bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Habibie & Ainun, Cinta Sejati Sang Presiden

Presiden Indonesia ketiga BJ Habibie dikenal sebagai presiden yang bijaksana dan begitu menyayangi istrinya, Hasri Ainun Habibie. Kisah cinta mereka yang saling setia hingga maut memisahkan pun menjadi inspirasi banyak orang. Cerita cinta Bapak Habibie dan Ibu Ainun ini pun bisa kamu saksikan dalam film Habibie & Ainun. Berikut review dan sinopsisnya!

Sinopsis

habibie-ainun-1_

Habibie dan Ainun dikisahkan menjadi teman satu sekolah saat SMA. Namun kala itu Habibie belum menyukai Ainun dan menyebutnya hitam seperti gula jawa. Keduanya kemudian melanjutkan mimpi masing-masing. Habibie bersekolah ke Jerman sementara Ainun menjadi dokter. Setelah dewasa, keduanya kembali bertemu.

Habibie jatuh cinta pada Ainun yang menurutnya kini sudah cantik seperti gula pasir. Setelah keduanya makin dekat, Habibie dan Ainun pun memutuskan untuk menikah. Habibie membawa Ainun ke Jerman untuk menemaninya bekerja hingga meraih gelar doktor. Keduanya pun menjalani kehidupan yang sederhana dan serba prihatin.

Karir Habibie sebagai insinyur di Jerman cukup sukses. ia juga berhasil meraih gelar doktor. Kala itu, Ainun juga hamil dan mereka hidup bahagia dengan anak mereka. Setelah lulus sebagai doktor, Habibie mencoba mengirim surat pada Indonesia dan menawarkan diri untuk bekerja di industri penerbangan Indonesia.

Namun Indonesia menolak dengan alasan bahwa industri penerbangan di dalam negeri saat itu masihlah belum siap. Habibie pun akhirnya meneruskan karirnya di luar negeri. Ia banyak berkontribusi pada industri di luar negeri. Ainun yang mulai merindukan karirnya sebagai dokter juga memilih untuk kembali bekerja menjadi dokter.

Beberapa tahun kemudian, Indonesia yang telah dipimpin oleh Presiden Soeharto memanggil Habibie untuk pulang. Pemerintah Indonesia menjanjikan siap untuk mendukung segala proyek pembangunan yang dirancang oleh Habibie. Habibie pun menerima tawaran tersebut. Namun ia meninggalkan Ainun yang masih bekerja sebagai dokter dan anak-anaknya di Jerman.

Di Indonesia, Habibie memulai proyek pembuatan pesawat terbangnya di Industri Pesawat Terbang Nusantara atau IPTN. Beberapa tahun kemudian, Ainun memutuskan untuk berhenti sebagai dokter. Ainun dan anak-anak pun pulang ke Indonesia. Habibie juga telah ditunjuk sebagai Menteri Riset dan Teknologi di era pemerintahan Soeharto.

Habibie juga mengalami banyak ujian selama menjabat sebagai menteri. Banyak orang-orang yang berusaha menyuapnya hingga berbagai media yang memberitakan proyeknya. Selama itu pula, Ainun selalu ada untuk mendukungnya. Hingga akhirnya pada tahun 1995, pesawat pertama buatan Indonesia yang merupakan proyek Habibie berhasil mengudara.

Hal tersebut menjadi prestasi besar BJ Habibie. Setelah itu, Habibie kemudian diangkat menjadi wakil presiden Indonesia. Habibie pun semakin sibuk dengan tugasnya sebagai wakil presiden. Di masa tersebut, Indonesia juga semakin mengalami krisis ekonomi. Puncaknya adalah peristiwa Mei 1998 yang membuat Presiden Soeharto mundur dari jabatannya.

Habibie kemudian menggantikan posisi Soeharto sebagai presiden Indonesia. Di masa pemerintahannya, Habibie mengeluarkan banyak keputusan penting untuk Indonesia, namun banyak pula permasalahan yang ia hadapi. Habibie kian sibuk sebagai presiden dan sering kali tak memikirkan kondisi kesehatannya. Hal itu sering kali membuat Ainun marah.

Pada pemilu tahun 1999, Habibie memutuskan untuk tidak ikut dalam pemilihan presiden. Setelah lengser dari jabatannya sebagai presiden, Habibie pun banyak menghabiskan waktu untuk berkeliling dunia bersama Ainun. Namun pada masa itu pula, Ainun divonis mengalami kanker ovarium yang sudah kian parah.

Habibie kemudian membawa Ainun ke Jerman untuk menjalani pengobatan di sana. Ainun telah menjalani berkali-kali operasi, namun kondisi Ainun kian hari kian menurun. Pada 22 Mei 2010, Hasri Ainun Habibie pun meninggal dunia.

Kisah Nyata Inspiratif Tentang Cinta Sejati

habibie-ainun-2_

Seperti yang sudah diketahui, film Habibie & Ainun merupakan film yang diangkat dari kisah nyata Presiden Indonesia ke 3, BJ Habibie beserta sang istri, Hasri Ainun Habibie. Di sepanjang film berdurasi 118 menit ini, kita akan melihat kisah cinta yang sangat inspiratif dari pasangan ini. Alur cerita film ini pun akan membuatmu baper selama menontonnya.

Film ini akan membuatmu ikut merasa bahagia, haru, dan sedih saat melihat berbagai adegan dari kisah hidup Pak Habibie dan Bu Ainun. Seluruh perjalanan kisah cinta keduanya dikemas dengan lengkap dengan struktur dramatik yang pas. Setiap konflik, klimaks, hingga resolusi disusun sedemikian rupa sehingga akan membuatmu ikut emosional saat menyaksikannya.

Meski dikemas dalam format drama, film ini juga tak melupakan unsur sejarah dalam ceritanya. Maka selain alur cerita dan struktur dramatik yang seru, dari film ini kamu juga akan banyak mempelajari sejarah Indonesia, mulai dari sejarah industri penerbangan di Indonesia hingga sejarah politik yang terjadi di Indonesia.

Totalitas Akting Reza Rahadian dan Bunga Citra Lestari

habibie-ainun-3_

Dua pemeran utama dalam film ini, Reza Rahadian dan Bunga Citra Lestari tampak begitu total dalam memerankan karakter mereka masing-masing. Keduanya juga tampak begitu serasi sebagai pasangan Habibie dan Ainun. Tak heran jika karakter Habibie dan Ainun pun menjadi begitu lekat pada keduanya setelah sukses berperan di film ini.

Reza Rahadian berakting dengan sangat baik sebagai BJ Habibie. Dari gesture, mimik wajah, hingga suara sengaja dibuat sangat mirip. Dari kepiawaiannya dalam memerankan BJ Habibie, Reza Rahadian pun berhasil meraih piala citra di Festival Film Indonesia 2013 di kategori Aktor Terbaik.

Tak hanya Reza Rahadian, Bunga Citra Lestari pun memerankan karakter Ainun dengan cukup baik. Selain berperan sebagai pemeran utama, BCL juga turut mengisi soundtrack film ini dengan lagunya yang berjudul Cinta Sejati. Lagu ini pun sukses menjadi lagu yang cukup hits kala itu.

Kilas Balik dari Tahun 60-an Hingga 2000-an

habibie-ainun-4_

Tak hanya para aktor dan aktrisnya saja, seluruh kru film ini juga begitu serius dan total dalam menggarap kisah cinta Habibie dan Ainun ini. Baik dari aspek sinematografi, setting lokasi, properti, kostum, dan aspek-aspek lainnya dikemas sedemikian rupa sehingga akan membuatmu benar-benar merasakan nuansa di tahun 60-an saat Pak Habibie pertama kali bertemu dengan Bu Ainun.

Aspek-aspek ini pun turut menyesuaikan seiring dengan jalan cerita yang mengisahkan kehidupan Habibie dan Ainun pada tahun 70-an, 80-an, 90-an, hingga berakhir di tahun 2010 yang menjadi akhir kisah cinta keduanya. Jadi, siap-siap untuk ikut menjelajah waktu saat menyaksikan kisah cinta Habibie dan Ainun dalam film ini ya!

Itulah review dan sinopsis dari film Habibie & Ainun, sebuah kisah nyata yang inspiratif mengenai cinta sejati BJ Habibie dan Hasri Ainun Habibie. Bagaimana menurutmu? Adegan apa yang membuatmu paling baper selama menyaksikan kisah cinta Pak Habibie dan Bu Ainun ini? Ceritakan di kolom komentar ya!

Habibie & Ainun
Rating: 
3.5/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram