Sinopsis & Review Film Thailand The Whole Truth (2021)

Ditulis oleh Suci Maharani R
The Whole Truth
3.5
/5

Berbeda dengan kebanyakan film horor buatan Thailand, The Whole Truth (2021) membuat penonton terkesan di akhir. Film yang disutradarai oleh Wisit Sasanatieng dan ditulis oleh Abhishek J. Bajaj ini mungkin terasa kosong, ternyata mereka memberikan banyak kejutan di bagian akhir.

Premisnya sangat sederhana, dua bersaudara yang mendapatkan penglihatan dari dimensi lain lewat lubang tembok. Ternyata semua yang mereka lihat bukanlah kisah mengenai tetangganya, hal ini membuat Pim dan Putt dianggap sebagai anak pembohong.

Akting yang memukau dari Punpun Sutatta sebagai Pim dan Mac Nattapat Nimjirawat sebagai Putt, menjadi duo yang paling berkesan di sini. Sayangnya, The Whole Truth (2021) hanya mendapatkan rating 5.1/10 dan kebanyakan komentar negatif.

Kira-kira bagaimana cara Pim dan Putt mencari jawaban mengenai siapa gadis kecil yang dilihat mereka melalui lubang kecil di tembok itu? Jawaban lebih lengkapnya bisa kamu dapatkan hanya di bawah ini.

Sinopsis

sinopsis_

Pim dan Putt adalah saudara kandung yang hanya tinggal bersama dengan ibu mereka yang bernama Mai. Hari itu, ibu mereka mengatakan bahwa akan mengadakan pesta, pasalnya Mai mendapatkan promosi di kantornya. Tapi hingga malam hari Mai belum juga datang, sampai-sampai keduanya tertidur di ruang tengah. 

Suara ketukan pintu tiba-tiba saja membangunkan Pim. Dengan rasa takut, gadis itu berjalan ke arah pintu. Ia melihat seorang pria paruh baya yang mengetuk pintu rumah mereka.

Pim dan Putt terkejut ketika pria itu mengaku sebagai kakek mereka. Kehadiran pria paruh baya ini membawa berita buruk mengenai ibu mereka, Mai yang mengalami kecelakaan dan sedang koma. 

Kejadian ini membuat keduanya terpaksa tinggal dengan sang kakek dan nenek, sampai ibu mereka sadar. Jujur saja kehadiran kakek Pong dan nenek Wan penuh dengan keanehan.

Pasalnya, ibu mereka tidak pernah sekali pun menyinggung keberadaan keduanya. Benar saja, kehidupan mereka bersama kakek dan neneknya menimbulkan banyak kejutan yang tidak terduga. Hal ini dimulai dengan sikap aneh yang diperlihatkan oleh nenek Wan, yang ternyata mengalami demensia akut.

Setiap hari nenek Wan memasak sarapan yang sama, bahkan memaksa Putt untuk minum susu yang katanya baik untuk kesehatan. Sementara sang kakek Pong, pria ini sangat mudah sekali tersulut emosinya dan marah besar dengan hal kecil. 

Tapi keanehan lainnya dirasakan oleh Putt. Saat itu, ia melihat ada lubang di tembok rumah kakek dan neneknya. Putt kaget, pasalnya saat ia mengintip lewat lubang itu ada seorang gadis kecil yang terluka dan memuntahkan darah cukup banyak.

Ia memberitahukannya pada Pim, dan sejak saat itu keduanya sering dihantui dengan suara-suara ketukan dan seretan yang aneh. 

Keduanya sempat mengadu dan bertanya pada kakek mereka, sayangnya hal ini malah membuat pria itu emosi besar. Baik kakek Pong dan nenek Wan tidak bisa melihat lubang besar yang dilihat oleh mereka. sampai-sampai kakek Pong mengatakan keduanya anak-anak yang suka berbohong dan mencari masalah. 

Nenek Wan meminta Pim dan Putt untuk menjaga emosi kakek Pong agar tidak marah lagi. Tapi semakin mereka berusaha mengabaikan lubang dan suara-suara aneh itu, kehidupan keduanya mengalami banyak perubahan. Pim dan Putt dilema, mereka ingin menyelamatkan gadis yang disangka sebagai tetangganya itu. 

Namun menurut penuturan kakek mereka, rumah itu telah lama tidak berpenghuni dan tidak ada siapa pun di sana. Hingga kedua anak ini menyadari sesuatu, bahwa rumah yang dilihat keduanya ternyata mirip dengan rumah yang mereka tempati.

Putt berpikir, apakah hal yang mereka lihat ini semacam lubang cacing yang memperlihatkan kejadian di dimensi lain? Sebenarnya apa yang terjadi, siapakah gadis kecil yang mereka lihat lewat lubang cacing itu? Apakah benar, semua hal yang mereka lihat itu terjadi di rumah yang ditempati sekarang?

Tampil Lebih Cerah, The Whole Truth Penuh Plot Twist

tampil lebih cerah_

The Whole Truth (2021) mungkin menjadi salah satu film Thailand yang berkesan di tahun ini. Pasalnya, film ini digadang-gadang merupakan film horor.

Nyatanya, film ini jauh dari kata menyeramkan. Setelah menontonnya, saya pikir film ini lebih layak disebut film bergenre psikologis, misteri dan crime. Kenapa bisa begitu? Jawabannya adalah plot twist yang disuguhkan berhasil membuat penonton tertipu. 

Sejak awal, The Whole Truth (2021) tidak memberikan kesan horor, film ini malah terasa lebih cerah. Pembukanya sangat monoton, mengisahkan kejadian tragis yang membawa mereka bertemu dengan kakek dan neneknya. Plot-nya berjalan sangat alot, belum lagi bagi saya jalan ceritanya terasa cukup random dan tidak rapi. 

Jadi jangan heran jika kamu merasa sangat bosan dan berpikir, “Film ini sangat remeh dan membosankan”. Jujur saja saya pun berpikiran demikian.

Tapi, setelah memasuki sesi kedua, mulai sedikit intense menunjukkan sisi horor. Dalam tanda kutip, saya mengatakan sisi horornya malah terasa hilarious. Saya akan menjelaskan alasannya di bawah. 

Memasuki bagian ketiga atau akhir, dari sini saya mulai bisa menikmati jalan ceritanya. Alasannya karena kini saya bisa melihat benang merah dari keseluruhan cerita yang monoton ini. Akhirnya semua hal yang terasa kurang logis, remeh dan acak-acakan ini memiliki makna.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram