bacaterus web banner retina

Sinopsis dan Review Film Love You My Arrogance (2020)

Memiliki kekuatan untuk bisa membaca pikiran orang lain, ternyata hal ini tidak mempermudah kehidupan Sun. Pasalnya pria tampan yang terkenal sebagai YouTuber ini sangat membenci keahliannya ini, karena ia tidak bisa mengendalikannya.

Anehnya hanya ada satu orang yang tidak bisa dibaca pikirannya, orang ini bernama Anna seorang penulis novel yang sedang mencari inspirasi cerita barunya.

Kisah di atas bisa kamu saksikan saat menonton film Thailand berjudul Love You My Arrogance (2020). Film ini dibintangi oleh si tampan Nine Naphat Siangsomboon dan si cantik Mild Lapassalan Jiravechsoontornkul. Film ini memang memang terasa cukup fresh, apalagi penampilan seluruh aktornya sangat menjanjikan.

Lalu, bagaimana cara Sun yang dikenal sangat arogan saat bertemu dengan Anna yang tidak bisa dibaca pikirannya? Temukan jawaban lebih lengkapnya di bawah ini.

Baca juga: Beberapa Pemain dalam Film Love You My Arrogance

Sinopsis

Sinopsis

Sun adalah seorang YouTuber terkenal, tapi pria ini tidak hanya tampan dan populer saja lho. Pasalnya Sun memiliki kelebihan yang tidak semua orang tahu, pria ini bisa membaca pikiran orang di sekitarnya. Inilah alasan kenapa Sun kerap terlihat memakai earphone setiap saat, untuk mencegah mendengar pikiran orang lain.

Kelebihan ini akhirnya membuat frustasi, karena ia tidak bisa mengendalikan kemampuannya. Sun merasa sangat tertekan setiap saat ia mendengar pikiran orang lain, semakin banyak yang ia dengar semakin kepalanya terasa sakit. Makannya Sun berkata pada sahabatnya, bahwa ia benar-benar sudah sangat lelah dan berniat untuk berhenti dari profesinya.

Sebagai sahabat Pete memberikan nasihat, bahwa ia harus mengingat semua ini adalah keinginan Sun sejak awal. Mereka membangun karir susah payah, Pete tidak ingin Sun menyerah begitu saja setelah semua perjuangannya mencari viewers YouTubenya.

Karena harus membuat konten baru, Sun akhirnya mengiyakan untuk membuat konten di bendungan Bhumibol tempat tinggal sahabatnya Keuan.

Tapi ia memberi syarat penting, hanya boleh ada lima orang dalam timnya dan Keuan harus menjadi MC bersamanya. Selama proses syuting kontennya, Sun tidak sengaja bertemu dengan Anna dan temannya yang bernama Tubtab. Pertemuan keduanya memang tidak terasa baik, karena keangkuhan Sun benar-benar membuat wanita itu sangat kesal.

Mulai dari tidak diberikan tumpangan saat bertemu di jalan, meremehkan pekerjaannya hingga kelakuan buruk lainnya. Tapi ada satu hal yang unik dari wanita itu, Sun tidak bisa mendengarkan apapun yang ada di pikiran Anna. Pria ini merasa sangat aneh namun ia tidak mau memperdulikannya, sampai Anna mulai mengikuti setiap kegiatannya terutama saat syuting.

Pada awalnya Anna berlindung dengan berkata ingin mengetahui proses syuting pembuatan konten milik Sun. Namun hal yang mengagetkan muncul ketika wanita ini mengatakan bahwa, ia tahu soal kelebihan yang dimiliki oleh Sun. Anna mengatakan hanya ia yang bisa membantu Sun, ia juga sempat bercerita mengenai kisah seseorang yang bisa melihat masa lalu melalui sentuhan.

Pada awalnya Sun tidak mempercayai semua ini, ia berpikir ini semua hanya bualan Anna belakang. Namun ada satu kejadian yang membuatnya percaya pada Anna, Sun pun memintanya untuk membantunya. Tapi belum sempat membantu, kedok Anna terbongkar saat pembicaraan wanita ini dan Tubtab tidak sengat terdengar oleh Sun.

Ia merasa sangat patah hati mengetahui bahwa Anna hanya mendekatinya untuk membuat cerita barunya. Sun sangat marah hingga mereka akhirnya berpisah, pria ini jadi makin arogan dan perkataannya membuat Pete kesal. Sebagai sahabat Pete merasa sangat khawatir pada Sun, pria ini mengingatkan bahwa Sun harus mulai memikirkan orang lain.

Sun merasa bersalah dengan kata-kata kasar yang ia lontarkan, untungnya Pete tidak pernah bisa marah padanya. Sun mulai bersemangat untuk syuting, hingga Anna dan Brownie tiba-tiba datang dengan rencana kecil mereka untuk mendapatkan maaf pria arogan itu. Anna meminta maaf, namun mereka malah ribut lagi karena sama-sama keras kepala hingga Anna mengungkapkan perasaanya.

Wanita ini mengatakan mulai nyaman berada di sisi Sun dan ingin membuat kisah yang happy ending untuk ceritanya. Tapi semua ini ternyata skenario yang dilakukan oleh Anna, Pete dan Brownie, agar Sun bisa memahami perasaanya. Dari sini Sun mulai menyadari kesalahannya dan ia juga mulai lebih terbuka pada semua orang dengan sikap yang lebih baik.

Saat Anna meminta pertemanan di antara mereka, Sun menolaknya dan meminta hal lain. Kira-kira apa yang diinginkan oleh Sun?

Tontonan Ringan yang Tidak Banyak Tantangan

Tontonan Ringan yang Tidak Memiliki Banyak Tantangan

Jika kamu merasa bosan dengan film atau drama yang menuntut untuk berpikir keras saat menonton, film Love You My Arrogance (2020) bisa menjadi selingan. Pasalnya, film ini setidaknya bisa membuat mu jadi lebih relaks. Film yang dibintangi oleh Nine Naphat Siangsomboon dan Mild Lapassalan Jiravechsoontornkul memang sangat santai.

Tidak memiliki konflik besar, film ini hanya mengandalkan kisah antara dua orang yang sedang mencari cinta mereka. Satu-satunya masalah yang ada di film ini hanya karena Sun yang tidak menikmati keistimewaannya untuk bisa mendengar pikiran orang lain. Pria ini merasa keistimewaannya sebagai kutukan, itulah kenapa ia selalu berusaha menjauh dari orang lain.

Di sisi lain Anna merasa sangat tertarik pada Sun, karena kerap kali melihat keanehan pada pria tersebut. Sun yang sangat arogan dan terkesan tidak memperdulikan orang lain, membuat dirinya ingin lebih tahu apa yang sebenarnya terjadi. Tentu saja hal ini juga sangat penting sebagai riset untuk cerita terbarunya, karena Anna memang sedang mencari inspirasi tulisan barunya.

Plot film bisa dikatakan cukup fokus, karena mengeksplor bagaimana Sun hidup dengan keahlian yang dibencinya. Jadi lebih menitik beratkan saat Sun harus bekerja sebagai seorang YouTuber terkenal, namun cukup banyak dibenci karena sikapnya. Makannya film ini memfokuskan bagaimana Sun membuat konten YouTube miliknya, bersama dengan sahabat dan orang-orang disekitar.

Ingin Membuat Premis Terasa Fresh, tapi Gagal Total

Ingin Membuat Premis Terasa Fresh, Tapi Gagal Total

Film bergenre fantasi yang mengambil premis manusia dengan keistimewaan membaca pikiran orang sudah tidak asing lagi. Makannya film ini sepertinya ingin membuat terobosan baru, agar alurnya tidak mudah untuk ditebak. Saya bisa melihat bagaimana penulis skenario berusaha keras agar film ini terasa ringan namun memiliki plot yang tidak biasa.

Penulis mengambil keputusan menjadikan karakter Sun sebagai seorang pria yang arogan, pendiam dan penyendiri. Pria ini menjadikan keistimewaannya sebagai kutukan yang membuatnya sangat tertekan, terutama saat banyak orang disekitarnya. Hingga suatu hari ia bertemu dengan Anna, satu-satunya orang yang tidak bisa ia baca pikirannya.

Agar lebih menarik lagi, penulis menambahkan kisah mengenai cerita seseorang yang bisa membaca masa lalu lewat sentuhan. Pada awalnya saya pikir film ini akan menggabungkan dua premis ini, sehingga develop karakter Sun makin kuat. Namun sampai akhir, premis kedua ini hanya sekedar skenario yang diucapkan oleh Anna saja.

Entah mengapa saya merasa bahwa Love My Arrogance (2020) tidak bisa menemukan fokus utamanya. Mereka memiliki premis cerita yang bagus, tapi gagal total dalam mengembangkan ceritanya agar semakin menarik. Jika ingin memfokuskan cerita pada Sun dan Anna, ada banyak sekali plot hole yang membuat penonton sangat bingung.

Selain itu bagi saya alurnya terlalu flat, untung ada bagian dimana Sun bertemu dengan seseorang yang merupakan antifansnya. Bagian ini sebenarnya cukup menyenangkan, tapi tetap saja tidak luput dari plot hole yang bikin kisahnya jadi kagok.

Berterimakasih kepada sinematografernya, karena disini kita disuguhkan dengan pemandangan dan keasrian gunung, langit hingga danau di Thailand.

Banyak Plot Hole, Alhasil Karakter Development-nya Kurang

Banyak Plot Hole, Alhasil Karakter Development Pemainnya Kurang

Seperti yang sudah saya katakan di atas, Love You My Arrogance (2020) memiliki banyak sekali plot hole. Saya pikir siapapun yang menonton film ini akan merasakan hal yang sama, bingung dengan inti cerita yang terasa menggantung. Ada beberapa konflik yang diangkat dan development karakter setiap pemainnya terasa kurang berkembang.

Hal ini terlihat dari kenapa Sun sangat membenci kemampuan yang dimilikinya, serta sejak kapan ia menyadari hal ini. Bagi saya hal ini sangat penting, karena bisa membuat penonton mendapatkan feel, dari karakter Sun yang membenci keistimewaanya.

Sayangnya hal ini tidak diceritakan, sehingga kita hanya melihat Sun sebagai orang yang arogan saja, bukan stres karena bisa mendengar pikiran orang.

Ada momen ketika saya merasa Sun ini memang orang yang baik, ketika ia meminta maaf pada antifans dan mengetahui Anna di balik semuanya.

Momen ini menjadi salah satu momen penting, karena saya makin melihat karakter sesungguhnya dari Sun, sehingga karakternya jadi makin menarik. Tapi karena cintanya setengah-setengah, maka yang saya rasakan mengenai perasaan Sun pun hasilnya gantung.

Beralih ke karakter Anna, bagi saya karakter yang membuat saya kurang tertarik adalah karakter Anna. Karena ada banyak sekali plot hole yang datang dari karakternya, padahal penampilan Mild sangat bagus. Anna diceritakan sebagai seorang penulis yang sedang naik daun, entah apa genre dan seperti apa kesuksesan yang diraihnya.

Intinya Anna datang ke desa tempat tinggal sahabatnya Tubtab untuk mencari inspirasi tulisan terbarunya. Saya merasa wajar jika Anna merasa sangat kesal dengan sikap Sun yang sombong, tapi hal ini tidak cukup kuat untuk membuat wanita ini begitu tertarik pada karakter Sun.

Saya merasa penulis kurang bisa mem-framing karakter Anna, bahkan saat ia menjadikan Sun bahan observasi ceritanya. Hanya diperlihatkan begitu saja dalam waktu yang sangat singkat, ketika Sun dan Anna mulai berdamai.

Lalu, setelah itu Sun merasa patah hati, hal ini membuat saya sangat bingung dan berpikir kenapa? Tak hanya itu, di akhir cerita Sun mengatakan kisah seseorang yang bisa membaca masa lalu yang diceritakan Anna.

Hal ini bukanlah kisah yang dibaca wanita itu, melainkan kisah Anna sendiri yang memiliki keistimewaan tersebut. Inikah plot twist? Bagi saya hal ini menjadi sangat sia-sia, karena cerita mengenai Anna tidak mendukung agar plot twist ini mengagetkan penonton.

Sangat disayangkan karena banyak plot hole, membuat kinerja Nine, Mild dan seluruh pemain film ini sia-sia dengan karakter yang tidak berkembang.

Memang Love You My Arrogance (2020) menjadi tontonan yang sangat ringan, meski bagi saya kurang menghibur. Bagi kalian yang menyukai film santai dan tanpa beban tentu film ini akan sangat cocok, tapi bagi yang menyukai film yang agak berat sepertinya akan terganggu.

Love You My Arrogance
Rating: 
2.5/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram