Sinopsis & Review Iron Man 1, Awal Mula Kisah Iron Man

Ditulis oleh Sri Sulistiyani
Iron Man 1
3.8
/5

Apabila menyebut karakter-karakter superhero, salah satu karakter yang paling diingat tentunya adalah Iron Man. Pahlawan yang satu ini memang menjadi salah satu karakter yang digemari banyak orang, terutama pencinta film-film superhero.

Lalu bagaimanakah awal mula kisah superhero Iron Man ini bermula? Bagi kamu para fans Iron Man, kamu bisa mulai mengikuti kisahnya dari film Iron Man 1 yang juga menjadi film pembuka dari rangkaian Marvel Cinematic Universe. Berikut review dan sinopsisnya!

Baca juga: 10 Film Adaptasi Komik Marvel Terbaik Sepanjang Masa

Sinopsis

Sinopsis
  • Tahun rilis: 2008
  • Genre: Action / Adventure
  • Produksi: Marvel Pictures / Paramount Pictures
  • Sutradara: Jon Favreau
  • Pemeran: Robert Downey Jr, Terrence Howard, Jeff Bridges, Gwyneth Paltrow

Film Iron Man mengisahkan tentang kehidupan Tony Stark, seorang ilmuwan jenius dan juga pengusaha kaya raya dari Stark Industries, perusahaan senjata yang sudah bertahun-tahun memasok senjata untuk kepentingan berbagai negara.

Suatu hari, Tony Stark yang tengah melakukan presentasi rudal di Afghanistan diculik oleh kelompok teroris. Insiden penculikan itu nyaris membuat Tony terbunuh.

Namun seorang tahanan lain bernama Yinsen menyelamatkannya dengan menanamkan sebuah elektromagnet ke jantung Tony sehingga membuatnya tetap hidup.

Kelompok teroris tersebut meminta Tony untuk membuatkan rudal, namun Tony menolak. Ia justru merencanakan sebuah cara untuk menyelamatkan diri.

Dalam penyekapan tersebut, Tony berhasil menciptakan palladium yang ia simpan di dadanya serta sebuah kostum baju besi.

Dengan kostum itu, Tony berhasil mengalahkan para teroris dan kabur, meski sayangnya Yinsen tak berhasil selamat setelah mengorbankan dirinya. Tony Stark kemudian kembali ke Amerika dan memberi pernyataan mengejutkan pada pers.

Ia yang melihat bagaimana senjatanya digunakan sebagai alat pembunuh ingin menghentikan divisi persenjataan di Stark Industries. Tangan kanannya yang sudah lama bekerja untuk Stark Industries, Obadiah Stane, menolak gagasan tersebut.

Di belakang Tony, Obadiah memimpin dewan direksi yang lain sehingga menyudutkan Tony. Tanpa Tony, Obadiah tetap melanjutkan kegiatan di perusahaan Stark Industries.

Sementara Tony Stark yang nuraninya terus terusik saat melihat korban perang berjatuhan mulai membuat proyek menciptakan baju besi seperti yang dulu ia buat untuk kabur dari para teroris.

Di rumahnya, Tony melakukan segala eksperimen itu dan selalu dibantu oleh asistennya, Pepper Potts yang diperankan oleh Gwyneth Paltrow.

Saat kostumnya siap, Tony melakukan uji coba terbang dan menyelamatkan para tawanan perang. Hal itu sempat membuat para tentara AU menduga jika sosoknya adalah musuh yang mengancam.

Namun Tony selalu dilindungi oleh sahabatnya yang juga kolonel di Angkatan Udara, James Rhodes. Sementara itu, Tony juga mulai mencium hal yang tidak beres dari Obadiah Stane.

Nyatanya, Obadiah adalah dalang dari penculikan Tony di Afghanistan. Ia bekerja sama dengan para teroris untuk menculik dan membunuh Tony.

Saat Obadiah kembali bertemu para teroris, ia pun mengambil baju besi milik Tony yang ditemukan di gurun dan menciptakan ulang kostum tersebut untuk kepentingannya sendiri.

Tony meminta bantuan Pepper untuk mengambil data di kantornya, dimana Pepper menemukan bukti jika Obadiah memiliki rencana jahat pada Tony.

Di waktu bersamaan, Obadiah menemui Tony dan mengambil palladium di dadanya hingga membuat Tony sekarat. Obadiah menggunakan palladium itu untuk menyelesaikan kostum baju besi rancangannya.

Setelah berhasil mengganti palladiumnya, Tony menggunakan baju besi miliknya dan menemui Obadiah yang juga sudah bersiap untuk bertarung.

Di saat yang sama, Pepper bersama agen Phil Coulson dari SHIELD juga mendatangi Obadiah. Pertarungan sengit pun terjadi hingga Tony berhasil membunuh Obadiah dengan bantuan Pepper yang meledakkan reaktor.

Setelah kejadian tersebut, Rhodes dan Coulson meminta Tony Stark untuk mengarang skenario saat melakukan konferensi pers. Namun alih-alih mengatakan skenario yang sudah dirancang, Tony justru mengakui jika dirinya adalah Iron Man.

Adegan Aksi Seru Hingga Komedi Lucu

Adegan Aksi Seru Hingga Komedi Lucu

Seperti film-film superhero pada umumnya, film Iron Man juga memanjakan kamu para pencinta film aksi dengan adegan-adegan action di sepanjang film berdurasi 126 menit ini.

Dengan sinematografi berkonsep shot-shot bertempo cepat ditambah efek CGI di banyak adegan, kita pun akan ikut dibuat tegang menyaksikan setiap adegan pertarungan di film ini.

Misalnya saja adegan saat Tony Stark terbang dengan kostum Iron Man-nya dan harus menghindar dari para pesawat Angkatan udara yang menganggapnya musuh serta adegan klimaks saat Tony Stark melawan Obadiah yang sama-sama menggunakan kostum baju besinya.

Namun tak hanya menyuguhkan adegan aksi yang seru, film Iron Man juga menyajikan alur cerita yang penuh bumbu komedi ala film-film superhero Marvel lainnya.

Komedi ini begitu terasa dari dialog-dialog yang diucapkan oleh si karakter utama, Tony Stark atau pun adegan yang dilakukannya. Bahkan sering kali kita dibuat tertawa saat sedang menyaksikan adegan yang serius atau menegangkan.

Karakter Tony Stark dan Iron Man yang Ikonik

Karakter Tony Stark dan Iron Man yang Ikonik

Sebagai pemeran utama, aktor Robert Downey Jr tampaknya berhasil menghidupkan karakter Tony Stark yang kemudian akan dikenal sebagai Iron Man di film pertamanya ini.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram