Sinopsis dan Review Film Action The King’s Man (2021)

Ditulis oleh Dhany Wahyudi
The King’s Man
2.6
/5

Di tengah Perang Dunia I, seorang bangsawan dengan timnya membantu pemerintah Inggris untuk mengatasi ancaman dan mencari aktor intelektual yang ingin meruntuhkan para penguasa Eropa di bawah kekuasaannya. Tugas ini pula yang membuatnya menginisiasi sebuah agensi intelijen yang kemudian dikenal sebagai Kingsman.

The King’s Man adalah film action spionase karya Matthew Vaughn yang dirilis oleh 20th Century Studios pada 22 Desember 2021. Menjadi prequel dari dua film sebelumnya, kali ini kisah yang digelar adalah awal mula lahirnya agensi Kingsman beserta latar belakang pendiriannya di masa berkecamuknya Perang Dunia I.

Dibintangi oleh Ralph Fiennes dan Gemma Arterton, film ini sepertinya akan menawarkan jalan cerita yang menarik dan adegan aksi yang spektakuler. Sudah penasaran dengan film ini? Baca review berikut sebelum menontonnya.

Sinopsis

The King’s Man (2021)_
  • Tahun: 2021
  • Genre: Action, Comedy, Thriller, Adventure, Crime
  • Produksi: Marv Studios
  • Sutradara: Matthew Vaughn
  • Pemeran: Ralph Fiennes, Gemma Arterton, Rhys Ifans

Di awal tahun 1900an, bangsawan Inggris Orlando Oxford mengunjungi Afrika Selatan di bawah bendera Palang Merah. Saat mengunjungi kamp pimpinan Herbert Kitchener, tiba-tiba ada sniper yang membombardir mereka dengan melepaskan beberapa tembakan yang salah satunya menewaskan istri Orlando yang juga disaksikan oleh Conrad kecil yang bersembunyi di kereta kuda.

Beranjak dewasa, Conrad tumbuh menjadi pemuda yang terampil dan cekatan dalam bidang bela diri. Herbert meminta Orlando untuk menolongnya menjaga pemimpin Austria Franz Ferdinand dalam kunjungannya ke Sarajevo yang berakhir dengan tewasnya beliau dalam peristiwa penembakan di jalan raya.

Terdapat indikasi adanya rencana yang memicu terjadinya perang besar antara Inggris, Jerman dan Rusia. Herbert tewas di lautan setelah kapalnya ditembak oleh rudal dari sebuah kapal selam dalam perjalanannya ke Rusia. Orlando bersama timnya, termasuk Conrad, mendatangi Rusia untuk membunuh Rasputin, tokoh mistis yang diduga mempengaruhi Tsar Nicholas.

Setelah misi mereka sukses, Conrad mendaftarkan diri ke militer tanpa persetujuan ayahnya. Kematian Rasputin ternyata tidak menyelesaikan masalah.

Terdapat pesan rahasia dari Kaiser Wilhelm yang coba dipecahkan oleh mereka sebagai salah satu cara untuk membujuk Amerika turun berperang membela Inggris, tapi Presiden Wilson selalu langsung menolak bukti dan rencana yang diajukan padanya.

Berita duka menghampiri Orlando ketika mendapati kabar bahwa Conrad tewas di medan perang dan membuatnya putus asa kemudian mengurung diri di kamarnya.

Tapi setelah diguncang jiwanya oleh Polly, Orlando semangat kembali dan akan menuntaskan misinya sebagai bukti penghargaan kepada Conrad yang telah berhasil membawa pesan rahasia yang asli sebelum kematiannya.

Bahkan dengan bukti asli pun, Presiden Wilson masih tidak bergeming. Orlando curiga ada rahasia yang disembunyikan. Setelah menyelidiki lebih dalam, ternyata Presiden Wilson terlibat perselingkuhan yang terekam kamera dan dijadikan ancaman kepadanya oleh kelompok pimpinan aktor intelektual misterius yang menjalankan operasinya dari sebuah peternakan di pegunungan terpencil.

Orlando berhasil menemukan lokasi itu dari syal berbahan kashmir yang digunakan oleh dua pelaku penyerangan yang ditemuinya. Bersama Polly dan Shola, Orlando menyusun rencana untuk membekuk sang tokoh misterius ini. Dengan medan yang sulit dikunjungi dan banyaknya pasukan yang mengawal lokasi itu, semakin menyulitkan rencana mereka.

Akankah Orlando dan rekan-rekannya bisa mengambil bukti yang mereka butuhkan? Apakah mereka juga berhasil membekuk sang tokoh intelektual yang memicu Perang Dunia I?

Penasaran kalian akan tuntas dengan menonton film ini sampai akhir. Jangan beranjak dulu sebelum credit title habis, karena masih ada satu adegan mengejutkan yang menampilkan satu lagi tokoh sentral dalam sejarah Eropa.

Memiliki Cerita yang Lebih Serius

Memiliki Cerita yang Lebih Serius_

The King’s Man memiliki alur cerita yang menarik dan sangat detail memaparkan sejarah Eropa pada masa Perang Dunia I, dari awal mula hingga ke akhirnya, yang juga menjadi latar belakang berdirinya agen intelijen fiktif bernama Kingsman di Inggris. Kita sampai tidak menyangka banyak sekali fakta sejarah yang dibeberkan dalam film ini dengan penyajian yang tidak begitu ringan.

Tokoh-tokoh sejarah muncul satu persatu membawa cerita masing-masing dan saling bertumbukan satu sama lain dalam kisah film dengan durasi 2 jam 11 menit ini.

Sebagai contoh, mungkin tidak banyak yang tahu bahwa tiga pemimpin Eropa, yaitu King George dari Inggris, Kaiser Wilhelm dari Jerman, dan Tsar Nicholas dari Rusia adalah sepupu! Tiga tokoh ini yang di adu domba oleh sosok jahat yang misterius.

Dan film ini pun menampilkan adegan pertempuran di medan perang yang sangat seru dan menegangkan dengan pesan moral yang langsung menancap, bahwa perang hanya membawa kerusakan.

Hal ini baru disadari oleh Conrad ketika dia harus berjibaku di garis depan pertempuran, padahal sebelumnya dia sangat termotivasi untuk menjadi tentara meski tanpa persetujuan ayahnya.

Tone yang Berbeda dari Dua Film Sebelumnya

Tone yang Berbeda dari Dua Film Sebelumnya_

Ramuan cerita dengan menyelipkan fakta sejarah dan adegan peperangan dahsyat di tengah film, sebenarnya membuat film ini menarik, tapi juga memunculkan kesan tidak konsisten di dalamnya. Kesan agen intelijen dengan ragam peralatan canggih dalam Kingsman: Secret Service (2014) tidak sama sekali ditampilkan di sini, semua terasa sangat tradisional dan sederhana.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram