bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review First Daughter, Keinginan Sang Putri Presiden

Penasaran gak sih dengan kehidupan seperti apa yang dilalui oleh seorang anak presiden? Apakah berbeda dari orang biasa? Jika penasaran kalian harus menonton film yang satu ini yang berjudul First Daughter. Film ini adalah karya dari sutradara Forest Whitaker dengan mengusung genre komedi-romantis. 

First Daughter menceritakan seorang anak perempuan dari presiden Amerika Serikat yang ingin merasakan kehidupan seperti orang normal pada umumnya. Pada saat memasuki masa perkuliahan, ia meminta ayahnya untuk mengabulkan permintaannya tersebut.

Akan tetapi, pada kenyataannya kehidupan dia memang berbeda. Dari kecil dia selalu jadi sorotan publik. Penasaran dengan cerita lengkapnya? Yuk kita bahas!

Baca juga: 10 Film Terbaik yang Menampilkan Tokoh Presiden USA Fiktif

Sinopsis

First Daughter_sinopsis_

Samantha Mackenzie (Katie Holmes) adalah seorang putri dari presiden Amerika Serikat bernama John Mackenzie (Michael Keaton).

Sepanjang hidupnya, Samantha selalu ada dalam sorotan publik karena karier politik ayahnya. Ia juga menghabiskan waktu muda seperti sekolah dan bermain di Gedung Putih di mana orang tuanya tinggal. 

Setiap harinya ia selalu diajarkan bagaimana untuk bersikap well-mannered dan diberitahu apa saja yang boleh dan tidak boleh ia lakukan. Semuanya demi menjaga citra dirinya sebagai putri presiden.

Terkadang, Samantha merasa terkurung dan kesepian meskipun dikelilingi banyak orang. Belum lagi ia merasa tidak punya privasi karena kemana pun ia pergi selalu diikuti oleh beberapa pengawal. 

Suatu hari, tibalah saatnya Samantha Mackenzie untuk masuk bangku perkuliahan. Samantha pun bercerita pada ayahnya bahwa ia ingin merasakan kehidupan orang normal pada fase perkuliahannya.

Jadi ia tidak mau menerima perkuliahan di Gedung Putih melainkan ingin pergi ke perguruan tinggi pilihannya langsung dan tinggal di asrama.

Awalnya John Mackenzie merasa ragu, tetapi setelah didesak akhirnya ia mengizinkan putri semata wayangnya tersebut untuk berkuliah di kampus yang telah Samantha pilih. Samantha pun diantar oleh iring-iringan presiden ke perguruan tinggi pilihannya.

Di asrama kampus, ia sekamar dengan seorang gadis berkulit hitam bernama Mia Thompson (Amerie). Mia menerima kehadiran Samantha sebagai teman sekamar dengan hangat, walau sebelumnya ia sempat ragu untuk berbagi kamar dengan seorang putri presiden.

Meski Samantha sudah menjadi mahasiswi biasa, situasinya masih tetap sulit. Hal itu karena dirinya tetap diikuti oleh beberapa agen yang bertugas menjaga keselamatannya. Ini membuat dirinya sulit mendapatkan teman.

Ia pun meminta ayahnya untuk mengurangi jumlah pengawal yang menjaganya. Tetapi, demi keselamatan putrinya, sang ayah menugaskan seorang agen yang menyamar menjadi seorang mahasiswa bernama James Lansome (Marc Blucas).

Akan tetapi, setelah beberapa kali saling berinteraksi, ternyata keduanya terlibat sebuah perasaan romantis. Sepertinya keduanya merasa nyaman satu sama lain.

Samantha merasa menemukan jati dirinya ketika ia berdiskusi dan berbincang dengan James. Ia juga bercerita pada James tentang keinginannya menjadi mahasiswi biasa yang mengendarai Volkswagen tua ke kampusnya tanpa pengawal.

Selain James, ia juga merasa bersyukur terhadap pertemanannya dengan Mia yang selalu mengajarkannya cara bersenang-senang sebagai mahasiswi. Untuk menyenangkan dan berterima kasih pada Mia dan James, suatu ketika Samantha mengajak mereka ke sebuah pesta.

Untuk pergi ke sana mereka diajak Samantha naik pesawat kepresidenan yang memiliki fasilitas lengkap. Gaun yang akan dikenakan Samantha dan Mia pun dipesan langsung dari Vera Wang, sang desainer terkenal. 

Namun, di pesta tersebut ada sebuah kejadian yang membuat Samantha harus segera dievakuasi. Dari sanalah terungkap identitas James sebenarnya. James ternyata bukan mahasiswa biasa melainkan seorang agen rahasia yang diperintahkan oleh ayahnya.

Samantha merasa patah hati dan dikhianati oleh James. Selain itu, beredar pula sebuah foto yang mengungkap hubungan James dan Samantha. 

John sedikit marah dan menyuruh Samantha kembali ke Gedung Putih. Ia juga mendisiplinkan James untuk sementara waktu karena hal tersebut. Lalu, bagaimana ya kelanjutan kisah Samantha dan James?

Komedi Romantis yang Ringan 

First Daughter_Komedi Romantis yang Ringan_

Seperti genre komedi romantis pada umumnya, film ini menampilkan alur cerita yang ringan. Konsep ceritanya pun sering kita temui dan sudah banyak dipakai yaitu seorang putri yang jatuh cinta pada pengawalnya.

First daughter pun demikian. Fokus ceritanya berpusat pada Samantha Mackenzie (Katie Holmes) yang merasa hidupnya kurang utuh karena ia merasa tidak memiliki kebebasan dan privasi. 

Hal tersebut dikarenakan Samantha adalah putri dari seorang presiden yang selalu diawasi dan diikuti oleh pengawal ke mana pun ia pergi. Di sinilah James Lansome (Marc Blucas) yang ditugaskan oleh ayahnya sebagai pengawal mengisi kekosongan dalam diri Samantha. Kemudian terjadilah kisah romantis di antara mereka. 

Meskipun menceritakan seorang putri dari presiden, film ini tidak sama sekali dibumbui dengan konflik-konflik politik yang rumit yang membuat orang mengerutkan dahi dan berpikir keras.

Film ini lebih fokus pada cerita Samantha yang mencoba meyakinkan ayahnya. Ia ingin diizinkan untuk menjadi mahasiswa biasa dan menikmati masa-masa kuliahnya dengan seperti mahasiswa pada umumnya. 

Sebenarnya cerita film ini biasa saja, tapi mungkin jadi terselamatkan berkat adanya adegan-adegan romantis yang ditampilkan. Itu pun jika penontonnya memang suka dengan film romantis. Selain itu, ceritanya juga dibumbui dengan sedikit komedi yang akan membuat penonton terhibur. 

Tidak Ada Karakter yang Menonjol

First Daughter_Tidak Ada Karakter yang Menonjol_

Karakter Samantha Mackenzie digambarkan sebagai sosok putri presiden yang kaku, tetapi classy dan anggun. Sementara Sang presiden dimainkan oleh Michael Keaton.

Ia digambarkan sebagai ayah yang ambisius dan terlihat berusaha dekat dan memahami sang anak. Namun, ternyata ia menggunakan anaknya untuk kemenangannya. 

Karakter Mia yang diperankan oleh Amerie digambarkan sebagai teman yang haus perhatian, bukan teman sejati yang bisa diandalkan. Begitu pun karakter James yang diperankan Marc Blucas. James pun tak lebih jadi karakter tambahan saja padahal ia adalah bagian dari konflik penting dalam cerita ini.

Ketika melihat judulnya First Daughter, dibayangkan karakter Samanta dan sang presiden akan lebih dominan dan menonjol dari yang lain. Namun saat menonton film ini, tak ada satu pun karakter yang akan membuat penonton teringat dengan mereka sesudah menontonnya. 

Cerita yang Membosankan dan Alur yang Lambat

First Daughter_Cerita yang Membosankan dan Alur yang Lambat_

Alur yang sedikit lambat menjadikan film ini terasa datar meskipun sudah mencapai klimaks. Efek dari lambatnya cerita ini membuat 106 menit terasa lebih lama dan membosankan.

Selain itu, karena konsep ceritanya yang tidak rumit, tidak diperlukan penyampaian cerita yang luar biasa. Semuanya mengalir seperti yang diprediksi oleh penonton.

Dikatakan juga kalau cerita film ini sama dengan film Chasing Liberty yang dirilis di tahun yang sama. Bintang di Chasing Liberty adalah Mandy Moore. Chasing Liberty lebih unggul untuk setting karena pengambilan gambar dilakukan di Eropa. 

Kalau sudah menonton Chasing Liberty, film First Daughter akan terasa tidak original karena ceritanya sama seperti film yang dibintangi oleh Mandy Moore tersebut. Keduanya bercerita tentang pemberontakan putri presiden dan melibatkan agen rahasia. 

Cerita filmnya juga tidak menarik dan lebih banyak unsur drama dibandingkan komedi. Film ini membuat kehidupan putri presiden jadi tampak begitu membosankan. Selain itu, rasanya sulit bagi penonton untuk merasa kasihan pada seseorang yang mempunyai pesawat pribadi yang bisa mereka gunakan dengan bebas.

Belum lagi fokus cerita yang awalnya mengenai seorang anak presiden yang memberontak, tiba-tiba berubah jadi anak presiden yang penurut. Dari cerita anak kampus dan permasalahannya, berubah jadi cerita putri presiden yang berusaha membantu sang ayah dalam kampanyenya.

Latar Film yang Indah dan Klasik

First Daughter_Latar Film yang Indah dan Klasik_

Film ini menampilkan beberapa bangunan tua yang klasik dengan gaya arsitektur yang menawan dipilih untuk menjadi latar. Contohnya seperti kampus tempat di mana Samantha ingin merasakan kehidupan orang normal dan di situlah ia bertemu James. Gedung itu adalah kampus UCLA.

Sejenak penonton dibawa menyaksikan keindahan danau dengan pemandangan hijaunya. Itu terjadi saat Samantha dan James menghindari kejaran wartawan yang memburu Samantha.

Mereka menaiki sebuah perahu kecil di sebuah danau dengan bukit yang hijau kekuningan yang menjadikan suasana menjadi semakin romantis dan intens.

Memiliki alur cerita yang lambat dan kurang menggigit, rasanya agak sulit bagi penonton untuk bisa tetap duduk dengan tenang sampai cerita berakhir. Beberapa adegan romantis yang membumbui cerita juga unsur komedi ringan mungkin bisa jadi elemen yang menarik.

First Daughter juga bisa menjadi alternatif tontonan kalau hanya ingin menghabiskan waktu menyaksikan sesuatu yang ringan. 

Nah, itulah ulasan mengenai First Daughter. Jadi apakah Samantha dapat mewujudkan impiannya untuk mendapatkan kehidupan perkuliahan sebagai mahasiswa biasa? Lalu bagaimana kelanjutan kisahnya dengan James? Langsung saja tonton filmnya ya guys.

First Daughter
Rating: 
1.5/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram