bacaterus web banner retina
Bacaterus / Review Film / Review & Sinopsis Film Serial I Cannot Hug You Season 2

Review & Sinopsis Film Serial I Cannot Hug You Season 2

Ditulis oleh Suci Maharani R - Diperbaharui 16 Juni 2021

Menjadi vampir yang memiliki gen lebih unggul dari yang lainnya, membuat Shi Ya dapat membunuh manusia dengan mudah. Zhi Ya takut suatu hari ia bisa membunuh Zhi Hao tanpa di sengaja seperti saat di masih kanak-kanan. Namun hal ini menjadi keuntungan bagi Cui Jun He yang menginginkan Shi Ya agar bisa mentransfer energinya untuk menghidupkan kekasihnya.

Masih mengadaptasi webtoon “unTouchable” karya Massstar, drama ini bisa kamu saksikan di Viu dan Youtube channel Caravan. Tak kalah populer dari season pertama, I Cannot Hug You Season 2 berhasil mendapatkan rating 7.6 di mydramalist.

Lalu bagaimana dengan kelanjutan hubungan Shi Ya dan Zhi Hao, apakah mereka dalam bahwa dengan adanya Cui Jun He? Berikut review dramanya!

Sinopsis

Sinopsis
  • Tanggal Penayangan: 20 November 2017 – 8 Januari 2018
  • Genre: Fantasi, Komedi, Romantis
  • Jumlah Episode: 16 Episode
  • Pemain: Xing Zhao Lin, Zhang Yu Xi, Xu Kai Cheng, Dai Jing Yao, Xin Rui Qi, Wang Rou Xue, Kele Sun
  • Sutradara: Mao De Shu
  • Produksi: Sohu TV, Lifelike Film & TV, Tongle Entertainment
  • Jaringan Penayangan: Sohu TV
  • Negara: Cina

Zhi Hao (Xing Zhao Lin) kini sudah mengetahui identitas asli Shi Ya (Zhang Yu Xi) sebagai seorang vampir. Namun hal ini tidak menghentikannya untuk tetap mencintai wanita itu dan berjanji akan terus memperjuangkannya. Sayangnya, hubungan keduanya mendapatkan penolakan keras dari keluarga Li dan Xin Ba yang ternyata masih mencintai Shi Ya.

Bersamaan dengan itu, Jiang Zhi Hao tengah menulis kisah cinta antara manusia dan vampir, berdasarkan hubungannya dengan Shi Ya. Hubungan Cui Jun He dan Zhi Hao pun semakin dekat, karena mereka bekerjasama untuk menerbitkan novel Zhi Hao. setelah berdiskusi dengan Cui Jun He, Zhi Hao pun berfikir bagaimana jika Shi Ya dalam masalah setelah menghilang secara tiba-tiba.

Zhi Hao berusaha mencari informasi mengenai Shi Ya, ia bahkan mendatangi Li Lan Xi namun ia mendapatkan penolakan. Bermodal nekat, Zhi Hao akhirnya berhasil masuk ke kediaman keluarga Li dan bertemu Shi Ya. Sayangnya, keduanya di pergoki oleh tuan Li dan dengan tegas seluruh keluarga Li menolak hubungan antara Shi Ya dan Zhi Hao.

Hingga suatu hari terjadi kecelakaan kecil di set syuting Shi Ya yang membuat manajernya Xu Qin Ran mengalami luka. Tapi dari situlah Shi Ya mendapatkan ingatan mengenai masa kecilnya yang hampir membunuh teman sekolahnya. Shi Ya yang shock akhirnya memutuskan meninggalkan Zhi Hao karena tidak ingin menyakiti apalagi membunuhnya.

Kenyataanya Shi Ya adalah vampir berdarah murni, dimana ia dapat mengkonsumsi energi manusia dalam jumlah besar hingga membunuhnya. Sebaliknya ia juga bisa mentransfer energi pada manusia dengan bantuan cincin yang dimiliki ayah Shi Ya. Di balik itu Cui Jun He ternyata memiliki niat dimana ia ingin memanfaatkan Shi Ya dan cincin itu untuk mengembalikan kekasihnya yang sudah mati.

Memanfaatkan Xin Ba yang frustasi karena tidak bisa bersama Shi Ya, Cui Jun He mulai membuat rencana untuk bisa mendapatkan Shi Ya dan cincin itu. Xin Ba yang terpengaruh mencari tahu mengenai legenda dan dimana cincin itu di simpan. Tapi ia justru menemukan fakta motif asli dibalik semua yang dilakukan oleh Cui Jun He.

Cui Jun He memulai aksi akhirnya memaksa Shi Ya untuk menghidupkan kembali kekasihnya. Tak habis akal ia mengancam akan membunuh Zhi Hao, namun berkat Xin Ba akhirnya Cui Jun He meski Zhi Hao hampir mati. Demi menyelamatkan Zhi Hao, Shi Ya memohon agar bisa melakukan ritual penyembuhan untuknya. Shi Ya rela jika ia harus sakit bahkan mati setelah mentransfer energinya asalkan Zhi Hao dapat kembali hidup.

Ceritanya Lebih Komplek dan Mendalam

Ceritanya Lebih Komplek dan Mendalam

Jika di musim pertama ceritanya terasa ringan dengan konflik yang tidak dibahas secara mendalam, hal ini berbeda di musim keduanya. Pasalnya di I Cannot Hug You Season 2 ini konfliknya lebih bervariasi tapi tetap menuju pada satu inti masalah. Saya suka bagaimana sutradara mengeksekusi cerita dari webtoon ini tanpa merubah esensi ceritanya dengan tujuan menjual.

Menyusun setiap konflik dengan sangat rapi dari awal hingga akhir dan membuka tabir di balik konflik secara perlahan. Membuat penonton dapat enjoy dan menghayati bagaimana rasanya hidup sebagai vampir kelas atas yang ternyata dapat membunuh mangsanya secara tidak sengaja. Lalu bagaimana tragisnya cinta Cui Jun He dengan kekasihnya yang sudah meninggal dan si intern super imut Cheng Mei You yang diperankan Nicky Li.

Saya tahu bagaimana sulitnya merealisasikan kisah dari webtoon ke drama bukanlah hal yang mudah. Pasalnya imajinasi dari sutradara, pemain hingga penonton terkadang berbeda sehingga pasti menimbulkan perdebatan. Harus di akui, memang ada beberapa perubahan yang dilakukan oleh sutradara Mao De Shu di dramanya.

Tapi perubahan itu tidak menyinggung esensi cerita dan tidak membuat para penonton yang sudah membaca webtoon-nya merasa kecewa. Yang membuat saya agak terkejut ada beberapa detail kecil mengenai tata ruangan, gaya pemainnya, hingga dialog yang benar-benar sama dengan webtoon. Saya rasa sutradara Mao De Shu berhasil menurunkan ego dan pemikiran pribadinya dan benar-benar mengadaptasi webtoon.

Second Love Story yang Terasa New dan Lebih Menarik

Second Love Story yang Terasa New dan Lebih Menarik

Saya tahu bahwa I Cannot Hug You adalah kisah cinta antara vampir Li Shi Ya dan Jiang Zhi Hao sang novelis. Memang di musim kedua ini juga kisah keduanya lebih berkembang dan lebih seru untuk diikuti dibanding musim pertamanya.

Tapi yang membuat saya teralihkan dari kisah kedua lead actor tersebut adalah kisah cinta tragis Cui Jun He dengan dua wanita yang memiliki nama sama Cheng Mei You. Pasalnya dua wanita ini memiliki vibes yang berbeda dan memiliki kisah cinta yang berbeda juga. Cui Jun He dengan Cheng Mei You (yang sudah meninggal) memiliki kisah cinta yang romantis dan dramatis.

Cheng Mei You yang terlihat lebih tenang dan anggun ini harus meninggal karena energinya tidak sengaja terhisap habis oleh Cui Jun He. Itulah kenapa Cui Jun He begitu merasa bersalah dan ingin mengembalikan hidup You You kembali.

Ketertarikan Cui Jun He pada peserta pencarian bakat yang nyanyiannya buruk ini berawal karena ia memiliki nama Cheng Mei You (Nicky Li). Sifat dan pembawaan Nicky sebagai Cheng Mei You disini sangat manis, berenergi dan jenaka. Ia jelas mengejar Cui Jun He dengan cara-caranya yang aneh dan tidak takut sama sekali meski sudah di gertak berulang kali.

Cui Jun He sebenarnya mulai memiliki perasaan pada Mei You, pasalnya ia tidak bisa menolak gadis kecil ini. Meski terlihat cuek dan kasar, Cui Jun He setidaknya memiliki sedikit perasaan pada intern Cheng Mei You. Saya sebenarnya berharap Cui Jun He bisa berakhir bersama Chen Mei You (Nick Li) karena keduanya terlihat bagus bersama.  

Trouble Maker yang Memang Menjadi Playmaker

Trouble Maker yang Memang Menjadi Playmaker

Di musim pertama saya sudah mengatakan bahwa Xu Kai Cheng adalah aktor favorit saya di drama I Cannot Hug You Season 1. Namun saya akan mengatakan bahwa Xu Kai Cheng adalah pilihan paling tepat sebagai Cui Jun He, selamat pada sutradara Mao De Shu. Saya akan mengatakan jika tanpa adanya Xu Kai Cheng sebagai Cui Ju He, mungkin drama ini akan terlihat membosankan.

Plotnya memang lambat, tapi berkat akting yang natural, dimana ia terlihat sangat cool, cerdik dan sedikit bengis. Xu Kai Cheng membuat kita tidak bisa menolak dirinya untuk di cintai, meski perannya disini sebagai serang antagonis. Dengan caranya sendiri, Xu Kai Cheng menghidupkan karakter Cui Jun He dengan rasa yang sama dengan di webtoon.

Saya bahkan sangat terpesona dengan akting Xu Kai Cheng di episode 15 saat ia menyandera Shi Ya. Bagaimana ia bisa merubah ketenangan menjadi rasa bersalah saat menceritakan mengenai You You. Saya sangat menyukai bagaimana ia menjadikan rasa bersalahnya menjadi emosi dan nafsu yang membuatnya jadi seseorang yang kasar dan jahat.

Saya senang bagaimana ketenangan, ketegangan dan penyesalan bisa hadir di matanya. Ia menunjukkan bahwa Cui Jun He bukanlah orang jahat, ia hanya terpaksa melakukan semua itu. Ia benar-benar menjadi playmaker yang dapat membuat semua karakter saling terhubung dengan cerita. Xu Kai Cheng benar-benar tidak ada celah, penjiwaan, emosi hingga ekspresinya sempurna.

Kesalahan Stylish, Banyak Mengulang Pakaian yang Sama

Kesalahan Stylish, Banyak Mengulang Pakaian yang Sama

Tidak ada drama yang benar-benar sempurna, begitu pula dengan I Cannot Hug You season kedua ini. Salah satunya adalah pakaian Li Shi Ya yang digunakan pada episode ke empat ini sama persis dengan pakaian di episode 5 musim pertama. Baju yang dikenakan oleh Jiang Zhi Hao di episode 4 dan 14, sudah penah digunakan di episode 4 musim pertama.

Mungkin hal ini tidak terlalu disadari oleh banyak orang, yaitu para pemainnya terlihat mengulang pakaian yang sama. Meski tidak terlihat buruk, tapi jika mengingat karakter Li Shi Ya sebagai seorang model dan berasal dari keluarga kaya hal ini seharusnya tidak dilakukan. Sepertinya stylish kurang memperhatikan detail ini, padahal pemain lainnya selalu tampil dengan gaya yang berubah-ubah.

Shi Ya dan Zhi Hao beberapa kali mengulang memakai baju yang sama di episode yang berbeda. Mungkin bagi beberapa orang, hal ini bukanlah masalah yang penting. Tapi bagi saya, salah satu hal yang membuat saya tertarik menonton drama bukan hanya cerita dan pemainnya tapi fashion-nya juga. Karena style-style dari para pemain drama ini membuat saya makin enjoy menonton dramanya.

Dari pemaparan di atas, bisa saya katakan bahwa I Cannot Hug You Season 2 lebih menghibur dibanding musim pertamanya. Di musim kedua ini sutradara terlihat lebih fokus mengembangkan cerita dan karakter pemainnya. Tapi tetap saja saya akan menyarankan untuk menonton I Cannot Hug You Season 1 dan webtoon-nya.

I Cannot Hug You Season 2
7 / 10 Bacaterus.com
Rating

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram