bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Interstellar, Mencari Jawaban di Angkasa

Sekelompok tim ilmuwan dikirim ke luar angkasa untuk menjawab panggilan dari kemungkinan menemukan planet yang bisa menjadi tempat hidup manusia berikutnya.

Menembus wormhole, mereka bersinggungan dengan relativitas waktu saat harus menentukan dengan cermat setiap langkah sebelum umat manusia di Bumi musnah karena badai debu dan kelangkaan pangan.

Interstellar adalah film epic sci-fi karya Christopher Nolan yang dirilis oleh Paramount Pictures pada 7 November 2014. Menyajikan kisah fiksi ilmiah dengan pendekatan ilmu pengetahuan tentang astronomi dan fisika yang cukup akurat, film ini dibintangi oleh Matthew McConaughey dan Anne Hathaway.

Selain sukses secara komersil dengan pendapatan sebesar $188 juta, film ini juga termasuk ke dalam sepuluh film terlaris di tahun 2014. Dari sisi kualitas juga tidak kalah, Interstellar menang di kategori Best Visual Effects di ajang Academy Award adalah buktinya.

Sudah siap untuk berpetualang menembus wormhole dan melihat seperti apa bentuk black hole di film ini? Simak review berikut yang akan mengulas tentang film yang didukung oleh teori dari peraih Nobel di bidang fisika Kip Thorne ini.

Baca Juga: 20 Film Sci-Fi Terbaik yang Sangat Seru dan Wajib Ditonton

Sinopsis

Interstellar poster_

Tahun 2067, Bumi dihantam badai pasir dan hama tanaman yang membuat kelangkaan pangan. Joseph Cooper, mantan pilot NASA yang beralih profesi sebagai petani jagung, hidup bersama dua anaknya, Tom dan Murphy, serta ayah mertuanya, Donald.

Setelah badai pasir melanda, Cooper menemukan keanehan di kamar Murphy yang merupakan variasi gravitasi dan kemudian diterjemahkannya ke dalam koordinat. Bersama Murphy, Cooper menuju titik koordinat itu yang ternyata adalah markas rahasia NASA pimpinan Prof. John Brand.

Sang profesor menjelaskan misi mereka untuk menyelamatkan umat manusia, yaitu mencari lokasi di planet lain untuk ditempati. Semenjak kemunculan sebuah wormhole di sekitar planet Saturnus 48 tahun yang lalu, mereka segera mengirim 12 relawan untuk mencari planet tersebut.

Hanya tiga dari mereka yang mengirimkan laporan menjanjikan. Cooper diminta untuk menerbangkan tiga ilmuwan demi mengumpulkan data dari ketiga relawan itu. Tidaklah mudah bagi Cooper meninggalkan kedua anaknya, apalagi setelah ibu mereka wafat.

Tapi tugas negara harus dijalankan dan Cooper memilih berangkat menembus langit. Mereka memasuki wormhole dan sampai di galaksi lain untuk mengunjungi planet pertama. Cooper, Brand dan Doyle masuk ke dalam planet yang hanya berisi lautan dengan ombak yang sangat tinggi.

Bahkan, tim Cooper pun hanya menemukan serpihan pesawat. Ketika hendak pergi, Doyle tersapu ombak dan tidak terselamatkan. Kembali ke stasiun Endurance, ternyata mereka telah pergi selama 23 tahun. Karena keterbatasan bahan bakar, Cooper memilih mendatangi planet yang dihuni Dr. Mann.

Mereka membangunkan Mann dari cryostasis. Setelah mendapat laporan dari Mann tentang planet ini, Brand dan Romilly mempersiapkan tempat tinggal permanen, sementara Cooper berencana untuk kembali ke Bumi. Ada fakta tersembunyi di balik itu, ternyata Mann membuat laporan palsu dan mencuri pesawat untuk ke Endurance.

Cooper dan Brand langsung menuju ke Endurance untuk menghalangi Mann dari tindakan sabotase, sementara Romilly tewas terkena ledakan. Meski pintu gagal dibuka, Mann mencoba membuka paksa yang mengakibatkan ledakan yang menewaskannya. Cooper kemudian berusaha melakukan manuver untuk mengendalikan Endurance.

Kemudian, mereka membuat rencana untuk menggunakan daya tarik gravitasi Gargantua agar bisa mendekati planet yang dihuni oleh Edmund. Tapi rencana ini harus melepaskan Cooper dari Endurance yang membuatnya masuk ke dalam black hole.

Kemudian, Cooper berada di sebuah ruang ganjil dimana dia berada di balik rak buku di kamar Murphy saat masih kecil. Ternyata selama ini, Cooper adalah sosok “hantu” yang memberikan sinyal-sinyal kepada Murphy.

Meski begitu, dia tidak bisa mengubah masa lalu. Sementara itu, Murphy sudah tumbuh dewasa dan menjadi salah satu ilmuwan NASA. Setelah wafatnya Prof. Brand, Murphy kembali ke rumah lamanya yang kini dihuni oleh Tom dan keluarga untuk mencari jawaban atas pertanyaan selama ini.

Mampukah Cooper memberikan sinyal kepada Murphy lagi? Lewat media apa? Apakah sinyal itu bisa dimengerti oleh Murphy untuk menyelamatkan nasib umat manusia? Pertanyaan itu semakin menumpuk seiring serunya kisah film ini menjelang akhir dan pastikan kalian menontonnya hingga selesai untuk menemukan jawabannya.

Petualangan Menembus Ruang dan Waktu

Petualangan Menembus Ruang dan Waktu

Menyaksikan film Interstellar seolah membawa kita ikut menjelajahi luasnya alam semesta yang tak berbatas. Kita juga akan diberikan ilmu tentang fisika dan astronomi secara singkat, meski tetap akan sulit kita cerna, melalui coretan rumus, teori yang diajukan oleh para ilmuwan dan filosofi dari kutipan-kutipan referensi ilmiah lainnya.

Memang akan terkesan berat, apalagi film ini berdurasi 2 jam 49 menit yang pasti akan membuat kita cukup pusing untuk memikirkan semua yang dipaparkan, tapi karena elemen petualangan di film ini sangat kuat maka akan membuat kita sangat menikmatinya.

Tampilan wormhole dan yang terjadi saat memasukinya, yang akurat menurut mayoritas ilmuwan, sangat menakjubkan. Jika pernah menonton film sci-fi legendaris 2001: A Space Odyssey (1968) kamu akan takjub menontonnya.

Karena wormhole di film legendaris itu diperlihatkan seperti kilatan-kilatan cahaya yang membuat mata kita terbelalak, tapi tampilan seperti itu disempurnakan oleh Christopher Nolan di film Interstellar dengan menghadirkan wormhole berbentuk bola yang sisinya adalah galaksi-galaksi di seberang langit yang jauh.

Dan ketika memasukinya, tidak hanya kilatan cahaya, tapi juga pemandangan spektakuler dari sisi langit lain yang belum pernah terjamah oleh umat manusia. Kemudian ada lagi tampilan black hole yang di luar nalar kita sebagai orang biasa.

Black hole itu terlihat angker dan mencekam, apalagi mengetahui fakta bahwa black hole memiliki daya gravitasi yang sangat kuat dan sering dianggap sebagai “pemakan bintang (planet)”. Saat Cooper masuk ke dalam black hole, terasa kehampaan yang mencekam, lalu dia terlempar ke dalam tesseract, ruang empat dimensi yang sangat luas.

Cooper bisa berkomunikasi dengan Murphy kecil di masa lalu dan yang sudah dewasa di masa kini. Kondisi yang dialami oleh Cooper ini murni hanyalah fantasi yang tidak ditemukan referensi ilmiahnya, meski coba dihubungkan dengan teori relativitas waktu.

Ahli astrofisika, Neil deGrasse Tyson, walau mengatakan ada kemungkinan kita bisa berinteraksi dengan masa lalu, tapi apa yang terjadi di dalam black hole tidak pernah terbayangkan karena belum pernah ada yang sampai ke sana dan membuktikannya.

Hal yang unik, di tahun 2019 tim Event Horizon Telescope mengambil foto kemunculan black hole raksasa yang mirip dengan apa yang ditampilkan di film ini.

Hasil penelitian ini dicantumkan dan dipublikasikan ke dalam jurnal ilmiah yang membuat nama Christopher Nolan diakui oleh para ilmuwan atas karyanya lewat film dengan sinematografi yang sangat menakjubkan ini.

Tidak hanya menampilkan wormhole dan black hole saja, masih ada satu teori fisika yang juga dibeberkan oleh Nolan di filmnya ini, yaitu teori relativitas waktu. Bagi yang pernah membaca kitab suci Al-Qur’an, dalam salah satu ayatnya Tuhan berkata bahwa satu hari di langit kadarnya seperti seribu tahun di bumi.

Ayat ini menjadi landasan teori relativitas waktu di kalangan ilmuwan Islam, meski kemudian populer atas nama Albert Einstein. Saat tim Rangers memasuki planet pertama yang hanya berisi lautan saja, mereka menghabiskan 23 tahun waktu Bumi, padahal mereka hanya beberapa saat saja di planet tersebut.

Begitu pun setiap kali mereka memasuki planet lain, waktu yang singkat bagi mereka adalah puluhan tahun waktu Bumi.

Akhirnya, saat Cooper diselamatkan, dia berusia 124 tahun dalam kondisi fisik yang tidak menua, perkiraan sekitar usia 40 tahun saat dia meninggalkan Bumi. Dan, Cooper akhirnya bertemu Murphy lagi yang kini sudah sangat tua renta menjelang akhir hayatnya.

Kisah Sederhana Berakhir Rumit

Kisah Sederhana Berakhir Rumit_

Premis film ini sebenarnya sederhana, yaitu menyelamatkan kelangsungan umat manusia dengan mencari habitat lain di luar angkasa. Tapi seiring perjalanan Cooper menjelajahi luasnya alam semesta, semakin kompleks masalah yang ditemuinya.

Tidak hanya kehabisan waktu dan bahan bakar saja, tapi juga harus menghadapi kebohongan, kelicikan, dan keegoisan salah satu ilmuwan yang akan diselamatkan. Cerita semakin rumit ketika masalah pribadi masing-masing karakternya mengemuka.

Cooper dengan keluarganya yang ditinggal di Bumi kini sudah dewasa dan berkeluarga. Ada juga masalah Brand dengan ayahnya, dan sosok kekasih yang dia kejar. Ia berharap untuk menemui kekasihnya itu di planet lain. Tentu, perasaan seperti ini akan membuat misi kurang objektif dan berpotensi ada kesalahan.

Akibatnya, mereka memilih planet dimana Dr. Mann berada daripada planet dimana Edmund, kekasih hati Brand, terdampar. Pilihan fatal yang cukup merugikan bagi mereka, karena kebohongan dan kelicikan Mann membuat salah satu kru tewas dan stasiun Endurance mengalami sedikit kerusakan.

Keputusan akhir adalah mendarat di planet yang didiami oleh Edmund. Satu hal yang tidak diketahui oleh Brand adalah keputusan Cooper untuk mengorbankan dirinya saat melepas Brand ke planet tersebut.

Seperti yang kita tahu, Cooper masuk ke sebuah tesseract dan berkomunikasi dengan putrinya yang membuat masa depan umat manusia berubah. Cooper kemudian diselamatkan oleh kru dari habitat angkasa yang dibangun oleh Murphy.

Entah apa yang terjadi pada Bumi, yang pasti Cooper menemukan umat manusia di dalam stasiun angkasa yang sangat luas itu. Kita kemudian bertanya, bagaimana nasib Brand?

Setelah bertemu Murphy, Cooper memutuskan untuk menyusul Brand ke planet dimana dia terdampar. Di adegan akhir, kita diperlihatkan Brand sudah membangun lokasi permanen setelah menguburkan Edmund.

Hubungan Erat Ayah dan Putrinya

Hubungan Erat Ayah dan Putrinya_

Selama menyaksikan film yang membuat kita merasakan betapa pentingnya waktu ini, mungkin kita hanya akan terfokus pada petualangan Cooper dan timnya dalam menjelajahi galaksi dan planet.

Satu hal yang seolah terlupakan ialah hubungan erat Cooper dan Murphy, padahal solusi akhir film ini adalah karena koneksi dan komunikasi antara mereka berdua.

Inilah pesan moral yang disusupkan oleh Christopher Nolan dalam film yang menceritakan umat manusia di dalam Bumi yang dilanda krisis dan menjelang kehancurannya. Bagaimana pun pentingnya tugas hingga harus meninggalkan keluarga, bagi Cooper apa yang dia lakukan adalah untuk menyelamatkan keluarganya juga.

Sedangkan Murphy, meski dia merasa sakit hati karena ditinggal pergi ayahnya sejak kecil, apalagi kemudian menyadari bahwa misi ayahnya adalah tidak untuk kembali, Murphy tetap mencintai ayahnya dengan bekerja di NASA dan memecahkan kode serta sinyal dari ayahnya di dimensi lain. Pada akhirnya, umat manusia selamat berkat mereka.

Waktu adalah elemen yang sangat penting dalam hidup manusia. Siapa yang menyia-nyiakan waktu, dia akan mendapat kerugian. Dan film ini merepresentasikan waktu dengan sangat baik.

Cooper dan timnya harus memburu waktu dan menemukan jawaban sebelum umat manusia di Bumi punah. Kesalahan pertama membuat mereka rugi 23 tahun, kesalahan kedua membuat mereka rugi 51 tahun.

Tentu saja, Interstellar adalah salah satu film sci-fi terbaik yang dipersembahkan oleh salah satu sutradara dengan visi yang sangat luar biasa. Selain ketegangan yang tiada henti dan keindahan visual, kita juga diajak memeras pikiran kita untuk mencoba memahami apa yang ditampilkan, meski masih sangat sulit untuk kita cerna.

Christopher Nolan tidak khawatir dengan durasi film. Dengan telaten semua dipaparkan secara detail namun dengan ritme yang sempurna sehingga kita tetap betah untuk menyimaknya hingga akhir.

Setengah jam pertama, pondasi cerita dibangun dengan kokoh sehingga perasaan kita sudah terpatri dengan para karakternya. Naskah karya Christopher Nolan dan Jonathan Nolan, memang luar biasa.

Akan sangat rugi jika kita belum pernah menonton film ini. Dengan Raihan satu Oscar berkat special effect yang apik, serta empat nominasi di kategori teknis lainnya, film ini adalah salah satu film yang wajib untuk ditonton sekali dalam seumur hidup. Langsung saja tonton filmnya dan nikmati petualangan menembus ruang dan waktu!

Interstellar
Rating: 
3.8/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram