bacaterus web banner retina
Bacaterus / Review Film / Sinopsis & Review Volcano, Gunung Merapi di Tengah Kota

Sinopsis & Review Volcano, Gunung Merapi di Tengah Kota

Ditulis oleh Gerryaldo - Diperbaharui 22 Mei 2021

Sepertinya tahun 1997, banyak sekali film aksi beken yang disukai banyak penonton dan bahkan masuk ke dalam kategori Box Office. Diantaranya Air Force One, Speed 2, Dante’s Peak, Con Air, Face Off dan film yang akan kita ulas berikut ini, Volcano.

Film dengan genre action, thriller ini menceritakan tentang kisruhnya masyarakat Los Angeles, California, saat mengetahui selama ini mereka tinggal di bawah gunung berapi.

Bagaimana bisa mereka tidak tahu bahwa mereka tinggal di bawa gunung berapi? Itu karena selama ini gunung api itu dikenal sudah tidak aktif sejak lama, sehingga mereka pikir semua aman-aman saja. Seberapa thrilled film ini? Yuk kita simak sinopsis dan ulasannya!

Sinopsis

Volcano_Poster (Copy)
*Source: tv.apple.com
  • Tahun rilis: 1997
  • Genre: Action, Thriller
  • Produksi: Fox 2000 Pictures, Moritz Original
  • Sutradara: Mick Jackson
  • Pemain: Tommy Lee Jones, Anne Hache, Gaby Hoffman

Michael Roark (Tommy Lee Jones) merupakan seorang pemimpin dari O.E.M. (Office of Emergency Management). Suatu kali ia mendapatkan laporan ada gempa bumi besar yang menyerang pusat kota Los Angeles. Gempa bumi itu bahkan sampai membuat retakan lumayan dalam sehingga menyemburkan gas bumi.

Hal ini lantas menarik perhatian seorang geolog bernama Dr. Amy Barnes. Ia percaya gempa bumi itu berasal dari gerakan lahar yang berasal dari gunung api aktif yang tersembunyi di bawah kota Los Angeles.

Dugaan Dr. Amy semakin kuat setelah ia mencoba melakukan investigasi dengan menelusuri retakan dan menemukan bahwa ada lahar yang sedang ‘memanaskan’ Los Angeles. Bahkan rekan Dr. Amy harus tewas jatuh ke dalam retakan.

Aktivitas gempa mulai dirasakan kembali. Ini membuat Mike dan putrinya Kelly (Gaby Hoffman) harus ke kantor O.E.M. secepatnya. Namun saat dalam perjalanan, Mike dan Kelly juga seluruh pengguna jalan dikagetkan dengan gemuruh kencang dilanjut letusan lahar yang berpusat di Hancock Park.

Lahar terus menerus keluar dan mulai mengalir ke pusat kota yang lebih rendah mengakibatkan kebakaran serius di beberapa titik. Ledakan yang mengguncang wilayah sekitar Hancock Park membuat kereta bawah tanah MTA (Red Line Metro Tunnel) juga terjebak dengan lumayan banyak penumpang yang pingsan.

Mereka terjebak di terowongan dimana itu menjadi jalur utama lahar yang tumpah dari pusat letusan. Kepala MTA, Stan Olber (John Carroll Lynch) yang mengetahui hal tersebut lantas meminta semua anggotanya untuk membantu melakukan evakuasi terhadap penumpang di dalam kereta.

Naas, ketika semua sudah keluar, Stan yang mengetahui bahwa masinis kereta tersebut masih tertinggal kembali masuk kereta dan saat akan keluar sudah terlambat, lahar sudah jauh melewati kereta sehingga ia mengorbankan dirinya dengan melempar masinis tersebut sementara dia tewas dilumat lahar.

Keadaan semakin buruk, lahar dengan cepat menghanguskan semua bangunan yang dialirinya. Mike dan Dr. Amy berpikir keras bagaimana cara untuk setidaknya memperlambat aliran lahar supaya tidak semakin meluas.

Mike juga dibuat pusing karena putrinya, Kelly, harus mendapatkan perawatan darurat di rumah sakit Cedar Sinai akibat terkena percikan lahar sehingga terkena luka bakar tingkat 3.

Beberapa ide pun muncul, Mike meminta semua petugas pemadam dan polisi saling bantu untuk membuat benteng dari blok beton menyerupai bendungan. Saat lahar menyentuh blok, helikopter air lantas menyiramkan ribuan galon air untuk mendinginkan lahar tersebut supaya menjadi batu dan tidak lagi bergerak.

Rencana awal berjalan baik, namun lahar yang masih panas terus mendorong lahar dingin untuk tetap bergerak; karena kepala sudah keras, lahar tersebut meletus di tempat lain dan mengarah ke Cedar Sinai.

Baik Mike dan Dr. Amy berikut semua divisi bingung bukan kepalang. Lahar juga kini masuk ke dalam saluran pembuangan air dengan cepat; ini berarti mereka harus menghentikan dua aliran lahar sekaligus. Semua harus serba cepat karena lahar tersebut akan meluap tepat di rumah sakit terbesar di Los Angeles dimana semua korban lahar dirawat dan putri Mike ada disana.

Hampir hilang harapan, Mike akhirnya punya ide. Meski beresiko tinggi; rencana ini kemungkinan besar berhasil. Ia akan merobohkan sebuah apartemen baru dan membuat jalur baru untuk lahar.

Saat gedung apartemen itu hancur, puing-puing gedungnya bisa memblokade aliran lahar, lahar akan segera berbelok ke dalam jalur baru yang dibuat Mike mengarah ke saluran air besar menuju laut. 

Berhasil. Begitu apartemen selesai dirubuhkan, dan aliran lahar sampai di dekat Cedar Sinai; semburan lahar tadi tidak bisa mengalir ke rumah sakit. Sesuai rencana, lahar berbelok mengikuti jalur yang sudah dibuat oleh Mike dan anggota-anggota satuan pemadam kebakaran, polisi lainnya.

Lahar tersebut berkelok dan masuk ke dalam saluran air besar menuju laut hingga lahar habis dan padam. Semua orang bersyukur karena bencana buruk lainnya tidak terjadi.

Tidak terbayang apabila Mike tidak memiliki ide cemerlang tersebut, sudah dipastikan nyawa yang tidak bisa diselamatkan akan bertambah banyak. Setelah lahar bisa dikalahkan, hujan pun turun membasahi kota Los Angeles dan menambah cepat proses mengerasnya lahar akibat tersiram air.

The Heroes?

Volcano_Scene (Copy)

Kalau berbicara siapa pahlawan dalam film ini, ya sudah pasti si bogalakon Mike; mengingat dia tokoh utamanya. Dia adalah manusia dibalik semua keputusan yang tidak pernah meleset. Semua yang dilakukan oleh Mike pasti berujung baik.

Bahkan polisi dan pemadam kebakaran pun bisa tiba-tiba blank tidak punya ide, tapi si Mike pasti punya jalan keluar di tengah situasi kalut seperti itu. Bahkan Mike bisa menyuruh orang lain, dalam kasus ini adalah Dr. Amy, untuk mencari putrinya di Cedar Sinai yang luasnya luar biasa amit-amit.

Padahal kalau dilihat dari plot cerita, yang seharusnya menjadi the real heroes adalah Dr. Amy; karena dialah yang pertama kali memberi warning ke semua pihak bahkan mengetahui kemana jalur lahar akan menuju selanjutnya. Alih-alih membantu Mike soal lahar yang membumihanguskan Los Angeles, Dr. Amy malah jadi tangan kanan dadakan dari Mike.

Bukan Kenyataan, Tapi...

Volcano_Los Angeles Mt. (Copy)

Meski dalam cerita, ada gunung berapi yang kembali aktif dibawah kota Los Angeles, California, nyatanya sama sekali tidak ada gunung berapi yang ada di bawah kota dengan julukan The City of Angels tersebut. Seluruh cerita dan science yang ada dalam film ini merupakan murni hanya untuk jadi bahan hiburan semata bagi para penonton.

Meski demikian, memang ada jalur aliran lahar yang ada di sekitar California. Ada sekitar 8 yaitu Medicine Lake Volcano, Mount Shasta, Lassen Volcanic Center, Clear Lake Volcanic Field, Long Valley Volcanic Region, Coso Volcanic Field, dan Salton Buttes. Semuanya berstatus aktif, jadi tidak menutup kemungkinan kejadian dalam film Volcano bisa terjadi suatu saat nanti.

Tak Lebih Bagus dari Dante’s Peak

Volcano_Dante's Peak (Copy)

Apabila kalian mengikuti beberapa film bencana, film Volcano ini memiliki pola yang sama dengan plot cerita film Dante’s Peak. Kedua film tersebut sama-sama menceritakan tentang erupsi gunung berapi dan lahar yang harus diwaspadai. Meski demikian, film Volcano tidak lebih bagus dari film Dante’s Peak.

Padahal ide ceritanya saya rasa cukup bagus. Lahar di pusat kota! Padahal umumnya, lahar cuma exist hanya di sekitar pegunungan saja. Untuk saya pribadi, film Volcano ini cukup menghibur mengingat ceritanya yang tidak terlalu kompleks dan tidak membuat para penonton jadi berpikir keras.

Untuk rating, Bacaterus memberi skor 6.8/10, IMDb 5.5/10, Rotten Tomatoes 49% dan Metacritic memberi skor sebanyak 55%. Nah, bagaimana dengan kalian? Berapa kira-kira skor yang akan kalian berikan untuk film ini?

Volcano
7 / 10 Bacaterus.com
Rating

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram