bacaterus web banner retina

Sinopsis dan Review Drama China Love Designer (2020)

Ditulis oleh Suci Maharani R - Diperbaharui 13 Oktober 2021

Berkarir di dunia fashion designer ternyata bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Pasalnya hal ini yang terjadi pada Zhao Fang, dimana ia mengalami banyak jatuh bangun dalam karirnya.

Tak hanya diremehkan bakatnya oleh pengusaha e-commerce bernama Song Lin. Zhou Fang juga harus berurusan dengan mantan pacar yang menipunya hingga seorang artis papan atas yang cemburu padanya.

Drama Love Designer (2020) ini dibintangi oleh salah satu artis tercantik di Cina yaitu Dilraba Dilmurat. Di sini ia berpasangan dengan aktor tampan Johnny Huang dan disutradarai oleh Shen Yang. Love Designer adalah drama yang memadukan aspek bisnis, bakat dan cinta, drama ini juga mendapatkan rating 7.8 di My Drama List.

Lalu, bagaimana Zhao Fang mengatasi setiap rintangan dan membuktikan bakatnya pada Song Lin? Jawabannya akan kamu dapatkan di bawah ini.

Sinopsis

Sinopsis

Sudah merancang hari bahagianya, Zhou Fang dikejutkan dengan sang calon suami yang ketahuan berselingkuh. Berniat menenangkan diri, Zhou Fang justru terlibat dalam kecelakaan ringan dengan seorang pria misterius. Setelah hari-hari yang berat itu, Zhou Fang kembali ke kota dan berniat untuk bekerja seperti semula.

Pemandangan di depannya sangat tidak terduga, semua barang-barang di kantornya kosong. Bahkan Zhou Fang dituntut karena masalah plagiat oleh perusahaan e-commerce ternama April Company. Ini semua ulah dari mantan kekasihnya dan ia berusaha untuk tegar. Zhou Fang mencari cara untuk mengatasi semua ini, termasuk berniat menemui CEO April Company.

Siapa sangka CEO dari perusahaan yang menuntunnya ternyata adalah Song Lin yang pernah membantunya. Sayangnya Song Lin bukan orang yang mudah, karena ia sangat tegas dan tidak profesional soal bekerja. Disibukkan dengan semua masalahnya, Zhou Fang di panggil ke sekolah keponakannya dan bertemu dengan seorang gadis bernama Song Luo.

Gadis yang arogan dan cenderung tidak sopan, tapi berkat Song Luo ia bisa bekerjasama dengan Song Lin. Pasalnya, Song Luo ternyata adik Song Lin dan anak ini hanya bisa di atasi emosi dan egonya oleh Zhou Fang. Mulai bekerjasama, hubungan bisnis ini justru berubah menjadi hubungan percintaan yang sangat rumit dan penuh masalah.

Karena Lu Na si aktris papan atas terus berusaha menekan Zhou Fang, ia mengecapnya sebagai wanita pengganggu hubungan orang. Lu Na ingin mendapatkan Song Lin, ia berusaha menyingkirkan Zhou Fang dengan cara yang rapi dan licik. Tak hanya Lu Na, hubungan Zhou Fang dan Song Lin ini juga tidak di restui oleh ibu Zhou Fang.  

Meski mencintai Zhou Fang, Song Lin adalah orang yang sangat profesional dalam bekerja. Ia tetap mengatakan bahwa bakat Zhou Fang dalam mendesain pakaian masih sangat amatir.

Bahkan cenderung meremehkan kemampuannya, tapi Zhou Fang terus berusaha. Akhirnya, ia bisa mengikuti kompetisi bagi para desainer muda yang diselenggarakan Song Lin, tapi berakhir buruk.

Demi menyelamatkan Song Lin, Zhou Fang memiliki keluar dari kompetisi dan fokus pada brandnya. Dalam waktu yang singkat brandnya berhasil menaik, tapi Song Li justru kehilangan posisi sebagai CEO.

Nasib keduanya kini terbalik, karena sekarang Song Lin yang jatuh pada jebakan Su Yu Shan. Song Lin berusaha bangkit, tapi hubungan toxic ini membuat keduanya jatuh bangun untuk menyelesaikan masalah bersama. 

Drama yang Memberikan Banyak Kejutan dan Penuh Gejolak 

Drama yang Memberikan Banyak Kejutan dan Penuh Gejolak 

Pada awal saya menonton drama Love Designer (2020) saya hanya berpikir drama ini selayaknya drama romantis komedi biasa. Kelebihannya adalah karena drama ini memiliki Dilraba Dilmurat dan Johnny Huang sebagai pemeran utamanya. Setelah saya mengikuti drama yang cukup panjang ini, sejujurnya saya menyukai drama ini.

Tapi masih dalam tahap suka bukan sangat-sangat suka, karena ada beberapa hal yang menjadi catatan di drama ini. Hal yang paling saya sukai, drama ini unexpected memberikan cerita dan alur yang penuh dengan kejutan. Pasalnya semakin banyak episode yang di tonton, bukannya membuat bosan tapi justru semakin seru.

Drama ini selalu memunculkan banyak konflik dan plot twist yang tidak terduga. Saya sempat berpikir kapan pasangan ini bisa menikmati hubungan percintaan yang normal dan layak.

Masalah yang datang dalam hubungan keduanya juga bertahap, mengikuti perkembangan hubungan mereka. Semakin kuat cinta mereka, maka semakin kuat juga rintangan dan masalah yang akan membelit mereka.

Masalah keduanya juga beragam mulai dari keegoisan masing-masing, orang ketiga, sabotase bisnis hingga restu orang tua. Terlepas dari karakter-karakter antagonis lainnya, saya lebih frustasi dengan kedua pemeran utamanya. Untungnya kemistri keduanya terlihat sangat indah dan natural, saya menikmati romance keduanya.

Premisnya yang Unik, tapi Eksekusinya Kurang Baik

Premisnya Yang Unik, Tapi Eksekusinya Kurang Baik

Love Designer (2020) bisa menjadi drama yang menyenangkan tapi masih kalah dibanding drama lainnya. Drama ini memiliki premis yang unik, yaitu membalut percintaan dengan bisnis di bidang fashion designer. Bisnis di sini tidak hanya soal para designer saja, tapi bisa merembet hingga ke dunia entertainment.

Love Designer bisa menggabungkan aspek-aspek tersebut menjadi drama yang cukup menghibur untuk ditonton. Sayangnya saya akan mengatakan, ada beberapa aspek yang tidak terceritakan dan difokuskan dengan baik. Seperti namanya Love Designer, saya merasa drama ini kurang mendalami mengenai dunia para perancang busana.

Sebagai designer Zhou Fang selalu dikatakan kurang berbakat, selain itu saya tidak melihat adanya usaha dalam peningkatan keterampilannya. Dibanding memperlihatkan gambar, lebih banyak adegan Zhou Fang memilih warna spidol. Zhou Fang ini ambisius tapi tidak digambarkan dengan baik, saya lebih suka sisi dunia bisnis ala Song Lin yang dibumbui entertainment dan rumor.

Saya jadi tahu bahwa industri e-commerce ternyata sangat ketat dalam memasarkan sebuah brand. Tidak hanya desain yang bagus, tapi barang-barang yang diluncurkan harus dalam kualitas terbaik. Adanya kompetisi layaknya acara “Project Runway” dijadikan batu loncatan untuk mencari wajah baru yang fresh di industri ini.

Kejatuhan bisnis Song Lin juga diceritakan dengan baik, bagaimana ia kehilangan kendali atas perusahaan atas sabotase dari Su Yu Shan.

Tapi yang menjadi tanda tanya, kenapa Lu Na bisa menghilang begitu saja di tengah-tengah dan kembali di akhir sebagai kilasan happy ending? Overall dramanya menarik, hanya saja kurang dibahas dalam bidang fashion designer yang seharusnya lebih diperkuat.

Durasi yang Bisa Dipersingkat dan Sudut Pandang Mengenai Menikah

Durasi yang Bisa Dipersingkat dan Sudut Pandang Mengenai Menikah

Love Designer (2020) adalah drama yang memiliki episode cukup banyak untuk ukuran drama. Setidaknya drama ini terbagi dalam 45 episode dan masing-masing episode memiliki durasi sekitar 45 menit.

Bagi saya jumlah episode untuk drama ini terlalu banyak dan melelahkan untuk ditonton. Meski dramanya memiliki alur yang menghibur, tapi bagi saya seharusnya drama ini bisa dipersingkat.

Pasalnya dibilang alurnya lambat tidak, tapi dibilang alurnya cepat juga tidak. Sepertinya penulis sangat terfokus untuk memberikan kejutan seperti plot twist dan masalah yang berlarut-larut. Terutama dalam pengembangan hubungan asmara Zhou Fang dan Song Lin. Banyak sekali pertengkaran yang tidak perlu dan masalah yang itu-itu lagi.

Masalah kepercayaan ini terus saja diulang-ulang, untungnya penulis menemukan celah lain untuk mengangkat trust issue ini. Sayangnya hal ini terkesan sia-sia, karena pada akhirnya pengembangan karakter pemerannya stuck di situ saja. Saya justru lebih menikmati hubungan toxic ala Su Yu Shan dan istrinya Lin Zhen Zhen yang diceritakan dengan simpel tapi jelas.

Bagi saya cerita yang bertele-tele ini bisa lebih dipersingkat setidaknya menjadi 25 hingga 30 episode saja. Terakhir ada pemikiran orang tua Zhou Fang mengenai perempuan harus segera menikah yang saya soroti. Jujur saja hal ini sebenarnya cukup membuat saya agak kesal, karena ibu Zhao Fang benar-benar berniat menikahkan anaknya dengan pria mapan pilihannya.

Saya tahu tujuannya agar putrinya bisa hidup dengan nyaman setelah menikah. Di sisi lain saya merasa seakan ibu Zhou Fang tidak menghargai dan memaksakan keinginannya pada sang anak. Apalagi ketika ia terus menerus memaksakan hubungan Zhou Fang dengan Huo Chen Dong, meski tahu anaknya menyukai Song Lin.

Tipikal ibu seperti ini memang sangat sering saya lihat di drama Cina, salah satunya seperti di drama The Rational Life (2021). Saya merasa bahwa sangat sulit menjadi seorang perempuan di atas usia 25 tahun tapi masih melajang. Bukan karena lingkungan, tapi karena orang tua terutama ibu yang memaksakan pernikahan pada anaknya.

Mendaftarkan nama anaknya ke berbagai ajang kencan buta tanpa sepengetahuannya, tentu mengganggu kebebasan mereka. Setidaknya biarkan mereka untuk memilih jalan yang ingin mereka tempuh sesuai keinginannya sendiri.

Saya akan mengatakan bahwa drama ini layak sekali untuk ditonton, karena memang ceritanya sangat menghibur. Tapi untuk di-rewatch seperti saya akan skip bagian ini.

Love Designer
Rating: 
3.5/5

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram