Sinopsis & Review Film Animasi Barbie: Princess Charm School

Ditulis oleh Gerryaldo
Barbie: Princess Charm School
3
/5
PERHATIAN!
Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini.

Menjadi seorang putri merupakan impian semua para gadis di seluruh dunia; namun untuk menjadi benar-benar putri yang layak, maka para gadis harus mengemban tanggung jawab seperti menciptakan kedamaian, mencontohkan hal baik pada sesama yang kelihatannya mudah namun itu merupakan hal besar.

Baca Juga: 10 Film Hollywood Terbaik yang Diadaptasi dari Mainan

Putri tidak hanya sebagai gelar saja, hal itu juga merupakan tugas berat yang harus ditanggung karena hal itu yang bisa membuat seseorang menjadi sang putri sejati. Cerita tersebut merupakan inti dari film animasi Barbie: Princess Charm School ini. Ikuti resensi dan ulasannya dalam artikel berikut ini!

Sinopsis

Barbie Princess Charm School_Poster (Copy)

Blair Willows (Diana Kaarina) merupakan seorang gadis remaja biasa yang bekerja di sebuah kafe kecil sebagai pelayan untuk memenuhi kebutuhannya bersama Ibunya yang sakit-sakitan dan adik perempuannya yang masih kecil, Emily (Madeleine Peters). Meski hidupnya pas-pasan, Blair bahagia dengan hidup sederhananya itu.

Suatu hari ketika ia baru pulang kerja, ia kaget setengah mati karena namanya disebut sebagai seseorang yang berhasil memenangkan beasiswa untuk menjadi Lady Royal (penasehat putri) di sekolah Princess Charm yang terkenal sangat prestisi dan dihuni oleh orang-orang terpilih. 

Ia merasa tidak pernah melamar untuk mendapatkan beasiswa itu, ternyata Emily lah yang mengajukan permohonan tersebut. Mengetahui hal itu Blair jelas-jelas menolak karena hal-hal seperti itu bukanlah dirinya. Namun karena Ibunya membujuk dan melihat Emily yang ingin sekali memiliki kakak seorang putri, maka pergilah ia.

Blair akhirnya dijemput oleh kereta kencana kerajaan, bukannya senang, Blair malah ketakutan karena ini merupakan langkah besar yang tidak pernah ia pikirkan sebelumnya. Sesampainya ia di sekolah Princess Charm, Blair disambut oleh kepala sekolah bernama Alexandra Privet (Morwenna Banks) dan seekor anjing golden retriever bernama Prince.

Kepala sekolah Privet menjelaskan bahwa selama ia bersekolah di Prince Charm, ia akan mendapatkan peri yang bertindak sebagai asisten pribadi mereka. Grace merupakan peri yang ditugaskan untuk menemani Blair. Ia membawa gadis itu ke kamarnya dimana ia akan tinggal bersama dua putri lainnya.

Putri Isla yang gemar akan musik dan Putri Hedley seorang atlet yang gemar sekali berolahraga menjadi teman Blair. Setelah berkenalan dengan mereka, Blair dibawa bertemu dengan saudara ipar mendiang Ratu Isabella yakni Dame Devin (Nicole Oliver) dan putrinya yang sinikal bernama Delancy (Brittney Wilson).

Delancy dinobatkan sebagai Putri dan penguasa Gardenia yang akan diselenggarakan di upacara kelulusan sekolah. Namun sayang, Delancy sama sekali tidak bisa menampilkan dirinya layaknya putri sejati. Ia cenderung kasar, merundung dan bahkan sering sekali bermasalah dengan Blair yang sedang mencoba adaptasi.

Sebelas-dua-belas dengan Delancy, Dame Davin pun sama jahatnya. Ia seringkali menyabotase apapun yang bisa membuat Blair ‘terlihat’ di antara putri-putri lainnya karena mereka khawatir orang-orang akan lebih menyukai Blair ketimbang Delancy yang sudah susah payah menjadi calon tunggal sebagai seorang Putri Gardenia.

Saat waktu istirahat, Blair dan kedua putri lainnya sedang menjelajah istana. Di sebuah lorong potret keluarga kerajaan, mereka menemukan potret diri Ratu Isabella saat muda. Putri Isla dan Putri Hedley mengatakan bahwa Ratu Isabella sangat mirip dengan Blair. Saat keluarga Ratu Isabella mengalami kecelakaan, berita tidak memberitahu soal baby Sophia.

Lantas mereka berdua mengatakan bahwa bisa jadi Blair lah baby Sophia yang hilang. Hal itu lantas dicuri dengar oleh Delancy yang tak kalah kaget. Putri Isla dan Hedley mengatakan bahwa mahkota yang nanti dipakai di saat peneguhan putri akan bersinar apabila dipakai oleh orang yang benar-benar anggota keluarga kerajaan atau pewaris tahkta.

Blair mulai percaya karena ia ingat bahwa ia merupakan anak angkat dan Ibu angkatnya itu menemukan Blair tepat disaat waktu keluarga Ratu Isabella tewas akibat kecelakaan mobil. Blair lantas tenggelam dalam pikirannya apakah benar yang dikatakan Putri Isla dan Putri Hedley tentang dirinya dan baby Sophia?

Saat makan malam, Dame Davin mengatakan bahwa kelak saat Putrinya menjabat gelar putri, ia akan membabat habis lingkungan miskin dimana keluarga Blair tinggal untuk digantikan sebagai taman baru. Namun saat mendengar hal itu, Delancy malah jadi kecil hati, ia konflik batin karena sudah mendengar bahwa putri sebenarnya adalah Blair.

Blair sangat kecewa dengan keputusan Dame Devin dan Delancy yang tidak berkomentar apa-apa. Ia akhirnya memutuskan untuk pulang, namun saat hendak naik kereta kencana, anjing golden retriever di sekolah mendekatinya dan memberikan ia sebuah lukisan yang membuat Blair akan melawan Dame Devin.

Blair ingin menemukan mahkota kerajaan dan membuktikan bahwa ia adalah Putri Sophia bersama dengan kedua temannya. Namun Dame Davin menuduh mereka mencuri perhiasan di malam sebelum peneguhan. Ini membuat ketiganya dikurung. Namun berkat Delancy yang akhirnya berpihak pada Blair, mereka selamat.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram