bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Mank, Kisah Penulisan Naskah Film Klasik

Ditulis oleh Dhany Wahyudi - Diperbaharui 16 September 2021

Hollywood era 1930an ditampilkan dari sudut pandang seorang penulis alkoholik yang terbiasa melontarkan kritik sosial yang pedas, Herman J. Mankiewicz, saat dia dikejar target untuk menyelesaikan naskah film Citizen Kane. David Fincher mengarahkan Gary Oldman, Amanda Seyfried, dan Lily Collins dengan naskah yang ditulis oleh mendiang ayahnya, Jack Fincher.

Mank adalah original film Netflix dengan kualitas Oscar. Naskah film ini ditulis oleh Jack Fincher di era 1990an yang sejatinya akan dibesut oleh David Fincher setelah dia menyelesaikan film The Game (1997) dengan Kevin Spacey dan Jodie Foster sebagai pemeran utama. Sayangnya, proyek ini tidak berjalan hingga dimulai kembali di tahun 2019. Sayangnya, Jack Fincher sudah wafat di tahun 2003.

Simak review kami dari film yang dirilis secara terbatas pada 13 November 2020 dan sudah bisa di streaming di Netflix sejak 4 Desember 2020 ini. Akankah film yang hadir dalam presentasi hitam putih ini akan masuk dalam bursa film nominator Oscar?

Sinopsis

  • Tahun: 2020
  • Genre: Biography / Comedy / Drama
  • Produksi: Netflix
  • Sutradara: David Fincher
  • Pemeran: Gary Oldman, Lily Collins, Amanda Seyfried

Cerita film ini memiliki alur non-linear yang membaginya menjadi dua cerita di era berbeda dengan beberapa adegan flashback yang ditandai seperti dalam seting naskah. Film dibuka dengan Herman (Gary Oldman) ditempatkan di sebuah rumah di gurun untuk menulis naskah untuk film yang akan disutradarai oleh Orson Welles, sosok yang di era 1940an memiliki peran sangat penting di Hollywood.

Herman dibantu oleh Rita (Lily Collins) untuk menuliskan naskah film yang ditargetkan selesai dalam tiga bulan, tetapi kemudian diminta lebih cepat oleh Orson menjadi dua bulan saja. Dengan kondisi kaki yang patah karena kecelakaan mobil dan pengaruh minuman beralkohol, progres penulisan menjadi semakin terhambat, hingga tidak terasa tenggat waktu tinggal dua minggu saja.

Sementara itu di era 1930an, Herman adalah kepala penulis naskah di studio Paramount. Bersama penulis lainnya, dia mencoba untuk selalu memunculkan ide-ide baru untuk film produksi studio ini. Selain itu, Herman juga dekat dengan para produser di Hollywood karena wawasannya yang luas dan kelihaiannya berbicara dengan kritikan yang pedas.

Dia bersama adiknya, Joseph, bekerja di studio MGM yang dipimpin oleh Louis B. Mayer yang sedang berada dalam krisis finansial karena peristiwa Great Depression yang menimpa Amerika Serikat di tahun 1934. Herman selalu mengkritisi argumen film, politik dan ekonomi para produser dan sineas yang dia ketahui kebusukannya tapi selalu bisa berakting dengan baik di depan publik.

Pada saat menjelang pemilihan gubernur California, studio MGM melakukan kampanye gelap terhadap Upton Sinclair yang disinyalir memiliki paham sosialis-komunis yang sudah menyebar di Eropa lewat tokoh seperti Adolf Hitler dan Joseph Stalin. Saat itu, Marion (Amanda Seyfried) yang merupakan aktris terkenal di MGM pindah ke studio Warner Brothers, meski coba dicegah oleh Herman.

Di malam pemilihan dan penghitungan suara, Herman dan istrinya menghadiri pesta bersama Mayer dan tim MGM-nya. Herman bertaruh untuk kemenangan Sinclair dan kalah karena yang menang dalam pemilihan adalah Frank Merriam. Malam itu juga, rekannya di studio yang membuat film propaganda untuk Merriam bunuh diri, karena sebenarnya dia adalah pendukung Sinclair.

Suatu malam di tahun 1937, Herman merusak pesta ulang tahun Hearst, produser dan raja media Hollywood, dengan membuat cerita yang menyindir Hearst dan orang-orang di sekitarnya. Herman melakukannya karena dalam pengaruh alkohol. Pada akhirnya ketika dia mengetahui bahwa Hearst adalah orang yang membayar setengah gajinya, Herman merasa bersalah.

Kembali ke tahun 1940, Herman dan Rita menyelesaikan naskah tepat waktu dan disukai oleh Orson, meski awalnya dianggap memiliki cerita yang terlalu rumit. Ada beberapa rekannya yang datang menghampirinya terkait karakter yang ditampilkan di dalam naskah itu yang dianggap memiliki kemiripan dengan Hearst dan orang-orang di sekitarnya, terutama Marion.

Di depan Orson yang datang menyambanginya, Herman meminta dirinya dicantumkan sebagai penulis naskah yang kemudian membuat Orson marah. Di penyelenggaraan Academy Awards, Herman dan Orson meraih Oscar di kategori Best Original Screenplay yang ditanggapi oleh Herman bahwa naskah itu adalah miliknya tanpa ada campur tangan Orson.

Sekilas Tentang Herman J. Mankiewicz

Sekilas Tentang Herman J. Mankiewicz
*https://www.imdb.com/title/tt10618286/mediaviewer/rm4009599233/

Herman J. Mankiewicz adalah seorang penulis naskah film yang disegani di perfilman Hollywood era 1930an. Dia banyak menulis naskah, juga memperbaiki naskah film milik penulis lain sesuai permintaan studio film yang memproduksinya. Gaya penulisannya dengan intonasi satir dan humor yang getir sering dianggap sebagai “typical American film” pada masa itu.

Sebelum terjun ke dunia film, Herman adalah koresponden di Berlin untuk Chicago Tribune dan kritikus drama teater untuk The New York Times. Film Citizen Kane (1941) adalah karya terakhirnya yang dianggap sebagai karya terbaiknya. Herman wafat di usia 55 tahun karena gagal ginjal sebagai efek dari kebiasaannya menenggak minuman beralkohol.

Kedahsyatan Film Citizen Kane

Tampil Seperti Sebuah Film Klasik
*https://www.imdb.com/title/tt10618286/mediaviewer/rm2624496897/

Citizen Kane adalah film ambisius Orson Welles yang dirilis pada tahun 1941. Dalam film ini, Welles bertindak sebagai produser, penulis naskah bersama Herman J. Mankiewicz, sutradara, dan pemeran utama. Film ini dinominasikan di 9 kategori pada Academy Awards dan hanya berhasil meraih Oscar sebagai Best Original Screenplay.

Karakter utamanya, Charles Foster Kane, dipercaya merupakan penggabungan dari beberapa tokoh nyata, antara lain raja media William Randolph Hearst yang tampil sebagai salah satu karakter di Mank, tokoh media dan politik Joseph Pulitzer, pengusaha Samuel Insull dan Harold McCormick, juga sebagian kecil dari pengalaman Herman Mankiewicz sendiri. Hal ini menjadi kontroversi pada masa itu.

Meski pada zamannya film ini cukup mengecewakan, karena tidak bertahan lama dalam penayangannya di layar bioskop dan hanya meraih satu Oscar saja, lambat laun Citizen Kane berkembang menjadi salah satu film yang diakui kualitasnya beberapa tahun kemudian hingga saat ini dan dianggap sebagai salah satu film terbaik yang pernah diproduksi oleh Hollywood.

Tampil Seperti Sebuah Film Klasik

Kedahsyatan Film Citizen Kane
*https://www.imdb.com/title/tt10618286/mediaviewer/rm4026376449/

David Fincher dikenal sebagai sutradara spesialis film bertema psychological thriller, seperti Se7en (1995), Fight Club (1999), Zodiac (2007) dan Gone Girl (2014). Baru kali ini Fincher membesut film diluar genre yang menjadi keahliannya. Pada awalnya, banyak yang meragukannya ketika produksi film ini dimulai. Tapi siapa bisa membantah kualitas pengarahan Fincher? Dipastikan, dia adalah sutradara handal.

Bersama timnya, Fincher menciptakan Hollywood di era 1930an dengan sangat detail, bahkan filmnya pun tampil tanpa warna, alias hitam putih, untuk mengesankan keotentikan kisahnya. Kita bahkan bisa melihat lingkaran-lingkaran kecil hitam di layar, seolah kita sedang menonton film di era aslinya. Meski tidak berwarna, tapi visualisasi yang ditampilkan tidak kelam malahan cenderung halus dan cerah.

Semua yang terjadi di Hollywood pada masa itu ditampilkan dengan lugas dan nyata. Seperti brainstorming yang dilakukan para penulis naskah studio Paramount dalam mencari sebuah ide cerita untuk film. Secara bergantian dan lempar-lemparan kisah, mereka mengutarakan apa yang terlintas di pikiran mereka untuk dipadukan ke dalam sebuah cerita.

Seting lokasi, kostum, kendaraan, hingga gaya rambut semua sangat klasik dan sesuai dengan masanya. Gaya bicara dengan kosakata yang unik lancar dilontarkan oleh para pemerannya lengkap dengan logat dan intonasi yang sedang trend pada masa itu. Situasi politik dan ekonomi ditampilkan secara proporsional yang memengaruhi watak dan sikap para karakternya.

Akting Beraroma Oscar

Akting Beraroma Oscar
*https://www.imdb.com/title/tt10618286/mediaviewer/rm2694358017/

Seluruh aktor dan aktris dalam film ini membawakan karakternya dengan sangat baik, khususnya Gary Oldman yang kembali memperlihatkan performa terbaiknya sebagai salah satu aktor watak terbaik Hollywood. Kesan flamboyan, humoris, sekaligus sinis mampu ditampilkan dalam skala nyaris sempurna. Bisa jadi, Oldman akan dinominasikan di kategori Best Actor pada Academy Awards mendatang.

Amanda Seyfried dan Lily Collins memang memiliki wajah klasik yang cocok untuk berperan dalam film dengan kesan “jadul” seperti ini. Dan mereka pun tampil dalam performa menawan. Aktor lainnya berakting sesuai porsinya dan cukup tampil dalam skala memikat.

Banyak yang menyangka jika Mank adalah film yang akan membuka nostalgia indah pada era keemasan Hollywood dalam peralihannya dari film bisu menuju film modern. Tetapi kalian salah! Justru film ini menampilkan sisi buruk dan kelicikan perfilman terbesar dunia lewat beberapa penggambaran lugas dari oknum-oknum pelakunya.

Lihatlah betapa lihainya Louis B. Mayer berakting di depan para karyawan yang dianggapnya “keluarga” agar mereka menyetujui pemotongan gaji karena krisis finansial yang mendera perusahaan. Sekali lagi kita lihat dia menangis tersedu saat pemakaman Irving Thalberg yang diakhiri dengan wajah dingin saat membuang sapu tangan bekas air matanya.

Dan juga bagaimana keinginan Orson Welles untuk mengakui naskah Herman Mankiewicz sebagai karyanya meski pada akhirnya dia harus rela berbagi credit saat meraih Oscar yang tidak dihadiri olehnya. Tekanan di studio film besar bisa membuat orang stres hingga bunuh diri apabila dia merasa gagal dan akan mengecewakan produsernya.

Mank menampilkan semua peristiwa kelam itu secara lugas dan membuat kita yakin itulah yang terjadi di balik sebuah kesuksesan produksi film dan kejayaan perusahaan film besar di Hollywood. Film ini sangat kami rekomendasikan untuk ditonton dan bisa meyakinkan diri kalian bahwa film ini minimal akan masuk nominasi Oscar berikutnya.

Sebagai bahan pertimbangan, IMDb memberikan rating 7.4/10 dengan Metascore sebesar 79 dan di cap certified fresh oleh Rotten Tomatoes. Jadi tidak ada yang perlu diragukan lagi ya, segera saksikan kisah Herman Mankiewicz dalam menulis karya terbaik dan fenomenal miliknya dengan latar belakang kehidupan yang mempengaruhi pemikirannya di layar Netflix sekarang juga.

Mank
Rating: 
3.7/5

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram