bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Film Final Destination 5 (2011): Dead End

Ditulis oleh Gerryaldo - Diperbaharui 16 Juni 2021

The death is back! Film Final Destination akhirnya kembali lagi dengan cerita yang lebih kompleks dan cara kematian baru. Kali ini David R. Ellis tidak lagi menyutradarai film Final Destination; sebagai gantinya, New Line Cinema bekerja sama dengan Steven Quale untuk menggarap Final Destination 5.

Film ini menjadi seperti angin segar untuk para penikmat franchise Final Destination; selain ganti sutradara, plot cerita yang diberikan juga berubah lebih baik ketimbang film The Final Destination a.k.a. Final Destination 4 yang tayang tahun 2009 silam. Penasaran seperti apa filmnya? Ayo simak sinopsis berikut ulasannya di bawah ini.

Sinopsis

Final Destination 5_Poster (Copy)
  • Tahun rilis: 2011
  • Genre: Horror, Supranatural
  • Produksi: New Line Cinema
  • Sutradara: Steven Quale
  • Pemain: Nicholas D'Agosto, Emma Bell, Miles Fisher

Sam Lawton (Nicholas D’Agosto) merupakan seorang salesman di sebuah pabrik percetakan kertas besar. Suatu hari, perusahaannya mengadakan retreat ke Vancouver-British Island menggunakan bus yang mengangkut sebagian tim di kantornya dan juga kekasihnya yang bernama Molly Harper (Emma Bell) dan teman dekatnya, Peter (Miles Fisher).

Saat bus yang Sam tumpangi menyeberang pulau melewati jembatan North Bay Bridge, sesuatu yang buruk terjadi. Di atas jembatan gantung tersebut sedang dilakukan pemeliharaan untuk penebalan aspal, namun angin kencang dan kesalahan kecil terjadi membuat jalanan retak juga membuat baut baja yang menahan jembatan layang itu lepas.

Yang terjadi kemudian, jembatan itu amblas. Menerjunkan semua mobil berikut bus yang ditumpangi oleh anggota perusahaan. Meski sudah sempat keluar dari bus, nyawa mereka semua tetap terancam dan berakhir tewas satu persatu.

Hanya Molly lah yang selamat dari kejadian naas tersebut. Sesaat sebelum Sam benar-benar tewas akibat terbelah papan seng, Sam bangun dari penglihatannya dan mulai memperingati banyak orang.

Seperti yang sudah-sudah, Sam dianggap aneh. Mereka mengira kalau Sam ketakutan melihat konstruksi jembatan yang sedang dalam perbaikan. Sam menarik Molly keluar dan membuat para penumpang lainnya ikut keluar.

Sedetik setelahnya, jembatan benar-benar retak dan berguncang keras sekali. Mereka yang sudah keluar dari bus lantas menyusul Sam dan Molly sebelum jembatannya runtuh.

Sehari berselang, saat semua orang masih berduka karena kehilangan kerabat di kantornya, salah seorang penyintas harus kembali meninggal, Candice. Ia meninggal dengan tubuh terlipat akibat jatuh dari tiang ayun kelas gymnastic yang sedang ia ikuti. Selanjutnya adalah Isaac (P.J. Bryne) yang ikut tewas dengan cara yang lumayan aneh.

Sam, Lori, Peter dan Nathan (Arlen Escarpeta) yang saat itu mengetahui Isaac meninggal langsung mendatangi TKP. Di sana mereka bertemu dengan si pria misterius, William Bludworth (Tony Todd). 

William yang saat itu melihat kedatangan Sam cs., lantas mengatakan bahwa mereka semua seharusnya sudah meninggal di jembatan. Kini malaikat maut akan terus mengarah mereka semua surut dengan siapa yang meninggal di dalam penglihatan Sam di atas jembatan.

Setelah memberitahu hal seperti itu, Sam sadar bahwa urutan kematiannya pas, Candice terlebih dulu, lantas Isaac, berikutnya Olivia (Jacqueline MacInnes Wood), Nathan, Dennis (David Koecher), Peter dan yang terakhir adalah Sam.

Setelah mengetahui urutannya, Sam dibantu Molly akhirnya memperingatkan semua penyintas yang tersisa. Mereka berdua saling bantu untuk menyelamatkan teman-teman mereka. Semua akhirnya berburu dengan waktu.

Satu hal yang mereka tahu adalah, setiap 1 nyawa bisa menggantikan posisi mereka dalam urutan kematian. Ini membuat Peter hilang akal, ia ingin membunuh seseorang dari salah satu penyintas sebagai pengganti nyawanya.

Mampukah Sam dan Molly menghadang Peter dan memecahkan kutukannya? Atau mereka akan bernasib sama dengan para penyintas-penyintas lain di film Final Destination sebelumnya?  Saksikan kisahnya di film Final Destination 5 ini ya. Ceritanya yang tidak terlalu membingungkan membuat kita cukup ngerti mengenai apa yang sebenarnya terjadi.

Kematian Paling Seram VS Kematian Paling Konyol

Final Destination 5_Olivia (Copy)

Dalam film Final Destination 5 kali ini, kemungkinan besar sang sutradara ingin membuat semuanya seimbang. Jadi rasa seram, romantis dan sedikit bumbu komedi pun ada di dalam tiap plot.

Bisa dilihat dengan tokoh Isaac yang agak konyol dan mengundang sedikit tawa di tengah-tengah jalan cerita yang cukup menyeramkan. Bahkan saat dirinya meninggal pun, caranya cukup aneh hingga para penontonnya akan mengatakan ‘what the…’

Namun sebelumnya, kita bahas dulu cara kematian paling seram dalam film Final Destination 5 ini. Ranking pertama ditempati oleh cara kematian yang dialami oleh Olivia. Olivia mengalami masalah dengan matanya.

Setelah gagal dalam acara retreat yang hampir merenggut nyawanya, Olivia menyadari sesuatu untuk tidak melewatkan satu hal pun dalam hidupnya. Ini membuat Olivia memutuskan untuk memperbaiki masalah penglihatannya dengan lasik.

Sayang, keinginan Olivia untuk lasik malah membunuhnya. Kecelakaan kecil yang ia akibatkan sendiri membuat mesin lasik error dan malfungsi. Laser yang seharusnya belum aktif, malah berfungsi lewat batas wajar membakar mata, tangan dan membuatnya terjatuh dari lantai 2.

Sedangkan untuk kematian paling konyol, saya tujukan untuk Isaac. Pertama, ia meninggal di dalam spa. Like seriously, benar-benar meninggal di dalam spa saat melakukan akupunktur. Kedua, dari cara dia meninggal saja sudah lawak habis. Ia tewas akibat tertimpa patung Buddha yang sebelumnya ia ledek. Duh...

Kembalinya William Bludworth

Final Destination 5_William (Copy)

Setelah sempat menghilang dari film Final Destination 3 dan Final Destination 4, kini pria misterius bernama William Bludworth yang seakan tahu mengenai kematian dan rancangan setelahnya muncul kembali.

Apabila di film Final Destination pertama ia muncul sebagai pengurus jenazah, kali ini ia muncul sebagai tim forensik yang membawa mayat Candice dan Isaac untuk diautopsi.

Meski sudah berbeda profesi, tetap saja. William selalu datang untuk memperingati para penyintas yang mencurangi maut. Tempat mereka seharusnya ‘selesai’, bukannya malah berkeliaran menantang malaikat maut.

Sampai sekarang, hadirnya tokoh William ini masih jadi tanda tanya loh, sebenarnya siapa dia? Untuk kalian para penggemar film Final Destination, apakah tahu siapakah William sebenarnya?

Plot Twist

Final Destination 5_Plot Twist (Copy)

Film ini punya plot twist yang bikin saya melotot. Dari awal memang saya sudah merasa ada sesuatu yang hilang. Angka keramat 180 yang biasanya muncul di tiap film Final Destination lenyap dalam film ke 5 ini. Tapi karena saya pikir ini merupakan cerita baru, ya saya tidak pedulikan, sampai ketika adegan terakhir dalam film ini tayang ada suatu hal tak terduga.

*BIG SPOILER* ternyata kejadian dalam film Final Destination 5 ini adalah kejadian 2 bulan sebelum kejadian penerbangan 180 terjadi! Final Destination 5 ini prekuel dari film Final Destination pertama! Sam dan Molly meninggal di dalam penerbangan 180; di saat yang sama, Alex, Tod, Ms. Valerie dan lainnya selamat karena keluar dari penerbangan tersebut.

Pada akhirnya, Final Destination 5 cukup memuaskan hingga Bacaterus memberi rating 7/10 untuk film ini. Film terbaik setelah FD pertama dan ketiga yang tayang sebelumnya. Saran saja, untuk yang akan operasi mata atau lasik, atau bahkan melakukan akupuntur relaksasi di spa, lebih baik jangan menonton film ini terlebih dulu ya! Bisa kebayang-bayang soalnya!

Final Destination 5
7 / 10 Bacaterus.com
Rating

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram