bacaterus web banner retina

Sinopsis dan Review Ghostbuster: Frozen Empire

Ditulis oleh Gerryaldo
Ghostbuster: Frozen Empire
2.8
/5
PERHATIAN!
Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini.

Untuk anak-anak generasi tahun ‘90-an, Ghostbuster sudah bukan sesuatu yang asing lagi. Kisah-kisahnya tentang penangkapan hantu dengan berbagai metode luar biasa selalu bisa menghibur kita. Apalagi melihat kekompakan juga kerja sama tim yang kadang bikin kita iri dan mau bergabung dengan kelompok pemburu hantu tersebut.

Kisahnya yang populer tidak tergerus waktu, selalu menarik untuk diikuti. Karenanya banyak rumah produksi yang bekerja sama dengan para sutradara ternama untuk membuat lanjutan kisahnya; termasuk Ghostbuster: Frozen Empire di bawah arahan sutradara Gil Kenan dengan membawa para pemain lama!

Sinopsis

Ghostbuster: Frozen Empire_Poster (Copy)

Ghostbuster sangat terkenal di kota New York, banyak warga yang menggunakan jasa mereka. Kini Ghostbuster dikelola oleh keluarga Spengler yang terdiri dari Callie (Carrie Coon), Trevor (Finn Wolfhard), dan Phoebe (McKenna Grace) serta Gary (Paul Rudd) yang merupakan kekasih Callie dan bakal calon Ayah sambung untuk Trevor dan Phoebe.

Pada satu kesempatan, keempatnya bersatu dalam sebuah misi. Menangkap roh naga bawah tanah yang cukup kuat. Usaha penangkapannya membuat sebagian besar kota New York porak poranda. Hal itu membuat Walikota Walter (William Atherton) geram dan mengancam akan menutup usaha Ghostbuster apabila mereka melakukan kekacauan lagi.

Kini ruang gerak tim Ghostbuster pun jadi serba terbatas, khususnya Phoebe yang menjadi biang keladi atas kekacauan di New York ketika ia mencoba menangkap roh naga. Phoebe diminta untuk meliburkan diri dari anggota Ghostbuster; selain karena mengacau, ia pun masih berusia 15 tahun, terlalu muda untuk melakukan hal berbahaya.

Phoebe menjadi gusar, ia tidak nyaman dengan keputusan yang dibuat. Berusaha menenangkan diri, Phoebe pun pergi ke taman untuk bermain catur. Di taman itulah ia bertemu dengan hantu perempuan korban kebarakan bernama Melody (Emily Alyn Lind). Merasa cocok, Phoebe akhirnya berteman dengan Melody.

Di sisi lain, mantan anggota Ghostbuster Dr. Raymond Stantz (Dan Aykroyd) yang kini sekarang membuka toko barang antik berhantu bertemu dengan pelanggan baru bernama Nadeem (Kumail Nanjiani). Nadeem hendak menjual barang peninggalan Neneknya yang telah meninggal. Salah satu barang yang dijual adalah bola logam misterius.

Begitu hendak diselidiki, bola logam itu memancarkan kekuatan besar yang dapat membekukan sekelilingnya. Tahu bahwa bola itu ada ‘penghuni’-nya, Dr. Ray segera mendatangi markas Ghostbuster baru yang dikelola oleh mantan anggota Ghostbuster lainnya yakni Dr. Winston (Ernie Hudson) untuk diteliti lebih lanjut.

Dr. Winston dan tim akhirnya mencoba melepaskan roh di dalam bola lewat mesin ekstraksi. Namun mesin itu malah rusak lantaran kekuatan dari dalam bola sangat besar. Dr. Winston pun segera memanggil tim Ghostbuster yakni keluarga Spengler untuk memberitahu bahwa ada ancaman serius dari bola yang dijual Nadeem.

Mereka segera mendatangi Nadeem untuk mencari tahu darimana bola antik itu berasal. Nadeem mengatakan bahwa bola itu sudah ada sejak lama di lemari yang disembunyikan Neneknya. Namun ia tidak tahu persis kenapa bola dan peralatan antik lainnya ada di kediaman mereka. Usut punya usut, ternyata ada rahasia yang Nenek Nadeem simpan.

Nenek Nadeem merupakan keturunan dari keluarga Firemaster yang eksis untuk melindungi dunia dari entitas jahat bernama Garraka yang memiliki kutukan es; dan Nadeem merupakan penerus kekuatan itu. Nadeem benar-benar diperlukan untuk bergabung bersama tim Ghostbuster dan mengalahkan Garraka yang berhasil bebas atas sebuah insiden.

Garraka lepas dari bola misterius akibat Melody memperdaya Phoebe untuk menjadi roh lewat mesin ekstraksi. Saat Phoebe menjadi roh, Garraka segera membuat raga Phoebe membacakan mantra pelepas yang hanya bisa diucapkan oleh manusia. Hasilnya kekacauan dengan skala masif pun terjadi di New York.

Garraka yang kini berhasil keluar dari bola penjaga mulai meneror kota juga membekukan segala isinya. Tim Ghostbuster lama dan yang baru bersama Nadeem segera berkumpul untuk melawan Garraka. Tapi kekuatan mesin penghisap roh mereka terlalu lemah untuk menyerang Garraka hingga mereka harus kalah telak.

Di tengah keputusasaan, Melody yang merasa bersalah pada Phoebe muncul kembali membawa sesuatu yang bisa digunakan Nadeem untuk merilis kekuatannya. Kemampuan Nadeem dalam pirokinetik pun berhasil melemahkan kekuatan Garraka. Pertempuran sengit terjadi. Memanfaatkan celah tersebut, Phoebe mengambil senjata barunya.

Phoebe yang ahli dalam sains memperbaharui senjatanya tersebut dengan elemen yang tidak bisa Garraka lawan. Begitu senjata ditembakan, Garraka pun kehilangan seluruh kekuatannya dan masuk ke dalam perangkat penghisap roh. Kutukan es di seluruh negeri pun ikut menghilang bersama dengan kekalahan Garraka.

Ghostbuster mengulang sukses. Misi besar telah berhasil dipecahkan, bahkan mereka mampu membuka kekuatan luar biasa dari Nadeem yang kikuk. Seluruh warga New York bersorak-sorai. Saat semua merasakan eforia, Phoebe berhadapan kembali dengan Melody; hantu gadis itu pun meminta maaf atas apa yang telah perbuat.

Phoebe memaafkannya dan Melody berhasil pergi ke alam baka menemui keluarganya yang lain. Film pun selesai dengan ending keluarga Spengler kembali bekerja untuk menangkap kembali hantu-hantu yang sempat lepas ketika mereka melawan Garraka dan portal penyimpanan hantu terbuka.

Keluarga Nomor 1

Ghostbuster: Frozen Empire_Family (Copy)

Hampir seluruh kisah Ghostbuster berfokus pada usaha tim mengalahkan atau menangkap entitas jahat yang mengganggu kedamaian di dunia. Film ini pun menunjukan hal yang sama, namun masalah keluarga dimasukan jadi satu sehingga fokus ceritanya ada dua. Mungkin hal tersebut dianggap biasa saja bagi sebagian besar penonton.

Sayangnya hal tersebut membuat film ini jadi kurang gerget. Para penonton disuguhkan dengan Phoebe yang selalu memberontak, Trevor yang sedang menata jati dirinya, dan Gery yang berusaha memenangkan hati Phoebe. Semua dicampur dengan usaha mereka menaklukan Garraka, sehingga film yang harusnya bergenre aksi malah jadi drama.

Karakter Phoebe yang Problematik

Ghostbuster: Frozen Empire_Phoebe (Copy)

Dalam film prekuelnya, yakni Ghostbuster: Afterlife (2021), tokoh Phoebe diperlihatkan sebagai gadis unik yang menyenangkan (meski nyatanya tidak demikian). Namun begitu masuk dalam film Ghostbuster: Frozen Empire, Phoebe menjadi gadis menyebalkan. Banyak masalah yang selalu ia timbulkan, membuat keluarganya repot.

Phoebe merupakan alasan mengapa Walikota Walter ngamuk karena senjata yang ia pakai merusak kota. Phoebe juga yang menyebabkan bola penjaga Garraka hilang kekuatannya akibat iseng mau jadi roh untuk berteman dengan hantu yang baru ia temui pertama kali. Ngerti sih, ini hanya sebuah film, tapi karakter Phoebe sangat problematik sekali!

Filmnya 'Dingin'

Ghostbuster: Frozen Empire_Old Cast (Copy)

Sesuai dengan judulnya, Frozen Empire, film Ghostbuster ini menurut Bacaterus dingin sekali. Tidak ada yang membuat para penontonnya antusias untuk menunggu jalan cerita selanjutnya. Ditambah lagi komedi yang biasanya dimasukan ke dalam film Ghostbuster dirasa sangat kurang sehingga tak bisa menghibur penontonnya.

Dari awal film dimulai, ceritanya begitu menjanjikan; namun 15 menit berlalu, ceritanya jadi semakin membosankan. Satu yang hal yang membuat film ini sedikit ‘hangat’ adalah ketika penonton bisa kembali bertemu dengan para pemain Ghostbuster tahun ‘90-an. Setelah penampilan terakhir mereka di Afterlife (2021). Sorry Gil Kenan, film ini terlalu ‘dingin’.

Bacaterus memberi skor 2,8/5 untuk film Ghostbuster: Frozen Empire. Meski tidak bisa dibilang sangat bagus, film ini tetap bisa jadi bahan rekomendasi hiburan kalian untuk menghabiskan waktu di akhir pekan. Efek CGI nya lumayan kok, begitu juga scoringnya. Semoga informasi dari resensi film ini berguna ya untuk persiapan menonton kalian!

cross
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram