bacaterus web banner retina

Sinopsis dan Review Drama Korea High Class (2021)

Ditulis oleh Reisa Caroline - Diperbaharui 24 September 2021

Setelah 2017 lalu menelurkan drama Missing 9 yang dibintangi Jung Kyung Ho dan Baek Jin Hee, di tahun ini Ahsbun kembali mengarahkan kemampuannya menyutradarai drama dengan latar kehidupan kaum elit Korea Selatan beserta rahasia-rahasianya. Drama yang dimaksud berjudul High Class (2021). Secara premis, ia mengingatkan kita pada drama Sky Castle (2018), yaitu tentang para orang tua yang terobsesi menyekolahkan anaknya di sekolah bergengsi.

Dibintangi Cho Yeo Jung, Kim Jee Soo, Park Se Jin dan Ha Joon, drama ini sudah menggelitik dengan banyaknya petunjuk yang mengarah pada satu rahasia besar sejak episode awal. Sebanyak 16 episode, kamu akan dibawa pada cerita penuh intrik kaum atas dan keberanian serta kejujuran seorang wanita single parent dalam membela diri dan anaknya.

High Class (2021) menambah panjang daftar drama Korea bertema sekolah elit dan ambisi orang tua. Seperti apa lengkapnya? Simak ulasannya berikut ini!

  • Tahun Rilis: September 2021
  • Genre: Drama, Thriller, Mystery
  • Sutradara: Ashbun
  • Pemeran: Cho Yeo Jung, Kim Jee Soo, Park Se Jin, Ha Joon
  • Jumlah Episode: 16

Sinopsis

Yeo Wool mendaftarkan putranya, Yi Chan, untuk ikut dalam seleksi penerimaan siswa baru di sekolah bergengsi bernama HSC International School. Dia datang karena menerima undangan yang ternyata dikirim oleh dewan redaksi sekolah atas permintaan mendiang suaminya.

Hari-hari pertama di sekolah sungguh berat karena Yeo Wool dan Yi Chan mendapat diskriminasi dari yang lain. Kehadirannya di sana seperti mengusik sebuah rahasia. Seperti apa lengkapnya? Simak sinopsis dan review episode 1 dan 2 drama High Class (2021) berikut ini!

Episode 1-2

Episode 1-2

Song Yeo Wool (Cho Yeo Jeong) bersama putranya, An Yi Chan (Jang Sun Yool) pergi ke Jeju untuk mendaftar dan ikut wawancara masuk sekolah di HSC International School, salah satu sekolah elit dengan banyak pretasi yang diisi oleh orang-orang bergengsi. Cha Do Young (Kong Hyun Joo) juga membawa putranya, Kwak Si Woo (Seo Yoon Hyuk) untuk mengikuti wawancara serupa.

Berbeda dengan Yeo Wool, Do Young tampil mencolok dengan topi besarnya. Dia berhasil menarik perhatian para wali yang hadir hari itu. Namun, dia tidak berhasil mengesankan Nam Ji Soon (Kim Ji Soo) seorang CEO yang ikut mendaftarkan anak keduanya, Lee Jun Hee (Kim Ji Yu) di sekolah tersebut setelah anak pertamanya juga bersekolah di sana. Yeo Wool melempar senyum pada Do Young tapi wanita itu mengacuhkannya.

Saat Nam Ji Soon mengambil snack dan minuman ringan, dia menyapa Yeo Wool yang kebetulan juga ada di sana. Ji Soon merasa tidak asing dengan wanita itu. Tak lama Do Young menghampiri mereka. Yeo Wool coba ramah tapi Do Young tetap dengan sikapnya yang angkuh. Waktu wawancara orang tua murid pun tiba.

Do Young ternyata seorang selebritas yang merupakan istri seorang CEO dari perusahaan game. Dia mendaftarkan anaknya di sana karena tak ingin menyekolahkannya di sekolah negeri. Sebagai seorang yang tenar dia harus menjaga reputasi serta rumor-rumor tidak berguna. Selain itu alasannya menyekolahkan Kwak Si Woo di HSC International School karena sekolah tersebut berisi orang-orang yang satu level dengannya.

Kali ini tiba giliran Ji Soon yang diwawancara. Suaminya adalah seorang dokter sedangkan dirinya manajer hotel. Dia juga ibu dari Lee Jun Mo (Choi Bo Geun), Ketua Osis yang duduk di kelas 9. Anak pertamanya terkenal pintar di sekolah, oleh karena itu dia tak segan mendaftarkan Lee Jun Hee di sekolah yang sama. 

Setelah beberapa orang tua selesai diwawancara, Yeo Wool mendapat gilirannya. Dibanding Do Young dan Ji Soon, dia lebih fasih berbahasa Inggris dan tak membutuhkan jasa translator. Yeo Wool adalah seorang pengacara yang sedang mencari pekerjaan karena alasan pribadi. Sebelumnya, sang putra, Yi Chan, bermasalah di SD-nya yang lama.

Dia terlibat insiden dengan Se Joon, salah satu temannya hingga membuat dia terluka. Yi Chan menolak meminta maaf karena tidak melakukan kesalahan. Yeo Wool percaya pada pernyataan putranya, Yi Chan sebelumnya kesal karena Se Joon mengatakan ayahnya meninggal tahun lalu karena ulah sang ibu.

Yeo Wool menemukan undangan dari HSC International School di atas mejanya. Sebelum memutuskan sesuatu Yeo Wool pergi berkonsultasi. Dari sana dia mengetahui jika syarat masuk HSC sangat berat dan ketat. Apalagi jika tidak punya koneksi dan semacamnya.

Pasalnya HSC tidak hanya menerima siswa yang pintar tapi juga kaya karena biaya sekolahnya saja mencapai 100 Juta Won/tahun. Sehingga untuk dapat diterima, butuh dukungan yang kuat dari banyak hal. Yeo Wool lantas mencari tahu pada pihak HSC siapa yang mengirim undangan tersebut.

Menurut pengakuan salah satu pekerjanya, sudah cukup lama HSC tidak mengirimkan undangan pada siapa pun. Hari pengumuman tiba, Kwak Si Woo, putra Do Young ternyata belum bisa diterima. Dia masuk dalam daftar tunggu penerimaan. Ji Soon coba mengonfirmasi ke pihak sekolah dan akan menghubungi Ketua Dewan Direksi.

Yeo Wool pindahan tepat saat mereka mengadakan pesta. Do Young sudah ingin marah-marah tapi Ji Soon menahannya. Dia ingin mencari tahu lebih dulu hubungan apa yang dimilikinya dengan Ketua Dewan Redaksi. Yeo Wool tinggal di rumah yang sudah disiapkan almarhum suaminya untuk Yi Chan.

Pada hari upacara penerimaan siswa baru, ibu Se Joon datang menyelamati Ji Soon. Dia kaget melihat Yeo Wool ada di sana. Dia lalu mengatakan hal buruk tentangnya. Wanita itu mencari masalah dengan mengancam akan menyebarkan ulah Yi Chan di sekolah yang lama, tapi begitu Yeo Wool balik mengancam, dia berteriak dengan mengatakan kalau Yeo Wool membunuh suaminya. Semua yang datang langsung tertuju pada Yeo Wool dan mulai mencibir.

Yi Chan main petak umpet bersama teman-temannya. Dia bersembunyi di sebuah loker, tapi seseorang menguncinya dari luar. Anak-anak tak ada yang peduli dan menyadarinya kecuali Hwang Jae In (Park So Yi). Yeo Wool panik mencari putranya setelah acara selesai. Beruntung dia menemukannya. Saat berhasil mengeluarkan Yi Chan dari loker, Yeo Wool melihat tulisan Welcome di kaca.

Dalam keadaan kehujanan Yeo Wool bingung mencari kunci mobilnya. Dalam keadaan kalut karena Yi Chan juga kedinginan, dia meminta pertolongan, beruntung Hwang Na Yoon (Park Se Jin), ibu dari Hwang Jae In, memberinya tumpangan. Berita terkuncinya Yi Chan di loker menyebar di sekolah.

Area loker kini diamankan dengan garis pengaman. Tulisan Welcome lagi di sana sudah hilang tapi Yeo Wool menemukan jepit rambut. Dia juga sadar jika area tersebut dilengkapi CCTV. Pada hari Yi Chan bermain petak umpet, anak itu ternyata memergoki Do Young sedang berselingkuh dengan seseorang di toilet sekolah.

Wanita itu lalu mengejarnya dan dia pula yang mengunci loker Yi Chan. Sayangnya area tersebut adalah titik buta, tidak terekam oleh CCTV. Pihak sekolah coba menenangkan Yeo Wool. Ketua Dewan Redaksi, Doh Jin Sol (Woo Hyun Zoo), menemuinya dan meminta maaf serta menjamin tak akan terulang lagi. Dari obrolan keduanya ternyata mendiang ayah Yi Chan, An Ji Yong (Kim Nam Hee), punya hubungan baik dengan yayasan.

Dia terlibat dalam pendirian, donor dan investasi HSC International School. Ji Yong juga yang meminta Jin Sol mengirim undangan untuk anaknya. Selain karena mending ayahnya, Yi Chan diterima karena berpotensi. Nilai bahasa Inggris Yi Chan masih di bawah rata-rata kelas, staf menyarankan Yi Chan untuk les tambahan dan meminta bantuan pada murid lain. Kebetulan murid yang ditunjuk, yang sebelumnya sudah dicocokan adalah Hwang Jae In.

Dalam perjalanan pulang, Yeo Wool mampir ke pantai dan berjalan-jalan. Sayang dia terjatuh hingga basah kuyup. Seorang pria menawarinya handuk tapi ditolak. Pria yang diketahui bernama Danny Oh (Ha Joon) itu tersinggung dan memaksa memberikan handuknya lalu pergi melanjutkan aktivitas selancarnya.

Yeo Wool meminta ibu Hwang Jae In untuk memasukkannya ke dalam grup obrolan kelas. Ji Soon berpura-pura menyambutnya karena dia yakin Yeo Wool tidak akan bertahan lama di sekolah tersebut. Di rumahnya Yeo Wool menemukan sebuah ponsel. Dia kesulitan membukanya karena tidak mengetahui password dari ponsel tersebut.

Hari itu Yeo Wool mengunjungi Ashbun Town House untuk kepentingan rumahnya. Salah satu tenaga kebersihan bernama Sim Ae Soon (Seo Jung Yeon) tiba-tiba menghampirinya dan menyayangkan keputusan Yeo Wool membawa Yi Chan pindah ke Jeju. Dia bicara sendiri sambil melihat Yeo Wool dengan tatapan aneh.

Pulang dari sana Yeo Wool mampir ke toko alat-alat selancar. Dia kembali bertemu dengan Danny yang sama-sama sedang berbelanja. Hari itu Yi Chan tampak lesu, ternyata dia tidak diajak bermain oleh teman-temannya. Yi Chan dikucilkan. Untungnya ada Jae In yang bersedia main dengan Yi Chan. Yeo Wool terkejut melihat ibu Jae In karena dia adalah wanita yang memberinya tumpangan beberapa waktu lalu. 

Ibu Jae In, Hwang Na Yoon, ternyata baru kembali ke Korea dari Hongkong enam bulan lalu. Dia punya galeri dan hanya hidup berdua dengan Jae In. Na Yoon merasa tidak cocok dengan ibu-ibu tadi dan situasi semacam tadi. Mereka terlalu banyak bicara dan berkumpul setiap hari. Yi Chan dan Jae In langsung akrab dan bersenang-senang, begitu pun dengan kedua ibunya.

Saat Yeo Wool sibuk mengambil ponselnya, ponsel yang dia temukan di rumah terjatuh. Na Yoon yang melihat ada foto mendiang Ji Yong di sana, tiba-tiba berubah ekspresi. Esok harinya di sekolah anak-anak diminta memperkenalkan keluarganya pada teman-teman. Saat giliran Yi Chan maju, Kwak Si Woo mengolok-oloknya karena Yi Chan tidak punya ayah. Anak itu tak henti mengganggu Yi Chan dengan kata-kata kasar.

Hari itu Yi Chan dituduh merusakkan drone milik Kwak Si Woo. Do Young menggebu-gebu menyerang Yi Chan dan ibunya. Yi Chan tahu siapa pelakunya tapi dia tidak mengatakan itu. Tak lama Na Yoon dan Jae In datang ke ruangan lalu mengakui bahwa drone itu rusak oleh putrinya.

Si Woo juga dinilai bersalah karena membawa benda seperti drone ke sekolah. Yeo Wool lalu meminta Do Young meminta maaf pada Yi Chan karena sudah menuduhnya dan mengungkit masa lalu.

Yeo Wool menjalani hari yang berat tapi Na Yoon bersedia membantu dan menemaninya. Seperti Yi Chan dan Jae In, mereka berteman akrab. Di sekolah, Jin Sol mengingatkan kepala sekolah Han Gun Young (Lee Jung Yeol) agar tak ada insiden seperti tadi karena Yi Chan menjadi perhatian yayasan.

Saat sedang menidurkan Yi Chan, Yeo Wool mendapat paket berisi sebuket bunga. Di dalamnya terdapat pesan berisi ‘You’re Not Alone’. Dia langsung mengira Na Yoon yang mengirimnya, tapi ternyata bukan. Yeo Wool kembali memeriksa notes kecil itu dan di belakang You’re Not Alone tadi terdapat ‘Aku mengawasimu.’

Yeo Wool gelisah lalu membuangnya. Sesaat kemudian ponsel yang dia temukan di rumahnya beberapa waktu lalu mendapat pesan berisi ucapan selamat datang, tapi pesan itu juga menyebut Yeo Wool sebagai pembunuh. Semakin penasaran, Yeo Wool mencari apa pun yang bisa dijadikan petunjuk.

Sampai kemudian dia menemukan pamphlet dengan gambar Do Young di sana. Yeo Wool lalu memeriksa foto profil kontak Do Young dan mendapati dia memakai jepit rambut yang sama dengan yang dia temukan di depan loker tempat Yi Chan terkunci.

Mengingatkan pada Drama Sky Castle (2018)

Mengingatkan pada Drama Sky Castle

Dari episode 1 dan 2 drama High Class (2021), premisnya mengingatkan pada drama fenomenal Sky Castle (2018). Ia mengawali ceritanya dengan perjalanan seorang single parent bernama Song Yeo Wool mendaftarkan anaknya, An Yi Chan, bersekolah di sekolah bergengsi. Dianggap tidak selevel, ibu-ibu dan anak-anak di sana mengucilkan keduanya. Tanpa alasan spesifik, mereka membenci Yeo Wool.

Perlakuan-perlakuan diskriminatif diterima olehnya sejak hari pertama. Di episode 1, konflik sudah ditampilkan. Drama ini tidak buang waktu untuk membuat penontonnya tertarik dan penasaran lebih jauh dengan jalan ceritanya. Alurnya tidak bertele-tele dan menjanjikan.

Setelah mengenalkan para karakternya, pada episode 1 dan 2, kamu juga mendapat clue-clue yang mencurigakan. Ia seperti potongan puzzle yang akan membawa Yeo Wool pada fakta besar dan mengejutkan di depan sana sekaligus membawa penonton pada rasa penasaran dan ingin mengikuti episode selanjutnya.

Karakter Utama Seorang Wanita Kuat

Karakter Utama Seorang Wanita Kuat

Dari dua episode pertama drama High Class (2021) hal yang membuat cerita semakin ‘hidup’ adalah karakter utamanya. Kamu gak akan menemukan wanita lemah yang tertindas oleh mayoritas, melainkan sosok ibu yang kuat dan sangat menyayangi serta percaya pada putranya. Dia juga wanita yang berani dan pintar.

Karakternya mengimbangi karakter lain yang menyebalkan. Siap-siap saja kesal dengan keculasan mereka dan keberanian Yeo Wool dalam melawan.

Selain karakter yang kuat, terdapat karakter yang bikin penasaran. Nonton episode 1 dan 2 kamu pasti curiga sekaligus penasaran dengan tokoh Hwang Na Yoon, ibu dari Hwang Jae In. Pada salah satu scene ekspresinya berubah ketika melihat foto mendiang ayah Yi Chan, suami Yeo Wool. Rahasia tentangnya jadi materi yang menarik untuk diikuti.

Anak-anak Menggemaskan

Anak-anak Menggemaskan

Berlatar Pulau Jeju, sinematografi High Class (2021) episode 1 dan 2 sangat cantik. Scene di sekolah pun diambil secara presisi sehingga berhasil menampilkan kemegahan sekolah elit tersebut. Di antara yang cantik-cantik itu, para pemain anak-anak yang dilibatkan di drama ini tak kalah cantik. Mereka menggemaskan dengan kepintarannya.

Ada Jang Sun Yool yang bermain sebagai Yi Chan, lalu ada Park So Yi sebagai Hwang Jae In. Keduanya diketahui sudah beberapa kali terlibat dalam proyek drama atau film. So Yi sendiri sukses berperan dalam film Pawn (2020) dan Deliver Us From Evil (2020), sementara Sun Yool pernah terlibat dalam drama Missing: The Other Side (2020).

Episode 3

High Class Episode 3

Episode 3 High Class (2021) dimulai dengan flashback yang memperlihatkan kejadian di malam suami Yeo Wool meninggal dunia. Malam itu, Yeo Wool mengatakan kecemasannya karena tak tahu apa pun soal pekerjaan sang suami. An Ji Hong meminta istrinya untuk sabar dan tetap percaya, karena jika waktunya tiba, dia akan menceritakan semua.

Atas tragedi kematian Ji Hong, Yeo Wool turut diperiksa polisi sebagai saksi. Kematian An Ji Hong meninggalkan rahasia. Seperti kena getah, Yeo Wool diperlakukan buruk atas perbuatan sang suami yang terlibat dalam kasus penipuan dan pemalsuan dokumen. Ji Hong ternyata juga sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan Modus Investment. Menyusul berbagai kontroversi, Yeo Wool memutuskan berhenti bekerja di firma hukum.

Setelah tidak menemukan petunjuk mengenai siapa pengirim bunga misterius itu, Yeo Wool menyewa jasa detektif swasta untuk mencari tahu nomor telepon asing yang menyebutnya pembunuh. Saat mengantar Yi Chan sekolah, Yeo Wool kembali berpapasan dengan Danny Oh. Yeo Wool tidak tahu kalau Danny adalah guru olahraga Yi Chan yang baru, tapi dia sudah lebih dulu bicara yang tidak-tidak, seolah mencurigai Danny sedang menguntit atau mengikutinya.

Saat berjalan di pasar, Yeo Wool tidak sengaja bertemu Chef Jung Mi Do (Kim Jin Yeop). Dia ada di Jeju karena restoran hasil kerjasamanya dengan Do Young baru dibuka di sana. Setelah bertemu Jung, Yeo Wool menemui Do Young dan mengonfirmasi soal jepit rambut yang dia temukan saat Yi Chan terkunci di loker, tapi wanita itu mengelaknya. Do Young malah penasaran ada hubungan apa Yeo Wool dengan Jung Mi Do.

Yeo Wool bersama Na Yoon siang itu. Mereka banyak berbincang tentang kehidupan pribadi, termasuk rencana sekolah anak-anak. Na Yoon mengusulkan agar Yi Chan dan Jae In mendaftar klub olahraga yang sama. Di sekolah, Danny menghadapi Doh Jin Sol. Mereka sepertinya punya agenda tersendiri karena Danny dipekerjakan di sana bukan karena pengalaman mengajarnya, melainkan karena ada hal yang harus dia kerjakan.

Pada pendaftaran klub olahraga, Yeo Wool, Na Yoon, Do Young dan Ji Soon berada pada minat yang sama untuk memasukkan anak-anak mereka ke klub hoki es. Kebetulan pelatih dari klub tersebut adalah Danny. Selepas menunjukkan aksinya di lapangan, Danny mendapat bingkisan berupa sepasang sepatu dari Ji Soon. CEO itu ingin Danny memilih murid-murid terbaik untuk klub hoki es.

Sepulang sekolan Jae In dan Na Yoon mengunjungi rumah Yeo Wool. Na Yoon tertegun melihat foto keluarga mereka dan tanpa sadar menjatuhkannya. Pada detektif swasta yang disewanya, Yeo Wool ingin tahu hubungan An Ji Hong dan Do Young. Hari pertama latihan hoki Yi Chan terjatuh karena ulah Si Woo, Jae In membalasnya dengan menjatuhkan Jun Hee. Keributan antara Do Young, Ji Soon dan Yeo Wool tak bisa dihindarkan.

Ji Soon lalu menemui Danny dan protes dengan kejadian tadi, tapi Danny punya keputusan sendiri. Dia juga mengembalikan sepatu pemberian Ji Soon. Setelahnya Ji Soon menemui Yeo Wool dan meminta Yi Chan keluar dari klub, demi anggota yang lain. Namun, anak itu tetap ingin bermain dan berjanji tidak akan buat keributan. Keduanya juga berjanji untuk lebih kuat. Tak lama, Danny datang menyapa dan memberi semangat.

Yeo Wool menerima informasi dari detektif swasta bahwa delapan tahun lalu Do Young adalah model Wujeong Capital, tempat An Ji Hong menjabat sebagai salah satu direktur non eksekutif. Detektif itu juga mengirimkan rekaman CCTV saat acara penerimaan siswa di HSC. Dari rekaman tersebut Yeo Wool melihat Do Young mengejar Yi Chan pada malam itu.

Tanpa buang waktu Yeo Wool menemui Do Young, tapi wanita itu terlihat menuju Salon de Ae, restorannya yang baru buka. Yeo Wool lantas mengikutinya. Dia terkejut melihat Do Young bercumbu dengan seorang pria. Do Young juga kaget dan langsung memeriksa keluar. Dia mendapat Yeo Wool menunggunya.

Yeo Wool meminta Do Young menceritakan yang sebenarnya, jika tidak dia akan buka suara soal perselingkuhannya. Malam itu ternyata Do Young kehilangan jejak Yi Chan dan tidak tahu kalau dia bersembunyi di loker. Do Young juga tidak mengakui perihal kiriman bunga dan pesan misterius yang diterima Yeo Wool.

Do Young bergegas pulang setelah mendapat telepon dari Si Woo karena terjadi sesuatu yang buruk pada suaminya. Yeo Wool tiba-tiba berada di kantor polisi untuk menawarkan jasanya sebagai pengacara.

Do Young menolak tapi Yeo Wool memperlihatkan rekaman CCTV di hari penerimaan, mengingatkan perselingkuhannya serta fakta bahwa Kwak Sang Gun, suaminya, terlibat kasus memalukan. Jika Do Young bersedia, informasi yang dimiliki Yeo Wool tentangnya akan jadi rahasia. Yeo Wool sendiri masih penasaran ada hubungan apa Do Young dengan suaminya, tapi dia malah ditertawakan oleh Do Young.

Hwang Na Yoon Semakin Mencurigakan

Hwang Na Yoon Semakin Mencurigakan

Kemunculan karakter Hwang Na Yoon seperti angin segar bagi Yeo Wool dan anaknya, Yi Chan karena kerap diganggu dan dikucilkan oleh ibu-ibu lain. Di episode sebelumnya, Na Yoon benar-benar seperti penyelamat bagi mereka berdua. Pada episode 1 dan 2, karakter Na Yoon sebenarnya sudah mulai mencurigakan. Dia sempat terkejut ketika melihat lockscreen ponsel milik Ji Hong, tapi sikapnya belum terlalu mengusik.

Di episode 3 High Class (2021), sikap Na Yoon malah semakin mencurigakan. Dia tertegun melihat foto keluarga Yeo Wool dan menjatuhkannya. Scene ini sebenarnya agak kurang masuk akal, karena Yeo Wool tidak bereaksi apa pun melihat Na Yoon memecahkan foto keluarganya. Dia tidak diperlihatkan curiga sama sekali. Alurnya juga agak maksa, seperti sengaja diselipkan untuk menumbuhkan rasa penasaran penonton saja.

Yeo Wool Memegang Rahasia Do Young

Yeo Wool Memegang Rahasia Do Young

Pada episode 3 ini ada yang menarik dari Yeo Wool dan Do Young. Konflik mereka berkembang semakin sengit dan panas. Terutama karena Yeo Wool memergoki selebritas itu berselingkuh. Sayang, Yeo Wool masih belum tahu dia berselingkuh dengan siapa. Ini jelas akan jadi materi di episode-episode mendatang.

Kekuatan Yeo Wool di episode ini juga semakin tampak karena alih-alih minder setelah diperlakukan buruk di sekolah, dia justru mendekati Do Young. Setelah dibuka dengan flashback saat dia kehilangan suaminya, kita bisa sama-sama melihat sudah sejauh apa Yeo Wool berjalan melalui hal-hal berat di hidupnya. Pantas jika karakternya digambarkan setegar itu.

Rahasia Danny Oh dan Doh Jin Sol Bikin Penasaran

Rahasia Danny Oh dan Doh Jin Sol Bikin Penasaran

Selain rahasia Na Yoon yang bikin negative thinking, episode ini juga menyiratkan adanya rahasia lain yang siap mengejutkan. Rahasia yang dimaksud adalah rahasia antara Danny Oh dan ketua yayasan Doh Jin Sol. Kemunculan Danny di episode sebelumnya tidak terlihat mencurigakan, tapi di episode 3, kesan terhadapnya berubah.

Dia mendadak jadi guru baru, padahal tak punya pengalaman mengajar. Dialognya dengan Jin Sol juga terdengar ganjil, seolah mereka merencanakan sesuatu. Kira-kira apakah Danny diminta untuk melindungi Yeo Wool dan Yi Chan atau justru sebaliknya? Perkembangan hubungan antara mereka menarik diikuti!

Episode 4

High Class Episode 4

Do Young mengatakan kalau dia dan An Ji Yong sempat bertemu beberapa kali saja, terutama pada acara pesta khusus VIP. Setelah didesak Do Young mengatakan kalau Ji Soon lebih mengenal mendiang suaminya. Ji Soon dekat dengan Ji Yong karena dia ingin berinvestasi. Ji Yong sendiri terkenal sebagai investor ulung. Setelah itu keduanya jadi semakin dekat. Do Young akhirnya setuju menggunakan jasa Yeo Wool sebagai pengacara dia dan suaminya.

Dalam perjalanan pulang, Do Young menegaskan bahwa bukan dia yang mengunci Yi Chan di loker. Dia malah bercerita bahwa hidupnya yang sedang berantakan dan tak punya teman setelah di Jeju. Sampai di rumah Yeo Wool meminta detektif swasta untuk menyelidiki Ji Soon dan suaminya serta pesan-pesan yang masuk ke ponsel rahasia milik Ji Hong.

Ji Soon meminta Danny dipecat tapi keinginannya tidak semudah itu. Dia sampai menghubungi kepala sekolah tapi tetap gagal. Untuk kali pertama pula Do Young tidak mengikuti rencana Ji Soon dengan mengeluarkan Si Woo dari klub hoki es. Ji Soon kecewa dan berusaha menyabotase acara Do Young yang baru.

Danny malah menawarkan latihan tambahan untuk Yi Chan. Yeo Wool tentu senang mendengarnya. Hari itu Na Yoon belanja ke pasar dengan Jae In, tapi reaksinya berubah ketika bertemu Sim Ae Soon (Seo Jung Yeon), wanita tenaga pembersih yang bekerja di Ashbun Town House, yang juga sinis terhadap Yeo Wool.

Yi Chan akan menghadapi malam kemping yang merupakan tradisi di HSC untuk melatih kemandirian anak-anak. Ada juga bazar yang digelar di hari yang sama  Ji Soon membagi peran untuk kelas mereka dan Yeo Wool buru-buru menawarkan diri. Walau ragu Ji Soon memberi Yeo Wool tugas mengurus tas hadiah yang akan dibagikan setelah acara.

Yeo Wool dan Na Yoon lalu pergi berbelanja ke pasar tradisional untuk menyiapkan tas hadiah tersebut. Saat asyik memilih jeruk seseorang terlihat memotret mereka. Di rumah, Yeo Wool mendapat laporan dari detektif swasta bahwa ponsel suaminya adalah ponsel sekali pakai yang tidak bisa dilacak pesan-pesannya. Esok harinya Yeo Wool mengunjungi rumah Na Yoon. Mereka menyiapkan hidangan untuk isi tas hadiah. 

Hari kamping dan bazar pun tiba. Yeo Wool datang ke sekolah dengan membawa dua tas besar berisi tas-tas hadiah. Dia tampak kesulitan sampai hampir jatuh, beruntung Danny membantunya. Di ruangan sekolah, Yi Chan dan Jae In tampak sedang merapikan tenda dan barang mereka. Si Woo dan Jun Hee datang mengganggu.

Jae In mengeluarkan camilan yang dia bagi bersama Yi Chan, tapi Jun Hee ingin mencobanya. Putri Ji Soon itu ternyata menyukainya. Di area bazar, tas yang dijual Yeo Wool dan Do Young ternyata mirip tapi salah satunya palsu. Ji Soon ingin tas itu dibuang sekaligus langsung menuduh Yeo Wool sebagai pemiliknya. Namun Na Yoon menyelamatkan situasi dengan membeli keduanya.

Yeo Wool menerima informasi bahwa bunga misterius yang dikirimkan ke rumahnya adalah dari toko bunga Locanda Jeju, nama badan usaha milik Ji Soon, tapi pengirimnya tidak bisa diidentifikasi karena privasi. Yeo Wool bergegas mencari Ji Soon. Di tengah jalan dia melihat tas hadiah buatannya berada di tempat sampah.

Kue yang disantap Yi Chan, Jae In, Jun Hee dan Si Woo, ternyata salah satu isi dari tas hadiah yang dibuat Yeo Wool dan Na Yoon. Jun Hee yang sangat menyukai kue itu mencari dan menemukannya di tumpukan sampah tadi. Tanpa ragu gadis cilik itu memakannya dengan lahap.

Yeo Wool akhirnya menemukan Ji Hoon dan langsung bertanya mengapa tas hadiah buatannya ada di tempat sampah. Ji Soon tak merasa bersalah karena sudah menggantinya. Ji Soon menambahkan bahwa anaknya tidak bisa makan makanan sembarangan. Sambil menahan emosinya Yeo Wool lalu bertanya soal kedekatan Ji Soon dengan mendiang suaminya, An JI Yong.

Pembicaraan mereka terpotong ketika Si Woo mengadu kalau Jun Hee seperti kerasukan karena sudah memakan semua kue yang ada di tas hadiah. Ji Soon memaksa Jun Hee memuntahkannya karena dia menderita dermatitis atopic dan alergi. Jika sampai shock anafilaktik bisa berbahaya. Sementara itu jarak sekolah ke rumah sakit sekitar 1 jam. Untuk mendapat pertolongan pertama Jun Hee dibawa ke klinik sekolah.

Setelah diperiksa dokter klinik, Jun Hee tidak menderita alergi apa pun. Penyebab Jun Hee muntah adalah karena dia makan berlebihan secara tiba-tiba. Dokter menyarankan Ji Soo untuk memberi Jun Hee camilan sesekali karena hal yang dialami Jun Hee terjadi ketika anak-anak dilarang makan camilan.

Ji Soon lalu menampar Yeo Wool yang ikut mengkhawatirkan keadaan putrinya. Wanita itu juga mengatakan hal buruk dan akan berusaha mengeluarkan Yi Chan dari sekolah. Keluar dari ruangan Danny ternyata sudah menunggu Yeo Wool dengan sebotol minuman kaleng dingin.

Dia meminta Yeo Wool mengompres pipinya yang merah karena tamparan Ji Soon. Guru itu juga meminjaminya sapu tangan karena melihat Yeo Wool hampir menangis. Yeo Wool dan Na Yoon kembali menghabiskan waktu bersama dengan berbincang. Yeo Wool ingin tahu lebih banyak tentang temannya itu tapi Na Yoon mengatakan hal mengejutkan bahwa dia ingin membunuh seseorang. Malam itu Na Yoon ingin menginap di rumah Yeo Wool.

Di tempat berbeda, Doh Jin Sol menemui Ji Soon. Dari percakapan mereka, tampaknya Ji Soon tahu mengenai rencana penerimaan Yi Chan di HSC. Mereka, dalam hal ini yayasan dan Ji Soon harus bertahan karena masih membutuhkan Yeo Wool. Ji Soon diminta menunggu sampai masalah selesai.

Saat Yeo Wool sudah tertidur, Na Yoon berkeliling rumah. Dia mencoba gaun yang digunakan Yeo Wool pada malam penerimaan karena ternyata di malam itu dia juga memakai gaun yang sama. Dia melihat ke arah Yeo Wool dan menyebutnya pembunuh. Saat Yi Chan sembunyi di loker, ternyata Na Yoon lah yang menguncinya dan menuliskan “Welcome” di kaca sekolah.

Danny Semakin Mendekati Yeo Wool

Danny Semakin Mendekati Yeo Wool

High Class (2021) episode 4 tidak hanya menampilkan perselisihan dan ketegangan antara Yeo Wool dengan ibu-ibu kelas atas yang gak mau kalah. Bumbu-bumbu manis antara Danny dan Yeo Wool juga turut disuguhkan. Danny sepertinya mulai menjalankan tugas dari Doh Jin Sol.

Lelaki itu mulai sering mendekati Yeo Wool dan bersikap baik serta menyenangkan. Interaksi yang tipis-tipis antara keduanya di satu sisi terasa manis tapi di sisi lain bikin overthinking. Terutama karena di episode lalu dia terlihat berada di tim yang sama dengan Jin Sol untuk memanfaatkan Yeo Wool. Satu lagi yang mencurigakan darinya adalah, apakah mungkin dia ternyata detektif swasta yang disewa Yeo Wool? 

Rahasia Lama Ji Soon dengan An Ji Yong

Rahasia Lama Ji Soon dengan An Ji Yong

Setelah mendesak Do Young untuk bercerita rahasia sebenarnya antara dia dan mendiang suami, Yeo Wool jadi tahu bahwa Ji Soon lah yang sebenarnya sempat dekat dengan Ji Yong. Di episode ini diceritakan bahwa Ji Soon dan Ji Yong menjadi dekat setelah terlibat bisnis bersama. Terdapat scene flashback yang memperlihatkan kedekatan antara mereka berdua.

Namun, petunjuk kedekatan mereka hanya sampai situ. Ji Soon malah tampak heran dan seperti tidak memiliki ikatan emosional saat Yeo Wool menyebut nama suaminya. Secara sederhana Ji Soon tidak terlihat mencurigakan, tapi tunggu dulu karena kita kembali dibuat bingung sebab ternyata bunga yang dikirim ke rumah Yeo Wool dibeli dari toko milik Ji Soon. Nonton episode 4 High Class (2021) siap-siap dibikin ragu dan curiga di banyak tempat!

Ditutup dengan Plot Mengejutkan

Ditutup dengan Plot Mengejutkan

Gong yang membuat episode 4 High Class (2021) semakin penuh tipu-tipu ada di bagian penutup. Kamu akan menemukan bahwa di drama ini tidak ada karakter yang benar-benar bisa dipercaya kecuali Yi Chan dan ibunya. Sebenarnya petunjuk bahwa Na Yoon adalah karakter yang mencurigakan, sudah ditampilkan dari dua episode lalu.

Dia memperlihatkan ekspresi berbeda ketika melihat ponsel Ji Yong terjatuh. Dia juga memecahkan bingkai foto keluarga Yeo Wool beserta suami dan putranya. Namun, plot yang mengungkap fakta bahwa Na Yoon adalah karakter yang berbahaya untuk Yeo Wool dan Yi Chan tetap saja mengagetkan dan mengecewakan.

Persahabatan mereka yang serasi, Yi Chan dan Jae In yang akrab dan saling menemani, terlalu manis untuk dirusak oleh plot-nya. Nonton episode mendatang rasanya akan lebih deg-degan karena tahu Yeo Wool ada dalam bahaya saat dekat dengan Na Yoon.

Dengan alur yang ditampilkan di episode 1 dan 1, High Class (2021) sangat menjanjikan. Beberapa kejutan yang bikin penasaran tidak disimpan di akhir-akhir, melainkan sudah sejak episode pertama. Rahasia besar di belakang sana, menunggumu untuk terungkap. Bikin gak sabar untuk nonton episode selanjutnya!

High Class
Rating: 
3.2/5

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram