Bacaterus / Review Film Barat / Sinopsis dan Review Film Speed, Pembajakan Kapal Pesiar

Sinopsis dan Review Film Speed, Pembajakan Kapal Pesiar

Ditulis oleh - Diperbaharui 19 November 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Setelah sukses dengan Film Speed yang tayang tahun 1994 silam, kini sang sutradara Jan De Bont kembali lagi membuat sekuel film tersebut berjudul Speed 2: Cruise Control. Alur cerita yang disuguhkan tidak jauh berbeda dengan film sebelumnya, apabila Speed mengambil setting di dalam Bus Kota, kali ini settingnya berada di dalam kapal pesiar karibian mewah.

Si aktor ganteng Keanu Reeves tidak lagi terlibat dalam penggarapan film ini, dirinya digantikan oleh Jason Patric. Sedangkan untuk si cantik Annie yang diperankan oleh Sandra Bullock masih dipegang olehnya. Aksi yang diberikan dalam film ini juga cukup membuat para penontonnya tegang. Yuk simak ulasannya!

Sinopsis

Speed_Poster (Copy)

  • Tahun rilis: 1997
  • Genre: Action
  • Pemain: Jason Patric, Sandra Bullock, Willem Dafoe
  • Sutradara: Jan de Bont
  • Produksi: Blue Tulip Productions

Alex (Jason Patric) merupakan seorang anggota LAPD yang bekerja untuk kasus ekstrem. Hal ini sebenarnya tidak disukai oleh Annie (Sandra Bullock), maka dari itu Alex terpaksa berbohong kepada Annie dengan mengaku bahwa dirinya adalah polisi pantai yang tidak melakukan pekerjaan ‘mematikan’.

Suatu ketika saat Annie sedang belajar mengendarai mobil untuk mendapatkan surat ijin mengemudinya, dirinya menemukan kenyataan bahwa Alex sedang terlibat dalam operasi khusus yang membahayakan dirinya. Annie marah besar dan mengatakan kepada Alex, ini kenapa hubungannya dengan Jack (Keanu Reeves) kandas, karena Annie selalu merasa ketakutan bahwa akan terjadi hal buruk pada kekasihnya itu.

Merasa bersalah, Alex yang berencana untuk melamar Annie dalam minggu itu lantas mengajak Annie untuk berlibur bersama dengan Kapal Pesiar mewah mengelilingi laut Karibian. Meski awalnya menolak, akhirnya Annie menerima permintaan maaf Alex dan mengiyakan tawaran liburan tersebut.

Adalah Seabourn Legend, kapal pesiar yang akan ditumpangi oleh Annie dan Alex bersama ratusan penumpang lainnya. Di atas kapal, mungkin-insting-seorang-polisi, Alex bertemu dengan salah satu penumpang bernama Geiger (Willem Dafoe) yang selalu menanyakan barang-barang golf miliknya pada kru kapal meski sebenarnya dirinya tidak suka golf. Alex mulai curiga.

Benar saja, Geiger yang merupakan mantan karyawan IT rumah produksi kapal pesiar Karibian termasuk Seabourn Legend ini merencanakan balas dendam dengan mencuri semua perhiasan di atas kapal dan menghancurkan kapal Seabourn Legend akibat perusahaan memecat Geiger secara tidak hormat ketika mengetahui bahwa kondisi Geiger sakit.

Seabourn Legend berlayar anggun memanjakan seluruh penumpangnya, selang 2 hari berlalu baru Geiger berulah. Dirinya yang menyamar menjadi salah satu kru kapal mengobrak abrik sistem operasional kapal sehingga para awak kapal tidak bisa mengendalikan Seabourn Legend lagi. Geiger pun membunuh kapten kapal supaya tidak merusak rencananya.

Kapal pesiar itu diarahkan ke sebuah kapal tanker bernama Eindhoven Lion. Proses evakuasi yang alot membuat beberapa penumpang tertinggal di atas kapal pesiar yang kini menuju lambung kapal tanker itu. Tak hilang akal, Annie, Alex dan beberapa kru kapal mulai mencari akal memberhentikan kapal raksasa itu.

Mulai dari mereset sistem, membanjiri kapal, sabotase baling-baling kapal supaya lepas sehingga memutar kendali bow thruster secara manual dilakukan semuanya. Beruntung, kapal bisa berbelok menghindari kapal tanker Eindhoven Lion. Namun… rasa lega mereka hanya sementara karena kini kapal melaju tanpa kendali ke pelabuhan kecil di pulau Saint Martin.

Mampukah Alex menyelamatkan seluruh penumpang kapal Seabourn Legend itu? Bagaimana juga nasib Geige setelah semua rencananya digagalkan oleh Alex dan kru kapal lainnya? Saksikan filmnya yang sudah tayang di beberapa situs penyedia dan layanan film berbayar seperti Netflix. 

Aksi tak Henti

Speed_Seabourn Legend (Copy)

Aksi yang diberikan oleh sang sutradara tidak ada hentinya. Jason Patric benar-benar dituntut untuk menjadi sang hero untuk para penumpang lainnya. Mulai dari membantu evakuasi hingga memastikan kapal bisa berhenti. Begitupun Annie, wanita tomboy satu ini pun memiliki peran tak kalah penting.

Bila Alex harus mengejar Geiger, maka Annie yang harus mengawasi penumpang lainnya. Annie bahkan sempat menyelamatkan belasan penumpang yang terjebak dalam lorong bersekat yang terkunci akibat pintu pemadam kebakaran aktif sehingga mengurung mereka semua. Aksi Annie menolong yang terkurung dengan jigsaw epik sekali!

Meski banyak aksi yang disuguhkan, ada beberapa adegan yang menurut saya tidak mungkin dilakukan, seperti ketika Alex harus menyelam 12 meter di bawah lambung kapal untuk menggapai baling-baling dan juga ketika Alex lompat dari buritan kapal mengejar Annie yang diculik Geiger, seharusnya Alex sudah tertinggal oleh Seabourn Legend, tapi di adegan berikutnya Alex masih sempat meraih pintu marina yang terbuka yang jaraknya lumayan tinggi dari bibir laut.

Tidak Sesukses Film Terdahulunya

Speed_Speed2 (Copy)

Saya tidak menyangka sih film Speed akan dibuat sekuelnya, karena buat saya pribadi film Speed itu semacam film yang memiliki satu cerita saja dan tidak cocok untuk dibuat sekuel. Pihak 20 Century Fox juga tidak akan memiliki kontrak lagi dengan para pemain, namun karena banyak tanggapan positif mengenai film Speed, lahirlah Speed 2.

Percaya gak sih, tadinya film Speed 2 ini mau mengambil setting di dalam pesawat, namun tidak jadi. Jon d Bont juga memiliki banyak ide namun akhirnya diputuskan mengambil setting  kapal pesiar yang buat saya rasanya jadi lama sekali. Soalnya film Speed pertama kan beneran ngebut, jadi rasanya cepat dan beradrenalin.

Kritik Pedas

Speed_Poster2 (Copy)

Para kritikus film habis-habisan mengomentari film Speed 2 ini. Bahkan CinemaGore hanya memberi nilai B- untuk Speed 2; bagaimana tidak? Alasan Keanu Reeves tidak lagi mengambil andil dalam film ini saja karena menurut Keanu, skripnya jelek sekali dan ia tidak suka dan Sandra Bullock juga berpikir hal yang sama namun akhirnya menerima peran itu.

Dalam sebuah ajang penghargaan, Speed 2 menang untuk kategori Worst Remake or Sequel. Sedih banget kan? Padahal untuk budget film ini saja, pihak Fox harus menggelontorkan sebanyak $ 160 juta! Termasuk sewa kapal asli Seabourn Legend $ 38,000 per hari nya!

Lepas dari kritik pedas dan hal negatif lainnya, film Speed 2 ini tetap cocok untuk kalian yang memang suka dengan film laga tanpa harus pusing berpikir sebab akibat cerita film itu bisa terjadi. Akting Jason Patric juga lumayan oke meski dirinya pendatang baru, kalau akting si tante Sandra Bullock sih sudah tidak usah ditanyakan lagi.

Overall, saya tidak bilang film ini jelek untuk ditonton. Saya suka menonton film ini meski di beberapa adegan saya harus sempat pause dan bilang ‘Eh kok bisa gitu sih?’ mengingat adegannya di luar ekspektasi. So, siapkan berondong jagung kalian dan minuman soda, lantas tonton filmnya!

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *