Bacaterus / Review Film Barat / Sinopsis dan Review All Together Now, Drama Sarat Inspirasi

Sinopsis dan Review All Together Now, Drama Sarat Inspirasi

Ditulis oleh - Diperbaharui 22 September 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Gadis remaja yang penuh optimisme dengan musik sebagai aspirasinya harus belajar untuk menerima bantuan dari teman-temannya untuk mengatasi masalah pribadinya dan mewujudkan impiannya.

Film drama yang disutradarai Brett Haley ini berdasarkan novel berjudul Sorta Like a Rock Star karya penulis Matthew Quick yang pernah sukses dengan novel The Silver Linings Playbook.

All Together Now dibintangi oleh Auli’i Cravalho yang mengisi setiap adegan dalam film yang dirilis di Netflix pada 28 Agustus 2020 ini.

Pengisi suara Moana ini didampingi oleh aktris-aktris senior, seperti Justina Machado, Judy Reyes, dan Carol Burnett. Selain itu, ada beberapa bintang muda yang menjadi teman-temannya, seperti Rhenzy Feliz dan Anthony Jacques, Jr.

Sinopsis

All Together Now

  • Tahun: 2020
  • Genre: Drama
  • Produksi: Gotham Group, Temple Hill Entertainment, Thunderhead Pictures
  • Sutradara: Brett Haley
  • Pemeran: Auli’i Cravalho, Rhenzy Feliz, Justina Machado

Amber Appleton (Auli’i Cravalho) adalah remaja yang super sibuk. Dari pagi hingga malam, waktunya dipenuhi oleh aktifitas yang positif, termasuk mencari nafkah dan menjalani pendidikannya.

Dia menjadi relawan di panti jompo, guru les bahasa Inggris bagi ibu-ibu asal Korea, bekerja di café donat, dan tidak lupa kegiatan sekolah, yaitu belajar dan menyiapkan acara pentas seni.

Sikap optimis yang dia punya bisa mempengaruhi teman-temannya, terutama bagi Ricky (Anthony Jacques, Jr.) dan Ty (Rhenzy Feliz). Tetapi yang mereka tidak tahu ialah Amber terpaksa tinggal di bus sekolah bersama ibunya. Bahkan untuk mandi pun, Amber harus melakukannya di panti jompo sambil mengantarkan para penghuninya donat untuk sarapan.

Di sekolah, Amber merencanakan sebuah tema untuk acara kelulusan yaitu “Dimanakah Tuba?” karena dia melihat tim marching band-nya kehilangan Tuba dan bisa didiskualifikasi karena ketiadaan alat musik itu.

Dia bersama teman-temannya mencoba menggalang dana untuk itu dengan membuat sebuah acara pentas seni yang akan menampilkan bakat apapun yang dimiliki oleh para siswa.

Sementara itu, Amber yang mendaftar untuk masuk ke universitas Carnegie Mellon menerima panggilan untuk menghadiri audisi di kampus tersebut di Pittsburgh.

Ibunya yang menerima kabar ini turut senang karena impian putrinya untuk melanjutkan pendidikan di kampus alumni ayahnya itu sebentar lagi akan terwujud. Tetapi masalah pribadi mereka masih belum terselesaikan.

Mereka ketahuan oleh pihak pengurus bus sekolah dan ibunya dipecat dari pekerjaannya, sehingga ibunya tidak memiliki pilihan kecuali kembali ke mantan suaminya yang dinikahi setelah kematian ayah Amber.

Tetapi tentu saja Amber tidak ingin kembali tinggal di sana, ada cerita kelam yang mempengaruhi psikologisnya sehingga dia enggan untuk mengikuti keinginan ibunya.

Untuk menghilangkan keresahannya, Ty mengajak Amber ke villa milik orang tuanya di luar kota dimana Amber bisa menyiapkan bahan audisinya dengan bantuan Ty. Lalu, Amber memilih tinggal bersama Donna (Judy Reyes) dan Ricky, sekaligus meminta bantuan Donna untuk berbicara dengan ibunya. Tetapi malah pertengkaran yang terjadi.

Tidak disangka, Amber menerima kabar dari polisi yang datang ke sekolahnya jika ibunya tewas karena kecelakaan tunggal bersama mantan suaminya dalam keadaan mabuk. Kesedihan Amber semakin menjadi dan mempengaruhi emosinya sampai dia beradu mulut dengan Donna yang berusaha menasihatinya karena tidak mempersiapkan materi audisinya.

Hubungan Amber dengan teman-temannya pun merenggang seiring dia memutuskan untuk berhenti dari sekolah dan fokus untuk mencari uang demi operasi anjing peliharaannya yang harus dioperasi karena menderita sejenis kanker.

Dia pun merencanakan untuk bekerja sebanyak 70 jam dalam seminggu, sehingga dalam 10 minggu dia akan bisa mempunyai biaya yang cukup untuk operasi tersebut.

Tapi teman-temannya tidak tinggal diam. Ty berhasil membujuk Amber untuk menghadiri acara pentas seni yang persiapannya dilanjutkan oleh mereka. Yang tidak diketahui oleh Amber ialah tema acara itu diganti menjadi penggalangan dana untuk operasi anjing peliharaan Amber dengan target $8,000. Seluruh teman-temannya tampil meramaikan acara itu.

Demi memperbanyak dana yang masuk, acara ini di-viral-kan melalui medsos oleh penonton dan teman-temannya dan berhasil menyentuh angka sekitar $6,000.

Masih kurang $2,000 lagi, di akhir acara total dana yang masuk ternyata menjadi $206,000 karena ada yang mendonasikan dana sebesar $200,000. Semua yang hadir terkesima, termasuk Amber dan teman-temannya. Dengan dana itu, Amber bisa mengoperasi anjing peliharaannya dan menjemput impiannya untuk menghadiri audisi ke Carnegie.

Amber pun akhirnya tahu, jika ternyata dana sebesar itu berasal dari salah satu penghuni panti jompo yang simpati padanya, karena selama ini Amber selalu baik kepadanya dan para penghuni panti lainnya, dengan donat dan senyum manis setiap pekannya.

Drama yang Penuh dengan Kesahajaan

Drama yang Penuh dengan Kesahajaan

Brett Haley mengarahkan filmnya dengan penuh kesahajaan dan kesederhanaan, jadi sangat terasa membumi bagi kita ketika menontonnya. Kita akan dibuat simpati dengan kehidupan yang dijalani oleh Amber yang pedih tetapi dijalaninya dengan penuh optimisme meski sempat mengalami kendala psikologis ketika ibunya wafat dan anjing peliharaannya sakit.

Penampilan Auli’i Cravalho yang dipercaya membintangi film ini pantas diapresiasi lebih, karena selain berakting dia pun menyanyikan beberapa lagu di film ini. Memang, sejak tampil dalam Moana [2016], Cravalho selalu tampil dalam film-film bertema musik, seperti serial NBC berjudul Rise dan All Together Now ini yang ditayangkan di Netflix.

Kekuatan vokalnya bisa kita dengar di lagu “Feels Like Home” yang disebut di dalam film adalah lagu ciptaan ayahnya Amber dan akan dibawakan olehnya sebagai materi audisi. Sejauh ini memang karir filmnya belum beranjak maju, tetapi dengan talenta yang dimilikinya, Cravalho bisa berpotensi menjadi aktris dan penyanyi yang baik di masa depan.

Tidak hanya Cravalho saja yang memiliki akting menawan di All Together Now, pemeran ibu dari Amber, Justina Machado, tampil begitu emosional dalam setiap adegannya. Meski tidak banyak dan harus berakhir di pertengahan film, Machado bisa memaksimalkan penampilannya dengan baik, terutama ketika dia berdebat dengan Amber dan Donna.

Perjalanan Produksi yang Panjang

Perjalanan Produksi yang Panjang

Perjalanan produksi film ini dimulai ketika Fox Searchlight Pictures membeli hak cipta untuk adaptasi novel Sorta Like a Rock Star pada bulan Agustus 2013.

Baru di tahun 2016 penulisan naskah dimulai oleh Ol Parker dan Miguel Arteta dipercaya untuk menjadi sutradaranya. Setahun setelahnya, Bryce Dallas Howard menduduki kursi sutradara dan Fox Searchlight Pictures mundur dari produksi.

Lalu pada November 2017 Netflix mengambil alih hak cipta film ini dan Matthew Quick yang menulis novelnya dipercaya untuk menuliskan naskahnya juga untuk film ini. Pada Juli 2019, Auli’i Cravalho didapuk sebagai pemeran utama dan Brett Haley menggantikan Bryce Dallas Howard sebagai sutradara karena jadwalnya yang bentrok dengan produksi film lainnya.

Tidak menunggu waktu lama, Haley memulai syuting di Portland, Oregon. Uniknya, lokasi syuting All Together Now berada di lingkungan tempat lokasi syuting serial sketsa komedi, Portlandia, yang dibintangi oleh Fred Armisen yang di film ini berperan sebagai Mr. Franks, guru di sekolah Amber. Pada akhirnya, film ini dirilis di layar Netflix pada 28 Agustus 2020.

Menemukan Harapan Kembali

Menemukan Harapan Kembali

Sejak All Together Now dirilis, review yang positif menghujani film yang sarat akan motivasi ini. San Francisco Chronicle malah memberikan rating sempurna yang menyamakannya dengan kualitas Good Will Hunting [1997]. Memang, eksekusi film ini termasuk kategori bagus, tetapi tidak juga sehebat film peraih Oscar tersebut.

Performa akting para pemerannya cukup baik, terutama Auli’i Cravalho, meski ada aktor di antaranya yang terlihat kikuk dan tidak mampu tampil sesuai karakternya, yaitu Rhenzy Feliz. Lagu-lagu yang disuguhkan juga enak untuk didengar dan sesuai dengan mood film. Kesederhanaan kota Portland pun bisa ditampilkan dengan baik oleh Brett Haley.

When you’re about to lose everything, a little hope can go a long way.” Begitulah pesan yang ingin disampaikan film ini. Manusia adalah makhluk sosial yang pasti membutuhkan bantuan dari manusia lainnya. Ada saatnya memberi, ada saatnya menerima. Semua harus berjalan dua arah, tidak bisa searah, agar tercipta keharmonisan diantara kita.

Begitu pun Amber yang selalu menolak untuk menerima bantuan dari siapa saja, padahal dia sudah banyak membantu banyak orang.

Semua itu karena dia tidak mau dikasihani oleh orang lain, karena menurutnya, menerima bantuan itu menandakan kelemahan dirinya. Tetapi pada akhirnya, dia bisa belajar dan menerima bantuan orang lain yang merubah persepsinya selama ini.

Jika kalian mencari film drama yang sarat pesan motivasi untuk menemukan tujuan hidup kembali setelah terpuruk karena banyaknya rintangan yang menghadang tetapi dalam skala yang sederhana dan tidak rumit, maka All Together Now adalah film yang pantas untuk ditonton. Rasakan nuansa optimisme remaja ini di layar Netflix sekarang juga.

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *