bacaterus web banner retina

Sinopsis dan Review Drama Korea High Class (2021)

Written by Desi Puji Lestari - Updated on 29 November 2021

Setelah 2017 lalu menelurkan drama Missing 9 yang dibintangi Jung Kyung Ho dan Baek Jin Hee, di tahun ini Ahsbun kembali mengarahkan kemampuannya menyutradarai drama dengan latar kehidupan kaum elit Korea Selatan beserta rahasia-rahasianya. Drama yang dimaksud berjudul High Class (2021). Secara premis, ia mengingatkan kita pada drama Sky Castle (2018), yaitu tentang para orang tua yang terobsesi menyekolahkan anaknya di sekolah bergengsi.

Dibintangi Cho Yeo Jung, Kim Jee Soo, Park Se Jin dan Ha Joon, drama ini sudah menggelitik dengan banyaknya petunjuk yang mengarah pada satu rahasia besar sejak episode awal. Sebanyak 16 episode, kamu akan dibawa pada cerita penuh intrik kaum atas dan keberanian serta kejujuran seorang wanita single parent dalam membela diri dan anaknya.

High Class (2021) menambah panjang daftar drama Korea bertema sekolah elit dan ambisi orang tua. Seperti apa lengkapnya? Simak ulasannya berikut ini!

  • Tahun Rilis: September 2021
  • Genre: Drama, Thriller, Mystery
  • Sutradara: Ashbun
  • Pemeran: Cho Yeo Jung, Kim Jee Soo, Park Se Jin, Ha Joon
  • Jumlah Episode: 16

Sinopsis

Yeo Wool mendaftarkan putranya, Yi Chan, untuk ikut dalam seleksi penerimaan siswa baru di sekolah bergengsi bernama HSC International School. Dia datang karena menerima undangan yang ternyata dikirim oleh dewan redaksi sekolah atas permintaan mendiang suaminya.

Hari-hari pertama di sekolah sungguh berat karena Yeo Wool dan Yi Chan mendapat diskriminasi dari yang lain. Kehadirannya di sana seperti mengusik sebuah rahasia. Seperti apa lengkapnya? Simak sinopsis dan review episode 1 dan 2 drama High Class (2021) berikut ini!

Episode 1-2

Episode 1-2

Song Yeo Wool (Cho Yeo Jeong) bersama putranya, An Yi Chan (Jang Sun Yool) pergi ke Jeju untuk mendaftar dan ikut wawancara masuk sekolah di HSC International School, salah satu sekolah elit dengan banyak pretasi yang diisi oleh orang-orang bergengsi. Cha Do Young (Kong Hyun Joo) juga membawa putranya, Kwak Si Woo (Seo Yoon Hyuk) untuk mengikuti wawancara serupa.

Berbeda dengan Yeo Wool, Do Young tampil mencolok dengan topi besarnya. Dia berhasil menarik perhatian para wali yang hadir hari itu. Namun, dia tidak berhasil mengesankan Nam Ji Soon (Kim Ji Soo) seorang CEO yang ikut mendaftarkan anak keduanya, Lee Jun Hee (Kim Ji Yu) di sekolah tersebut setelah anak pertamanya juga bersekolah di sana. Yeo Wool melempar senyum pada Do Young tapi wanita itu mengacuhkannya.

Saat Nam Ji Soon mengambil snack dan minuman ringan, dia menyapa Yeo Wool yang kebetulan juga ada di sana. Ji Soon merasa tidak asing dengan wanita itu. Tak lama Do Young menghampiri mereka. Yeo Wool coba ramah tapi Do Young tetap dengan sikapnya yang angkuh. Waktu wawancara orang tua murid pun tiba.

Do Young ternyata seorang selebritas yang merupakan istri seorang CEO dari perusahaan game. Dia mendaftarkan anaknya di sana karena tak ingin menyekolahkannya di sekolah negeri. Sebagai seorang yang tenar dia harus menjaga reputasi serta rumor-rumor tidak berguna. Selain itu alasannya menyekolahkan Kwak Si Woo di HSC International School karena sekolah tersebut berisi orang-orang yang satu level dengannya.

Kali ini tiba giliran Ji Soon yang diwawancara. Suaminya adalah seorang dokter sedangkan dirinya manajer hotel. Dia juga ibu dari Lee Jun Mo (Choi Bo Geun), Ketua Osis yang duduk di kelas 9. Anak pertamanya terkenal pintar di sekolah, oleh karena itu dia tak segan mendaftarkan Lee Jun Hee di sekolah yang sama. 

Setelah beberapa orang tua selesai diwawancara, Yeo Wool mendapat gilirannya. Dibanding Do Young dan Ji Soon, dia lebih fasih berbahasa Inggris dan tak membutuhkan jasa translator. Yeo Wool adalah seorang pengacara yang sedang mencari pekerjaan karena alasan pribadi. Sebelumnya, sang putra, Yi Chan, bermasalah di SD-nya yang lama.

Dia terlibat insiden dengan Se Joon, salah satu temannya hingga membuat dia terluka. Yi Chan menolak meminta maaf karena tidak melakukan kesalahan. Yeo Wool percaya pada pernyataan putranya, Yi Chan sebelumnya kesal karena Se Joon mengatakan ayahnya meninggal tahun lalu karena ulah sang ibu.

Yeo Wool menemukan undangan dari HSC International School di atas mejanya. Sebelum memutuskan sesuatu Yeo Wool pergi berkonsultasi. Dari sana dia mengetahui jika syarat masuk HSC sangat berat dan ketat. Apalagi jika tidak punya koneksi dan semacamnya.

Pasalnya HSC tidak hanya menerima siswa yang pintar tapi juga kaya karena biaya sekolahnya saja mencapai 100 Juta Won/tahun. Sehingga untuk dapat diterima, butuh dukungan yang kuat dari banyak hal. Yeo Wool lantas mencari tahu pada pihak HSC siapa yang mengirim undangan tersebut.

Menurut pengakuan salah satu pekerjanya, sudah cukup lama HSC tidak mengirimkan undangan pada siapa pun. Hari pengumuman tiba, Kwak Si Woo, putra Do Young ternyata belum bisa diterima. Dia masuk dalam daftar tunggu penerimaan. Ji Soon coba mengonfirmasi ke pihak sekolah dan akan menghubungi Ketua Dewan Direksi.

Yeo Wool pindahan tepat saat mereka mengadakan pesta. Do Young sudah ingin marah-marah tapi Ji Soon menahannya. Dia ingin mencari tahu lebih dulu hubungan apa yang dimilikinya dengan Ketua Dewan Redaksi. Yeo Wool tinggal di rumah yang sudah disiapkan almarhum suaminya untuk Yi Chan.

Pada hari upacara penerimaan siswa baru, ibu Se Joon datang menyelamati Ji Soon. Dia kaget melihat Yeo Wool ada di sana. Dia lalu mengatakan hal buruk tentangnya. Wanita itu mencari masalah dengan mengancam akan menyebarkan ulah Yi Chan di sekolah yang lama.

Tapi begitu Yeo Wool balik mengancam, dia berteriak dengan mengatakan kalau Yeo Wool membunuh suaminya. Semua yang datang langsung tertuju pada Yeo Wool dan mulai mencibir.

Yi Chan main petak umpet bersama teman-temannya. Dia bersembunyi di sebuah loker, tapi seseorang menguncinya dari luar. Anak-anak tak ada yang peduli dan menyadarinya kecuali Hwang Jae In (Park So Yi). Yeo Wool panik mencari putranya setelah acara selesai. Beruntung dia menemukannya. Saat berhasil mengeluarkan Yi Chan dari loker, Yeo Wool melihat tulisan Welcome di kaca.

Dalam keadaan kehujanan Yeo Wool bingung mencari kunci mobilnya. Dalam keadaan kalut karena Yi Chan juga kedinginan, dia meminta pertolongan, beruntung Hwang Na Yoon (Park Se Jin), ibu dari Hwang Jae In, memberinya tumpangan. Berita terkuncinya Yi Chan di loker menyebar di sekolah.

Area loker kini diamankan dengan garis pengaman. Tulisan Welcome lagi di sana sudah hilang tapi Yeo Wool menemukan jepit rambut. Dia juga sadar jika area tersebut dilengkapi CCTV. Pada hari Yi Chan bermain petak umpet, anak itu ternyata memergoki Do Young sedang berselingkuh dengan seseorang di toilet sekolah.

Wanita itu lalu mengejarnya dan dia pula yang mengunci loker Yi Chan. Sayangnya area tersebut adalah titik buta, tidak terekam oleh CCTV. Pihak sekolah coba menenangkan Yeo Wool. Ketua Dewan Redaksi, Doh Jin Sol (Woo Hyun Zoo), menemuinya dan meminta maaf serta menjamin tak akan terulang lagi.

Dari obrolan keduanya ternyata mendiang ayah Yi Chan, An Ji Yong (Kim Nam Hee), punya hubungan baik dengan yayasan. Dia terlibat dalam pendirian, donor dan investasi HSC International School. Ji Yong juga yang meminta Jin Sol mengirim undangan untuk anaknya.

Selain karena mending ayahnya, Yi Chan diterima karena berpotensi. Nilai bahasa Inggris Yi Chan masih di bawah rata-rata kelas, staf menyarankan Yi Chan untuk les tambahan dan meminta bantuan pada murid lain. Kebetulan murid yang ditunjuk, yang sebelumnya sudah dicocokan adalah Hwang Jae In.

Dalam perjalanan pulang, Yeo Wool mampir ke pantai dan berjalan-jalan. Sayang dia terjatuh hingga basah kuyup. Seorang pria menawarinya handuk tapi ditolak. Pria yang diketahui bernama Danny Oh (Ha Joon) itu tersinggung dan memaksa memberikan handuknya lalu pergi melanjutkan aktivitas selancarnya.

Yeo Wool meminta ibu Hwang Jae In untuk memasukkannya ke dalam grup obrolan kelas. Ji Soon berpura-pura menyambutnya karena dia yakin Yeo Wool tidak akan bertahan lama di sekolah tersebut. Di rumahnya Yeo Wool menemukan sebuah ponsel. Dia kesulitan membukanya karena tidak mengetahui password dari ponsel tersebut.

Hari itu Yeo Wool mengunjungi Ashbun Town House untuk kepentingan rumahnya. Salah satu tenaga kebersihan bernama Sim Ae Soon (Seo Jung Yeon) tiba-tiba menghampirinya dan menyayangkan keputusan Yeo Wool membawa Yi Chan pindah ke Jeju. Dia bicara sendiri sambil melihat Yeo Wool dengan tatapan aneh.

Pulang dari sana Yeo Wool mampir ke toko alat-alat selancar. Dia kembali bertemu dengan Danny yang sama-sama sedang berbelanja. Hari itu Yi Chan tampak lesu, ternyata dia tidak diajak bermain oleh teman-temannya.

Yi Chan dikucilkan. Untungnya ada Jae In yang bersedia main dengan Yi Chan. Yeo Wool terkejut melihat ibu Jae In karena dia adalah wanita yang memberinya tumpangan beberapa waktu lalu. 

Ibu Jae In, Hwang Na Yoon, ternyata baru kembali ke Korea dari Hongkong enam bulan lalu. Dia punya galeri dan hanya hidup berdua dengan Jae In. Na Yoon merasa tidak cocok dengan ibu-ibu tadi dan situasi semacam tadi.

Mereka terlalu banyak bicara dan berkumpul setiap hari. Yi Chan dan Jae In langsung akrab dan bersenang-senang, begitu pun dengan kedua ibunya.

Saat Yeo Wool sibuk mengambil ponselnya, ponsel yang dia temukan di rumah terjatuh. Na Yoon yang melihat ada foto mendiang Ji Yong di sana, tiba-tiba berubah ekspresi. Esok harinya di sekolah anak-anak diminta memperkenalkan keluarganya pada teman-teman.

Saat giliran Yi Chan maju, Kwak Si Woo mengolok-oloknya karena Yi Chan tidak punya ayah. Anak itu tak henti mengganggu Yi Chan dengan kata-kata kasar.

Hari itu Yi Chan dituduh merusakkan drone milik Kwak Si Woo. Do Young menggebu-gebu menyerang Yi Chan dan ibunya. Yi Chan tahu siapa pelakunya tapi dia tidak mengatakan itu. Tak lama Na Yoon dan Jae In datang ke ruangan lalu mengakui bahwa drone itu rusak oleh putrinya.

Si Woo juga dinilai bersalah karena membawa benda seperti drone ke sekolah. Yeo Wool lalu meminta Do Young meminta maaf pada Yi Chan karena sudah menuduhnya dan mengungkit masa lalu.

Yeo Wool menjalani hari yang berat tapi Na Yoon bersedia membantu dan menemaninya. Seperti Yi Chan dan Jae In, mereka berteman akrab. Di sekolah, Jin Sol mengingatkan kepala sekolah Han Gun Young (Lee Jung Yeol) agar tak ada insiden seperti tadi karena Yi Chan menjadi perhatian yayasan.

Saat sedang menidurkan Yi Chan, Yeo Wool mendapat paket berisi sebuket bunga. Di dalamnya terdapat pesan berisi ‘You’re Not Alone’. Dia langsung mengira Na Yoon yang mengirimnya, tapi ternyata bukan. Yeo Wool kembali memeriksa notes kecil itu dan di belakang You’re Not Alone tadi terdapat ‘Aku mengawasimu.’

Yeo Wool gelisah lalu membuangnya. Sesaat kemudian ponsel yang dia temukan di rumahnya beberapa waktu lalu mendapat pesan berisi ucapan selamat datang, tapi pesan itu juga menyebut Yeo Wool sebagai pembunuh. Semakin penasaran, Yeo Wool mencari apa pun yang bisa dijadikan petunjuk.

Sampai kemudian dia menemukan pamphlet dengan gambar Do Young di sana. Yeo Wool lalu memeriksa foto profil kontak Do Young dan mendapati dia memakai jepit rambut yang sama dengan yang dia temukan di depan loker tempat Yi Chan terkunci.

Episode 3

High Class Episode 3

Episode 3 High Class (2021) dimulai dengan flashback yang memperlihatkan kejadian di malam suami Yeo Wool meninggal dunia. Malam itu, Yeo Wool mengatakan kecemasannya karena tak tahu apa pun soal pekerjaan sang suami. An Ji Hong meminta istrinya untuk sabar dan tetap percaya, karena jika waktunya tiba, dia akan menceritakan semua.

Atas tragedi kematian Ji Hong, Yeo Wool turut diperiksa polisi sebagai saksi. Kematian An Ji Hong meninggalkan rahasia. Seperti kena getah, Yeo Wool diperlakukan buruk atas perbuatan sang suami yang terlibat dalam kasus penipuan dan pemalsuan dokumen.

Ji Hong ternyata juga sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan Modus Investment. Menyusul berbagai kontroversi, Yeo Wool memutuskan berhenti bekerja di firma hukum.

Setelah tidak menemukan petunjuk mengenai siapa pengirim bunga misterius itu, Yeo Wool menyewa jasa detektif swasta untuk mencari tahu nomor telepon asing yang menyebutnya pembunuh. Saat mengantar Yi Chan sekolah, Yeo Wool kembali berpapasan dengan Danny Oh.

Yeo Wool tidak tahu kalau Danny adalah guru olahraga Yi Chan yang baru, tapi dia sudah lebih dulu bicara yang tidak-tidak, seolah mencurigai Danny sedang menguntit atau mengikutinya.

Saat berjalan di pasar, Yeo Wool tidak sengaja bertemu Chef Jung Mi Do (Kim Jin Yeop). Dia ada di Jeju karena restoran hasil kerjasamanya dengan Do Young baru dibuka di sana.

Setelah bertemu Jung, Yeo Wool menemui Do Young dan mengonfirmasi soal jepit rambut yang dia temukan saat Yi Chan terkunci di loker, tapi wanita itu mengelaknya. Do Young malah penasaran ada hubungan apa Yeo Wool dengan Jung Mi Do.

Yeo Wool bersama Na Yoon siang itu. Mereka banyak berbincang tentang kehidupan pribadi, termasuk rencana sekolah anak-anak. Na Yoon mengusulkan agar Yi Chan dan Jae In mendaftar klub olahraga yang sama.

Di sekolah, Danny menghadapi Doh Jin Sol. Mereka sepertinya punya agenda tersendiri karena Danny dipekerjakan di sana bukan karena pengalaman mengajarnya, melainkan karena ada hal yang harus dia kerjakan.

Pada pendaftaran klub olahraga, Yeo Wool, Na Yoon, Do Young dan Ji Soon berada pada minat yang sama untuk memasukkan anak-anak mereka ke klub hoki es. Kebetulan pelatih dari klub tersebut adalah Danny.

Selepas menunjukkan aksinya di lapangan, Danny mendapat bingkisan berupa sepasang sepatu dari Ji Soon. CEO itu ingin Danny memilih murid-murid terbaik untuk klub hoki es.

Sepulang sekolan Jae In dan Na Yoon mengunjungi rumah Yeo Wool. Na Yoon tertegun melihat foto keluarga mereka dan tanpa sadar menjatuhkannya. Pada detektif swasta yang disewanya, Yeo Wool ingin tahu hubungan An Ji Hong dan Do Young.

Hari pertama latihan hoki Yi Chan terjatuh karena ulah Si Woo, Jae In membalasnya dengan menjatuhkan Jun Hee. Keributan antara Do Young, Ji Soon dan Yeo Wool tak bisa dihindarkan.

Ji Soon lalu menemui Danny dan protes dengan kejadian tadi, tapi Danny punya keputusan sendiri. Dia juga mengembalikan sepatu pemberian Ji Soon. Setelahnya Ji Soon menemui Yeo Wool dan meminta Yi Chan keluar dari klub, demi anggota yang lain.

Namun, anak itu tetap ingin bermain dan berjanji tidak akan buat keributan. Keduanya juga berjanji untuk lebih kuat. Tak lama, Danny datang menyapa dan memberi semangat.

Yeo Wool menerima informasi dari detektif swasta bahwa delapan tahun lalu Do Young adalah model Wujeong Capital, tempat An Ji Hong menjabat sebagai salah satu direktur non eksekutif.

Detektif itu juga mengirimkan rekaman CCTV saat acara penerimaan siswa di HSC. Dari rekaman tersebut Yeo Wool melihat Do Young mengejar Yi Chan pada malam itu.

Tanpa buang waktu Yeo Wool menemui Do Young, tapi wanita itu terlihat menuju Salon de Ae, restorannya yang baru buka. Yeo Wool lantas mengikutinya. Dia terkejut melihat Do Young bercumbu dengan seorang pria. Do Young juga kaget dan langsung memeriksa keluar. Dia mendapat Yeo Wool menunggunya.

Yeo Wool meminta Do Young menceritakan yang sebenarnya, jika tidak dia akan buka suara soal perselingkuhannya. Malam itu ternyata Do Young kehilangan jejak Yi Chan dan tidak tahu kalau dia bersembunyi di loker. Do Young juga tidak mengakui perihal kiriman bunga dan pesan misterius yang diterima Yeo Wool.

Do Young bergegas pulang setelah mendapat telepon dari Si Woo karena terjadi sesuatu yang buruk pada suaminya. Yeo Wool tiba-tiba berada di kantor polisi untuk menawarkan jasanya sebagai pengacara.

Do Young menolak tapi Yeo Wool memperlihatkan rekaman CCTV di hari penerimaan, mengingatkan perselingkuhannya serta fakta bahwa Kwak Sang Gun, suaminya, terlibat kasus memalukan.

Jika Do Young bersedia, informasi yang dimiliki Yeo Wool tentangnya akan jadi rahasia. Yeo Wool sendiri masih penasaran ada hubungan apa Do Young dengan suaminya, tapi dia malah ditertawakan oleh Do Young.

Episode 4

High Class Episode 4

Do Young mengatakan kalau dia dan An Ji Yong sempat bertemu beberapa kali saja, terutama pada acara pesta khusus VIP. Setelah didesak Do Young mengatakan kalau Ji Soon lebih mengenal mendiang suaminya. Ji Soon dekat dengan Ji Yong karena dia ingin berinvestasi.

Ji Yong sendiri terkenal sebagai investor ulung. Setelah itu keduanya jadi semakin dekat. Do Young akhirnya setuju menggunakan jasa Yeo Wool sebagai pengacara dia dan suaminya.

Dalam perjalanan pulang, Do Young menegaskan bahwa bukan dia yang mengunci Yi Chan di loker. Dia malah bercerita bahwa hidupnya yang sedang berantakan dan tak punya teman setelah di Jeju.

Sampai di rumah Yeo Wool meminta detektif swasta untuk menyelidiki Ji Soon dan suaminya serta pesan-pesan yang masuk ke ponsel rahasia milik Ji Hong.

Ji Soon meminta Danny dipecat tapi keinginannya tidak semudah itu. Dia sampai menghubungi kepala sekolah tapi tetap gagal. Untuk kali pertama pula Do Young tidak mengikuti rencana Ji Soon dengan mengeluarkan Si Woo dari klub hoki es. Ji Soon kecewa dan berusaha menyabotase acara Do Young yang baru.

Danny malah menawarkan latihan tambahan untuk Yi Chan. Yeo Wool tentu senang mendengarnya. Hari itu Na Yoon belanja ke pasar dengan Jae In, tapi reaksinya berubah ketika bertemu Sim Ae Soon (Seo Jung Yeon), wanita tenaga pembersih yang bekerja di Ashbun Town House, yang juga sinis terhadap Yeo Wool.

Yi Chan akan menghadapi malam kemping yang merupakan tradisi di HSC untuk melatih kemandirian anak-anak. Ada juga bazar yang digelar di hari yang sama Ji Soon membagi peran untuk kelas mereka dan Yeo Wool buru-buru menawarkan diri. Walau ragu Ji Soon memberi Yeo Wool tugas mengurus tas hadiah yang akan dibagikan setelah acara.

Yeo Wool dan Na Yoon lalu pergi berbelanja ke pasar tradisional untuk menyiapkan tas hadiah tersebut. Saat asyik memilih jeruk seseorang terlihat memotret mereka. Di rumah, Yeo Wool mendapat laporan dari detektif swasta bahwa ponsel suaminya adalah ponsel sekali pakai yang tidak bisa dilacak pesan-pesannya.

Esok harinya Yeo Wool mengunjungi rumah Na Yoon. Mereka menyiapkan hidangan untuk isi tas hadiah. Hari kamping dan bazar pun tiba. Yeo Wool datang ke sekolah dengan membawa dua tas besar berisi tas-tas hadiah. Dia tampak kesulitan sampai hampir jatuh, beruntung Danny membantunya.

Di ruangan sekolah, Yi Chan dan Jae In tampak sedang merapikan tenda dan barang mereka. Si Woo dan Jun Hee datang mengganggu.

Jae In mengeluarkan camilan yang dia bagi bersama Yi Chan, tapi Jun Hee ingin mencobanya. Putri Ji Soon itu ternyata menyukainya. Di area bazar, tas yang dijual Yeo Wool dan Do Young ternyata mirip tapi salah satunya palsu. Ji Soon ingin tas itu dibuang sekaligus langsung menuduh Yeo Wool sebagai pemiliknya. Namun Na Yoon menyelamatkan situasi dengan membeli keduanya.

Yeo Wool menerima informasi bahwa bunga misterius yang dikirimkan ke rumahnya adalah dari toko bunga Locanda Jeju, nama badan usaha milik Ji Soon, tapi pengirimnya tidak bisa diidentifikasi karena privasi. Yeo Wool bergegas mencari Ji Soon. Di tengah jalan dia melihat tas hadiah buatannya berada di tempat sampah.

Kue yang disantap Yi Chan, Jae In, Jun Hee dan Si Woo, ternyata salah satu isi dari tas hadiah yang dibuat Yeo Wool dan Na Yoon. Jun Hee yang sangat menyukai kue itu mencari dan menemukannya di tumpukan sampah tadi. Tanpa ragu gadis cilik itu memakannya dengan lahap.

Yeo Wool akhirnya menemukan Ji Hoon dan langsung bertanya mengapa tas hadiah buatannya ada di tempat sampah. Ji Soon tak merasa bersalah karena sudah menggantinya. Ji Soon menambahkan bahwa anaknya tidak bisa makan makanan sembarangan. Sambil menahan emosinya Yeo Wool lalu bertanya soal kedekatan Ji Soon dengan mendiang suaminya, An JI Yong.

Pembicaraan mereka terpotong ketika Si Woo mengadu kalau Jun Hee seperti kerasukan karena sudah memakan semua kue yang ada di tas hadiah. Ji Soon memaksa Jun Hee memuntahkannya karena dia menderita dermatitis atopic dan alergi. Jika sampai shock anafilaktik bisa berbahaya.

Sementara itu jarak sekolah ke rumah sakit sekitar 1 jam. Untuk mendapat pertolongan pertama Jun Hee dibawa ke klinik sekolah.

Setelah diperiksa dokter klinik, Jun Hee tidak menderita alergi apa pun. Penyebab Jun Hee muntah adalah karena dia makan berlebihan secara tiba-tiba. Dokter menyarankan Ji Soo untuk memberi Jun Hee camilan sesekali karena hal yang dialami Jun Hee terjadi ketika anak-anak dilarang makan camilan.

Ji Soon lalu menampar Yeo Wool yang ikut mengkhawatirkan keadaan putrinya. Wanita itu juga mengatakan hal buruk dan akan berusaha mengeluarkan Yi Chan dari sekolah. Keluar dari ruangan Danny ternyata sudah menunggu Yeo Wool dengan sebotol minuman kaleng dingin.

Dia meminta Yeo Wool mengompres pipinya yang merah karena tamparan Ji Soon. Guru itu juga meminjaminya sapu tangan karena melihat Yeo Wool hampir menangis. Yeo Wool dan Na Yoon kembali menghabiskan waktu bersama dengan berbincang.

Yeo Wool ingin tahu lebih banyak tentang temannya itu tapi Na Yoon mengatakan hal mengejutkan bahwa dia ingin membunuh seseorang. Malam itu Na Yoon ingin menginap di rumah Yeo Wool.

Di tempat berbeda, Doh Jin Sol menemui Ji Soon. Dari percakapan mereka, tampaknya Ji Soon tahu mengenai rencana penerimaan Yi Chan di HSC. Mereka, dalam hal ini yayasan dan Ji Soon harus bertahan karena masih membutuhkan Yeo Wool. Ji Soon diminta menunggu sampai masalah selesai.

Saat Yeo Wool sudah tertidur, Na Yoon berkeliling rumah. Dia mencoba gaun yang digunakan Yeo Wool pada malam penerimaan karena ternyata di malam itu dia juga memakai gaun yang sama.

Dia melihat ke arah Yeo Wool dan menyebutnya pembunuh. Saat Yi Chan sembunyi di loker, ternyata Na Yoon lah yang menguncinya dan menuliskan “Welcome” di kaca sekolah.

Episode 5

Episode 5

Saat tidur di sekolah, Jae In terbangun dan melihat ada sebuah foto keluarga di dalam tas Yi Chan. Dia bingung karena ayah Yi Chan di foto itu adalah ayahnya. Selain foto Jae In juga memeriksa ponsel An Ji Yong yang ada di dalam tas. Ponsel tersebut berhasil dengan mudah dia buka.

Jae In lantas mendatangi Danny Oh yang sedang berjaga. Gadis itu lalu bercerita mengenai kebingungan serta kesedihannya karena sudah lama tidak bertemu sang ayah.

Di tempat lain Ji Soon merencanakan mendepak Yeo Wool dan Yi Chan dari HSC menggunakan kode kesopanan yang akan dinilai melalui petisi. Sementara itu Yeo Wool mendapat informasi dari detektif swasta sewaannya mengenai fakta bahwa Ji Soon pernah menginvestasikan sejumlah uangnya pada perusahaan investasi milik Ji Yong.

Doh Jin Sol meragukan rencana Ji Soon untuk mengeluarkan Yeo Wool dan Yi Chan karena mereka masih membutuhkan Yeo Wool terkait masalah Midas Funds.

Di tempat berbeda Na Yoon meminta bertemu dengan Ji Soon secara diam-diam. Na Yoon sudah mengetahui rencana Ji Soon menggunakan kode kesopanan untuk mengusir Yeo Wool.

Wanita itu juga memfitnah Yeo Wool telah mengabaikan permintaan Ji Soon terkait pemilihan makanan yang boleh dan tidak boleh dimasukkan dalam tas hadiah.

Na Yoon berencana bersekutu dengan Ji Soon secara sembunyi-sembunyi. Dia menerima tugas memanipulasi petisi bagi Yi Chan dan menuliskan namanya serta nama Jae In di daftar paling atas.

Jae In bercerita pada Na Yoon kalau Yi Chan memiliki foto ayahnya. Yi Chan juga memiliki ponsel lama sang ayah yang di dalamnya terdapat foto-foto Na Yoon dan Jae In. Na Yoon panik terlebih ketika mengetahui ponsel yang diceritakan Jae In hilang. Wanita itu lalu meminta Jae In merahasiakan semua yang dia ketahui.

Doh Jin Sol mengabari Yeo Wool terkait petisi pengeluaran Yi Chan. Jin Sol sendiri sedang bingung mengenai Midas Funds yang ada kaitannya dengan Yeo Wool.

Di tengah jalan Yeo Wool membawa Ae Soon ke rumah sakit karena ditabrak lari oleh seorang siswa bernama Lee Jun Mo. Yeo Wool lalu menitipkan Yi Chan pada Na Yoon karena dia sedang mengurusi masalah Ae Soon.

Yeo Wool kembali mendapat informasi tentang Ji Soon. Dari informasi itu Yeo Wool mengetahui bahwa Lee Jun Mo adalah putra Ji Soon yang cukup bermasalah. Di rumah Na Yoon, Jae In dan Yi Chan dengan polosnya bermain-main menggunakan kertas petisi pengeluaran yang ditugaskan Ji Soon untuk membuat pesawat kertas.

Cerita berlanjut ketika Jun Mo panik karena merasa telah membunuh seseorang. Ji Soon lalu memerintahkan pegawainya untuk membuang skuter milik Jun Mo yang dipakai menabrak Ae Soon. Yeo Wool mengikutinya dan dengan mudah mendapatkan barang bukti perbuatan Jun Mo.

Setelahnya Yeo Wool menjemput Yi Chan dari rumah Na Yoon. Anak itu menyerahkan pesawat kertas yang dia buat bersama Jae In.

Yeo Wool nekat mendatangi Ji Soon esok harinya untuk bicara mengenai perbuatan tabrak lari yang dilakukan Jun Mo. Na Yoon yang ada di sana buru-buru bersembunyi lalu pergi. Yeo Wool membuka rahasia yang dia tahu tentang kenakalan Jun Mo serta upaya Ji Soon menutupi dan memalsukan data Jun Mo saat pindah ke HSC.

Dia menggunakan itu sebagai ‘senjata’ agar Ji Soon tidak mengusik Yi Chan. Hal mengejutkan terjadi esok harinya; Yeo Wool berhasil menyelamatkan dirinya dan Yi Chan. Dia bahkan ditunjuk menjadi penasihat hukum bagi perwakilan para wali murid oleh Ji Soon.

Keputusan ini tentu membuat ibu-ibu yang sudah bersekongkol itu kaget, termasuk Na Yoon. Rupanya keputusan itu adalah buntut dari pembicaraan dan kesepakatan mereka sebelumnya.

Episode 6

Episode 6

Danny Oh memutus kerjasamanya dengan Doh Jin Sol setelah menilai Yeo Wool tidak ada sangkutannya dengan investasi yang dilakukan An Ji Yong, sehingga wanita itu dirasa tidak akan menimbulkan ancaman apa pun. Namun, ketua yayasan itu tidak terima dan balik mengancamnya dengan tuduhan konspirasi pembunuhan, pemerasan dan penipuan.

Ibu-ibu sibuk membicarakan festival musik yang akan digelar di sekolah. Selain itu anak-anak juga akan membuka festival musik dengan pidato. Jun Hee akan melakukannya, tapi dia tidak sendiri karena ternyata Jae In juga bergabung.

Yeo Wool terkejut saat menguping percakapan Na Yoon dan Ji Soon. Saat akan menegur Na Yoon secara langsung, Chef Jung menyapa. Koki kenalannya tersebut menjamu Yeo Wool karena hari itu adalah tepat satu tahun dari perayaan hari pernikahan Yeo Wool dan Ji Yong yang terakhir.

Chef Jung lalu menyampaikan sesuatu bahwa pada hari perayaan pernikahan mereka setahun lalu, dia melihat Ji Yong bersama seseorang sebelum Yeo Wool datang. Do Young yang melihat keakraban mereka cemburu karena sekaligus menemukan struck pembelian bucket bunga. Jung mengatakan dia membelikan bunga tersebut untuk kliennya.

Malam itu Yeo Wool lupa kalau Yi Chan ada jadwal les tambahan ice skating dengan Danny. Dia bergegas ke sekolah untuk meminta maaf. Saat bertemu, Danny menyerahkan ponsel lama Ji Yong yang diam-diam dia simpan saat Jae In curhat padanya ketika kemping lalu. Pak guru itu lalu meminta Yeo Wool bantu beres-beres. Danny menyadari kegelisahan Yeo Wool dan memberinya masukan.

Di sekolah, Na Yoon mulai menghindari Yeo Wool yang coba mengajak bicara, tapi perhatiannya segera teralihkan karena hari itu pula dia mendapat ruangan khusus sebagai penasihat hukum dari perkumpulan orangtua murid.

Yeo Wool langsung kedatangan tamu, dia adalah Alex Comer (Kim Seong Yae), direktur keuangan HSC yang akan menjadi rekan kerjanya. Yeo Wool merasa tidak asing dengan pria itu.

Di ruangannya Yeo Wool memeriksa data Jae In dan terpikir untuk memasukkan tanggal lahir Jae In untuk membuka ponsel lama Ji Yong. Secara mengejutkan ponselnya berhasil terbuka. Seketika dia kaget karena menemukan foto Na Yoon dan Jae In bersama suaminya. Mereka tampak bagai satu keluarga.

Menahan emosinya Yeo Wool pergi ke galeri milik Na Yoon dan merusak lukisan berjudul family. Dia lalu kembali ke sekolah dan menjemput Yi Chan serta membawa Jae In.

Yeo Wool akhirnya mengetahui kalau Na Yoon adalah selingkuhan Ji Yong. Na Yoon sendiri keukeuh menuduh Yeo Wool membunuh Ji Yong. Yeo Wool bersiap menuntutnya tapi Na Yoon yakin dia adalah yang pertama.

Episode 7

Episode 7

Atas laporan Na Yoon, Yi Chan dan Yeo Wool dibawa ke kantor polisi karena sudah merusak properti dan membobol rumah. Danny Oh datang setelah Yi Chan meneleponnya. Yeo Wool memutuskan menerima tawaran kerja dari firmanya dulu untuk mendapatkan berkas kasus An Ji Yong.

Ketegangan antara Yeo Wool dan Na Yoon tercium oleh Do Young dan Ji Soon. Jae In yang sebelumnya keceplosan menyebut Yi Chan sebagai adik, juga jadi bulan-bulanan Jun Hee dan Si Woo. Rumor Jae In mengakui Yi Chan sebagai adik sampai ke telinga Na Yoon. Akibat hal itu dia harus berusaha menutupi rahasianya dari para wali.

Sementara itu Yeo Wool sudah mendapatkan berkas kasus perusahaan Ji Yong dan mulai menginvestigasinya. Ji Soon menemui Yeo Wool di sekolah keesokan harinya. Dia mengajak Yeo Wool menyusun rencana mengeluarkan Jae In dari konser festival musik.

Yeo Wool berhasil mendapatkan data keuangan sekolah dari Alex Comer tapi pria itu meminta ‘imbalan’ makan malam. Danny Oh yang menyadap Yeo Wool terlihat kesal mendengarnya.

Pada data yang dia periksa Yeo Wool menemukan perusahaan suaminya berdonasi pada Yayasan HSC. Di tempat lain Doh Jin Sol berani menolak permintaan Ji Soon untuk mengeluarkan Jae In dan Yi Chan dari sekolah tapi Ji Soon mengancamnya dengan sebuah rahasia.

Percakapan mereka terdengar oleh Yeo Wool yang hendak masuk ke ruangan Doh Jin Sol. Ketika dikonfimasi, Jin Sol tidak bisa langsung menjelaskan. Diam-diam Danny menyaksikan kejadian ini.   

Lelaki itu menggunakan kesempatan tersebut untuk kembali mengajukan surat pengunduran diri. Dia tidak ingin lagi dilibatkan dalam kasus Yeo Wool dan memutuskan kerjasama dengan Doh Jin Sol. Danny akan keluar dari sekolah setelah konser festival musik digelar. Saat festival akan dimulai, seseorang diam-diam merusak biola Jae In.

Jae In shock dan harus beristirahat di ruang perawatan sekolah. Di tengah konser, Yeo Wool mendapat pesan dari Doh Jin Sol untuk menemuinya.

Dalam perjalanan menemui Jin Sol, Yeo Wool coba menghubungi detektif swasta yang disewanya karena tiba-tiba memutuskan berhenti dari penyelidikan. Yeo Wool akhirnya tahu bahwa Danny Oh adalah detektif swasta itu.

Yeo Wool akan melaporkan pada polisi jika Danny tidak mengatakan siapa klien yang sudah menyewanya untuk menyelidiki dan mengawasi dirinya. Wanita itu kembali melanjutkan perjalanan menuju ruangan Jin Sol tapi tiba-tiba lampu seluruh sekolah padam.

Dalam keadaan gelap, sampai di ruangan Jin Sol, Yeo Wool panik melihat ketua yayasan itu sudah tergeletak di lantai. Tak lama Na Yoon datang dan terkejut melihat kejadian tersebut.

Episode 8

Episode 8

Doh Jin Sol segera dibawa ke rumah sakit setelah ditemukan pingsan. Alex Comer menawarkan diri sebagai walinya dan ikut mengantar. Yeo Wool kembali ke ruangan Doh Jin Sol. Dia mendapati Danny Oh sedang mencari sesuatu di sana. Danny mencari USB-nya. Yeo Wool seketika mencurigai Danny. Doh Jin Sol akhirnya meninggal. Hasil otopsi menunjukkan wanita tersebut mengalami gagal jantung.

Sebagai penggantinya, pihak sekolah menunjuk Alex Comer. Alex Comer menunjuk Yeo Wool sebagai perwakilan sekolah untuk menghadapi investigasi dari kepolisian. Detektif Koo Yong Hwe (Kwon Hyuk) menemukan sebuah gelang dan kuku palsu Doh Jin Sol saat memeriksa TKP. Dia lalu melakukan interogasi pada Yeo Wool.

Danny Oh menjelaskan pada Yeo Wool bahwa orang yang memerintahkannya untuk menyelidiki Yeo Wool adalah Doh Jin Sol. Dia ingin mencari tahu apakah Yeo Wool tahu sesuatu yang berkaitan dengan mendiang suaminya.

Do Young terlihat panik karena mencurigai Chef Jung yang sempat terlihat bersama Doh Jin Sol beberapa waktu lalu. Lelaki itu juga tidak mengaku mengenalnya ketika Do Young menyinggung tentang Jin Sol. Di tempat berbeda, Ji Soon menemui Yeo Wool.

Dia meminta ibu Yi Chan itu menjaga agar rumor kematian Jin Sol tidak semakin menyebar, terutama karena Yeo Wool yang menemukannya pertama kali.

Na Yoon rupanya menerima pesan yang sama dari Doh Jin Sol malam itu, tapi dia menghapusnya. Ketika Yeo Wool coba tidak melibatkan Na Yoon dalam insiden tersebut, Na Yoon malah menuduh Yeo Wool. Untuk terakhir kali Danny berpamitan pada Yeo Wool. Sebelum pergi detektif swasta itu berkata akan bersedia membantu jika dibutuhkan.

Yeo Wool ditangkap atas kematian Doh Jin Sol saat acara pemakaman. Sebelumnya Yi Chan sudah dibawa pulang lebih dulu oleh Na Yoon. Detektif menemukan DNA Yeo Wool pada gelang serta kuku palsu yang ditemukan di TKP.

Detektif juga melakukan otopsi dan menemukan fakta bahwa Doh Jin Sol meninggal karena over dosis obat yang membuatnya gagal jantung.

Ketika di interogasi, Na Yoon datang dan memberi kesaksian palsu. Dia mengatakan mendengar Doh Jin Sol bicara dengan Yeo Wool sebelum ditemukan pingsan.

Yeo Wool menjadi semakin panik karena mengetahui Na Yoon membawa Yi Chan. Yeo Wool lalu memutuskan untuk kembali memakai jasa Danny. Dia menelepon lelaki itu tepat sebelum Danny meninggalkan Jeju.

Episode 9

Episode 9

Yeo Wool meminta bantuan Danny Oh untuk mengambil ponsel lama Ji Yong sebelum polisi menggeledah rumahnya. Dia juga memintanya mengawasi Yi Chan yang kini sedang bersama Na Yoon.

Detektif Koo menemukan berkas-berkas yang Yeo Wool kumpulkan untuk menyelidiki perusahaan mantan suaminya dan hubungannya dengan orang-orang di HSC, termasuk Ji Soon.

Di sekolah Na Yoon kaget melihat CCTV karena ternyata Jae In lah yang menghancurkan biolanya sendiri. Na Yoon juga ditemui Detektif Koo untuk mengonfirmasi pernyataannya, sebab jika Na Yoon berbohong, dia akan kena masalah. Sementara itu Danny Oh memutuskan kembali mengajar di HSC dan membuat Alex Comer terganggu.

Yeo Wool dibebaskan karena tidak ada bukti yang kuat, selain itu penangkapannya beberapa waktu lalu juga dilakukan tanpa surat perintah. Danny Oh sudah menunggu dan sebelum menjemput Yi Chan, Yeo Wool menyempatkan makan bersamanya. Saat bertemu Na Yoon di sekolah, Yeo Wool memintanya tidak mendekati mereka lagi.

Ji Soon merencanakan liburan ke Hawaii selama dua minggu bersama keluarga. Dia tampak menghindari investigasi polisi. Sementara itu polisi membawa Chef Jung untuk diinterogasi terkait hubungannya dengan Doh Jin Sol karena sidik jarinya ditemukan di sekring listrik sekolah.

Yeo Wool dijadwalkan bertemu dengan klien yang berkeras ingin memakai jasanya sebagai pengacara. Dia terkejut karena klien yang dimaksud oleh firma lamanya adalah Alex Comer. Pada pertemuan itu Alex Comer mengenalkan dirinya sebagai akuntan dan perwakilan hukum An Ji Yong, mendiang suami Yeo Wool.

Danny Oh yang diam-diam ada di sana dan menguping pembicaraan mereka. DIa teringat pada perkataan Doh Jin Sol untuk menyelidiki Alex Comer.

Alex membuktikan dirinya dengan menyerahkan cincin mendiang Ji Yong pada Yeo Wool. Dia juga menyerahkan sebuah USB sambil memintanya untuk melepaskan diri dari bayang-bayang kematian Ji Yong.

Danny mencoba mengingatkan Yeo Wool untuk mewaspadai dan jangan memercayai Alex Comer, tapi Yeo Wool tidak bisa langsung mengikutinya.

Alex Comer meminta Yeo Wool melaporkan kematian suaminya, karena bagaimana pun kematian tersebut belum diproses secara legal.

Dia juga mengatakan bahwa yayasan dan perusahaan berhutang 500 Juta Won dan besar kemungkinan akan mendapat gugatan. Malam itu Alex Comer menjelaskan mengenai hubungan mendiang Ji Yong dengan Doh Jin Sol serta Ji Soon.

USB yang diberikan Alex Comer ternyata berisi file audio. Suara Ji Yong terdengar ketika Yeo Wool memutarnya. Dalam rekaman tersebut Ji Yong mengatakan bahwa satu-satunya cara melepaskan diri adalah memutuskan hubungan dengan Yeo Wool dan Yi Chan. Dia tak ingin menyeret Yeo Wool ke dalam masalah yang lebih besar.

Setelah menandatangani formulir laporan kematian Ji Yong, Yeo Wool memutuskan berencana kembali ke Seoul. Malam itu hujan turun dengan deras disertai petir, Yi Chan yang terbangun berteriak melihat seseorang berada di dalam rumah.

Yeo Wool yang sudah tidur ikut terbangun dan langsung menenangkan Yi Chan. Sejurus kemudian lemparan batu misterius memecahkan kaca rumah mengagetkan keduanya.  

Episode 10

Episode 10

Di tengah kekagetan Yeo Wool dan Yi Chan karena lemparan batu yang memecahkan kaca rumah mereka, secara mengejutkan Danny Oh datang. Dia bergegas karena mendengar teriakan dari rumah Yeo Wool.

Begitu memeriksa ke luar Danny bertemu Sim Ae Soon, ibu-ibu pekerja Ashbun Town House yang memang terlihat tidak menyukai Yeo Wool, berada di sekitar lingkungan tersebut.

Malam itu Ae Soon dibawa ke kantor polisi, sedangkan Yeo Wool untuk sementara tidur di penginapan. Danny Oh yang masih khawatir, mengantar mereka sampai penginapan dan membelikan beberapa makanan serta keperluan lain.

Pagi harinya Yeo Wool kaget karena mendapati Yi Chan tidak bicara dan bereaksi apa-apa. Menurut dokter Yi Chan mengalami guncangan yang membuat psikologisnya terganggu.

Yeo Wool tak bisa membendung kesedihannya mengingat banyak hal yang sudah dilalui Yi Chan. Saat mencuri waktu untuk menangis diam-diam, Danny melihatnya dengan iba. Yi Chan pulang dari rumah sakit tapi anak itu masih tidak mau bicara. Yeo Wool memperbaiki semua kerusakan sekaligus memasang CCTV tersembunyi di rumahnya.

Yeo Wool kembali ke kantor polisi sebagai pengacara Do Young yang turut dimintai keterangan terkait hubungan Chef Jung dan Doh Jin Sol. Sementara itu Ae Soon belum mau buka mulut terutama soal motif yang melatari tindakannya. Dari catatan polisi, Sim Ae Soon ternyata pernah didakwa atas kasus pembakaran dan pembunuhan suaminya 20 tahun lalu.

Dia dipenjara 15 tahun dan bebas bersyarat. Sang putri yang waktu kejadian berusia `12 tahun disebutkan kabur dari rumah. Menguping pembicaraan dua detektif tersebut, Yeo Wool menugaskan Danny menyelidiki latar belakang Sim Ae Soon. Untuk sementara ini dia menunda kepindahannya ke Seoul sampai Yi Chan membaik.

Na Yoon mengajukan kesepakatan damai pada Yeo Wool untuk Ae Soon dengan alasan mengasihaninya. Di tempat berbeda Ji Soon dan Alex Comer bertemu.

Mereka membahas pergantian pimpinan yayasan yang nantinya bisa mengembalikan semua kerugian Ji Soon. Menurut Alex, Yeo Wool akan meninggalkan Jeju setelah wasiat Ji Yong dan gugatan yayasan untuk kompensasi ditetapkan.

Yeo Wool menerima hasil penyelidikan Danny dan mendapati foto lama putri Ae Soon. Dia lalu meminta Danny untuk menyelidikinya. Ae Soon sendiri dibebaskan karena Yeo Wool menyetujui untuk berdamai. Hari itu Yeo Wool bertemu Alex Comer untuk membatalkan pendaftaran kematian suaminya.

Yeo Wool juga bertemu Na Yoon guna membicarakan perihal wasiat Ji Yong untuk melaporkan kematianya. Selain itu Yeo Wool pun kembali bertemu Ae Soon.

Wanita itu menyarankan Yeo Wool untuk segera meninggalkan Jeju sebelum hal buruk terjadi karena ada seseorang yang sedang mengawasinya. Pelaku pelemparan batu di rumah Yeo Wool ternyata juga bukan dia.

Malam harinya Yeo Wool kehilangan ponsel lama Ji Yong. Dia juga heran dengan posisi foto keluarga yang berulang kali berubah. Untuk menjawab penasarannya, dia memeriksa CCTV tersembunyi dan kaget melihat seseorang di ruangan itu. Di telepon, Danny mengatakan jika dia memasang aplikasi pelacak dan mata-mata di ponsel lama Ji Yong.

Saat diperiksa, ponsel itu masih ada di rumah Yeo Wool. Yeo Wool pun coba meneleponnya. Telepon lama Ji Yong terdengar berdering tapi suaranya berasal dari balik dinding. Malam saat Yi Chan berteriak, rupanya dalam keadaan setengah sadar Yi Chan melihat sosok sang ayah, JI Yong, di dalam rumah.

Sementara itu Danny yang sudah ada di kediaman Yeo Wool memeriksa dinding dan terkejut mendapati pintu rahasia ada di balik salah satu lemarinya.

Yeo Wool memeriksa ke dalam bersama Danny dan menemukan ruangan rahasia berisi banyak monitor yang menampilkan ruangan-ruangan di dalam rumah; seseorang bersembunyi di sana dan memonitor semua kegiatan Yeo Wool dan Yi Chan.

Episode 11

Episode 11

Yeo Wool dan Yi Chan untuk sementara mengungsi ke rumah Danny. Yeo Wool meminta Danny tidak ikut campur tapi dia tak mau mundur dan malah berniat mencari tahu siapa pelakunya. Keesokan harinya dengan bantuan teknisi Yeo Wool berhasil mencopot CCTV tersembunyi dan menutup ruangan rahasia itu.

Setelah terus mangkir dari panggilan kepolisian, Ji Soon langsung ditemui oleh Detektif Koo, tapi wanita itu lagi-lagi berkelit hingga gagal diinterogasi. Dari rekannya, Detektif Koo mengetahui kalau suami Ji Soon, dokter Lee Jung Woo, melakukan kesalahan dalam prosedur sedot lemak hingga menyebabkan pasiennya meninggal.

Sementara itu Yeo Wool dan Yi Chan sudah kembali ke rumah. Yeo Wool kaget melihat salah satu gambar Yi Chan yang tampak menyeramkan. Dia lalu coba bertanya tapi Yi Chan terlihat masih trauma. Di sekolah Yi Chan masih memisahkan diri dari teman-temannya. Danny memberinya sebuah peluit yang bisa dipakai jika Yi Chan membutuhkannya.

Para orangtua hari itu kaget karena pimpinan baru pengganti Doh Jin Sool adalah Na Yoon. Sebagian besar tak menyukainya. Dengan percaya diri yang tinggi Na Yoon sengaja menemui Yeo Wool di ruangannya. Dia merasa di atas angin karena tak sekadar mendapat rumah sebagai wasiat dari Ji Yong, melainkan yayasan.

Na Yoon juga memperolok status Yeo Wool sebagai pasangan sah Ji Yong. Lebih lanjut Na Yoon memecat Yeo Wool sebagai penasihat hukum sekolah dan bersiap menuntutnya atas kerugian investasi yayasan.

Na Yoon sendiri sebenarnya masih bingung mengapa Ji Yong memberinya posisi itu, tapi Alex Comer memintanya bersabar, menunggu agar semuanya lebih jelas. Selama itu dia akan mendukungnya.

Ji Soon kembali mengingat percakapannya dengan Alex Comer sebelum pengumuman pemimpin baru. Dia tak habis pikir mengapa wanita simpanan akan jadi pemimpin sekolah. Malam itu Ji Soon menawari Alex dua pilihan, masuk penjara karena penipuan dan penggelapan atau bekerjasama dengannya.

Ji Soon memutuskan menangani masalah sekolah, termasuk pemindahan hak operasi yayasan ke  Grup WanChai, ‘pemain’ kasino dan real estate asal Hongkong. Sementara itu Danny berhasil menemukan bahwa Alex Comer lah yang ‘memesan’ ruang bawah tanah itu ke pihak konstruksi.

Yeo Wool kaget mendengarnya. Untuk lebih yakin, saat acara pelantikan Na Yoon, Danny akan menyelinap ke ruangan Alex dan mencari barang bukti.

Malam itu Ji Soon bertemu dengan WanChai Group yang diwakili oleh Maggie Chen (Jung Young Joo). Mereka membahas pemindahan hak manajemen yayasan dengan investasi bersama. Maggie Chen dengan cepat menyetujuinya. Pada malam pelantikan Na Yoon, Danny Oh ditangkap Detektif Koo karena pemalsuan identitas.

Sebelum itu dia berhasil menyimpan alat pelacak di mobil Alex. Dia juga memberi Yeo Wool kode masuk ke ruangan Alex. Yeo Wool segera bersembunyi ketika mengetahui Alex akan masuk ke ruangannya. Ternyata dia bersama seseorang. Dari dalam lemari Yeo Wool mendengar dan menyaksikan hal yang sangat mengejutkan.

Episode 12-13

Episode 12-13

Ji Yong mengincar dana investasi dari Maggie Chen untuk yayasan yang kini dipimpin oleh Na Yoon. Sementara itu Yeo Wool masih berada di dalam lemari, melihat dan mendengar semua rencana Ji Yong. Cerita berlanjut ketika anggota polisi menemukan obat yang diduga membunuh Doh Jin Sool di rumah Danny.

Ternyata botol itu Danny temukan di kediaman Yeo Wool. Yeo Wool yang sudah mendapatkan bukti dari ruangan Alex akan membuktikan bahwa Alex lah pelaku pembunuhan Doh Jin Sool sebenarnya. Yeo Wool kembali masuk ke ruangan bawah tanah yang misterius di rumahnya. Dia mencari sesuatu dari rekaman CCTV.

Sementara itu berita kebangkrutan Do Young sudah diketahui ibu-ibu yang lain. Do Young semakin shock karena setelah menjual rumah pada Maggie Chen diam-diam, suaminya meninggalkan tunggakan sejumlah 1 Milyar Won. Di tempat lain Na Yoon diminta menandatangani kesepakatan investasi dengan Maggie Chen oleh Alex.

Selesai berurusan dengan Na Yoon, Alex dikejutkan oleh telepon dari Yeo Wool yang terang-terangan membuka semua rahasianya, termasuk pembunuhan Doh Jin Sool dan fakta bahwa Ji Yong masih hidup.

Yeo Wool menemui Detektif Koo dan memberinya rekaman CCTV yang membuktikan Danny tidak bersalah atas kematian Doh Jin Sool, melainkan Alex.

Alex sendiri meresmikan kerjasama Maggie Chen dan Ji Soon yang berinvestasi pada yayasan. Setelah menerima uang dari Ji Soon, Alex pun pergi. Yeo Wool sendiri mengatakan pada Na Yoon bahwa Ji Yong masih hidup. Dia meminta wanita itu segera keluar dari perangkap Ji Yong tapi Na Yoon tidak peduli dan menganggap Yeo Wool hanya cemburu.

Yeo Wool lantas mendapat informasi kalau Alex sedang berada di bandara karena akan kabur ke Hongkong. Na Yoon sedang merasa bahagia karena Ji Yong, melalui Alex, memberinya sebuah mobil.

Perasaan Na Yoon semakin tidak terbendung karena Ji Yong tanpa terduga meneleponnya dan mengajak bertemu. Sementara itu Danny dan Detektif Koo gagal menangkap Alex karena ketiadaan surat perintah.

Di sisi lain Ji Soon yang sudah ada di bandara, bersiap pergi dengan anak-anaknya dikejutkan oleh telepon dari sang suami, Lee Jung Woo, yang mengatakan telah membunuh seseorang. Di tempat berbeda Na Yoon tak sabar menunggu pertemuanya kembali dengan sang suami sebelum sebuah mobil menghantamnya.

Yeo Wool segera ke rumah sakit setelah mendapat telepon dari 911 yang menghubunginya melalui ponsel Na Yoon. Ketika sedang menunggu operasi bersama Ae Soon, ponsel Na Yoon berbunyi. Yeo Wool menyadari kalau pelakunya adalah Ji Yong setelah mendengar suaranya dari seberang telepon.   

Ji Soon yang mengetahui Guru Rachel tewas di tangan suaminya akan membereskan semua. Bersama asistennya yang setia, Ji Soon mengubur mayat Rachel, tapi seseorang terlihat merekamnya.

Di sisi lain operasi Na Yoon berjalan lancar tapi cederanya cukup parah. Yeo Wool menyalahkan dirinya atas peristiwa ini beruntung ada Danny yang menguatkannya.

Detektif Koo mencurigai Yeo Wool atas peristiwa kecelakaan Na Yoon. Dia meminta Danny bekerja sama. Rupanya Detektif Koo memang punya dendam pribadi terhadap Ji Yong sehingga sangat obsesi menangkap Yeo Wool.

Yeo Wool memberi tahu Danny kalau Ji Yong masih hidup, tapi dia tidak bisa menemukan berkas yang dapat membuktikannya. Di sisi lain Rachel yang tidak ada kabar berhari-hari mulai menarik perhatian sekolah. Sementara itu Lee Jung Woo terus mengurung dirinya di kantor. Dia tersiksa oleh rasa bersalahnya.

Yeo Wool berhasil mengambil rekaman camera dashboard milik mobil Na Yoon pemberian Ji Yong. Ji Yong tampak menemui Maggie Chen, tetapi menggunakan nama Kevin. Yeo Wool sendiri memeriksa rekaman camera dashboard milik mobil Na Yoon dan mendengar percakapan antara dua orang itu sebelum Na Yoon kecelakaan.

Tanpa diduga malam itu Yeo Wool mendapati Na Yoon siuman. Dia bergegas mengabari Ae Soon yang sedang ada di kamar mandi rumah sakit. Saat itulah Ji Yoong datang dan melepas respirator yang membuat Na Yoon meninggal dunia.

Episode 14-15

Episode 14-15

Setelah berhasil mendapatkan berkas kerjasama antara yayasan dan Maggie Chan, Yeo Wool bersama Danny coba mengorek informasi dari supir truk yang menabrak Na Yoon tapi gagal karena supir itu menolak bicara yang sebenarnya.

Meninggalnya Na Yoon memudahkan Ji Yong menguasai semua investasi karena hak warisan diberikan pada pasangan sah; dan di Hongkong, pasangan sah Na Yoon adalah Kevin Hwang atau Ji Yong itu sendiri.

Sementara itu wali murid HSC heboh karena yayasan akan diambil alih oleh Maggie Chan pasca tewasnya Na Yoon. Di sisi lain Yeo Wool berusaha membatalkan transfer dan membekukan rekening yayasan serta mengembalikan investasi dari Maggie Chan. Upaya Yeo Wool memancing Ji Yong keluar pun berhasil. Lelaki itu meneleponnya untuk meminta bertemu.

Yeo Wool mengabarkan itu pada Danny. Walau sudah dilarang Danny tak akan membiarkan Yeo Wool pergi menemui Ji Yong sendirian. Yeo Wool menyerahkan berkas kerjasama Maggie Chan dengan yayasan pada Detektif Koo sebagai bukti untuk kasus kematian Na Yoon.

Di sisi lain Yeo Wool juga menuntut Ji Soon yang terlibat dalam kerjasama ilegal tersebut. Dalam keadaan terpojok Ji Soon harus menerima kabar kalau suaminya, Lee Jung Woo, akan menyerahkan diri ke kantor polisi dan bertanggung jawab atas perbuatannya membunuh Rachel.

Sementara itu saat hendak menemui Ji Yong, Yeo Wool diculik. Danny berhasil mengetahui posisi terakhir wanita tersebut melalui aplikasi mata-mata yang sudah dia pasang diam-diam di ponsel Yeo Wool.

Yeo Wool terlihat berada di atas yacht di tengah laut dalam keadaan pingsan, tangan dan kaki terikat. Untuk pertama kalinya Yeo Wool kembali bertemu lagi dengan Ji Yong.

Ji Yong menjelaskan semua dan terlihat sangat marah karena Yeo Wool ikut campur. Yeo Wool berusaha membujuk Ji Yong menyerahkan diri dan mengembalikan uang yang dia terima tetapi lelaki itu kadung menaruh dendam dan tak punya cara lain untuk tetap hidup.

Ji Yong mengancam Yeo Wool agar melanjutkan kerjasama lalu melanjutkan pernikahan mereka. Tak ingin nyawanya terancam, Yeo Wool memilih mengikuti perintah Ji Yong. Danny yang sudah ada di dermaga terus mengikuti sinyal yang dikirim ponsel Yeo Wool. Ji Yong sendiri menceburkan Yeo Wool ke laut setelah mendapatkan yang dia mau.

Sejurus kemudian Ae Soon menikamnya dari belakang lalu menyelamatkan Yeo Wool. Terbangun di rumah sakit Danny menjelaskan bahwa yang menyelamatkannya adalah Ae Soon.

Danny marah dengan sikap gegabah Yeo Wool menemui Ji Yong sendirian. Ji Yong sendiri kembali hilang sedangkan Ae Soon dilepaskan dari penyelidikan atas penikaman yang dia lakukan.

Di kantor polisi Ji Soon akhirnya berhasil menghindarkan suaminya dari dakwaaan apa pun. Dengan cerita yang direkayasa dan kekuatan keluarga Ji Soon, Jung Woo dilepaskan begitu saja. Sementara itu pihak sekolah yang sedang mengampanyekan Sekolah Bersih menemukan ganja di loker milik putra Ji Soon, Lee Jun Mo.

Lee Jun Mo membeberkan fakta mengejutkan pada polisi bahwa dia mengonsumsi ganja karena stress sebab ayah tirinya telah membunuh Rachel dan sang ibu, Ji Soon, mengubur jasadnya.

Di tempat berbeda Ji Yong yang ternyata berhasil kabur ke Hongkong kaget dan kecewa karena uang yang akan dia ambil sudah lebih dulu ditarik oleh Hwang Na Yoon; Na Yoon masih hidup.

Hari itu Yeo Wool dan Na Yoon pergi ke kantor polisi menyerahkan uang investasi dan berencana memakai uang tersebut untuk mengembalikan sebagian kerugian yang disebabkan perusahaan Ji Yong.

Di saat bersamaan alarm kebakaran sekolah berbunyi. Danny yang sedang mengajar olahraga mengevakuasi murid-murid termasuk Yi Chan. Sejurus kemudian Jae In menyadari adiknya itu hilang.

Episode 16

Episode 16

Ji Yong membawa kabur Yi Chan dan meminta Yeo Wool menemuinya di taman hiburan, tempat ketiganya pernah menghabiskan waktu bersama.

Dibantu kepolisian, Na Yoon dan Danny, Yeo Wool pergi ke sana dan menyimpan berkas yang dibutuhkan Ji Yong di loket tiket yang tutup. Ji Yong mempermainkannya karena setelah mendapat berkas tersebut Yi Chan tak kunjung diserahkan.

Ji Yong malah memerintahkan Yeo Wool menaiki biang lala agar dia bisa kabur. Saat berusaha kabur, Na Yoon menemuinya. Mendengar kejujuran Ji Yong bahwa dia tak pernah mencintai Na Yoon, wanita itu sangat emosional dan coba menyerangnya tapi Ji Yong tetap berhasil kabur.

Ji Yong yang sudah mendapatkan uang, menemui seseorang dan menaiki sebuah yacht dengan orang tersebut. Tak lama senyum dan kebahagiaannya berubah kematian karena Maggie Chen memerintahkan orang tersebut membunuh Ji Yong. Sementara itu Danny terus membantu Yeo Wool mencari Yi Chan ke seluruh area permainan. Hingga suara peluit terdengar dari kejauhan.

Danny yang menghadiahkan peluit tersebut kepada Yi Chan langsung menyadarinya. Yi Chan akhirnya berhasil ditemukan. Di sisi lain Ji Soon memutuskan bertanggungjawab atas kejahatannya.

Dia menolak bantuan dari keluarga atau asisten pribadi yang setia. Do Yoong juga memutuskan kembali ke Seoul. Dia menolak ajakan Chef Kim untuk kembali menjalin hubungan dan tetap tinggal di Jeju.

Sementara itu Na Yoon dan Jae In pindah ke Hongkong, meninggalkan Ae Soon sendirian. Yeo Wool menjalani hari dengan membuka firma hukum di Jeju. Dia membantu Ae Soon dan ibu-ibu pencari ikan yang bermasalah dengan orang-orang curang.

Karirnya di HSC sebagai penasihat hukum juga kembali lancar. Danny sendiri juga tetap di Jeju, menyibukkan diri sebagai pelatih surfing dan bekerja untuk Yeo Wool.

Mengingatkan pada Drama Sky Castle (2018)

Mengingatkan pada Drama Sky Castle

Dari episode 1 dan 2 drama High Class (2021), premisnya mengingatkan pada drama fenomenal Sky Castle (2018). Ia mengawali ceritanya dengan perjalanan seorang single parent bernama Song Yeo Wool mendaftarkan anaknya, An Yi Chan, bersekolah di sekolah bergengsi. Dianggap tidak selevel, ibu-ibu dan anak-anak di sana mengucilkan keduanya. Tanpa alasan spesifik, mereka membenci Yeo Wool.

Perlakuan-perlakuan diskriminatif diterima olehnya sejak hari pertama. Di episode 1, konflik sudah ditampilkan. Drama ini tidak buang waktu untuk membuat penontonnya tertarik dan penasaran lebih jauh dengan jalan ceritanya. Alurnya tidak bertele-tele dan menjanjikan.

Setelah mengenalkan para karakternya, pada episode 1 dan 2, kamu juga mendapat clue-clue yang mencurigakan. Ia seperti potongan puzzle yang akan membawa Yeo Wool pada fakta besar dan mengejutkan di depan sana sekaligus membawa penonton pada rasa penasaran dan ingin mengikuti episode selanjutnya.

Karakter Utama Seorang Wanita Kuat

Karakter Utama Seorang Wanita Kuat

Dari dua episode pertama drama High Class (2021) hal yang membuat cerita semakin ‘hidup’ adalah karakter utamanya. Kamu gak akan menemukan wanita lemah yang tertindas oleh mayoritas, melainkan sosok ibu yang kuat dan sangat menyayangi serta percaya pada putranya. Dia juga wanita yang berani dan pintar.

Karakternya mengimbangi karakter lain yang menyebalkan. Siap-siap saja kesal dengan keculasan mereka dan keberanian Yeo Wool dalam melawan.

Selain karakter yang kuat, terdapat karakter yang bikin penasaran. Nonton episode 1 dan 2 kamu pasti curiga sekaligus penasaran dengan tokoh Hwang Na Yoon, ibu dari Hwang Jae In. Pada salah satu scene ekspresinya berubah ketika melihat foto mendiang ayah Yi Chan, suami Yeo Wool. Rahasia tentangnya jadi materi yang menarik untuk diikuti.

Anak-anak Menggemaskan

Anak-anak Menggemaskan

Berlatar Pulau Jeju, sinematografi High Class (2021) episode 1 dan 2 sangat cantik. Scene di sekolah pun diambil secara presisi sehingga berhasil menampilkan kemegahan sekolah elit tersebut. Di antara yang cantik-cantik itu, para pemain anak-anak yang dilibatkan di drama ini tak kalah cantik. Mereka menggemaskan dengan kepintarannya.

Ada Jang Sun Yool yang bermain sebagai Yi Chan, lalu ada Park So Yi sebagai Hwang Jae In. Keduanya diketahui sudah beberapa kali terlibat dalam proyek drama atau film. So Yi sendiri sukses berperan dalam film Pawn (2020) dan Deliver Us From Evil (2020), sementara Sun Yool pernah terlibat dalam drama Missing: The Other Side (2020).

Hwang Na Yoon Semakin Mencurigakan

Hwang Na Yoon Semakin Mencurigakan

Kemunculan karakter Hwang Na Yoon seperti angin segar bagi Yeo Wool dan anaknya, Yi Chan karena kerap diganggu dan dikucilkan oleh ibu-ibu lain. Di episode sebelumnya, Na Yoon benar-benar seperti penyelamat bagi mereka berdua. Pada episode 1 dan 2, karakter Na Yoon sebenarnya sudah mulai mencurigakan. Dia sempat terkejut ketika melihat lockscreen ponsel milik Ji Hong, tapi sikapnya belum terlalu mengusik.

Di episode 3 High Class (2021), sikap Na Yoon malah semakin mencurigakan. Dia tertegun melihat foto keluarga Yeo Wool dan menjatuhkannya. Scene ini sebenarnya agak kurang masuk akal, karena Yeo Wool tidak bereaksi apa pun melihat Na Yoon memecahkan foto keluarganya.

Dia tidak diperlihatkan curiga sama sekali. Alurnya juga agak maksa, seperti sengaja diselipkan untuk menumbuhkan rasa penasaran penonton saja.

Yeo Wool Memegang Rahasia Do Young

Yeo Wool Memegang Rahasia Do Young

Pada episode 3 ini ada yang menarik dari Yeo Wool dan Do Young. Konflik mereka berkembang semakin sengit dan panas. Terutama karena Yeo Wool memergoki selebritas itu berselingkuh. Sayang, Yeo Wool masih belum tahu dia berselingkuh dengan siapa. Ini jelas akan jadi materi di episode-episode mendatang.

Kekuatan Yeo Wool di episode ini juga semakin tampak karena alih-alih minder setelah diperlakukan buruk di sekolah, dia justru mendekati Do Young. Setelah dibuka dengan flashback saat dia kehilangan suaminya, kita bisa sama-sama melihat sudah sejauh apa Yeo Wool berjalan melalui hal-hal berat di hidupnya. Pantas jika karakternya digambarkan setegar itu.

Rahasia Danny Oh dan Doh Jin Sol Bikin Penasaran

Rahasia Danny Oh dan Doh Jin Sol Bikin Penasaran

Selain rahasia Na Yoon yang bikin negative thinking, episode ini juga menyiratkan adanya rahasia lain yang siap mengejutkan. Rahasia yang dimaksud adalah rahasia antara Danny Oh dan ketua yayasan Doh Jin Sol. Kemunculan Danny di episode sebelumnya tidak terlihat mencurigakan, tapi di episode 3, kesan terhadapnya berubah.

Dia mendadak jadi guru baru, padahal tak punya pengalaman mengajar. Dialognya dengan Jin Sol juga terdengar ganjil, seolah mereka merencanakan sesuatu. Kira-kira apakah Danny diminta untuk melindungi Yeo Wool dan Yi Chan atau justru sebaliknya? Perkembangan hubungan antara mereka menarik diikuti!

Danny Semakin Mendekati Yeo Wool

Danny Semakin Mendekati Yeo Wool

High Class (2021) episode 4 tidak hanya menampilkan perselisihan dan ketegangan antara Yeo Wool dengan ibu-ibu kelas atas yang gak mau kalah. Bumbu-bumbu manis antara Danny dan Yeo Wool juga turut disuguhkan. Danny sepertinya mulai menjalankan tugas dari Doh Jin Sol.

Lelaki itu mulai sering mendekati Yeo Wool dan bersikap baik serta menyenangkan. Interaksi yang tipis-tipis antara keduanya di satu sisi terasa manis tapi di sisi lain bikin overthinking.

Terutama karena di episode lalu dia terlihat berada di tim yang sama dengan Jin Sol untuk memanfaatkan Yeo Wool. Satu lagi yang mencurigakan darinya adalah, apakah mungkin dia ternyata detektif swasta yang disewa Yeo Wool? 

Rahasia Lama Ji Soon dengan An Ji Yong

Rahasia Lama Ji Soon dengan An Ji Yong

Setelah mendesak Do Young untuk bercerita rahasia sebenarnya antara dia dan mendiang suami, Yeo Wool jadi tahu bahwa Ji Soon lah yang sebenarnya sempat dekat dengan Ji Yong. Di episode ini diceritakan bahwa Ji Soon dan Ji Yong menjadi dekat setelah terlibat bisnis bersama. Terdapat scene flashback yang memperlihatkan kedekatan antara mereka berdua.

Namun, petunjuk kedekatan mereka hanya sampai situ. Ji Soon malah tampak heran dan seperti tidak memiliki ikatan emosional saat Yeo Wool menyebut nama suaminya.

Secara sederhana Ji Soon tidak terlihat mencurigakan, tapi tunggu dulu karena kita kembali dibuat bingung sebab ternyata bunga yang dikirim ke rumah Yeo Wool dibeli dari toko milik Ji Soon. Nonton episode 4 High Class (2021) siap-siap dibikin ragu dan curiga di banyak tempat!

Ditutup dengan Plot Mengejutkan

Ditutup dengan Plot Mengejutkan

Gong yang membuat episode 4 High Class (2021) semakin penuh tipu-tipu ada di bagian penutup. Kamu akan menemukan bahwa di drama ini tidak ada karakter yang benar-benar bisa dipercaya kecuali Yi Chan dan ibunya. Sebenarnya petunjuk bahwa Na Yoon adalah karakter yang mencurigakan, sudah ditampilkan dari dua episode lalu.

Dia memperlihatkan ekspresi berbeda ketika melihat ponsel Ji Yong terjatuh. Dia juga memecahkan bingkai foto keluarga Yeo Wool beserta suami dan putranya. Namun, plot yang mengungkap fakta bahwa Na Yoon adalah karakter yang berbahaya untuk Yeo Wool dan Yi Chan tetap saja mengagetkan dan mengecewakan.

Persahabatan mereka yang serasi, Yi Chan dan Jae In yang akrab dan saling menemani, terlalu manis untuk dirusak oleh plot-nya. Nonton episode mendatang rasanya akan lebih deg-degan karena tahu Yeo Wool ada dalam bahaya saat dekat dengan Na Yoon.

Yeo Wool yang Semakin Tangguh

Yeo Wool yang Semakin Tangguh

Episode 5 High Class (2021) alurnya semakin padat dan bikin gregetan. Na Yoon mulai ambil keputusan untuk diam-diam menyerang Yeo Wool dan bersekongkol dengan Ji Soon. Di saat bersamaan, Yeo Wool justru membuat kesepakatan yang lebih penting dan besar dengan ibu Jun Hee itu.

Setelah banyak menerima perlakuan tidak menyenangkan, di episode ini Yeo Wool tampak semakin tangguh. Dia sudah mulai bisa membalik-balikkan keadaan, dari yang semula merugikan jadi menguntungkan untuknya. Jika di episode lalu kita melihat Yeo Wool banyak diam dan bingung serta dimanfaatkan, kali ini sedikit demi sedikit keadaan mulai berubah.

Nonton episode 5 rasanya jadi tambah kagum dengan karakter Yeo Wool! Dia wanita yang cerdas dan luar biasa tangguh! Dicuekin satu sekolah masih tetap percaya diri dan yakin! Dalam keadaan hampir kalah Yeo Wool bisa memanfaatkan keadaan dan kelemahan lawan bukan hanya selamat tapi berhasil membalasnya.

Namun, apakah dia siap menghadapi rahasia-rahasia besar dan bahaya di depan sana? Apakah Yeo Wool masih bisa sepercaya diri dan cerdas seperti sekarang?

Rahasia Antara Yeo Wool dan Na Yoon Mulai Terbuka

Rahasia Antara Yeo Wool dan Na Yoon Mulai Terbuka

Memasuki episode 6, High Class (2021) semakin panas! Alur cerita bertambah seru dan hubungan antara Yeo Wool dan Na Yoon juga mulai berkembang.

Sudah cukup akrab-akrab dan pura-puranya di beberapa episode lalu, karena di episode ini rahasia Na Yoon yang disimpan dari Yeo Wool akhirnya terbongkar. Insting wanita, di sini Yeo Wool, memang gak bisa dibohongi apalagi beberapa petunjuk bantu mengarahkannya.

Adu akting dua karakter utama wanita di episode ini, Cho Yeo Jeong dan Park Se Jin, patut dipuji. Mereka marah dengan cara yang berbeda. Ekspresi Se Jin sebagai Na Yoon terlihat lebih menggebu-gebu karena berhadapan dengan seseorang yang diyakini sebagai pembunuh suaminya.

Sementara Yeo Jeong tetap dengan karakternya yang tenang sekalipun dia tidak kalah shock menerima fakta tersembunyi tentang suaminya. Hal yang bikin penasaran untuk menunggu episode selanjutnya adalah istri pertama Ji Yong sesungguhnya serta rahasia-rahasia lain yang menunggu untuk terungkap.

Yeo Wool Terjebak di Teka-Teki Lain

Yeo Wool Terjebak di Teka-teki Lain

Belum selesai dengan rahasia mengenai masa lalu suaminya dan Na Yoon, di episode ini Yeo Wool dihadapkan dan terjebak pada teka-teki baru yang merugikan.

Yeo Wool seperti masih belum paham situasi berbahaya yang sedang dihadapinya. Dia bertindak cukup naif di episode ini. Kekesalan nonton episode tujuh High Class (2021) berlanjut saat melihat tingkah Na Yoon yang mencurigakan.

Pada episode tujuh, karakter Ji Soon juga terlihat tidak bisa disepelekan. Dia memiliki kekuatan untuk melakukan apa pun yang bisa mengancam musuh dan menguntungkannya.

Rahasia Doh Jin Sol yang berhasil dia ketahui lah yang membawa Yeo Wool berada di posisi yang tidak menguntungkan sekarang ini. Identitas mengenai siapa pelaku yang menjebak Yeo Wool membuat episode selanjutnya semakin menarik diikuti!

Orang-orang Mencurigakan Atas Kematian Doh Jin Sol

Orang-orang Mencurigakan Atas Kematian Doh Jin Sol

Buntut dari kematian Doh Jin Sol di episode tujuh, membuat alur di episode delapan jadi penuh teka-teki dan prasangka. Beberapa karakter terlihat mencurigakan sebagai pelaku, di antaranya Chef Jung dan Alex Comer.

Pada cuplikan di awal episode, diperlihatkan sekilas bahwa orang yang berada di ruangan Jin Sol dan mengambil USB Danny, adalah seorang pria yang memakai setelan jas.

Di akhir episode, terdapat pula cuplikan yang memperlihatkan seorang pria mengawasi segala aktivitas Yeo Wool di rumah. Sutradara sengaja menyimpan dua cuplikan tersebut sebagai pembuka dan penutup episode delapan untuk memunculkan persepsi dan rasa penasaran penonton.

Harapan untuk Yeo Wool

Harapan untuk Yeo Wool

Selain dibuat penasaran dengan alur yang memancing kita untuk menebak-nebak, episode ini juga mempertontonkan hubungan Danny Oh dan Yeo Wool yang mulai berkembang. Danny akhirnya membuka rahasia bahwa klien yang menugaskannya menyelidiki Yeo Wool adalah Doh Jin Sol. Danny melepaskan dirinya dari tugas Doh Jin Sol lalu menawarkan bantuan pada Yeo Wool.

Kehadiran Danny di antara orang-orang bermotif jahat di sekitar Yeo Wool, layaknya penyegaran. Danny jadi harapan, bahwa Yeo Wool tidak akan sendirian menghadapi rahasia yang rumit dan membahayakannya. Chemistry antara dua karakter ini gak kalah bikin penasaran; kelanjutan perkembangan hubungan mereka di episode mendatang menarik ditunggu!

An Ji Yong Kembali ‘Muncul’

An Ji Yong Kembali ‘Muncul’

Karakter Yeo Wool sepertinya tidak boleh istirahat barang sehari, karena selesai dengan masalah satu, pasti akan muncul masalah baru. Di episode 9, masalah yang muncul, tepatnya kejutan yang muncul di hadapannya tak kalah dramatis dibanding episode kemarin.

Setelah membuat penonton prihatin karena melihat Yeo Wool dipenjara, kali ini alur cerita High Class (2021) membuat kita kembali merasakan kesedihan yang dialami Yeo Wool.

An Ji Yong kembali ‘hadir’ di hidup wanita kuat itu lalu memunculkan kegelisahan baru. Menariknya bagian ini disuguhkan bersamaan dengan beberapa teka-teki, seperti foto keluarga Yeo Wool yang berubah posisi hingga munculnya orang asing di rumah mereka.

Mengikuti serial High Class (2021) rasanya gak perlu berasumsi apa pun, karena tiap episodenya ada saja plot twist. Di antara itu semua, interaksi Yeo Wool dengan Danny Oh yang tipis-tipis di episode 9 ini kembali menyiratkan harapan bahwa Yeo Wool masih memiliki seseorang di luar dirinya untuk diandalkan.

Namun, apakah Yeo Wool bisa menerima Danny dalam membantu dan melindunginya atau tetap pada sikapnya yang tegas dan mandiri? Perkembangan hubungan keduanya membuat High Class (2021) episode mendatang semakin menarik diikuti.

Kejutan Besar di Rumah Yeo Wool

Kejutan Besar di Rumah Yeo Wool

Untuk episode kedua yang tayang di minggu ini, yaitu episode 10, High Class (2021) sukses besar membuat banyak penonton terkejut sekaligus ikut merasa was-was.

Alurnya semakin penuh dengan rahasia dan kebingungan yang menumpuk, terutama dari sudut pandang Yeo Wool. Di episode ini Yeo Wool, dibantu Danny Oh, menemukan ruangan misterius di bawah rumahnya, berikut dengan monitor-monitor yang mengawasinya.

Sebenarnya di beberapa episode ke belakang, potongan-potongan adegan yang memperlihatkan seseorang sedang mengawasi Yeo Wool secara diam-diam sudah ditampilkan.

Hanya ketika akhirnya terungkap, apalagi ternyata dia ada di bawah rumah Yeo Wool, scene tersebut tetap bikin kaget, gak nyangka sekaligus memancing banyak pertanyaan lainnya. Benarkah Ji Yong selama ini masih hidup seperti yang dilihat Yi Chan? Lalu apa mengapa dia melakukan itu pada Yeo Wool dan Yi Chan?

Usaha Danny Oh Tunjukkan Perhatian

Usaha Danny Oh Tunjukkan Perhatian

Episode 10 High Class (2021) coba mengimbangi ketegangan dan beban Yeo Wool dengan menghadirkan Danny Oh, yang mulai lebih banyak menunjukkan perhatiannya. Screentime antara karakternya dan Yeo Wool lebih banyak dibandingkan episode lalu. Bukan hanya scene yang semakin banyak tapi interaksi mereka cukup berkembang di episode ini.

Danny yang semula sebatas klien, mulai memasuki dan ‘ikut pusing’ dengan permasalahan hidup Yeo Wool yang penuh rahasia dan misteri. Danny juga tidak segan-segan menunjukkan perhatiannya. Sesederhana menyimpan makanan dan keperluan lain di balik pintu, sudah terasa manis sekali, terutama karena ia diselipkan di tengah-tengah konflik yang melelahkan bagi Yeo Wool.

Kejutan yang Semakin Besar untuk Yeo Wool

Kejutan yang Semakin Besar untuk Yeo Wool

Nonton drama High Class (2021) memang harus siap dengan kejutan-kejutan baru di setiap episodenya. Kali ini, pada 5 episode menjelang tamat, kamu akan mendapat kejutan karena Na Yoon ditunjuk menjadi pemimpin yayasan yang baru. Plot-nya tidak tertebak karena memang tidak ada petunjuk mengenai hal itu. Karakter Na Yoon semakin menguras emosi karena merasa sudah menang di atas Yeo Wool.

Kejutan di episode 11 tak hanya datang dari keputusan Alex menunjuk Na Yoon sebagai kepala yayasan yang baru. Di bagian akhir sesuatu yang lebih besar untuk Yeo Wool menunggu. Kejutan yang tak terlalu mengejutkan itu, yaitu kemunculan Ji Yong, seperti membuka mata Yeo Wool untuk lebih waspada dan memikirkan langkah selanjutnya.

Karakter Yeo Wool semakin menarik karena pada preview episode 12 dia tampak rasional dan tidak terbawa emosi mengetahui suaminya masih hidup. Di episode ini Interaksinya dengan Danny Oh juga masih menyenangkan untuk diikuti; sikap dan perhatian Danny pada Mama Yi Chan jadi semacam oase di tengah intrik penuh siasat.

Obsesi Gila Ji Yong

Obsesi Gila Ji Yong

Menuju tiga episode terakhir, High Class (2021) pertontonkan alur yang semakin gila dengan memunculkan Ji Yong, karakter yang disebut-sebut sudah meninggal di episode pertama. Suami dari Yeo Wool dan Na Yoon itu bukan sekadar ‘hidup lagi’ melainkan untuk membuat masalah baru. Kejutan d awal episode 12 ditutup dengan adegan memilukan yang menimpa Na Yoon.

Kegilaan Ji Yong lanjut ke episode 13 ketika dia tanpa belas kasihan membunuh Na Yoon. Sejak awal karakter Ji Yong memang menjadi antagonis utama di drama High Class (2021); dia merepotkan Yeo Wool bahkan setelah kematiannya. Di antara semua kegilaan Ji Yong di dua episode ini, karakter Yeo Wool tak kalah menarik perhatian.

Yeo Wool konsisten dengan ketenangannya, tidak emosional sekalipun mengetahui suami yang dia cintai ternyata masih hidup. Dia bahkan menunjukkan kebaikan hati dengan turut mengkhawatirkan Na Yoon dan menjaga Jae In.

Dibantu Danny yang mulai semakin menunjukkan ketertarikannya, sampai episode 13 Yeo Wool tidak melakukan sesuatu yang gegabah. Penasaran mengikuti Yeo Wool mengungkap kebusukan Ji Yong? Tunggu di episode mendatang!

Pertemuan Yeo Wool dan Ji Yong untuk Pertama Lagi

Pertemuan Yeo Wool dan Ji Yong untuk Pertama Lagi

High Class (2021) memasuki babak-babak terakhir setelah perjalanan panjang yang penuh teka-teki dan rahasia. Perlahan Yeo Wool berhasil membuka teka-teki dan rencana jahat suaminya satu per satu.

Khusus pada episode 14, scene yang bisa jadi paling dinantikan akhirnya terjadi: Yeo Wool kembali bertemu lagi dengan Ji Yong setelah satu tahun berlalu, setelah berita kematian Ji Yong membuatnya kesulitan.

Pertemuan Yeo Wool dan Ji Yong disajikan dengan plot yang rasanya sudah bisa ditebak; kita hanya menunggu kapan Ji Yong akan membunuh Yeo Wool, sama seperti dia menewaskan Na Yoon tanpa belas kasih. Meski begitu pertemuan antara suami istri itu tetap terasa emosional. Akting Kim Nam Hee yang bisa berganti ekspresi per sekian detik saat bicara dengan Yeo Wool sangat mengesankan.

Aktor yang ikut main dalam Sweet Home (2020) tersebut berhasil membawakan karakter seorang suami yang kehilangan hatinya, kehilangan akal sehatnya dan putus asa karena uang.

Hanya, ada bagian yang kurang karena bagaimana bisa Ae Soon ada di tengah laut dan menyelamatkan Yeo Wool tidak ikut disajikan. Akan lebih masuk akal jika Danny yang menyelamatkannya.

Namun, kemunculan Ae Soon bagaimana pun menyumbang emosi di bagian tersebut. Ini berkaitan dengan scene flashback yang memperlihatkan masa lalu Na Yoon yang ternyata membunuh ayahnya untuk menyelamatkan Ae Soon, ibunya. Dendam Ae Soon pada Ji Yong yang telah membunuh putrinya seperti terlampiaskan di episode 14 ini.

Kemunculan Na Yoon Kembali

Kemunculan Na Yoon Kembali

Lanjut di episode 15, sebuah plot twist ala-ala drama Makjang turut dipertontonkan oleh High Class (2021). Mengingatkan pada The Penthouse (2021), yaitu ketika karakter yang diceritakan sudah tewas ternyata masih hidup, kemunculan Na Yoon di episode ini lumayan mengejutkan.

Sayangnya, lagi-lagi kita tidak dapat visualisasi mengapa hal tersebut bisa terjadi; bagaimana Na Yoon bisa meyakinkan Ji Yong bahwa dirinya sudah meninggal malam itu?

Pada episode 15 perkembangan hubungan antara Yeo Wool dan Na Yoon justru lebih menarik daripada penasaran bagaimana Na Yoon bisa ‘hidup’ kembali. Yeo Wool menunjukkan kebesaran hatinya, begitu pula Na Yoon yang sudah sangat menyadari kebodohannya karena percaya pada Ji Yong.

Kembalinya Na Yoon dari kematian tak kalah emosional, apalagi scene saat dia bertemu Jae In dan Ae Soon yang akhirnya tak lagi dia hindari.

Dengan alur yang ditampilkan di episode 1 dan 1, High Class (2021) sangat menjanjikan. Beberapa kejutan yang bikin penasaran tidak disimpan di akhir-akhir, melainkan sudah sejak episode pertama. Rahasia besar di belakang sana, menunggumu untuk terungkap. Bikin gak sabar untuk nonton episode selanjutnya!

Akhir Tragis untuk Ji Yong, Bahagia untuk Yeo Wool

Akhir Tragis untuk Ji Yong, Bahagia untuk Yeo Wool

High Class (2021) sampai juga di episode terakhir. Perjalanan Yeo Wool yang menegangkan dan berat, selesai dengan bahagia sebab dia bisa kembali memeluk Yi Chan yang di episode lalu dilarikan Ji Yong. Episode terakhir High Class (2021) rasanya campur-campur, ada emosi antara kemarahan dan keharuan.

Scene yang menampilkan kejahatan Ji Yong menguras emosi dan membuat geram. Kim Nam Hee berakting meyakinkan sebagai lelaki brengsek yang hanya mementingkan diri sendiri.

Begitu pula Cho Yeo Jeong dan Jang Sun Yool yang sukses menyampaikan emosi ibu dan anak yang saling menyayangi. Scene saat Yeo Wool dan Yi Chan kembali bertemu di taman hiburan, lalu Yi Chan yang bisa bicara lagi, membuat berair mata.

Akting Jempolan Para Pemainnya

Akting Jempolan Para Pemainnya

Kemampuan akting para pemain drama High Class (2021) salah satu yang wajib diapresiasi selain plot-nya. Bukan hanya aktor dewasa seperti Cho Yeong Jeong dan Kim Nam Hee, melainkan juga aktor-aktor cilik seperti Jang Sun Yool sebagai Yi Chan dan dan Park So Yi sebagai Jae In, semuanya menampilkan performa terbaik.

Keberadaan mereka membuat alur drama High Class (2021) terasa lebih realistis sebagai drama dengan tema keluarga dan masalahnya. Di tengah-tengah alur yang penuh kemarahan dan tegang, kemunculan mereka yang menggemaskan dan pintar mengubah suasana jadi sedikit tenang dan hangat.

High Class (2021) menutup ceritanya dengan menyenangkan; semua orang mendapatkan yang pantas didapatkan, semua orang memilih bertanggung jawab dan memulai bahagia dengan sejujur-jujurnya.

High Class
Rating: 
3.2/5

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram