Sinopsis dan Review Atonement (2007), Romansa yang Perih

Ditulis oleh Dhany Wahyudi
Atonement
4
/5

Calon penulis berbakat berusia 13 tahun, Briony Tallis, mengubah jalan hidup dua sejoli ketika dia menuduh kekasih kakaknya berbuat kejahatan yang tidak pernah dia lakukan.

Drama dengan seting tahun 1930an-1940an ini dibintangi oleh Keira Knightley dan James McAvoy yang mengantarkan film ini masuk nominasi Oscar di tujuh kategori termasuk Best Picture.

Atonement adalah film drama romantis berlatar belakang perang yang diadaptasi dari novel karya Ian McEwan yang terbit di tahun 2001. Tayang perdana di Vancouver International Film Festival dan Venice International Film Festival menjadikan Joe Wright sebagai sutradara termuda yang filmnya membuka festival film di Venice tersebut di usia 35 tahun.

Film ini kemudian menuai banyak pernghargaan dari festival film dunia, termasuk Oscar. Kami akan paparkan ulasan menarik tentang film yang diproduksi oleh tiga negara ini, yaitu Inggris, Prancis, dan Amerika.

Sinopsis

Review Atonement

Inggris tahun 1935, Briony Tallis (Saoirse Ronan), anak gadis berusia 13 tahun, sedang menyusun naskah drama untuk dipentaskan di acara pertemuan keluarga. Ketika itu dia melihat kakaknya, Cecilia (Keira Knightley), sedang berada di air mancur bersama Robbie (James McAvoy). Briony menyimpan rasa suka kepada Robbie meski usia mereka terpaut jauh.

Dari balik jendela, Briony melihat Robbie berteriak kepada Cecilia dan kemudian Cecilia melepas pakaiannya dan menyeburkan diri ke air mancur.

Setelah keluar dari air mancur dalam keadaan basah, Cecilia masuk ke dalam rumah sambil bersikap marah kepada Robbie. Briony mengira Robbie berteriak itu menyuruh Cecilia untuk melepas pakaiannya. Padahal kejadian sebenarnya bukan seperti itu.

Robbie menulis surat untuk Cecilia sebagai permintaan maaf. Berkali-kali dia mencoba menyusun surat yang formal dan bagus, tetapi berkali-kali pula dia gagal. Dia menulis surat dengan nada seksual hanya sekedar iseng saja.

Dan selesailah surat yang dia tulis dan akan dibawa olehnya pada malam pertemuan keluarga. Robbie bertemu Briony di jalan dan menitipkan surat itu untuk Cecilia.

Kemudian Robbie teringat jika isi amplop itu bukanlah surat yang formal, tetapi surat yang dia buat dengan iseng. Dan tak disangka, Briony membacanya sebelum memberikan kepada Cecilia.

Setelahnya, Briony menceritakan isi surat kepada sepupunya, Lola, yang menganggap Robbie adalah “sex maniac”. Robbie meminta maaf kepada Cecilia atas kesalahan surat itu, tapi ternyata respon Cecilia sangat mengejutkan.

Cecilia ternyata menyimpan rasa suka kepada Robbie dan kemudian mereka bercinta di perpustakaan yang tidak disangka terlihat oleh Briony yang menyangka Robbie memperkosa Cecilia.

Ketika sedang makan malam, adik Lola yang kembar menghilang. Kemudian mereka pun berpencar untuk mencarinya. Dalam kegelapan itu, Briony melihat Lola digerayangi oleh seorang pria yang kemudian kabur.

Briony yakin jika pria itu adalah Robbie, meski Lola ragu untuk mengatakannya. Dengan persaksian kedua gadis itu dan surat mesum Robbie untuk Cecilia, Robbie ditahan oleh polisi atas tuduhan pemerkosaan.

Empat tahun kemudian, Robbie dibebaskan dari penjara dengan syarat harus bergabung dengan militer dan terjun ke kancah Perang Dunia II dan bertempur di Prancis.

Terpisah dari pasukannya, Robbie dan temannya akhirnya sampai di Dunkirk. Dalam sakitnya karena infeksi luka yang dideritanya, dia berusaha berisirahat sambil menunggu kapal datang untuk menjemput para tentara.

Dalam pikirannya, dia teringat kejadian sebelum berangkat berperang, enam bulan sebelumnya, dimana Robbie sempat bertemu Cecilia yang kini bekerja sebagai perawat.

Briony juga menjadi perawat meninggalkan kuliahnya di Universitas Cambridge. Briony menulis surat kepada Cecilia tetapi tidak dibalas karena Cecilia masih kesal dengan peristiwa kebohongan Briony yang mengubah jalan hidup dia dan Robbie.

Kemudian Briony mendapat kabar pernikahan Lola dengan Paul Marshall, pengusaha coklat yang dulu pernah hadir di pertemuan keluarganya.

Briony menghadiri pernikahan Lola, dan di sana dia sadar jika ternyata yang berusaha memperkosa Lola dahulu bukanlah Robbie, tapi Paul. Briony datang ke rumah tempat Cecilia mengontrak.

Di sana dia bertemu Robbie yang masih kesal dengan kehadiran Briony dan peristiwa kebohongannya dahulu. Briony meminta maaf dan mencoba untuk memperbaiki kesalahannya.

Robbie dan Cecilia meminta Briony untuk membuat pernyataan jika dahulu dia berbohong untuk membersihkan nama Robbie. Cecilia menyebut nama Danny Hardman sebagai pemerkosa, tetapi Briony yakin jika pemerkosa itu adalah Paul Marshall yang baru saja menikahi Lola.

Mereka semakin kesal karena tidak akan dapat pernyataan dari Lola, apalagi Paul sekarang kebal hukum karena berjasa untuk negara. Beberapa dekade kemudian, Briony di usia tua sudah menjadi penulis novel terkenal dan sedang mempromosikan novel terbarunya sekaligus terakhirnya berjudul Atonement.

Briony mengaku jika novel ini semuanya murni kisah nyata tentang dirinya, Robbie, dan Cecilia. Dia menyatakan bahwa potongan cerita dimana dia bertemu Robbie dan Cecilia itu hanyalah imajinasi belaka.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram