bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Film Juno, Hamil di Usia Muda

Juno merupakan film tahun 2007 yang bertemakan drama komedi remaja. Film ini digarap oleh sutradara Jason Reitman, dan naskahnya ditulis oleh Diablo Cody.

Aktris Elliot Page berperan sebagai Juno MacGuff, seorang gadis remaja yang mesti menghadapi kehamilan di usia muda. Aktor Michael Cera memerankan karakter Paulie Bleeker, pacar Juno sekaligus ayah dari anak yang sedang dikandungnya. 

Film ini juga menghadirkan Jennifer Garner sebagai Vanessa Loring dan Jason Bateman sebagai Mark Loring. Keduanya adalah pasangan suami istri yang mencoba untuk mengadopsi anak yang sedang dikandung oleh Juno.

Selain keduanya, ada juga J. K Simmons yang berperan menjadi Mac MacGuff, ayah Juno, dan Allison Janney sebagai istrinya yang bernama Bren MacGuff.

Dalam situs Rotten Tomatoes, Juno mendapatkan rating 94% berdasarkan 217 ulasan dari kritikus dengan nilai 8.10/10.

Film ini juga mendapatkan beberapa penghargaan, dan salah satunya adalah memenangkan Movie of the Year dari American Film Institute Awards, dan juga Best Original Screenplay dari Academy Awards ke-80.

Seperti apa sinopsis dan ulasannya? Baca terus artikel ini sampai selesai ya!

Sinopsis

juno-1_

Juno MacGuff, siswa sekolah menengah berusia 16 tahun, mengetahui dirinya tengah mengandung bayi setelah melakukan tes kehamilan. Juno pun meyakini bahwa pacarnya, Paulie Bleeker, adalah ayah dari anak yang ia kandung karena sebelumnya mereka pernah melakukan hubungan seksual.

Setelah mengetahui dirinya hamil, Juno mulai mempertimbangkan pergi ke klinik untuk melakukan aborsi. Di perjalanan, ia melihat salah satu temannya melakukan gerakan anti aborsi. Karena hal tersebut, ia mengurungkan niatnya, dan memutuskan akan menyerahkan bayinya itu untuk diadopsi ketika lahir.

Ia lalu meminta bantuan temannya, Leah, untuk mencari pasangan menikah yang sedang mencari anak untuk diadopsi. Lewat sebuah iklan, Juno pun menemukan pasangan yang cocok menjadi orang tua angkat untuk anaknya itu.

Bersama dengan ayahnya, Mac, Juno, kemudian menemui pasangan tersebut yang bernama Mark Loring, dan Vanessa Loring.

Mereka bertemu di sebuah rumah sakit yang cukup mewah, dan semuanya setuju untuk melakukan proses adopsi secara tertutup. Juno lalu menjadi akrab dengan mereka, khususnya Mark karena keduanya sama-sama mempunyai selera musik, dan film yang sama. 

Beberapa waktu selanjutnya, Juno mulai semakin sensitif karena Paulie nampak dingin dalam menyikapi dirinya yang sedang mengandung anaknya. Juno lalu menjadi marah, dan cemburu ketika Paulie mengajak gadis lain untuk datang ke pesta prom night.

Paulie lalu mengingatkan kepadanya bahwa ia menjauh darinya karena Juno yang memintanya untuk melakukan hal itu. Perasaan Juno seketika campur aduk, dan perkataan Paulie membuatnya sakit hati.

Ia lalu pergi mengunjungi Mark di rumahnya. Tetapi sayangnya, pertemuan dengannya malah tidak berakhir menyenangkan.

Mark mengatakan kepadanya bahwa ia akan meninggalkan Vanessa untuk menemukan jalan hidupnya sendiri. Juno pun kembali merasa kecewa padahal ia yakin bahwa Mark bisa menjadi ayah angkat yang baik untuk anaknya nanti.

Vanessa lalu tiba di rumah, dan Mark langsung memberitahunya bahwa dirinya masih belum siap untuk menjadi seorang ayah.

Juno kemudian keluar dari rumah mereka dan menangis di pinggir jalan karena mengalami kekecewaan yang berat. Setelah dari sana, ia lalu berbicara dengan ayahnya, dan mengungkapkan bahwa ia benar-benar mencintai Paulie.

Juno pun selanjutnya pergi menemui Paulie dan mengatakan kepadanya bahwa ia sangat mencintainya. Ternyata, Paulie pun tetap merasakan hal yang sama dengannya, dan tidak ingin berpisah dari Juno. Tak lama berselang, Juno bersiap untuk melahirkan, dan ia langsung dibawa ke rumah sakit.

Setelah diperiksa, Juno mengandung seorang bayi laki-laki. Paulie lalu bergegas pergi ke rumah sakit, dan ia melihat Juno telah melahirkan bayi mereka. Paulie kemudian menghibur Juno saat dia menangis, dan juga mencoba untuk menenangkannya.

Mendengar kabar proses kelahiran Juno berjalan lancar, Vanessa juga datang ke rumah sakit, dan dengan gembira ia menggendong bayi Juno, yang nantinya bakal ia adopsi menjadi anak angkatnya. Selepas proses kehamilan selesai, Paulie, dan Juno menjalani hubungan mereka lagi dengan bahagia.

Perjalanan Karakter Juno Terasa Memikat Hati

juno-2_

Juno MacGuff (Elliot Page) tampil secara mengesankan sebagai karakter utama dalam film ini. Ia adalah seorang remaja pada umumnya yang memiliki sifat cenderung pemberontak, berani, dan juga percaya diri.

Keputusannya untuk berhubungan seksual dengan Paulie Bleeker (Michael Cera) membuatnya harus mengandung seorang bayi di usia muda.

Tetapi hebatnya, Juno tidak bertransformasi menjadi seorang remaja yang depresi, pemurung, maupun menyedihkan karena perbuatannya itu. Di film ini, kita pun bisa melihat ia menghadapi segala tekanan dengan sangat baik.

Meskipun pada awalnya Juno ingin melakukan aborsi, tetapi akhirnya dirinya sadar bahwa itu sama saja dengan membunuh nyawa manusia. 

Lebih spesialnya lagi, orang tua Juno, Mac MacGuff (J. K. Simmons), dan Bren MacGuff (Allison Janney), sangat bijak menyikapi persoalan yang dihadapi anaknya itu. Mereka memang awalnya merasa gelisah, namun keduanya tidak berubah menjadi sosok orang tua yang marah-marah, dan memaki-maki anaknya atas tindakannya tersebut.

Karena Juno adalah film drama komedi remaja, maka film ini tidak mengeksplorasi tindakan keras yang seperti itu. Alur ceritanya pun terasa sangat menyenangkan, hangat, dan terkadang juga mengharukan. Kemudian, perjalanan karakter Juno sepanjang film ini berjalan sangat baik, dan ia terlihat sangat tabah, serta berpikiran cukup dewasa untuk menghadapi kehamilannya di usia muda.

Para Karakter Pendukung Tampil Mengesankan

juno-3_

Mac MacGuff, dan Bren MacGuff terlihat sangat bersinar, dan juga bijak sebagai orang tuanya Juno. Keduanya mungkin bisa dibilang adalah orang tua idaman yang diinginkan oleh para gadis remaja saat mereka secara tidak sengaja mengalami kondisi seperti yang dihadapi oleh Juno. 

Dibalik kecemasan mereka, Mac, dan Bren mampu bersikap tenang, tidak melakukan hal yang gegabah, serta terus memberikan dukungan moral sepenuhnya untuk kelangsungan hidup Juno. J. K. Simmons, dan Allison Janney, memberikan penampilan terbaiknya secara tepat kepada karakter yang mereka mainkan tersebut. 

Lalu, Michael Cera sebagai Paulie Bleeker mampu mengkombinasikan humor, dan kesedihan di momen-momen yang tepat. Karakternya memang terkesan lumayan dingin, namun Paulie sebenarnya begitu mengkhawatirkan kondisi Juno.

Selain Paulie, Juno juga beruntung karena mempunyai Leah (Olivia Thirlby), sahabatnya yang benar-benar sangat perhatian padanya. 

Sementara itu, Mark Loring dan Vanessa Loring muncul sebagai jawaban atas harapan yang diinginkan oleh Juno untuk bayinya. Keduanya digambarkan sebagai pasangan suami istri yang pintar, dan makmur secara finansial serta sangat mendambakan seorang anak.

Vanessa kemudian diperlihatkan sebagai sosok yang telah sangat siap untuk menjadi seorang ibu, dan secara tulus ingin mengadopsi bayi yang dilahirkan oleh Juno.

Jason Bateman dan Jennifer Garner menjadikan karakter yang mereka mainkan tersebut terlihat cukup menarik. Di awal, pasangan ini terlihat sangat menginginkan bayi, dan bersiap untuk menjadi orang tua asuh.

Tetapi, hubungan mereka menjadi tegang, dan momen-momen selanjutnya terasa cukup dramatis saat Mark tidak siap untuk menjadi seorang ayah, dan ia memutuskan berpisah dari Vanessa.

Tersaji Secara Sederhana, dan Jujur

juno-4_

Sepanjang 90 menit, Juno terasa menghangatkan hati, menggugah pikiran, dan dimainkan dengan indah. Film ini juga menghadirkan cukup banyak tawa dan sangat mudah untuk bisa dinikmati oleh siapa saja.

Secara artistik, visual sinematografinya terlihat segar, dan juga menarik hingga premis ceritanya disajikan dengan sederhana serta jujur. Ada beragam pesan moral, dan juga nila-nilai keluarga yang bisa dipetik dari keseluruhan film ini.

Juno juga tidak pernah sembrono untuk mengeksploitasi isu kehamilan, dan aborsi yang dihadapi oleh sebagian gadis remaja di usia muda.Oleh karenanya, cerita film ini disajikan lewat cara yang tepat dengan sudut pandang Juno yang berani menghadapi segala tekanan secara baik.

Terlepas dari semua itu, Juno adalah film komedi yang sangat lucu, dan berjalan menyenangkan. Pada akhirnya, ada momen kebahagian yang bisa kita lihat di bagian ending filmnya, dan adegan tersebut terasa sangat melegakan hati. Secara keseluruhan, Juno tampil cukup solid, dan menjadi tontonan yang dapat dinikmati secara nyaman.

Juno
Rating: 
3/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram