Sinopsis & Review Film Flightplan, Penculikan di Atas Langit

Ditulis oleh Gerryaldo
Flightplan
3.7
/5

Satu lagi film dengan tema pesawat yang saya suka! Setelah Air Force One, Non-Stop dan The Captain. Adalah Flightplan. Meskipun film ini tergolong film lawas karena tayang di tahun 2005 silam, namun cerita yang disuguhkan dalam film masih menjadi mimpi buruk bagi setiap orang tua yang bepergian bersama anaknya hingga sekarang.

Mimpi buruk yang disebut bukan karena turbulensi, namun karena kehilangan anak di dalam pesawat. Konyol bukan? Ini karena mau sebesar apapun pesawat, tetap saja, pesawat adalah tabung besi raksasa yang tidak memiliki banyak akses untuk orang lalu lalang seenaknya, juga ruangan yang sangat terbatas. Namun demikian, ini merupakan daya tarik dari filmnya!

Sinopsis

flightplan (Copy)

Kyle Pratt (Jodie Foster) merupakan seorang insinyur aviasi yang bekerja untuk sebuah maskapai ternama Aalto Airlines. Suatu ketika, suami Kyle, David Pratt meninggal akibat terjatuh dari Menara apartemen dimana mereka tinggal. Merasa terpukul, Kyle akhirnya membawa jenazah suaminya serta anak semata wayangnya, Julia Pratt (Marlene Lawston) yang berumur 6 tahun untuk kembali ke Long Island dari Berlin.

Mereka semua menumpang pesawat canggih E-474 dari maskapai Aalto Airlines, dimana Kyle bekerja. Kyle dan Julia merupakan dua orang penumpang pertama yang masuk ke dalam pesawat sebelum 500 orang penumpang lainnya menyusul masuk. Kyle dan Julia duduk berdampingan. Namun karena ada 2 anak kecil yang ribut di depan bangku mereka, Kyle dan Julia memutuskan untuk berbaring sebentar di bangku belakang karena kosong.

Masalah mulai terjadi saat Kyle terbangun dari istirahatnya. Dia tidak bisa menemukan Julia dimanapun. Ia berusaha mencari dari lantai 1 sampai lantai 2, dari kelas ekonomi sampai kelas first class, dapur, toilet, lobby pesawat dan diseluruh tempat yang mungkin bisa dijangkau oleh Julia. Hasil pencarian Kyle nihil, Julia tidak ada di dalam pesawat.

Panik, Kyle akhirnya meminta bantuan dari pramugari bernama Stephanie (Kate Beahan). Pramugari lantas membantu Kyle dengan mengaktifkan semua tombol panggilan apabila penumpang di dalam pesawat merasa melihat Julia. Bukannya iba, seluruh penumpang di dalam pesawat malah skeptis karena mereka merasa konyol bahwa ada anak 6 tahun hilang di dalam pesawat yang sedang berada di atas samudera Atlantik 34.000 kaki tingginya.

Tidak ada respon, Kyle putus asa. Ia kalang kabut mengetahui anaknya tidak ada di dalam pesawat. Ia mulai mencurigai bahwa ada yang menculik Julia. Rasa takutnya itu membuat Kyle menjadi tidak terkontrol. Ia menembus ruang first class dan menggedor pintu pilot membuat semua penumpang menjadi khawatir.

Polisi udara yang saat itu bertugas, Gene Carson (Peter Saarsgad) langsung menahan Kyle karena membuat keributan di dalam pesawat sebelum akhirnya sang pilot, Marcus Rich (Sean Bean) mau menemui Kyle dan mendengarkan permasalahan yang terjadi.

Meski awalnya sempat ragu, Kapten Marcus akhirnya mengikuti apa yang diminta Kyle karena itu merupakan salah satu protokol. Walhasil di saat seluruh penumpang seharusnya tidur, malah terbangun akibat seluruh awak diperintahkan mencari Julia.

Berjam-jam pencarian dilakukan hingga bagian avionik, namun Julia tetap tidak ditemukan. Saat Kyle hendak mencarinya lagi, pramugari Stephanie menerima kabar dari kru darat bahwa Kyle naik pesawat sendirian dan nama Julia tidak terdaftar di dalam manifes pesawat karena Julia dinyatakan meninggal oleh rumah sakit tempat dimana jenazah suami Kyle sebelumnya berada.

Kyle pusing bukan main, dia positif merasa Julia berada dengannya di dalam pesawat namun kini kenyataannya Julia sudah meninggal. Tidak terima dengan kenyataan, Julia berlari berniat mencari Julia namun dilumpuhkan oleh para penumpang lainnya yang merasa terganggu. Kyle akhirnya ditahan di tempat duduknya bersama dengan seorang psikolog yang berniat membantu Kyle untuk mengikhlaskan semua.

Bukannya tenang, Kyle yang tetap bersikukuh bahwa Julia masih ada di pesawat membuat onar lebih parah lagi. Lampu pesawat ia padamkan, tekanan oksigen dimanipulasi supaya semua penumpang tidak lagi fokus pada dirinya. Ia kini berniat untuk mencari Julia di ruang kargo yang ada di perut pesawat.

Singkat cerita, Kyle merasa ada yang aneh dengan sang polisi udara, Gene. Sesaat setelah ia melakukan onar, Kyle tiba-tiba mendapatkan apa yang ia mau. Pesawat mendarat, kru lain tidak lagi mengganggu Kyle untuk mencari Julia, intinya semua bisa ia dapatkan setelah Gene berbicara dengan sang pilot.

Ternyata Gene yang menculik Julia untuk jadi bahan sandera. Julia ditaruh di ruangan dibawah avionik supaya tidak ditemukan dan menuduh Kyle berpura-pura mencari anaknya padahal Gene sendiri yang ingin membajak pesawat tersebut dengan memanfaatkan Kyle dan Julia. Mengetahui hal itu, Kyle ngamuk bukan main dan membalaskan dendamnya saat itu juga.

Karakter Seorang Ibu

flightplan_Julia (Copy)

Dari film ini saya belajar bagaimana seorang sosok Ibu bisa melakukan hal di luar nalar untuk melindungi anaknya meski harus mengorbankan nyawanya sendiri. Akting Judie Foster dalam film Flightplan, ketika memerankan Kyle Pratt layak mendapatkan 2 jempol! Dirinya sukses membawakan peran Ibu yang putus asa, namun tidak ingin menyerah dengan keadaan.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram