bacaterus web banner retina
Bacaterus / Review Film / Sinopsis & Review Detective Conan: Magician of The Silver Sky

Sinopsis & Review Detective Conan: Magician of The Silver Sky

Ditulis oleh Gerryaldo - Diperbaharui 10 Juni 2021

Hai para anggota detektif! Kini kembali hadir film dari anime Detective Conan berjudul Magician of The Silver Sky. Film ini merupakan film ke 8 karya komikatur Aoyama Gosho. Bekerja sama dengan rumah produksi TMS Entertainment, Aoyama memunculkan kembali kisah seru dan kasus baru yang harus dihadapi Conan cs.,

Bila biasanya tempat kejadian perkara ada di daratan, kini TKP berada sejauh 36,000 kaki di atas laut. Yak! Benar! Di pesawat komersial yang berangkat dari Tokyo menuju Hakodate, Sub-prefektur Oshima di Hokkaido. Mampukah Conan memecahkan kasus sebelum burung besi itu mendarat? Simak dalam sinopsis dan ulasannya berikut ini.

Sinopsis

Detective Conan: Magician Of The Silver Sky_Poster (Copy)
  • Tahun rilis: 2004
  • Genre: Anime, Action
  • Produksi: TMS Entertainment
  • Sutradara: Yasuichiro Yamamoto
  • Pengisi suara: Minami Takayama, Kappei Yamaguchi, Akira Kamiya

Film berdurasi 108 menit ini menceritakan tentang penjagaan ketat salah satu berlian biru bernama Jewel of Destiny milik aktris ternama Juri Maki (Keiko Toda). Juri mendapatkan surat dari si pencuri ulung misterius bernama Kaito Kid (Kappei Yamaguchi); dalam suratnya Kid mengatakan bahwa ia akan mengambil berlian biru milik Juri yang merupakan harta paling berharga bagi Juri untuk tampil di panggung.

Kogoro Mouri diutus oleh Juri. Hal tersebut lantas disambut Bahagia oleh Conan a.k.a. Shinichi Kudo yang memang doyan mendapatkan kasus untuk dipecahkan apalagi kini lawannya adalah musuh bebuyutannya, si Kid. Juri bahkan mengundang Kogoro, anggota detektif cilik, Ran dan Sonoko untuk datang melihat pentas dirinya dalam drama opera berjudul Josephine.

Kid muncul di dalam teater dan menyamar menjadi Shinichi Kudo. Ini membuat semua kaget bukan main apalagi Conan yang adalah Shinichi Kudo yang asli. Ia segera tahu bahwa Kid akan mengambil berlian itu dan aksi kejar-kejaran pun terjadi di saat yang lain sedang menyaksikan drama Josephine di teater. Conan berhasil menyelamatkan berlian tersebut.

Atas rasa terimakasih para pemain, mereka mengajak semua anggota Kogoro yang saat itu hadir di teater untuk berlibur bersama ke Hokkaido. Ran yang memanfaatkan situasi juga mengundang Eri, ibunya untuk berlibur bersama ke Hokkaido dengan alasan Kogoro tidak bisa menemaninya untuk pergi berlibur.

Mereka akhirnya lepas landas menumpang pesawat Boeing 747-300 maskapai SKY-J. Belum ada setengah perjalanan, Juri Maki yang merupakan mantan pramugari di maskapai SKY-J itu langsung menyapa kedua pilot dan kembali ke tempat duduknya.

Namun tiba-tiba Juri Maki meninggal akibat keracunan tepat setelah manager Juri yang bernama Masayo (Aya Hisakawa) menawarkan cokelat untuk beberapa penumpang. Dengan begitu, Masayo langsung dicurigai oleh semua orang. Namun tidak dengan Conan.

Conan merasa ada yang janggal dan terus mengikuti perkembangan kasusnya, ia mulai memikirkan siapa pelaku dan apa motifnya. Belum menemukan jawaban, Conan cs., kini harus menghadapi kejadian lainnya. Kedua pilot pesawat ikut keracunan padahal tidak memakan cokelat yang ditawari oleh Masayo. Ini membuat semua orang jadi sungkan menganggap Masayo adalah pelaku sebenarnya.

Pesawat kini hilang kendali tanpa pilot, Conan hanya bisa mengaktifkan auto-pilot namun pesawat tetap harus mendarat mengingat kondisi kedua pilot dalam keadaan kritis. Kedua pilot tersebut sudah tidak bisa lagi bertugas. Kini pesawat SKY-J terbang tanpa kendali dari siapapun. Beruntung ada Isao Shinjao (Shin’ichiro Miki) rekan panggung Juri yang punya keahlian menerbangkan pesawat meski tidak professional.

Berkat bantuannya, Conan sedikitnya agak terbantu. Bersama-sama mereka membuat pesawat dalam kendali lagi. Berkat bantuan Ran dan Sonoko juga mereka akhirnya bisa mendarat darurat di sebuah Pelabuhan Muroran, Hokkaido. Dan Conan juga bisa memecahkan kasus di atas langit itu dengan mudah.

Masalah Berantai

Detective Conan: Magician Of The Silver Sky_Problems (Copy)

Mungkin saya sudah pernah bilang di ulasan film Detective Conan: Countdown to Heaven sebelumnya bahwa menonton film ini rasa menonton film aksi ketimbang film dengan genre drama yang biasa digunakan untuk plot cerita detektif.

Di film ini juga, Aoyama Gosho yang bekerja sama dengan sutradara Yasuichiro Yamamoto mampu membuat banyak adegan epic yang mampu membuat para pecinta anime Detektif Conan akan menganga lebar.

Bila di Countdown to Heaven, ledakan demi ledakan muncul membuat Conan cs., dalam bahaya kini mereka harus kembali menghadapi bahaya yang tak kalah besar. Adegan yang paling saya suka adalah ketika Conan dan Shinjou mencoba mendaratkan pesawat di bandara terdekat, namun gagal karena angin kencang. Pesawat hilang kendali, menabrak beberapa kendaraan dan kehilangan 1 jet nya.

Tidak sampai di situ, ternyata saat menolong pilot keluar, salah seorang peserta rombongan Juri yaitu Toru tidak sengaja menekan tombol sistem bahan bakar pesawat yang membuat saluran bahan bakar jadi menyatu, tidak terbagi. Hasilnya saat satu jet patah, seluruh bahan bakar bocor. Membuat pesawat mau tidak mau harus melakukan pendaratan darurat.

Seperti efek domino, satu per satu masalah pun bermunculan; selain masalah bahan bakar yang bocor dan tidak memungkinkan kembali mengudara ke arah bandara, kini pesawat kebingungan mencari jalur landasan untuk melakukan pendaratan darurat.

Seluruh wilayah di bawah adalah perumahan padat penduduk, jalan berbukit, jalan tol pendek dan perairan terbuka. Wah. Semaput deh nontonnya. Meski begitu Conan cs., pintar kok. Ada saja jalan keluarnya.

Hal Tak Wajar

Detective Conan: Magician Of The Silver Sky_Impossible Thing (Copy)

Memang sih ini hanya sebuah film anime yang bisa memasukan jutaan imajinasi di dalamnya, tapi kalau ini terjadi di dalam dunia nyata. Mustahil sekali dan tidak akan mungkin terjadi. Apa saja hal tak wajar yang ada di dalam film ini dan tidak mungkin terjadi dalam kehidupan nyata?

  1. Conan yang berumur kelas 5 SD melompat ke dalam kabin pilot dan segera duduk di posisi co-pilot. Bahkan ikut untuk mengendarai pesawat berbobot ratusan ton itu. Dalam keadaan nyata, tidak ada seorang pun apalagi anak kecil yang diperbolehkan masuk ke dalam kokpit kecuali dalam keadaan darurat, itu pun orang dewasa.
  2. Pramugari di dalam film ini kesannya membiarkan banyak orang lalu lalang di kokpit entah karena kebingungan atau bagaimana tapi yang jelas dalam kehidupan nyata, pramugari yang harus bertanggung jawab. Penumpang benar-benar tidak bisa bertindak semaunya; mengingat ada protokol yang harus diikuti.
  3. Terkadang kasus pembunuhan di dalam film Detective Conan berasal dari masalah super sepele yang naasnya bergulir bak bola salju; menjadi masalah super kompleks. Dalam film ini pembunuhan sebenarnya hanya melibatkan satu orang yang membunuh akibat tidak tahan dengan ejekan Juri Maki. Namun berujung membahayakan ratusan nyawa manusia.
  4. Dengan entengnya, Kaito Kid yang menyamar sebagai Shinjao sepanjang perjalanan, membuka pintu darurat di kelas bisnis untuk ‘kabur’ dari pesawat. Ini kalau dalam dunia nyata, pintu yang dibuka dalam keadaan pesawat sedang di atas langit bisa membuat pesawat kehilangan tekanan dan semua tersedot keluar. Dalam film, pesawat tidak goyang sama sekali bahkan Sonoko masih bisa anteng pegang rambut melihat Kid terbang dari glidernya dari pinggir pintu pesawat!
  5. Kaito Kid dengan mudahnya menggiring ratusan mobil polisi untuk parkir di seluruh sudut Pelabuhan Muroran dengan alasan supaya Pelabuhan memiliki cukup cahaya untuk pesawat melakukan pendaratan darurat. Tidak semudah itu pun dalam dunia nyata.

Respon Positif

Detective Conan: Magician Of The Silver Sky_Response (Copy)

Sudah tidak heran kalau film-film Detective Conan mendapatkan respon baik dari kritikus film; baik cerita yang tayang sebagai film ataupun yang akhirnya masuk ke dalam komik. Keuntungan film Detective Conan: Magician of The Silver Sky adalah $ 28,4 juta dari seluruh penayangannya baik di Jepang dan di negara-negara lainnya. Membuat film ini menjadi film animasi dengan penghasilan tertinggi sepanjang tahun 2004

Untuk rating pun, film ini mendapatkan nilai 8,1/10 dari MyAnimeList.net dan 7/10 dari IMDb. Kalian bisa membuktikannya sendiri deh dengan menonton langsung film Detective Conan: Magician of The Silver Sky.

Selain ceritanya yang bagus, animasi yang keren dan sound yang mumpuni, cerita ini juga menjadikan cerita kedua dimana Kaito Kid muncul sebagai bintang utama setelah film sebelumnya berjudul Detective Conan: The Last Wizard of The Century.

Detective Conan: Magician of The Silver Sky
7 / 10 Bacaterus.com
Rating

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram