bacaterus web banner retina

Sinopsis dan Review Film Those Who Wish Me Dead (2021)

Ditulis oleh Gerryaldo - Diperbaharui 21 September 2021

Trauma kebakaran masih menyelimuti si cantik Angelina Jolie. Belum pulih benar, kebakaran terjadi persis seperti kejadian kebakaran yang ia alami dulu. Potongan cerita di atas tadi merupakan salah satu inti dari film baru berjudul Those Who Wish Me Dead yang baru saja tayang tanggal 24 Mei 2021 kemarin.

Film ini menjadi film baru Angie lagi setelah sebelumnya mengisi suara di film animasi terakhirnya berjudul The One and Only Ivan yang tayang tahun 2020 silam. Saya takjub melihat aktris kelahiran 1975 ini masih terlihat sangat muda layaknya remaja. Bukan itu saja yang bikin saya takjub, tapi akting Angie di sini, wuih!

Sinopsis

Those Who Wish Me Dead_Poster (Copy)
  • Tahun Rilis: 2021
  • Genre: Action, Thriller
  • Produksi: New Line Cinema, Bron Studios, Film Rites, Creative Wealth Media
  • Sutradara: Taylor Sheridan
  • Pemain: Angelina Jolie, Finn Little, Nicholas Hoult

Film dibuka dengan masa lalu seorang petugas kebakaran bernama Hannah (Angelina Jolie). Ia selalu memimpikan hal tersebut dan bukan menjadi hal bagus. Rasa traumanya tidak bisa menyelamatkan rekan dan warga sipil di tengah kebakaran hutan besar membuat dirinya fragile dan selalu terbayang-bayang kejadian tersebut meski kejadiannya sudah lama.

Meski demikian, Hannah tidak bisa memperlihatkan sisi lemahnya pada rekan-rekannya yang lain belum lagi bertepatan dengan penerimaan anggota pemadam kebakaran yang baru.

Untuk melepaskan penatnya, ia nekat melakukan paralayang manual dengan melompat dari mobil bak terbuka lantas terbang; teman-temannya tahu bahwa itu berbahaya namun tetap ia lakukan sehingga akhirnya Hannah ditangkap oleh sahabatnya sendiri, Ethan (John Bernthal)

Ethan mengatakan bahwa ia tidak bisa selamanya terus menerus membiarkan Hannah melakukan hal-hal berbahaya yang bisa mengancam keselamatannya sendiri dan Hannah akhirnya mendengarkan. Akibat kejadian itu, ia dihukum ringan dan diminta oleh menjaga menara pantau api di Park County, untuk melihat apa ada kebakaran di hutan.

Di sisi lain, seorang akuntan bernama Owen Casserly (Jake Weber) benar-benar dalam bahaya. Dua orang pembunuh mengincar dirinya setelah berhasil membunuh atasan Owen bersama keluarganya dengan meledakan rumah kediamannya hingga tak bersisa.

Selain Owen, para pembunuh itu mengincar putra Owen, Connor (Finn Little) guna membungkam semua orang yang kemungkinan bisa membocorkan hasil temuan Owen dan atasannya ke media massa atau polisi. Rencana pembunuhan itu dilakukan oleh Jack (Aidan Gillen) dan Patrick (Nicholas Hoult).

Owen segera melarikan diri sejauh yang ia bisa bersama anaknya. Namun sialnya, keberadaan Owen segera terlacak oleh para pembunuh dan ia harus meninggal setelah mobil yang dikendarainya masuk jurang akibat ditembak oleh para pembunuh tadi.

Owen segera menyuruh Connor pergi menjauh dan tidak usah kembali padanya karena ia tahu bahwa dirinya akan segera tewas dibunuh. Tak lama setelah itu Owen pun meninggal ditembak.

Connor yang tidak terlalu paham jalur hutan lantas bertemu Hannah yang kebetulan sedang patroli. Hannah menanyakan apa yang terjadi dan akhirnya paham kalau Connor dalam bahaya sehingga ia membawa anak tersebut ke menara pantau untuk berlindung. Para pembunuh yang tahu Connor kabur lantas mencari anak tersebut ke dalam hutan.

Untuk membuat polisi sibuk, para pembunuh itu sengaja menyalakan flare dan membakar hutan yang ternyata menyebar dengan luas akibat adanya badai angin dan petir yang membuatnya semakin tak terkendali. Setelah melakukan hal tersebut, para pembunuh lantas mendatangi sebuah sekolah bertahan hidup yang sering dikunjungi Owen dan anaknya.

Di sekolah itu ada seorang wanita bernama Alison (Medina Senghore) yang sedang hamil. Wanita tersebut merupakan istri dari Ethan, sahabat Hannah.

Alison panik bukan main, ia diminta untuk menghubungi suaminya karena siapa tahu ada laporan masuk mengenai Connor, Alison lantas menelpon Ethan dan memberi kode bahaya yang akhirnya diketahui oleh para pembunuh itu. Membela diri, Alison pun berhasil kabur masuk ke hutan.

Ethan yang tahu bahwa istrinya dalam bahaya lantas kembali ke tempat istrinya namun ia mendapati dirinya sendiri terjebak akibat kalah jumlah setelah salah satu pembunuh itu menembak mati rekan Ethan.

Para pembunuh lantas menanyakan kemana Connor pergi dan mereka diajak ke menara tempat Hannah karena disanalah Connor berada setelah Hanna sempat memberi tahu informasi tentang Connor pada Ethan.

Sebelum Ethan dan para pembunuh sampai di menara, Hannah dan Connor sebenarnya sudah berusaha untuk melarikan diri dari menara akibat adanya ancaman tersambar petir, namun setelah tahu bahwa jalan keluar mereka terblokir akibat kebakaran hutan yang disebabkan para pembunuh itu, Hannah dan Connor kembali naik ke menara.

Hanna dan Connor kaget bukan main ketika Ethan tiba-tiba naik ke menara pantau. Mereka pikir Ethan akan menyelamatkan Hannah dan Connor namun betapa terkejutnya Hannah saat diberitahu hal sebenarnya.

Hannah dan Ethan akhirnya membuat misi untuk menyelamatkan Connor, Ethan akan mengatakan di menara tidak ada siapa-siapa dan setelah Ethan dan para pembunuh itu pergi, Hannah dan Connor lantas melarikan diri.

Namun hal tersebut keburu ketahuan oleh salah satu pembunuh, mereka akhirnya ditembaki hingga membuat Ethan terluka, ini membuat Ethan meminta Hannah kabur membawa Connor dan mereka berhasil melakukannya.

Para pembunuh itu pun berpencar, satu mengejar Hannah dan satu lagi akan membunuh Ethan. Belum sempat membunuh, Alison datang dan duluan membunuh pelaku yang ingin menghabiskan nyawa suaminya di menara.

Kejar-kejaran pun terjadi antara Hannah, Connor dan pelaku pembunuhan. Meski sempat tertangkap dan membuat Hannah babak belur dihajar si pelaku.

Connor berhasil melawan dan Hannah memanfaatkan hal tersebut untuk melawan balik hingga akhirnya bisa melumpuhkan pelaku tersebut dan membiarkannya terbakar perlahan oleh api yang disebabkan oleh ia sendiri untuk membakar hutan.

Masalah belum selesai, meski bisa bebas dari para pembunuh yang sudah tewas itu, kini Hannah dan Connor harus berhadapan dengan api yang super ganas.

Meski rasa trauma yang Hannah timbul kembali, Hannah berusaha menyelamatkan dirinya dan Connor dengan berendam di sungai kecil hingga api padam dan petugas pemadam datang meneyelamatkan mereka berdua.

Motif Membunuh

Those Who Wish Me Dead_Motif (Copy)

Saya agak bingung sebenarnya dengan motif pembunuh bayaran si Jack dan Patrick ini. Pasalnya mereka tiba-tiba datang membunuh atasan Owen dan keluarganya dengan ledakan pipa gas.

Informasi kematian tersebut diterima Owen dan Owen lantas panik. Segera ia menjemput anaknya Connor untuk pergi bersama. Saat ditanya anaknya, Owen hanya mengatakan bahwa ia melakukan hal baik namun menjadi tidak disukai banyak pihak. 

Jawaban tersebut tidak menjawab pertanyaan saya kenapa ia diteror oleh para pembunuh. Alhasil saya berpikir sendiri bahwa kemungkinan si Owen ini diincar akibat berhasil menemukan sesuatu hal krusial tentang penggelapan uang yang bisa membahayakan salah satu pihak; mengingat pekerjaan Owen adalah Forensik Akuntan. Bagaimana menurut kalian?

Tak Fokus

Those Who Wish Me Dead_Focus Character (Copy)

Judul film ini jelas mengatakan ‘Mereka yang Menginginkan Saya Tewas’ dengan muka Angie as Hannah Faber terpampang besar. Tapi Angie bukan menjadi sasaran dari pembunuh tersebut bukan? Yang jadi sasaran adalah si Connor. Seharusnya muka Connor yang lebih dominan. 

Belum lagi ceritanya meluas dan melibatkan banyak orang. Cerita kadang-kadang fokus ke kehidupan si Hannah, lantas kembali ke Owen dan Connor, lantas membahas kehidupan Ethan dan Alison. Narasinya menjadi terlalu melebar dan tidak fokus ke inti ceritanya ditambah banyak tokoh yang in frame.

Film Aksi 90’an

Those Who Wish Me Dead_90ish Movie (Copy)

Kalau kalian pecinta film aksi, saya yakin kalian akan menemukan kesamaan film ini dengan film-film aksi tahun 90’an lainnya. Inti ceritanya adalah untuk membungkam saksi dengan cara yang membahayakan banyak orang.

The vibes film ini juga seperti film-film jadul. Tidak modern, tidak membuat kita jadi melotot saking kerennya, namun demikian tidak bikin kita juga jadi bosan menontonnya.

Semua hal di atas membuat film ini cukup oke saja, tidak terlalu spesial. Bacaterus memberi rating 6.5/10 untuk film Those Who Wish Me Dead ini. Keuntungan yang dikantongi pihak pembuat film ini masih berkisar di $13 juta yang kemungkinan akan terus bertambah mengingat penayangannya yang baru saja di mulai di beberapa negara termasuk Indonesia.

Those Who Wish Me Dead
Rating: 
3.3/5

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram