bacaterus web banner retina

Sinopsis dan Review Film Concrete Cowboy (2021)

Ditulis oleh Dhany Wahyudi - Diperbaharui 9 Agustus 2021

Dikirim untuk tinggal bersama ayah yang tidak begitu dikenalnya selama musim panas, seorang remaja berjiwa pemberontak menemukan hubungan kekerabatan yang erat dalam komunitas koboi warga keturunan Afrika-Amerika di Philadelphia. Concrete Cowboy adalah original film Netflix yang dirilis pada 2 April 2021 yang dibintangi oleh Idris Elba.

Sebelumnya film yang diproduseri oleh Lee Daniels ini tayang perdana di Toronto International Film Festival pada 13 September 2020 lalu. Film ini merupakan adaptasi dari novel Ghetto Cowboy karya Greg Neri yang menceritakan kisah fiktif dari Fletcher Street Urban Riding Club dan budaya urban para penunggang kuda Afrika-Amerika di Philadelphia.

Menampilkan kisah perkembangan psikologi remaja dan hubungannya dengan sosok ayah yang tidak begitu dikenalnya, apakah film ini menarik untuk ditonton? Simak review kami berikut ini.

Sinopsis

Sinopsis
  • Tahun: 2021
  • Genre: Drama
  • Produksi: Tucker Tooley Entertainment, Green Door Pictures, Lee Daniels Entertainment
  • Sutradara: Ricky Staub
  • Pemeran: Idris Elba, Caleb McLaughlin, Lorraine Toussaint

Cole adalah remaja bermasalah berjiwa pemberontak yang dikenakan sanksi oleh sekolahnya. Ibunya membawa Cole kepada ayahnya yang berada di Philadelphia. Cole yang tidak begitu mengenal ayahnya, menemukan bahwa Harp adalah seorang koboi modern yang hidupnya seperti tidak terurus tetapi disegani oleh para warga di lingkungan rumahnya.

Jiwa pemberontaknya bangkit, Cole memilih pergi dari rumah ayahnya dan menginap di istal kuda. Oleh Nessie, Cole diberikan tugas membersihkan istal dan mulai berteman dengan anggota komunitas lainnya. Cole diberi seekor kuda liar bernama Boo karena pernah menginap di kandangnya. Ayahnya sering mengajari anak-anak berkuda dan mengayomi anggota komunitas lainnya yang membuat Cole cemburu.

Karena sikap ayahnya yang berbeda kepadanya, Cole lebih banyak menghabiskan waktu malamnya dengan Smush, teman masa kecilnya yang sekarang menjadi pengedar narkoba. Smush memiliki rencana untuk mengkhianati bosnya agar memiliki penghasilan yang lebih untuk mewujudkan impiannya memiliki istal kuda sendiri di daerah lain. Awalnya mereka berhasil, hingga gelagat mereka tercium.

Sempat dipergoki oleh bossnya saat transaksi, mereka berhasil lolos karena ada polisi menghampiri. Tetapi keberuntungan tidak terulang pada malam itu, dimana Smush ditembak di dalam mobilnya oleh remaja bersepeda. Ternyata sang boss membuat sejenis sayembara untuk memburu Smush. Peristiwa itu terjadi tepat di depan mata Cole yang membuatnya shock.

Sementara itu, polisi dan pihak pemerintah kota menutup istal kuda dan membawa seluruh kuda ke penampungan dengan alasan banyak keluhan dari masyarakat tentang kebersihannya. Untuk menghormati Smush, yang awalnya adalah bagian dari komunitas, Harp dan Cole berusaha mencuri kuda milik Smush bernama Chuck untuk acara “tunggangan terakhir”.

Leroy, Sheriff kota, memergoki mereka berdua. Bukannya menangkap, justru dia membantu mereka dengan melepaskan seluruh kuda agar tidak menimbulkan kecurigaan. Keesokan harinya, acara dilangsungkan dan setelahnya istal kuda siap untuk dirobohkan. Ibu Cole datang dan menyadari jika anaknya telah tumbuh menjadi lebih dewasa dari sebelumnya.

Hanya Pengulangan Kisah Klise

Hanya Pengulangan Kisah Klise

Concrete Cowboy memiliki jalan cerita yang seolah menjadi perpaduan dua kisah klise yang sering diulang-ulang, yaitu hubungan anak dengan ayah yang awalnya renggang menjadi erat dan pertemanan dengan bandar narkoba berhati baik yang kemudian tewas tertembak. Dua tema cerita ini digelar sebagai jalan untuk memberikan pendewasaan jiwa bagi remaja pada karakter Cole.

Tidak ada yang salah dengan ceritanya dan semua disajikan dengan cukup baik serta mengikat. Kisah pertemanan berakhir tragis cukup membuat siapapun berubah setelahnya, terutama bagi Cole yang tahu niat baik Smush meski cara mencari nafkahnya dari uang haram. Cerita yang satu ini lebih menyentuh dibandingkan kisah hubungan Cole dengan ayahnya, Harp.

Harp memang tidak dekat dengan Cole selama dia tinggal disana. Harp lebih banyak menghabiskan waktu bersama rekan-rekan komunitasnya. Setelah setengah film berlalu, setelah adegan dimana Cole menjinakkan Boo yang lepas dari istal, cerita mereka mulai diungkit lagi dimana Harp menceritakan asal muasal dia menamakan putranya Cole, yang terinspirasi dari musisi John Coltrane.

Tapi rasanya adegan ini sedikit terlambat atau kurang erat karena kalah durasi dengan cerita pertemanan Cole dan Smush, sehingga terlihat tidak memberikan sesuatu yang menggugah jiwa bagi Cole dan mengubah pandangannya kepada ayahnya. Tapi kemudian menjelang akhir film, terlihat hubungan mereka sudah sangat erat, terutama setelah Smush tidak ada.

Perfoma Apik dari Para Pemerannya

Perfoma Apik dari Para Pemerannya

Concrete Cowboy memajang nama Idris Elba sebagai daya tarik, apalagi dia juga bertindak sebagai salah satu produser film ini. Tetapi fokus cerita lebih banyak berada pada karakter Cole yang diperankan dengan baik oleh Caleb McLaughlin. Mereka berdua menampilkan performa yang apik, tetapi sayangnya, chemistry ayah dan anak diantara mereka tidak terpercik dengan baik.

McLaughlin mampu menampilkan ekspresi bingung, kecewa, cemburu dan yang lainnya, tetapi ketika satu adegan dengan Elba, tidak ada sinergi yang cukup antara mereka untuk memantik sebuah chemistry. Entah apa yang kurang, meski Elba sendiri tampil cukup baik sebagai sosok yang kuat dan tegar, memiliki tujuan hidup yang jelas meski kehidupannya terlihat berantakan.

Justru rapper Jharrel Jerome yang berperan sebagai Smush tampil mencuri perhatian di setiap adegannya. Jerome yang sebelumnya pernah hadir di Netflix lewat First Match (2018) dan miniseri When They See Us (2019) ini terlihat semakin matang dalam berakting. Dia membawakan karakter Smush dengan meyakinkan dan memberikan kita wawasan baru tentang Philadelphia dalam waktu singkat.

Jerome pun berhasil meletakkan rasa simpati kita kepada karakternya dengan baik lewat selentingan kisah niatannya untuk memiliki istal kuda sendiri suatu saat nanti. Ketika dia ditembak hingga tewas dalam sebuah peristiwa yang tidak diduga, disitulah puncak emosi film ini berada, sehingga acara penghormatan terakhir ala koboi menjadi begitu memilukan.

Fletcher Street Urban Riding Club

Fletcher Street Urban Riding Club

Seperti yang sudah disinggung di atas, Concrete Cowboy mengangkat kisah fiktif dari sebuah komunitas asli yang ada di Philadelphia, yaitu Fletcher Street Urban Riding Club. Komunitas ini memiliki sejarah Panjang lebih dari 100 tahun berdirinya dalam mengusung budaya warisan leluhur mereka. Tapi penggunaan nama komunitas ini baru dipakai sejak tahun 2004.

Sebagai organisasi non-profit, komunitas ini berjuang untuk mendanai operasional mereka, terutama untuk mempertahankan istal kuda mereka di daerah Philadelphia Utara. Nafas baru bagi komunitas ini dihembuskan oleh Good Bet Trading yang mendonasikan lahan kosong di tahun 2015 dan memiliki istal kuda sendiri di Strawberry Mansion.

Kuda-kuda yang mereka pelihara dibeli dari pelelangan yang memberikan kesempatan hidup bagi kuda-kuda ini daripada ditembak mati karena dianggap sudah tidak berguna. Komunitas ini juga sering berkuda mengelilingi kota dan mengadakan balapan kuda secara rutin di Fairmount Park yang menjadi salah satu daya tarik wisata di Philadelphia.

Dalam film Concrete Cowboy, dua anggota komunitas ikut berakting, seperti yang bisa kita simak bersama ujaran mereka di akhir film, yaitu Jamil Prattis sebagai Paris dan Ivannah-Mercedes sebagai Esha. Mereka memang tidak mendapat durasi akting yang banyak, tetapi berhasil mencuri perhatian, terutama karakter Paris, penyandang disabilitas, yang menjadi mentor Cole.

Secara keseluruhan, Concrete Cowboy tidak menambah hal baru dalam khasanah perfilman, terutama karena ceritanya yang klise. Tetapi dengan akting memikat dan pengarahan yang baik dalam mengangkat sebuah komunitas yang baru kita ketahui, bisa menambah wawasan tersendiri. Dengan Metascore sebesar 67, rasanya tidak ada ruginya menonton film ini. Segera simak hanya di Netflix, ya!

Concrete Cowboy
6.5 / 10 Bacaterus.com
Rating

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram