bacaterus web banner retina
Bacaterus / Review Film / Sinopsis & Review Drama My Amazing Boyfriend (2015)

Sinopsis & Review Drama My Amazing Boyfriend (2015)

Ditulis oleh Suci Maharani R - Diperbaharui 23 April 2021

Punya pacar manusia super ternyata tidak indah seperti yang dipikirkan dalam bayangan, itulah yang harus dirasakan oleh Tian Jing Zhi. Pasalnya setelah ia bertemu dengan Xue Ling Xiao banyak sekali permasalahan yang datang bertubi-tubi kepadanya. Pasalnya Xue Ling Xiao ini ternyata manusia super yang bisa bertahan dari kondisi apapun selama ia bisa mengkonsumsi darah.

Mungkin kamu akan berfikir drama ini remake dari drama Korea My Love from The Star, nyatanya drama ini lebih diadaptasi dari novel populer cina karya Shui Qian Mo. My Amazing Boyfriend ini memiliki premis yang sama hanya plot-nya memang jauh berbeda. Xue Ling Qiao ini adalah manusia super yang kekuatannya berasal dari darah manusia (tapi bukan vampir).

Dalam mydramalist My Amazing Boyfriend ini berhasil mendapatkan rating 8.0 dan salah satu drama cina yang direkomendasikan juga. Apalagi drama ini juga dibintangi aktor tampan Korea Selatan Kim Tae Hwan sebagai Xue Ling Qiao. Berikut adalah sinopsis dan review-nya!

Sinopsis

Sinopsis

  • Tanggal Penayangan: 25 April – 13 Mei 2015
  • Genre: Fantasi, Komedi Romantis
  • Jumlah Episode: 28 Episode
  • Pemain: Janice Wu, Kim Tae Hwan, Shen Meng Chen, Fingal Fu, Rise Li
  • Sutradara: Deng Ke
  • Penulis: Shui Qianmo, Wang Xiaocheng
  • Produksi: Zhenjiang Huace Film & TV
  • Jaringan Penayangan: Hunan TV
  • Negara: Cina

Xue Ling Qiao (Kim Tae Hwan) adalah mutan yang telah tertidur selama berabad-abad lamanya hingga suatu malam ia terbangun karena darah yang mengalir ke arahnya. Darah itu ternyata berasal dai Tian Jing Zhi (Janice Wu) seorang artis yang malam itu terkena kecelakaan mobil. Sejak hari itulah kehidupan Tian Jing Zhi mulai berubah dengan kedatangan “Monster” yang awalnya ia benci.

Tian Jing Zhi merasa kehadiran Xue Ling Qioa dalam hidupnya membuat banyak kesulitan, karena maerasa privasinya banyak terganggu. Tian Jing Zhi juga berusaha mati-matian menutupi identitas Xue Ling Qiao bersama sang manajer Feng Dong Dong (Aro Yang). Tapi Xue Ling Qiao memang bukan tipe orang yang dapat di atur apalagi ia memiliki kekuatan super.

Lambat laun hubungan keduanya justru berubah, dimana keduanya mulai terbiasa hidup bersama dan saling jatuh cinta. Xue Ling Qiao dengan caranya dapat membuat Tian Jing Zhi move on dari cinta pertamanya Hong Shi Guang (Fingal Fu). Sayangnya kehidupan percintaan keduanya tidaklah berjalan lancar, karena Xue Ling Qiao ternyata sedang diincar seseorang.

Kehidupan keduanya makin tidak aman semenjak mereka bertemu dengan Hong Shi Guang (Rise Li), tunangan dari Zhang Xuan Xuan (Shen Meng Chen) sahabat Tian Jing Zhi. Ternyata Hong Shi Guang adalah orang yang sudah membuat Xue Ling Qiao tertidur selama berabad-abad agar darahnya bisa ia konsumsi. Hong Shi Guang rupanya sudah hidup lama karena rutin mengkonsumsi darah dari Xue Ling Qiao.

Hong Shi Guang membuat berbagai rencana agar dapat menidurkan kembali Xue Ling Qiao dan menadapatkan darahnya. Ia bahkan menculit Zhang Xua Xua dan mencoba mencelakai Tian Jing Zhi, mengetahui hal ini Xue Ling Qiao pun menyerahkan dirinya. Hong Shi Guang kembali melakukan proses pembekuan Xue Ling Qiao untuk mendapatkan darahnya.

Namun berkat bantuan Tian Jing Zhi dan kawan-kawannya semua usaha Hong Shi Guang dan Profesor Li berhasil di gagalkan. Setelah semuanya berakhir, Xue Ling Qiao memutuskan pergi dari kehidupan Tian Jing Zi. Setelah beberapa lama pergi, tiba-tiba Tian Jing Zi di kagetkan dengan tanda-tanda kehamilan yang tiba-tiba muncul.

Taste My Love from The Star yang Di Upgrade Agar Lebih Menghibur

Taste My Love from The Star yang Di Upgrade Agar Lebih Menghibur

Memang tidak bisa di pungkiri bahwa kedua drama ini memiliki persamaan dalam konsep cerita yang sama. Tapi yang saya suka dari drama ini adalah, dapat melepaskan embel-embel taste My Love from The Star dengan berbagai plot twist di dalamnya. Terutama di sekitar 10 hingga 5 episode terakhirnya, terasa sekali bahwa ini adalah drama berjudul My Amazing Boyfriend.

Dalam My Love from The Star, Do Min Jun berusaha melindungi Cheon Song Yi dari Lee Jae Kyung karena berpotensi mencelakai posisinya. Konflik ini berbeda dengan My Amazing Boyfriend dimana darah Xue Ling Qiao menjadi incaran orang-orang untuk hidup panjang dan menyembuhkan dari penyakit. Hanya memang karakter pemeran utama wanitanya yaitu Cheon Song Yi dan Tian Jing Zi yang benar-benar mirip satu-sama lain.

Tentu saja perbedaan antara manusia yang berasal dari planet lain dan manusia mutan dengan kekuatan super disini juga salah satu faktor pembedanya. Varias cerita dan pengembangannya tersaji dengan cukup baik dan tidak terasa tumpang tindih. My Amazing Boyfriend memiliki komposisi cerita yang jelas dan terasa sekali lebih menghibur, saya sangat enjoy menontonnya.

Plotnya jauh berbeda dari My Love From The Star, mulai dari komedi, romantisme dan rasa tegang semuanya tersaji dengan baik dalam drama ini. Di My Amazing Boyfriend ini lebih terfokus pada kisah Xue Ling Qiao sebagai mutan yang mencari orang yang sudah membuatnya tertidur. Romansa dalam kehidupan Tian Jing Zhi dan Xue Ling Qiao juga berbeda dengan kisah Cheon Song Yi dan Do Min Jun.

Jalan Cerita yang Unik dan Sangat Menghibur

Jalan Cerita yang Unik dan Sangat Menghibur

Salah satu hal yang saya suka dari drama cina adalah, mereka selalu memiliki jalan cerita yang tergolong unik terutama yang berbau fantasi. Pada awalnya saya cukup underestimate akan drama My Amazing Boyfriend ini semenjak melihat episode pertamanya. Tapi tidak bisa di pungkiri episode pertamanya juga yang membuat saya terpikat untuk mengikuti drama ini.

Menghadirkan tiga tokoh yang mirip dengan tokoh utama di My Love from The Star memang membuat sedikit berprasangka. Tapi di episode pertama ini juga tersaji adegan komedi yang sangat menghibur yang membuat eksaited saat menyaksikannya. Lalu setelah beberapa episode saya mulai merasakan bahwa embel-embel My Love From The Star sudah tidak terasa lagi.

Dimana di awal cerita kita diberikan kisah cinta yang jenaka antara Janice Wu dan Kim Jae Hwan. Setelah itu diikuti dengan konflik rasa cemburu Janice pada Meng Chen dan Jae Hwan pada Fingal Fu. Barulah di bagian pertengahan muncul rasa tegang saat orang-orang mulai menyadari identitas Kim Jae Hwan. Konflik dari paruh kedua ini tersaji dengan sangat baik dan digambarkan sejelas mungkin, meski begitu kita sempat dibuat bingung dengan siapa penjahat sesungguhnya.

Saya sangat mengapresiasi penulis Shui Qian-Mo karena bisa membuat drama yang digadang-gandang remake My Love from The Star memiliki warnanya sendiri. Shi Qian Mo sendiri ternyata seorang novelis muda cina dan menjadi salah satu penulis populer disana. Selain itu, tentu saja sang sutradara Deng Ke yang berhasil mengarahkan para pemain sehingga memiliki kemistri yang sangat kuat.

Feng Dong Dong Si Manager yang Jenaka

Feng Dong Dong Si Manager Yang Jenaka

Selain kemistri antara Janice Wu dan Kim Tae Hwan memang tersaji dengan epic, tapi ada satu karakter yang menarik perhatian yaitu Feng Dong Dong. Jujur saya katakan bahwa selain Janice Wu, Aro Yang adalah orang kedua yang selalu berhasil membuat tertawa. Apalagi jika sudah melihat interaksi antara Tian Jing Zhi dan Feng Dong Dong, mereka selalu berhasil membuat suasana menjadi lebih ceria.

Pasalnya keduanya terlihat seperti kucing dan anjing yang berusaha merebut perhatian dari Xue Ling Qiao. Akting keduanya terlihat sangat natural dan benar-benar entertaining saat melihat mereka berada satu frame bersama. Feng Dong Dong entah kenapa selalu memiliki daya tarik tersendiri yang tidak kalah dari kedua pemeran utama.

Bromance antara Kim Tae Hwan dan Aro Yang juga tidak bisa dilewatkan begitu saja. Ini adalah salah satu pasangan bromance yang paling saya sukai. Pasalnya Aro Yang di drama ini benar-benar disebut “bucin” dari Kim Tae Hwan. Ia bahkan melupakan bahwa dirinya bekerja dan menjadi manager dari Janice Wu, itulah kenapa mereka sering bertengkar.

Aro Yang sepertinya memang dijadikan spesialis untuk memenuhi kebutuhan komedi di drama ini. Salah satu adegan yang saya sukai lainnya adalah ketika Feng Dong Dong bertemu dengan kedua orang tua Tian Jing Zhi. Pada awalnya saya kira kedua orang tua Tian Jing Zhi akan terlihat tegas, tapi harapan saya hancur karena keduanya ternyata sangat lucu yang dibalut dandanan elegan. Reaksi kaget dan kesal Feng Dong Dong akan kedua orang Tian Jing Zhi benar-benar sangat memorable dan lucu.

Akting Kim Tae Hwan yang Kurang Stabil

Akting Kim Tae Hwan yang Kurang Stabil

Kim Tae Hwan adalah pemeran utama pria yang memang menjadi kunci utama dari drama ini. Sayangnya entah mengapa saya masih merasa bahwa akting Kim Tae Hwan terasa terlalu flat dan kurang menarik. Mungkin memang karakter Xue Ling Qiao adalah tipe pria yang pendiam dan tidak memiliki banyak ekspresi. Tapi sisi cool yang di miliki Xue Ling Qiao ini terasa sangat monoton dan seperti tidak ada perkembangan.

Dari awal hingga akhir ekspresi datar dan dingin yang sama ditunjukkan oleh Kim Tae Hwan, sehingga terasa kurang menarik. Berbeda dengan karakter Kim Soo Hyun sebagai Do Min Joon yang memiliki banyak ekspresi sehingga tidak terasa monoton. Saya merasa jarang sekali melihat Kim Tae Hwan tersenyum, padahal lesung pipinya sangat manis.

Hal ini juga serupa dengan peran Kim Tae Hwan sebagai Jin Kun dalam drama The Bride of Habaek (2017). Selain itu Kim Tae Hwan juga terasa canggung untuk berbicara bahasa Cina, terlihat dari gerak mulutnya yang terkadang tidak sinkron dengan dubbing. Memang faktanya Kim Tae Hwan ternyata banyak belajar Bahasa Cina selama syuting dari lawan mainnya Janice Wu.

Janice Wu Berhasil Membuktikan Bakat Aktingnya

Janice Wu Berhasil Membuktikan Bakat Aktingnya

Tidak akan lengkap rasanya kalau tidak membicarakan mengenai kemampuan akting yang memukau dari Janice Wu. Dalam drama ini salah satu daya tariknya adalah akting yang sangat brilian yang diberikan oleh Janice Wu. Pasalnya karakter Tian Jing Zhi ini berhasil menutupi kekurangan dari Xue Ling Qiao yang diperankan oleh Kim Tae Hwan.

Tian Jing Zhi berhasil menunjukkan banyak sisi dari seorang gadis yang bodoh tapi sedang di landa cinta yang dalam. Berbagai macam ekspresi yang ditampilkan mulai dari ekspresi ceria, marah, sedih, cemburu hingga ketakutan. Semuanya ditampilkan oleh Janice dengan sangat baik dan ini benar-benar menjadi pelengkap dari karakter cool Kim Tae Hwan. Bahkan faktanya suara Janice pun sama-sama di dubbing seperti Kim Tae Hwan tapi itu tidak mengganggu sama sekali.

Janice pun menampilkan karakter Cheon Song Yi dengan style-nya sendiri, dimana Tian Jing Shi terlihat lebih sembrono tapi masih berhati-hati. Jadi disini benar-benar hanya terasa karakter Tian Jing Shi bukan Cheon Song Yi versi Cina. Bahkan ketika Janice beradegan menangis, terlihat sekali bahwa ia sangat menjiwai dan aktingnya sangat smooth.

Berkat ketenarannya sebagai Tian Jing Zhi, Janice berhasil mendapatkan penghargaan pertamanya. Di tahun 2016, Janice berhasil membawa pulang trofi Most Popular Actress (Web Series) di 1st Golden Gouduo Media Awards.

Overall saya sangat menyukai drama My Amazing Boyfriend yang berhasil keluar dari bayang-banyang My Love from The Star. Drama ini juga sangat direkomendasikan untuk kalian yang menyukai drama fantasi, romantis dan komedi yang ringan.

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram