya berjalan lancar, Joo Hyang membutuhkan benda suci berupa cincin yang dipakai Raja Yeongjong untuk menangkal kekuatan iblis.

Cincin yang dimaksud rupanya cincin giok yang Ha Ram berikan pada Cheon Gi beberapa waktu lalu. Pangeran Yang Myung berkonsultasi soal keinginan Joo Hyang menguasai iblis pada Wol Sun. Dukun kerajaan itu mengatakan jika sampai Joo Hyang dapat menguasai iblis, satu-satunya cara mengalahkannya adalah membunuhnya. Setelah Cheon Gi bekerja keras, lukisan raja akhirnya selesai.

Di tempat lain Pangeran Yang Myung mendapat pedang ritual kecil dari Wol Sun, yaitu pedang ajaib yang dapat melukai roh atau dewa apa pun. Memang mustahil untuk membunuh iblis tapi dapat membunuh manusia. Kekuatan pedang itu berasa dari dendam orang yang memakainya.

Malam itu Yang Myung sudah bertekad, jika Upacara Penyegelan gagal, dia akan membunuh Joo Hyang lalu bunuh diri. Joo Hyang sendiri sudah berencana membunuh semua yang datang di upacara itu jika pemindahan iblis ke tubuhnya berhasil.

Ha Ram menemui Cheon Gi dan menjelaskan bahwa rencananya adalah untuk melindungi gadis itu. Cheon Gi meyakinkan Ha Ram bahwa dirinya tidak akan gila sebab tidak membuat kesepakatan dengan Hwacha. Dia ingin Ha Ram mengubah pikiran demi keselamatannya dan Pangeran Yang Myung.

Alih-alih berubah pikiran, Ha Ram meminta Cheon Gi menyerahkan cincin giok pemberiannya. Sebelum pergi, Ha Ram melarang Cheon Gi datang ke upacara tersebut. Ha Ram kemudian menyerahkan cincin itu, yang sebelumnya sudah dia tukar, pada Joo Hyang.

Ha Ram sudah diikat di tengah lapangan. Samsin dan Roh Harimau yang melihat dari atas tampak khawatir karena pengorbanan nyawa tak bisa dihindarkan lagi. Samsin bahkan melarang Roh Harimau ikut campur menggunakan kekuatannya. Pangeran Yang Myung datang menemui Ha Ram dan meminta maaf atas tragedi 19 tahun lalu.

Tak lama Mi Soo juga datang, mengusir Mi Sun yang sedang bersiap memulai upacara atas perintah raja. Cheon Gi diminta tetap berada di ruangan oleh Yang Myung selama upacara berlangsung. Yang Myung juga meyakinkan Joo Hyang untuk terakhir kali agar mengubah keinginannya yang dapat membahayakan banyak orang. 

Upacara akhirnya dimulai. Mi Soo berhasil membangkitkan iblis di tubuh Ha Ram. Cincin giok yang Ha Ram simpan di balik bajunya terlihat mengeluarkan cahaya yang membuat Joo Hyang sadar cincin yang dia pakai adalah palsu. Keributan terdengar hingga membuat Cheon Gi tak bisa lagi menahan diri untuk ke luar.

Mi Sun mengambil alih upacara. Roh iblis terlihat mulai diserap potret raja tapi lukisan itu malah terkoyak dan membuat roh kembali bebas. Iblis yang melihat matanya ada pada mata Cheon Gi langsung menyerang gadis itu tapi Yang Myung menusuk Ha Ram menggunakan pedang yang dia dapat dari Mi Sun.

Pedang itu menahan kekuatan iblis yang akan menyakiti Cheon Gi tapi hanya akan kembali mengurung iblis di tubuh Ha Ram. Joo Hyang sangat murka dan memerintahkan pasukannya menangkap Ha Ram dan Cheon Gi. Sementara itu sepasang kekasih tersebut berhasil melarikan diri dan bersembunyi.

Potret raja yang robek membuat Mi Sun berpikir mereka membutuhkan kekuatan lain selain kekuatan illahi. Mi Sun sendiri telah kehilangan kekuatannya akibat upacara tersebut. Sementara itu Pangeran Yang Myung diasingkan oleh Joo Hyang akibat kegagalan upacara. Di sisi lain Baekyu ditutup dan semua orang disana ditangkap dengan tuduhan menjual lukisan palsu dan mengirim pelukis peniru ke Gohwawon.

Yang Myung berhasil diselamatkan oleh Lee Hyun Mo saat akan diasingkan. Dia dapat kembali ke ibukota tapi tak bisa menampakkan dirinya karena itu Yang Myung meminta tolong pada Hyun Mo untuk mengawasi Joo Hyang.

Di tempat persembunyian, Cheon Gi dan Ha Ram berselisih karena mereka punya keinginan yang beda. Cheon Gi tetap ingin iblis itu disegel di dalam potret raja, yang artinya dia akan melukis ulang semuanya, sedang Ha Ram tidak mengizinkannya.

Berita Eun Ho dijadikan umpan untuk memancing Cheon sengaja disimpan Ha Ram rapat-rapat agar gadis itu tidak keluar dari persembunyian, tapi Mae Hyang malah memberi tahunya. Tanpa pikir panjang Cheon Gi bergegas mencari ayahnya. Joo Hyang berhasil menangkap keduanya dan memerintahkan Cheon Gi melukis ulang potret raja. Dia tidak akan melepaskan Eun Ho sampai lukisan itu selesai.

Mi Soo menemui Cheon Gi, memintanya segera menyelesaikan lukisan, karena jika tidak iblis akan menguasai Ha Ram sepenuhnya. Dibantu Moo Young, Ha Ram berhasil membawa kabur Cheon Gi dan ayahnya. Akibat peristiwa itu Moo Young dan ayah Cheon Gi meninggal dunia. Joo Hyang tidak kehabisan akal untuk memancing Cheon Gi keluar. Dia menahan dan siap mengeksekusi para pengurus Baekyu.

Cheon Gi yang mendengarnya ingin menyelamatkan mereka tapi Ha Ram berjanji akan cari cara lain. Sejurus kemudian Ha Ram mendapat surat yang memintanya menemui seseorang. Seseorang itu adalah Raja Seongjo, yang kembali dari komanya.

Episode 15-16

Episode 15-16

Ha Ram terkejut karena Raja Seongjo sudah kembali sehat dan mengetahui identitas gandanya sebagai Ilwolseong. Raja Seongjo ternyata juga sudah lama mengetahui rencana balas dendam Ha Ram pada kerajaan. Lebih mengejutkan ketika Raja Seongjo menceritakan bahwa pembunuh ayahnya adalah iblis yang menguasai tubuh Ha Ram saat dia masih kecil.

Ha Ram yang tidak percaya begitu saja perlahan mengingat kejadian saat ayahnya tewas. Hatinya pun hancur. Cerita berlanjut saat Raja Seongjo berhasil menggagalkan eksekusi Master Choi dan orang-orang dari Baekyu oleh Pangeran Joo Hyang. Raja Seongjo marah besar dan menghukum Joo Hyang.

Joo Hyang lantas menunjukkan luka bakar yang semakin membesar karena peristiwa lepasnya iblis dari potret raja beberapa tahun lalu. Dia mengatakan jika iblis tidak merasukinya, dia akan binasa. Raja Seongjo berubah khawatir tapi tak mengubah keputusannya.

Ha Ram membawa Cheon Gi menguburkan mendiang ayahnya di pinggir laut; tempat yang sama saat Ha Ram memakamkan ayahnya sendiri. Di kesempatan yang sama Ha Ram mengembalikan cincin giok yang sempat diambil dari Cheon Gi. Malam saat menemani Cheon Gi tidur, iblis di tubuh Ha Ram kembali bangkit. Beruntung cincin giok yang dipakai Cheon Gi menyelamatkan gadis itu.

Raja Seongjo sendiri meminta Yang Myung menyembunyikan persiapan upacara penyegelan yang akan dilaksanakan lagi. Hari itu saat akan bersiap melukis potret raja, Hwacha datang menemui Cheon Gi dan mengajaknya membuat kesepakatan karena jika tidak lukisannya akan terus robek.

Di sisi lain tubuh Ha Ram semakin sering dikuasai iblis. Sementara itu Wol Sun datang membawa Shim Dae Yu yang ternyata adalah putra Kan Yoon Guk, pelukis illahi yang menemani ayah Cheon Gi melukis potret raja sewaktu dulu. Melalui Wol Sun, Hwacha memerintahkan mereka melukis potret raja bersama.

Namun karena di tangan Cheon Gi yang terluka masih tersisa ruh iblis, dia harus melukis di hari upacara dan menyelesaikannya saat itu juga. Cheon Gi menyanggupi karena sudah membuat kesepakatan dengan Hwacha yang berjanji tidak akan mengambil nyawanya melainkan hanya mengambil sebuah lukisan. Pangeran Yang Myung sangat khawatir dengan kesanggupan Cheon Gi tapi memilih mengikuti keputusannya.

Di tempat berbeda seorang pria tua berpakaian putih menemui Ha Ram. Pria yang dia temui saat di penjara tersebut ternyata adalah kakeknya. Sang kakek lantas meminta Ha Ram menghancurkan cincin giok dan pergi ke Upacara Penyegelan karena selama Ha Ram memiliki cincin itu, dia akan terus berdampingan dengan iblis.

Mae Hyang yang merasa dikhianati oleh Ha Ram dan Ilwolseong menawarkan bantuan pada Pangeran Joo Hyang yang ada di penjara. Di saat bersamaan Mi Soo yang diperintah langsung oleh Raja Seongjo memimpin upacara mulai melakukan ritualnya. Di tempat lain setelah menghancurkan cincin giok seperti perintah kakeknya tubuh Ha Ram kembali dikuasai iblis.

Ha Ram yang belum juga muncul di Upacara Penyegelan membuat banyak orang khawatir, termasuk Raja Seongjo dan Cheon Gi. Malam itu Upacara Penyegelan harus berhasil jika tidak Ha Ram akan menyatu selamanya dengan iblis. Tak lama Ha Ram yang ditunggu pun datang. Belum apa-apa energi iblisnya sudah mengacaukan persiapan upacara.

Iblis di tubuh Ha Ram berhasil menghancurkan mantra yang dipasang Mi Soo di pintu ruangan tempat Cheon Gi melukis. Iblis itu mendapatkan matanya kembali dan Cheon Gi pun jadi buta. Saat hampir membunuh gadis itu Samsin dan Ruh Harimau datang mencoba menghentikan iblis agar Cheon Gi bisa menyelesaikan lukisannya.

Samsin dan Ruh Harimau terlihat kesulitan menghalau iblis karena sudah mendapatkan matanya kembali. Sementara itu dibantu ruh ayahnya dan diselesaikan olehnya sendiri, potret raja selesai dikerjakan Cheon Gi. Hwacha memberikan sentuhan terakhir pada potret tersebut sebelum dibawa ke luar ruangan.

Kali ini giliran Mi Soo yang bertugas tapi cenayang tersebut tersungkur. Tak punya pilihan lain Samsin mengorbankan dirinya menyeret iblis masuk ke dalam lukisan. Setelah Upacara Penyegelan berhasil Ha Ram kembali bisa melihat. Lima tahun kemudian Yang Myung yang sudah jadi Putra Mahkota pergi ke suatu tempat. Joo Hyang sendiri yang masih berada di penjara menyiapkan balas dendamnya.

Pangeran Yang Myung ternyata mengunjungi Ha Ram dan Cheon Gi yang sekarang sudah menjadi sepasang orangtua dari bocah lelaki bernama Ha Joong. Cheon Gi juga sudah kembali melihat, tak lama setelah Upacara Penyegelan berakhir. Saat sedang berkumpul dengan Ha Ram, Cheon Gi dan Master Choi serta beberapa orang dari Baekyu, Yang Myung mendapat laporan dari kerajaan sehingga harus segera pergi.

Di istana Pangeran Joo Hyang yang terbakar dendam memimpin konspirasi melawan raja untuk menguasai tahta sekaligus menghabisi Yang Myung. Sebelumnya saat Cheon Gi mengkhawatirkan Yang Myung, Ha Ram mengatakan bahwa dia melihat cahaya bintang kedua redup, yang artinya Yang Myung akan baik-baik saja.

Tukar Takdir Antara Gadis Buta dan Pria Berenergi Air

Tukar Takdir Antara Gadis Buta dan Pria Berenergi Air_

Lovers Of the Red Sky (2021) episode 1 dan 2 tentu saja berisi pengenalan konflik, pengenalan hubungan antara satu karakter dengan karakter lainnya. Di episode 1 kamu pasti akan gemas dengan interaksi antara Cheon Gi dan Ha Ram sewaktu bocah.

Dimainkan oleh dua aktor cilik Lee Nam Gyeong dan Choi Seung Hoon, chemistry dua karakter ini sudah dibangun sejak awal melalui alur yang rapi.

Kelahiran keduanya terjadi di masa-masa genting, yaitu ketika ayah Ha Ram memimpin ritual untuk memenjarakan iblis dalam sebuah lukisan Raja Yeongjong karya ayah Cheon Gi. Sejak itu takdir mereka seperti terikat. Pada satu peristiwa pemanggilan hujan, Cheon Gi yang buta bisa melihat kembali karena Samsin mengambil penglihatan Ha Ram dan memberikan padanya.

Drama ini memang ber-genre fantasi ya, jadi sejak awal memang dibumbui dengan hal-hal yang gak masuk akal semacam itu. Selumrahnya episode awal, alur episode 1 dan 2 dibuat sangat padat.

Setiap adegan saling terkait dengan adegan selanjutnya. Drama ini juga memesona karena dibungkus dengan sinematografi yang cantik. Misalnya saat mereka berada di kebun persik. Warna pink pada bunganya dan biru dari langit menciptakan tone yang selaras dan sekali lagi, cantik.

Keingintahuan Putra Raja Berakibat Fatal

Keingintahuan Putra Raja Berakibat Fatal_

Di episode 1 dan 2 pula kamu akan berkenalan dengan tokoh antagonis di drama ini, yaitu putra kedua Raja Seongjo bernama Lee Hoo. Dengan keingintahuannya, iblis yang sudah terkurung selama 9 tahun dalam lukisan tersebut, tanpa sengaja dia bebaskan.

Lee Hoo tipikal anak remaja yang kepo sekaligus dengki dengan kakaknya. Nonton bagian ini ada rasa-rasa gemes karena keteledorannya membahayakan kerajaan.

Di episode 1 karakternya dibawakan secara baik oleh Park Sang Hoon yang memang langganan memainkan tokoh utama versi remaja dalam sebuah drama. Sebut saja drama The Road: The Tragedy of One (2021), River Where the Moon Rises (2021) dan Do You Like Brahms? (2020).

Sementara saat dewasa, karakter culasnya dipercayakan pada Kwak Si Yang, yang sebelumnya juga sukses berperan dalam Welcome 2 Life (2019) dan Alice (2020). 

Visualisasi Iblis dan Scoring Mantap

Visualisasi Iblis dan Scoring Mantap_

Sebagai drama fantasi, selain alur yang rapi dan solid, visual efek juga penting diperhatikan. Beruntung Lovers Of the Red Sky (2021) tidak mengecewakan.

Visualisasi iblis pada episode 1 dan 2 dibuat sedemikian rupa hingga bukan hanya menyeramkan tapi mengancam. Iblis berukuran besar dan hitam dengan mata merah menyala serta tanduk digambarkan secara detail dan meyakinkan.

Belum lagi scoring saat iblis tersebut menampakkan diri membuat scene kemunculannya semakin menakutkan. Ada beberapa scene kemunculan iblis yang menakutkan di episode 1 dan 2, salah satu yang meyakinkan adalah scene saat Ha Ram tiba-tiba berubah wujud jadi iblis bermuka pucat yang menyeramkan dan penuh dendam.

Semua Sibuk Mencari Ha Ram

Semua Sibuk Mencari Ha Ram_

Pada episode 3 Lovers Of the Red Sky (2021) semua orang sibuk mencari Ha Ram. Raja Seongjo yang begitu khawatir sampai meminta Pangeran Yang Myung untuk bantu mencarinya.

Di pasar, masyarakat juga kehilangan sosok Ilwolseong, mereka pun tak kalah heboh. Alur di episode ini menjelaskan posisi Ha Ram yang penting untuk Raja Seongjo sampai-sampai membuat semua orang bergerak.

Kejadian aneh yang menewaskan beberapa prajurit sudah pasti menarik perhatian. Apalagi seorang cendekiawan turut hilang. Mi Soo dan Pangeran Joo Hyang juga tidak ingin ketinggalan informasi.

Di episode 3 ini pula, Mi Soo mulai mencium tanda-tanda kemunculan iblis. Masih dengan karakternya yang culas, dia dan Pangeran Joo Hyang pasti akan merencanakan sesuatu di episode mendatang.

Kemunculan Ruh Harimau

Kemunculan Ruh Harimau_

Sebagai drama sageuk dan fantasi, Lovers Of the Red Sky (2021) episode 3 juga menyelipkan scene yang menampilkan kekuatan visual efek mereka. Kali ini kemunculan Ruh Harimau penjaga Gunung Inwang akan memukaumu. Sesosok harimau putih berbungkus cahaya kebiruan yang bergerak dan mengaum layaknya harimau sungguhan, menambah dramatis part tersebut.

Menariknya tokoh yang memainkan Ruh Harimau ini adalah seorang gadis cilik. Ia bukan pria dewasa yang gagah atau wanita dewasa yang tangguh, melainkan anak kecil dengan riasan yang pas. Rambut berwarna perak ditambah riasan wajah yang tak berlebihan justru membuat kemunculannya terasa lebih istimewa.

Ha Ram Menyadari Siapa Cheon Gi

Ha Ram Menyadari Siapa Cheon Gi_

Pada episode 3 Lovers Of the Red Sky (2021) interaksi Ha Ram dan Cheon Gi masih canggung. Bagian ketika Cheon Gi terbangun di pelukan Ha Ram lalu gadis itu heboh sendiri cukup menggemaskan. Apalagi ketika dia menggebu-gebu meminta pertolongan Gyeonju untuk mengobati lelaki itu.

Di sini, akting Kim Yoo Jung memang juaranya. Dia bisa menghidupkan karakter seorang gadis ceroboh, periang dan peduli pada orang lain. Walau bukan kejutan yang besar tapi di akhir episode 3 Ha Ram dapat mengingat dan mengenali Cheon Gi sebagai gadis di masa kecilnya.

Kelanjutan mengenai sikap Ha Ram pada Cheon Gi lah bikin penasaran untuk nonton episode selanjutnya. Apakah Ha Ram akan berterus terang dan berusaha mengingatkan gadis itu atau membiarkannya untuk sementara waktu.

Pangeran Yang Myung Terpesona oleh Cheon Gi

Pangeran Yang Myung Terpesona oleh Cheon Gi_

Ada yang baru di episode 4 Lovers Of the Red Sky, yaitu pertemuan pertama antara Pangeran Yang Myung dengan Cheon Gi. Pertemuan mereka menambah kesegaran di episode ini karena keduanya mempertontonkan interaksi yang kocak. Chemistry antara Gong Myung dan Kim Yoo Jung terasa cocok: sama-sama pas berperan konyol.

Semakin menggemaskan dan lucu karena Pangeran Yang Myung sebenarnya jatuh cinta pada pandangan pertama. Bagian itu dikemas secara dramatis, terutama saat Yang Myung gak berhenti menatap Cheon Gi ketika keduanya pertama bertemu.

Sayang, sedetik kemudian mereka malah ribut dan saling ejek. Cheon Gi tertawa lepas saat mendengar pria di depannya mengaku sebagai seorang pangeran.

Ha Ram Cemburu

Ha Ram Cemburu_

Pertemuan dan interaksi Cheon Gi serta Pangeran Yang Myung di episode ini, ternyata bikin Ha Ram cemburu. Ha Ram yang hampir 100% yakin kalau Cheon Gi adalah gadis di masa kecilnya, secara tidak langsung memperlihatkan kecemburuan dengan menumpahkan minumannya.

Cheon Gi dan Yang Myung yang gak berhenti saling ejek, apalagi Yang Myung juga bahas-bahas masalah sebutan ‘istri’, membuat Ha Ram bereaksi. Cendekiawan kaya-raya dan kesayangan raja yang banyak diam di episode-episode lalu itu perlihatkan emosinya yang lain di episode ini.

Cheon Gi Bertekad Ikut Kontes Melukis

Cheon Gi Bertekad Ikut Kontes Melukis_

Sampai episode 4, Lovers Of the Red Sky (2021) alurnya masih sangat solid. Setiap cerita tersambung dengan cerita selanjutnya. Seperti ketika Cheon Gi yang semakin bertekad ikut kontes melukis karena butuh uang untuk obat ayahnya. Walau plotnya tergolong umum, tapi ia dirangkai dengan cukup detail.

Setelah berhasil kabur dari kurungan Master Choi, gadis itu segera pergi mengikuti lomba. Sayangnya, dia harus berurusan dengan Jung. Beruntung Ha Ram datang menyelamatkannya. Scene ini menutup episode 4 Lovers of The Red Sky dengan manis; bikin gak sabar untuk nonton episode mendatang!

Kontes Melukis Maejukheon Dimulai

Kontes Melukis Maejukheon Dimulai

Diambil dengan sudut kamera yang pas, kontes melukis Maekjukheon yang berlangsung di episode 5 tampil mengesankan. Para peserta berjejer rapi lengkap dengan peralatan mereka. Alur utama di episode ini adalah pertarungan Cheon Gi melawan pelukis-pelukis lain yang tak kalah kharismatik. Karya mereka bahkan lebih terkenal daripada dirinya.

Di episode ini ada beberapa pelukis terkenal yang ditampilkan. Mereka punya julukan masing-masing karena kehebatannya. Salah satu dari mereka bahkan diprediksi memenangkan kontes tersebut. Karakteristik pelukis lain yang ditampilkan di episode ini adalah plot yang tepat untuk menambah kesan dramatis pada perjuangan Cheon Gi. Akan lebih emosional jika Cheon Gi lah yang memenangkan kontes melukis itu. Kita tunggu saja di episode mendatang ya!

Cheon Gi Kerahkan Kemampuannya

Cheon Gi Kerahkan Kemampuannya

Di episode ini, kamu akan melihat Cheon Gi mengerahkan kemampuannya melukis secara serius. Sebelum menggoreskan kuas, dia memvisualisasikan imajinasinya di dalam pikiran. Ketika melukis, aura berbeda terpancar dari wajahnya. Cheon Gi yang selama ini bersembunyi di balik lukisan palsu, akhirnya tampil sebagai diri sendiri.

Pada episode ini pula, beberapa orang mulai menyadari dirinya sebagai putri Eun Ho; sebuah kejayaan masa lalu yang tidak lekang oleh waktu. Menariknya, menurut informasi yang beredar, lukisan yang dibuat Cheon Gi di episode 5 Lovers of The Red Sky (2021) ternyata digambar sendiri oleh Kim Yoo Jung, lho.

Selain itu bagian ini juga ditampilkan secara rinci dengan sudut pengambilan gambar yang pas sehingga kita dapat melihat Cheon Gi menggoreskan kuasnya. Penasaran dengan hasilnya?

Cheon Gi Mulai Menyadari Siapa Ha Ram

Cheon Gi Mulai Menyadari Siapa Ha Ram

Interaksi antara Cheon Gi dan Ha Ram tidak terlalu banyak di episode 5 ini. Namun, mereka tetap terhubung karena permainan kamera yang pas. Ketika Cheon Gi membela dirinya di depan Pangerang Yang Myung, kamera beberapa kali menangkap ekspresi Ha Ram yang sedang tersenyum. Jadi, walau gak ngobrol, kita masih bisa merasakan perasaan kuat antara keduanya.

Selain itu, episode 5 juga cukup penting karena dari sini, Cheon Gi tampaknya mulai menyadari bahwa Ha Ram adalah temannya saat kecil dulu. Walau belum yakin dan masih perlu memastikannya, Cheon Gi terlihat kehilangan fokus. Episode mendatang akan membawa babak baru bagi hubungan mereka.

Pangeran Yang Myung Menemukan Pelukis yang Dia Cari

Pangeran Yang Myung Menemukan Pelukis yang Dia Cari

Alur episode 6 Lover Of the Red Sky (2021) masih melanjutkan kemeriahan kontes melukis yang diadakan oleh Pangeran Yang Myung. Setidaknya ada 6 pelukis yang tersisa, tiga dari Baekyu dan tiga lainnya adalah pelukis profesional yang sudah lebih terkenal. Persaingan semakin ketat karena masing-masing pelukis tersebut digambarkan punya kemampuan melukis yang sama-sama berkualitas. Cheon Gi bahkan memasuki babak terakhir dengan nilai seri.

Plot tersebut cukup untuk menggambarkan betapa persaingan antara mereka memang berat. Setelah di episode lalu Yang Myung coba menggagalkan Cheon Gi, pada episode 6, sikap Yang Myung berubah drastis, terutama setelah dia mengetahui bahwa Cheon GI adalah pelukis yang dia butuhkan, yang dia cari selama ini.

Sejak awal, kontes melukis yang diadakan Yang Myung diceritakan untuk mencari pelukis peniru yang meresahkannya. Selain itu dia juga mencari pelukis yang dapat menggambar ulang lukisan kakeknya. Ternyata dua hal yang dicari Yang Myung ada di diri Cheon Gi. Cerita di bagian ini dirangkai dengan rinci dan baik. Ditonton pun alur terasa mengalir, tidak ujug-ujug sampai terkesan dipaksakan atau sekadar tempelan.

Ha Ram Meminta Cheon Gi Melupakannya

Ha Ram Meminta Cheon Gi Melupakannya

Setelah di episode 5 Cheong Gi mulai menyadari siapa Ha Ram, di episode ini, perkembangan hubungan mereka lumayan tidak terduga. Ha Ram berpura-pura tidak mengenal dan menyadari Cheon Gi. Sikap Ha Ram yang seperti itu sebenarnya tidak terlalu mengejutkan, karena pada pertemuan pertama mereka, Ha Ram bisa berubah jadi iblis jika dekat dengan Cheon Gi. Dari sana kita dapat sama-sama merasakan bahwa akan sulit bagi mereka untuk bersatu.

Di episode ini pula Ha Ram membuat penonton kaget sekaligus deg-degan dan senang karena dia sempat terbawa suasana lalu mencium Cheon Gi. Scene saat keduanya menunggangi kuda juga dilengkapi visual efek yang romantis. Sayang, Ha Ram mematahkan hati banyak penonton karena kemudian meminta gadis itu melupakannya.

Menariknya di episode ini, pada saat mencium Cheon Gi, iblis di tubuh Ha Ram tidak mewujud seperti di episode awal. Sosok itu hanya menemuinya di dalam air, tapi visualisasinya tetap menyeramkan.

Cheon Gi Memenangkan Kontes Melukis

Cheon Gi Memenangkan Kontes Melukis

Tentu saja part ini sudah bisa ditebak sebelumnya. Namun, melihat Cheon Gi memenangkan kontes rasanya tetap mengharukan. Ekspresi Cheon Gi yang berkaca-kaca apalagi ketika dia mengatakan ingin mencari obat untuk ayahnya, berhasil menyentuh. Kim Yoo Jung memang jagonya!

Bukan hanya itu, interpretasi Yang Myung terhadap lukisan Cheon Gi dibuat dengan script yang detail dan cantik. Dia seperti sedang berpuisi menggunakan pengandaian-pengandaian yang pas sesuai dengan lukisannya. Sosok Yang Myung bertambah kharismatik saat mengatakannya.

Episode 6 ditutup dengan kejadian mengejutkan yang menimpa Joo Hyang dan Eun Ho. Bagaimana nasib Cheon Gi selanjutnya? Apakah hadiah akan dibatalkan karena ulah sang ayah?

Pangeran Yang Myung Coba Dekati Cheon Gi

Pangeran Yang Myung Coba Dekati Cheon Gi

Setelah sempat kecewa karena mengetahui Cheon Gi adalah pembuat lukisan palsu, Pangeran Yang Myung berubah pikiran saat mendengar fakta tentang gadis itu. Karakter Yang Myung yang beberapa lalu menyebalkan karena berusaha menggagalkan Cheon Gi di kontes melukis berubah manis di episode ini! Siap-siap saja terpesona oleh senyum dan perlakuannya saat membujuk Cheon Gi memasuki Gohwawon.

Di episode ini pula aroma persaingan antara Pangeran Yang Myung dan Ha Ram untuk mendapatkan Cheon Gi mulai terasa. Ketika gadis itu memutuskan bersedia berpura-pura tidak mengingat Ha Ram sebagai teman kecilnya, Ha Ram malah berubah pikiran.

Dia terlihat tidak ingin membiarkan pria lain mendekatinya, termasuk Pangeran Yang Myung. Tingkah dan sikap Ha Ram yang bikin pusing ini, sekaligus membuat penasaran. Seperti apa sebenarnya perasaan Ha Ram pada Cheon Gi?

Ditutup dengan Kejutan Mengerikan

Ditutup dengan Kejutan Mengerikan

Episode 8 Lovers of The Red Sky (2021) semakin seru karena akhirnya Cheon Gi resmi bertugas di Gohwawon; tempat dia lebih dekat dengan Ha Ram sekaligus mendapat tugas rahasia yang berbahaya dari kerajaan. Mengikuti perjalanan hidup Cheon Gi sampai di episode ini rasanya macam-macam.

Pertama kita dibuat terharu dengan perjuangan Cheon Gi merawat dan mendapat obat untuk ayahnya, hingga alur membawa gadis itu masuk ke Gohwawon. Kita juga dibuat senyum-senyum sendiri melihat Cheon Gi diperlakukan baik dan manis oleh Ha Ram serta Pangeran Yang Myung.

Di sisi lain kita dibuat merasa khawatir sekaligus penasaran bagaimana nasib Cheon Gi jika tiba waktunya dia mulai melukis potret raja. Pasalnya belum apa-apa, reaksi mengejutkan sudah dirasakan Cheon Gi di episode ini. Bagian ending episode 8 tak kalah mengejutkan dan mengerikan karena iblis di tubuh Ha Ram kembali bereaksi.

Kali ini lebih bikin penasaran karena kejadian itu berlangsung di depan Cheon Gi dan Pangeran Yang Myung. Apakah iblis benar-benar akan keluar dari tubuhnya seperti saat di Gunung Inwang? Episode mendatang tambah menarik untuk diikuti.

Persaingan Yang Myung dan Ha Ram

Persaingan Yang Myung dan Ha Ram

Episode delapan tak lupa menyelipkan drama dan scene manis yang ampuh membuat senyum-senyum sendiri. Selain terhibur, melihat sikap manis Yang Myung pada Cheon Gi ada perasaan gak tega karena bagaimana pun hati Cheon Gi sudah mengarah pada Ha Ram. Keduanya sudah dijodohkan oleh Samsin.

Pada plot-nya sendiri, persaingan Yang Myung dengan Ha Ram untuk dapatkan Cheon Gi dimulai di episode ini. Dua pria dewasa yang saling berteman baik itu tak ingin membiarkan Cheon Gi lepas dari mereka. Walau sudah bisa mengira-ngira pilihan Cheon Gi pada akhirnya, mengikuti interaksi dan chemistry ketiganya memberi hiburan tersendiri.

Ha Ram Nyatakan Perasaan di Tengah Ketegangan

Ha Ram Nyatakan Perasaan di Tengah Ketegangan

Setelah Ha Ram terlepas dari pengaruh iblis, suasana di kerajaan masih diselimuti tanda tanya, terutama alasan di balik insiden di Pavilliun Gyeongwon. Cheon Gi tak kalah penasaran karena sang ayah dan gurunya melarang dia melukis potret raja. Di episode 9 ini, sesuatu yang masih dirahasiakan Raja Seongjo akhirnya juga diungkapkan pada Pangeran Yang Myung.

Dalam keadaan yang masih belum stabil seperti itu, di tengah ketegangan dan rasa penasaran Cheon Gi, Ha Ram dan Yang Myung, alur di episode ini menyelipkan sedikit part manis. Ha Ram yang sebelumnya memilih untuk menjauh dari Cheon Gi, malah mendekatkan dirinya dengan memberi Cheon Gi sebuah cincin giok sambil menyatakan cintanya.

Didukung dengan sinematografi yang cantik, pemilihan warna yang lembut, scene saat Ha Ram menyatakan perasaannya bertambah emosional. Walau sudah ditakdirkan bersama oleh Samsin, perkembangan hubungan keduanya yang naik dan turun tetap bikin penasaran untuk diikuti, terutama mengenai keselamatan keduanya. Bisakah mereka saling melindungi?

Ramai-ramai Melindungi Cheon Gi dari Gangguan Iblis

Ramai-ramai Melindungi Cheon Gi dari Gangguan Iblis

Menjadi seorang Cheon Gi di episode 10 rasanya pasti campur aduk. Di sisi lain dia gelisah karena tahu risiko yang akan ditimbulkan dari melukis potret raja, tapi di sisi lain, banyak pihak berusaha melindunginya, termasuk siluman lukisan, Hwacha, yang tidak diduga di episode-episode sebelumnya.

Aura Hwacha yang mengancam dan membahayakan, ternyata turut melindungi Cheon Gi dari ancaman iblis. Kegelisahan Ha Ram dan Pangeran Yang Myung juga menjadi konflik lain yang disuguhkan episode ini. Mereka punya cara masing-masing untuk melindungi Cheon Gi dari iblis yang dapat membahayakan nyawanya.

Yang Myung tidak mungkin membatalkan tugas yang sudah diberikan pada Cheon Gi, sementara Ha Ram juga tak punya banyak cara untuk bisa terbebas dari iblis yang bersemayam di tubuhnya. Alur di episode ini membawa mereka bertiga dalam konflik yang dilematis.

Ha Ram dan Cheon Gi Kepergok

Ha Ram dan Cheon Gi Kepergok

Sampai episode 9 kemarin, tidak banyak scene lawak yang disuguhkan drama Lovers of The Red Sky (2021). Sebagian besar berisi adegan-adegan serius dan membahayakan yang melibatkan iblis atau adegan manis yang melibatkan Ha Ram dan Cheon Gi. Khusus di episode ini sutradara menyelipkan adegan konyol yang menggelikan.

Selipan adegan saat Ha Ram dan Cheon Gi kepergok oleh dua pelayan Ha Ram ketika malam sebelumnya tidak sengaja tidur dalam satu kamar, sukses bikin tertawa. Apalagi melihat reaksi Ha Ram, Cheon Gi, Moo Young dan Man Soo yang bingung sekaligus malu-malu antara satu dan lainnya.

Di antara konflik yang serius dan menegangkan, scene ‘diam-diam akhirnya kepergok’ itu cukup menyegarkan. Jarang-jarang melihat Ha Ram yang berwibawa terlibat sesuatu yang konyol, kan?

Pangeran Joo Hyang Memulai Rencana Jahatnya

Pangeran Joo Hyang Memulai Rencana Jahatnya

Konflik pada dua episode Lovers of the Red Sky (2021) minggu ini semakin panas karena Raja Seongjo menitahkan Pangeran Yang Myung menjadi putra mahkota selanjutnya. Hal tersebut menyulut konflik lain karena Joo Hyang tentu saja tidak terima. Kemelut di kerajaan diperparah karena Raja Seongjo diceritakan jatuh sakit di episode 12.

Joo Hyang nekat dengan mengeluarkan Ha Ram dan penjara dan berniat mengambil iblis yang ada di tubuhnya. Karakter Ha Ram di dua episode ini juga terasa berbeda karena dia mulai dikuasai dendamnya. Ha Ram diam-diam mengendalikan keserakahan Joo Hyang untuk membalaskan dendam yang dia miliki.

Pada episode 11 dan 12 Cheon Gi juga mengalami konflik dengan diri sendiri, tapi gadis itu sudah mengambil keputusannya. Hubungan dia dengan Ha Ram digambarkan bertambah menarik sekaligus emosional karena pada episode 12 terdapat scene yang memperlihatkan kalau Ha Ram bisa melihat wajah Cheon Gi walau untuk sesaat.

Bagaimana kelanjutan kisah penuh polemik yang melibatkan iblis ini? Apakah Yang Myung yang akhirnya akan berhasil mengurung iblis dalam lukisan atau Joo Hyang yang berhasil memanfaatkan kekuatan iblis untuk kekuasaannya? Bagaiman dengan kisah Ha Ram dan Cheon Gi? Episode mendatang layak dinantikan!

Joo Hyang Gagal Menguasai Iblis

Joo Hyang Gagal Menguasai Iblis

Petaka di Lovers of the Red Sky (2021) minggu ini berakar pada keinginan tak tertahan Joo Hyang untuk menguasai iblis di tubuh Ha Ram. Upacara Penyegelan pun dimajukan sampai-sampai Samsin tidak bisa melakukan apa pun untuk mencegahnya. Di episode 13, saat Upacara Penyegelan berlangsung, kamu akan mendapat suguhan visualisasi yang mengagumkan ketika iblis meronta-ronta keluar dari tubuh Ha Ram.

Efeknya halus, asap-asap hitam sebagai wujud roh jahat tampak sangat nyata. Ketika Joo Hyang mulai menerima iblis di tubuhnya, itu pun tak kalah meyakinkan. Scene tersebut dibumbui adegan dramatis saat akhirnya Joo Hyang gagal menguasai iblis karena iblis lebih tertarik dengan mata milik Cheon Gi. Di waktu bersamaan Yang Myung juga menusuk Ha Ram.

Cheon Gi Kehilangan Ayahnya

Cheon Gi Kehilangan Ayahnya

Masuk ke episode 14, Cheon Gi yang berhasil kabur tak pernah menyangka jika kegagalan Upacara Penyegelan bisa berakibat buruk untuk ayahnya. Sang ayah beserta pengurus Baekyu ditangkap dengan tuduhan yang cenderung mengada-ada. Ambisi Joo Hyang tidak hanya mengancam nyawanya, tapi sekaligus mengancam orang-orang tak bersalah.

Di episode ini pula kesedihan Cheon Gi seperti sampai pada puncaknya karena dia harus kehilangan sang ayah yang tewas dipanah Joo Hyang ketika melarikan diri bersama Ha Ram. Emosi Cheon Gi jadi yang dominan di episode ini karena dia benar-benar diliputi kesedihan dan kekalutan secara bersamaan. Lantas mampukah gadis itu melalui semuanya?

Upacara Penyegelan, Menegangkan dan Mengharukan

Upacara Penyegelan, Menegangkan dan Mengharukan

Sebagai drama sageuk yang mengangkat tema cukup berbeda, yakni ruh jahat pada tubuh raja, Lovers of The Red Sky (2021) membuka episode pertama dengan scene menegangkan saat iblis dimasukkan dalam potret raja. Saat itu CGI yang ditampilkan cukup mengagumkan serta scoring-nya pun mendukung suasana terasa mengancam. Pada episode akhir drama ini, scene yang epic itu kembali disuguhkan.

Upacara Penyegelan iblis ke dalam lukisan Cheon Gi jadi topik utama di dua episode akhir drama arahan sutradara Jang Tae Yoo ini. Ia disajikan dengan lebih emosional dan dramatis karena Cheon Gi harus menyelesaikan lukisan dalam keadaan buta. Scene saat Cheon Gi dibantu arwah ayahnya, cukup menguras air mata.

Akting Kim Yoo Jung sebagai Cheon Gi yang kebingungan karena mendadak buta, serta keinginannya menyelesaikan lukisan agar Ha Ram terbebas dari iblis, kuat dan meyakinkan. Belum lagi dramatis karena Samsin akhirnya mengorbankan diri untuk membawa iblis masuk dalam lukisan. Bantuan CGI yang halus, akting pemain dan scoring menjadi elemen penentu hingga bagian penting dalam drama ini mengesankan dan memuaskan.

Akhir Bahagia dan Memancing Tanda Tanya

Akhir Bahagia dan Memancing Tanda Tanya

Lovers of The Red Sky (2021) tidak hanya mengakhiri dramanya dengan ketegangan, karena kamu akan melihat Cheon Gi dan Ha Ram hidup bahagia sebagai suami istri. Kurang lebih sesuatu yang ditakdirkan bersama, akan bersatu pada akhirnya memang berlaku untuk pasangan ini.

Hanya, di episode 16 terdapat epilog yang menampilkan pertarungan antara Yang Myung dan Joo Hyang yang akhirnya menimbulkan pertanyaan. Sebagian besar menganggapnya nanggung dan menggantung karena pemenang dari pertarungan tersebut tidak sempat diperlihatkan.

Namun, sebagian berasumsi bahwa Joo Hyanglah yang tewas karena Ha Ram melihat bintang kedua redup. Petunjuk yang diselipkan di dialog antara Ha Ram dan Cheon Gi tersebut memperlihatkan bahwa drama ini punya plot yang solid dan dikonsep sedemikian rupa sehingga jawaban yang tersirat justru memperindah plot-nya daripada jawaban yang gamblang.

Terakhir, jika kamu penggemar drama sageuk tapi bosan dengan intrik dan pengkhianatan yang kental, Lovers of The Red Sky (2021) bisa jadi alternatif lain. Ia menawarkan premis berbeda dengan memasukan elemen fantasi di dalamnya. Tertarik menontonnya?

Untuk catatan sih, sebenarnya sampai episode 2 saja, Lovers Of the Red Sky (2021) sudah menjabarkan semua akar konflik dengan baik dan rinci. Kamu gak akan bingung dengan line-line antara karakter di dalamnya. Ia juga gak bertele-tele atau banyak plot kosong yang kurang penting. Visual efek dan sinematografi juga berkualitas. Penasaran ingin nonton?

Lovers Of the Red Sky
Rating: 
3.7/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram