Sinopsis & Review Drama Korea Saeguk Mr. Queen (2020)

Ditulis oleh Desi Puji Lestari
Mr. Queen
4.3
/5
PERHATIAN!
Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini.

Pecinta drama Korea ber-genre Saeguk kedatangan tontonan baru yang menyegarkan berjudul Mr. Queen. Premisnya menarik sebab bercerita tentang seorang pria modern yang terperangkap dalam tubuh salah satu ratu di zaman Joseon. Kelucuan demi kelucuan, di samping konflik yang berputar di sekitar perebutan kekuasaan tersaji dalam 20 episode.

Disutradarai oleh Yun Seong Sik, Mr. Queen diketahui merupakan hasil adaptasi dari novel Mandarin tulisan Xian Chen. Sebagai pemeran utama dalam drama ini, Shin Hye Sun menyedot perhatian sebab aktingnya yang teruji. Jika penasaran dengan drama segar ini, Anda bisa mulai mengikutinya. Namun, sebelum itu bagaimana jika membaca sinopsis dan ulasannya terlebih dahulu? Lanjutkan membaca artikel di bawah ini yuk!

Sinopsis

Sinopsis

Seorang koki tampan namun banyak tingkah, terlalu percaya diri dan hidup dengan bebas bernama Jang Bong Hwan (Choi Jin Hyuk) bekerja untuk Blue House. Tugasnya adalah menyiapkan hidangan untuk tamu-tamu penting kenegaraan. Dikelilingi orang-orang licik, suatu hari Bong Hwan akan ditangkap oleh pihak kepolisian untuk sesuatu yang tidak dia lakukan.

Berusaha melarikan diri, secara tidak sengaja lelaki itu jatuh ke dalam kolam renang dari ketinggian. Tanpa diduga dan entah bagaimana ceritanya, ruhnya tiba-tiba saja tertukar dengan ruh seorang ratu. Sebelum pingsan, Bong Hwan ingat ada seorang wanita berenang menghampirinya lantas menciumnya.

Tidak lama setelah itu, Bong Hwan berhasil sadar. Namun, dia terbangun dalam tubuh seorang perempuan, yaitu Ratu Kim So Yong (Shin Hye Sun). Terkejut dan bingung, Bong Hwan tidak tahu harus apa dan bagaimana dengan ‘tubuh baru’nya tersebut. Reaksinya yang demikian membuat para dayang dan pelayan di sekitarnya juga ikut bingung.

Sementara itu, berita tentang ratu yang sudah berhasil siuman setelah berhasil diselamatkan dari danau menghebohkan seisi istana. Alangkah lebih bingungnya mereka ketika sifat dan sikap ratu yang dikenal lemah lembut, berubah jadi maskulin.

Ratu Kim So Yong seketika menjadi pribadi yang asal bicara, bertindak sesukanya dan konyol. Tentu saja demikian, karena ruh yang ada di dalam tubuh ratu adalah ruh Bong Hwan yang bebas. Hal ini tentu melahirkan speskulasi di lingkungan istana. Berbagai pengobatan dilakukan tapi tidak ada yang berhasil.

Mereka menganggap ratu masih kehilangan ingatannya sehingga bertindak demikian. Bong Hwan terus mencari cara untuk kembali ke tubuhnya. Termasuk mengisi kembali sebuah danau yang dikeringkan atas perintah Ibu Suri Agung Sunwon (Bae Jong Ok). Danau yang semula penuh air tersebut mendadak dikeringkan karena perintah Ibu Suri Agung. Pasalnya beliau tidak ingin sang ratu terjatuh dan tenggelam kembali ke dalam danau.

Sayangnya, kondisi ratu yang tidak kunjung membaik mencetuskan upaya pemakzulannya. Klan Poongyang Jo sebagai lawan Klan Andong Kim yang berkuasa berkeinginan mengganti sang ratu. Namun, keputusan tersebut ditolak oleh Raja Cheoljong (Kim Jung Hyun).

Sementara itu Selir Jo Hwa Jin (Seol In A) terlihat tidak begitu gembira dengan kembalinya sang ratu. Sebelumnya dia diduga menjadi dalang atas tenggelamnya Ratu So Yong. Saat hendak diadili, di luar dugaan sang ratu menyela tuntutan tersebut dengan mengatakan bahwa peristiwa menyedihkan itu adalah upaya bunuh diri yang dilakukannya.

Sejak kejadian itu, raja yang semula berencana membunuh ratu dan berada di pihak lawan mulai menaruh perhatian dan berubah pikiran. Perasaannya pada Selir Jo Hwa Jin lambat laun semakin dia ragukan. Lalu, bisakah Bong Hwan kembali pada tubuhnya? Apa yang bisa dilakukan ratu dengan ruh seorang lelaki modern di dalam tubuhnya?

Drama Sageuk dengan Unsur Komedi

Drama Sageuk dengan Unsur Komedi

Banyak unsur yang membuat sebuah drama Korea menarik untuk diikuti. Khusus drama-drama Sageuk atau drama kerajaan zaman-zaman Joseon, konflik perebutan kekuasaan, pengkhianatan dan hal semacam itu selalu ditunggu-tunggu. Namun, pada Mr. Queen, Anda akan menemukan tambahan bumbu lain yang membuatnya semakin seru untuk disaksikan.

Bumbu yang dimaksud adalah komedi. Ketika menonton drama yang sedang tayang di tvN ini, Anda bukan hanya dibuat menikmati konflik-konflik khas kerajaan, melainkan juga dibuat geli oleh scene-scene yang lucu. Tingkah sang ratu yang ‘dirasuki’ ruh seorang lelaki selalu saja konyol. Belum lagi para dayang yang dibuat kerepotan sebab ulahnya yang tidak bisa ditebak.

Tambahan unsur komedi dalam sebuah drama Sageuk memang bukan sebuah formula yang baru. Bagaimana pun, hal tersebut selalu berhasil membuat betah para penonton untuk mengikuti jalan cerita sebuah drama. Terutama bagi mereka yang tidak terlalu menyukai drama-drama Sageuk yang penuh ketegangan dari awal hingga akhir.

Tetap dengan Konflik yang Khas

Tetap dengan Konflik yang Khas

Dilengkapi dengan unsur-unsur komedi sejak episode pertama, bukan berarti Mr. Queen tidak punya bagian yang khas dan identik dari sebuah drama Sageuk. Ia tetap berjalan dengan konflik-konflik khas kerajaan yang meski rumit, tapi membuat ketagihan.

Dalam drama ini Anda tetap akan menyaksikan konflik persaingan dan perebutan kekuasaan terselubung antara dua klan. Masing-masing berada di pihak raja dan ratu. Selain itu, konflik yang terjadi juga tetap dilatari oleh dendam masa lalu, seperti drama Sageuk pada umumnya. Paduan antara dua genre ini akan memuaskan Anda sebagai pencinta drama.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram