Sinopsis & Review The Firm, Bisakah Pengacara Selamat dari Mafia?

Ditulis oleh Desi Puji Lestari
The Firm
4
/5
PERHATIAN!
Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini.

Menjadi pengacara dilakukan untuk memperbaiki kehidupannya yang miskin. Mitch, seorang pemuda yang hidup biasa-biasa saja, ingin meningkatkan taraf hidupnya. Dia pun giat belajar sehingga lulus dengan predikat terbaik. Jalan menuju kaya semakin terbuka ketika dia bergabung bersama sebuah firma hukum yang eksklusif.

Lika-liku perjalanan Mitch pun dimulai dari sini. Untuk menjadi kaya, banyak hal harus dia lalui. Termasuk terancam oleh sekelompok mafia sehingga nyawanya dipertaruhkan. Film The Firm  yang dibintangi Tom Cruise dan Jeanne Tripplehorn ini tayang pada 1993 lalu. Namun, ia kini bisa disaksikan melalui Netflix. Sebelum itu, baca sinopsis dan ulasannya lebih dulu yuk!

Sinopsis

  • Tanggal/Tahun Penayangan: 30 Juni 1993
  • Genre: Hukum, Thriller, Drama
  • Pemain: Tom Cruise, Jeanne Tripplehorn, Gene Hackman, Ed Harris, Holly Hunter
  • Sutradara: Sydney Pollack
  • Produksi: Davis Entertainment, Mirage Enterprises, Paramount Pictures, Scott Rudin Productions

Seseorang perlu dorongan untuk mencapai sesuatu dalam hidupnya. Bentuknya tentu saja macam-macam. Namun, salah satu dorongan paling besar yang membuat seseorang berusaha sekuat tenaga adalah kemiskinan. Menjadi miskin mampu mendorong siapa pun untuk berusaha lebih keras agar keluar dari keadaan yang serba sulit. Mereka tangguh sekaligus tidak kenal menyerah.

Persis seperti yang terjadi pada Mitch McDeere (Tom Cruise). Mitch belajar sangat tekun dan giat di Harvard Law School agar bisa menjadi seorang pengacara andal dan memperbaiki kehidupannya. Usaha kerasnya tidak sia-sia, lelaki ini mampu masuk jajaran lima besar dalam kelas. Dia bahkan berhasil lulus dengan nilai tertinggi.

Karir menjadi pengacara pun terbuka lebar. Benar saja, tidak lama dari kelulusan dia menerima tawaran pekerjaan dari Bendini, Lambert, & Locke, yaitu sebuah firma hukum kecil dan eksklusif yang bermarkas di Memphis. Firma hukum ini bergerak khusus untuk menangani masalah-masalah akuntansi dan pajak. Bersama istrinya, Abby (Jeanne Tripplehorn), Mitch pun pindah ke Memphis sembari belajar lagi untuk lulus ujian pengacara di Tennessee. Di kehidupannya yang baru tersebut, Mitch mulai mengenal budaya profesional di sebuah perusahaan yang menuntut kesetiaan, kerahasiaan dan kesediaan berkat Avery Tolar (Gene Hackman).

Mitch lantas mulai tergoda oleh uang dan tunjangan, termasuk rumah, mobil baru, tunjangan mahasiswanya. Namun, Abby menaruh curiga ada campur tangan perusahaan dalam hal ini. Mitch berhasil lulus ujian pengacara dan mulai bekerja selama berjam-jam hingga membuat kondisi kehidupan pernikahannya cukup tegang.

Memasuki dunia kerja sesungguhnya, Mitch yang bekerjasama dengan Tolar mulai mengetahui bahwa sebagian besar perusahaan membantu para klien kaya raya untuk menyembunyikan hartanya agar terhindar dari urusan pajak.

Suatu hari ketika Mitch sedang melakukan perjalanan bisnis ke Cayman Island dia mendengar bahwa kliennya di Chicago mematahkan kaki seseorang dan menemukan sebuah dokumen mencurigakan di lemari yang terkunci. Dokumen tersebut ditemukan di rumah peristirahatan Tolar. Peristiwa ini rupanya berkaitan dengan empat rekanan perusahaan yang meninggal dalam keadaan mencurigakan.

Selama berada di Cayman Island, Mitch dirayu oleh seorang pekerja seks setempat. Rayuan tersebut rupanya sudah diatur oleh kepala keamanan perusahaan bernama Bill DeVasher (Wilford Brimley). Upaya itu dilakukan Bill sebagai ancaman agar Mitch tidak membocorkan kegiatan perusahaan, karena jika tidak dia akan mengirimkan foto tersebut kepada istrinya.

Di sisi lain Mitch segera menyewa penyelidik swasta, Eddie Lomax (Gary Busey) untuk menyelidiki kematian rekannya. Nahas, Lomax ditembak oleh dua pembunuh bayaran di kantornya. Pembunuhan ini disaksikan oleh Tammy, sang sekretaris.

Agen FBI yang menangani kasus ini lantas menghubungi Mitch dan mengatakan bahwa klien terbesar perusahaannya adalah keluarga Morolto dari Chicago Outfit. Keluarga tersebut terkenal dengan tindak-tanduknya sebagai kriminal sebab terlibat dalam penipuan pajak dan skema pencucian uang.

FBI lantas memperingatkan Mitch untuk waspada karena bisa saja dia juga sudah disadap. Mereka meminta Mitch memberikan bukti yang bisa digunakan untuk melawan perusahaannya dan keluarga Morolto. Mitch setuju bekerjasama dengan imbalan sejumlah uang. Dia juga meminta saudaranya, Ray, dibebaskan dari penjara.

Setelah bersedia bekerjasama dengan polisi, apakah hidupnya bisa selamat? Bagaimana dengan foto-fotonya bersama PSK? Mitch yang tidak pernah menyangka akan terjebak dalam keadaan sulit ini dipaksa diharuskan berpikir taktis. Mampukah dia melakukannya?

Adaptasi dari Novel dan Perbedaannya

Jalan cerita film The Firm (1993) yang kompleks, rupanya diadaptasi dari sebuah novel berjudul sama karya penulis terkenal Amerika, John Ray Grisham. Novel tersebut terbit pada 1991 silam. Menariknya The Firm merupakan novel kedua John, sekaligus yang paling populer sebab berhasil terjual hingga 1,5 juta copy.

Walau diadaptasi dari novel, cerita dalam film mengalami sedikit perubahan, terutama di bagian akhir. Dalam film The Firm, Mitch membuat kesepakatan dengan FBI untuk membebaskan adiknya dan meminta sejumlah uang. Nantinya itu semua ditukar dengan informasi terkait klien yang kebetulan sedang diselidiki oleh pihak polisi.

Mitch tidak pergi mengkhianati kepolisian melainkan mencari cara yang legal secara hukum untuk terhindar dari FBI dan para mafia sejauh mungkin. Hasilnya dia dapat terus berpraktik sebagai pengacara tanpa terganggu izin. Cerita akhir seperti itu tidak akan Anda temukan dalam novel.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram