Sinopsis & Review Jagat Arwah, Takdir Si Penjaga Batu Dua Dunia

Ditulis oleh Suci Maharani R
Jagat Arwah
3
/5
PERHATIAN!
Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini.

Jagat Arwah (2022) memang menjadi angin segar di balik populernya berbagai film horor di Indonesia. Mengusung genre horor dan fantasi, film garapan sutradara Ruben Adrian ini akan memanjakan mata penonton dengan efek CGI yang mumpuni.

Kualitas akting dari seluruh pemeran utamanya juga, benar-benar menjanjikan dan bikin penonton semakin terpukau. Meski memiliki premis cerita yang unik dan menarik, ternyata film garapan Ruben Adrian ini tetap memiliki beberapa celah.

Sebut saja soal development karakter hingga alur ceritanya yang masih dipenuhi dengan plot hole. Padahal, film yang dibintangi oleh Ari Irham dan Oka Antara ini memiliki potensi besar untuk memukau para penonton.

Lalu hal apa saja sih yang membuat Jagat Arwah (2022) berbeda dengan film horor lainnya di Indonesia? biar nggak penasaran lagi, kamu bisa membaca sinopsis dan ulasan singkatnya, hanya di Bacaterus.

Baca juga: 20 Film Indonesia Terbaru yang Wajib Ditonton di 2022

Sinopsis

Sinopsis

Seorang pemuda tengah merasa gundah, pasalnya ia harus memilih antara cita-cita atau berbakti pada bapaknya. Raga (Ari Irham) sebenarnya memiliki kesempatan untuk mengejar cita-citanya jadi musisi di kota.

Tapi bapaknya (Kiki Narendra) tidak pernah memberikan izin supaya Raga bisa pergi merantau. Karena, bagi bapaknya Raga masih belum dewasa dan bisa bertanggung jawab dengan pilihannya sendiri.

Sementara bagi Raga, bukan dirinya yang menjadi masalah tetapi bapaknya yang tidak pernah memberikan kesempatan untuknya bisa dewasa.

Raga benar-benar muak, jika ia harus mengikuti jalan hidup ayahnya untuk menjaga lapak dagang obat tradisional dan terus menerus dihina banyak orang. Ini bukan hidup yang diinginkannya, tapi bapaknya seakan tidak peduli dan menolak keinginan Raga.

Tapi hal yang tidak terduga terjadi, ketika bapaknya pulang dalam keadaan sudah menjadi mayat. Raga sangat menyesali perkataan da pertengkaran mereka.

Namun, sejak hari itu Raga merasa ada berbagai hal aneh yang terus mengikutinya. Mulai dari sebuah mimpi, saat ia bertemu dengan sosok Kuntilanak (Sheila Dara Aisha) yang mengatakan telah menantikan pertemuan mereka selama puluhan tahun.

Raga juga melihat sosok Genderuwo (Ganindra Bimo) yang keluar dari botol yang ada di koper bapaknya. Dari penjelasan Pak Le Jaya (Oka Antara), kalau dua hantu tersebut adalah pengikut bapaknya.

Sebenarnya Raga tidak pernah tahu, bahwa bapaknya bukan seorang penjual obat biasa. Bapaknya adalah keturunan Aditya ke enam, yaitu seorang pengusir arwah terhebat di dunia.

Semenjak bapaknya meninggal, maka semua tugas dan takdir Aditya langsung diturunkan kepada Raga. Itulah kenapa, Raga bisa merasakan sosok-sosok astral di sekitarnya dan mengalami hal-hal aneh hingga kondisi tubuhnya semakin buruk.

Tak hanya itu, Raga memiliki sebuah tugas yang sangat penting yaitu sebagai penjaga batu arwah dan keseimbangan dua dunia.

Pak Le Jaya menjelaskan, Raga adalah Aditya ke tujuh yang diramalkan bisa mengendalikan ruang dan waktu. Kekuatannya melebihi keturunan Aditya yang lainnya, sehingga ia bisa menjaga keseimbangan antara jaga hidup dan jahat arwah.

Untuk mengemban tugas ini, Raga juga akan berhadapan dengan sosok arwah jahat yang menginginkan batu jagat dan darahnya. Mendengarkan hal ini, Raga berpikir bahwa semuanya sangat tidak masuk akal. Hingga Raga merasakan sendiri, bahwa dirinya memang dikejar oleh arwah jahat.

Untungnya, ia diselamatkan oleh Genderuwo atau Dru yang bertugas sebagai penjaga Aditya. Namun pertemuannya dengan Dru bukanlah hal yang menyenangkan, karena Raga malah menyalahkan Dru atas tewasnya sang bapak.

Hingga dalam masa pelatihan bersama Pak Le Jaya, Raga meluapkan kemarahannya pada Dru dan melepaskan ikatan mereka sebagai pengawal dan tuannya.

Di saat yang bersamaan, sosok arwah jahat datang dan membawa Pak Le Jaya ke dimensi lain. Raga bingung dan merasa kesepian, hanya ada Nonik atau hantu yang setiap pada Pak Le-nya dan terus menjaga kesehatannya.

Sempat berpikir Pak Le-nya tewas, Nonik memberikan gambaran bahwa Jaya masih hidup. Hantu ini juga berkata, bahwa Raga tidak bisa melawan arwah ini sendirian. Karena, mereka memiliki kekuatan yang jauh lebih besar darinya.

Raga harus meminta bantuan dari Dru dan Kunti, agar mereka bisa menolong Jaya. Sayangnya, hanya Kunti yang bersedia membantunya sedangkan Dru menolaknya.

Tanpa diketahui oleh Raga, sebenarnya Dru meminta para tetua Genderuwo untuk memberikannya kekuatan yang lebih sakti.

Ia tidak ingin melakukan kesalahan yang sama, yaitu gagal menyelamatkan Aditya. Namun sesampainya Dru di museum itu, ia dikagetkan dengan Kanjeng Jaya yang berhasil mengambil Batu Jagat dari Raga. Sebenarnya, apa yang sedang terjadi?

Efek CGI dan Akting Pemerannya yang Memukau

Efek CGI dan Akting Pemerannya yang Memukau

Hal pertama yang membuat saya sangat terpukau saat menonton Jagat Arwah (2022) adalah efek visual atau CGI yang diberikan sangat-sangat memukau.

Tidak sembarangan memberikan efek, jika kamu telisik lebih dalam dan detail lagi, ada banyak hal yang bikin saya kagum. Contohnya hal simpel seperti efek awan yang digunakan saat Raga bertemu dengan Bapak Sukmo.

Efek awan ini bukan sekedar tempelan lho, tapi awan-awan ini memiliki pergerakan yang smooth banget seperti saat kita lihat awan di dunia nyata.

1 23»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram