bacaterus web banner retina

Peran Edgar Allan Poe di Film The Pale Blue Eye (2022)

Ditulis oleh Dhany Wahyudi

Edgar Allan Poe adalah sosok yang unik di dunia literatur. Dia dikenal melalui berbagai karya tulisnya, baik dalam bentuk buku, cerita pendek atau puisi. Namun, ada hal yang unik dari sosok yang juga ahli di bidang cryptography ini, yaitu dia sering dijadikan salah satu karakter di dalam karya penulis lain.

Edgar Allan Poe sebagai karakter pernah dihadirkan di beberapa komik terbitan DC, seperti Superboy jilid 110 (1964) dan Detective Comics jilid 417 (1971). Lalu dia menjadi karakter utama di film The Raven yang menceritakan investigasi pembunuh berantai di penghujung hidupnya. Edgar Allan Poe diperankan oleh John Cusack.

Dan yang terbaru, Edgar Allan Poe menjadi karakter utama di film The Pale Blue Eye yang merupakan adaptasi dari novel karya Louis Bayard. Mengambil latar waktu pada saat Edgar Allan Poe menjadi kadet di akademi militer, kisah di film ini menjadi latar belakang kesukaannya menulis cerita detektif dan misteri.

Ternyata film ini menyimpan banyak referensi dari karya Edgar Allan Poe, juga fakta sejarah yang dibalut dalam cerita fiksi. Berikut kami hadirkan artikel yang akan mengajak kalian semua mengenal peran besar Edgar Allan Poe di dalam film Netflix ini, berdasarkan karya dan fakta sejarah hidupnya.

Baca juga: Sinopsis & Review Film Misteri The Pale Blue Eye (2022)

1. Edgar Allan Poe di Akademi Militer

Peran Edgar Allan Poe The Pale Blue Eye_Edgar Allan Poe di Akademi Militer_

Film The Pale Blue Eye mengambil latar waktu pada bulan November 1830 di akademi militer yang berlokasi di West Point, New York.

Diceritakan bahwa Edgar Allan Poe adalah salah satu kadet yang membantu investigasi pembunuhan yang dilakukan oleh Detektif Augustus Landor. Dan pada akhirnya, dialah yang memecahkan misteri pelaku pembunuhan sebenarnya.

Berdasarkan fakta sejarah, latar waktu ini sangat akurat. Edgar Allan Poe mendaftarkan diri ke militer pada 27 Mei 1827. Dia pertama kali ditempatkan di Fort Independence, Pelabuhan Boston. Dia menerbitkan koleksi puisinya, Tamerlane and Other Poems, saat bertugas di sini.

Kemudian dia dipindahkan ke Fort Moultrie, Charleston, dengan kenaikan pangkat dan gaji. Namun, dia ingin menyudahi dinasnya lebih cepat dan mendaftar ke akademi.

Komandannya hanya mengizinkan dia berhenti jika sudah mendapat persetujuan dari keluarga angkatnya, John dan Frances Allan, dan menggunakan “Allan” sebagai nama tengahnya.

Setelah berkirim surat berkali-kali dan hanya menerima penolakan, John Allan menyetujui permintaan Edgar setelah Frances wafat di tahun 1829.

Edgar akhirnya diberhentikan pada bulan April 1829 setelah mendapatkan pengganti untuk mengisi posisinya. Tapi Edgar tidak langsung masuk akademi, dia menunda setahun untuk tinggal bersama bibinya di Baltimore.

Dia menikahi sepupunya, Virginia Eliza Clemm. Di sinilah dia menerbitkan kumpulan puisi keduanya, Al Aaraaf, Tamerlane and Minor Poems. Dan pada 1 Juli 1830 dia masuk ke akademi militer sebagai kadet. Disesuaikan dengan cerita di film The Pale Blue Eye, dia memang kadet yang baru menjalani pendidikan di tahun pertamanya.

2. Pernikahan yang Tak Diungkap

Peran Edgar Allan Poe_Pernikahan yang Tak Diungkap_

Namun, ada fakta kehidupan pribadi Edgar Allan Poe yang tidak diungkap dan diceritakan di film The Pale Blue Eye, yaitu pernikahannya.

Sebelum menjadi kadet, dia sudah menikah dengan Virginia Eliza Clemm. Dan di bulan Oktober 1830, waktu yang sama dengan kasus pembunuhan dalam film ini, dia menikah lagi dengan Louisa Patterson.

Tapi sayang, pernikahannya dengan Louisa tidak berlangsung lama dan berpisah setelah terjadi pertengkaran sengit. Edgar memperoleh surat nikah dengan Virginia setelah dia kembali ke Baltimore di tahun 1835. Mereka hidup bersama hingga Virginia wafat pada tahun 1847 karena tuberkulosis.

Sementara di dalam film The Pale Blue Eye, Edgar tidak diceritakan telah menikah atau menjalin hubungan dengan wanita manapun. Dia mendekati Lea Marquis yang hampir saja membunuhnya dengan alasan mengambil jantungnya untuk mengobati penyakitnya.

Beruntung, Augustus datang tepat waktu dan menyelamatkan Edgar di tengah kebakaran. Tapi sayang, Lea tewas dalam kebakaran itu.

Ada satu kisah romantis yang sangat manis dalam hidup Edgar Allan Poe. Dia pernah bertunangan dengan Sarah Elmira Royster di tahun 1826. Namun, dia putus hubungan dengan Sarah setelah mengetahui kekasihnya itu telah menikah dengan pria lain.

Dan di tahun 1848, Edgar menjalin tali asmaranya kembali dengan Sarah yang sudah menjadi janda kaya raya dengan dua orang anak.

Edgar ingin menikahi Sarah, tapi kedua anaknya tidak menyetujui dan juga dia akan kehilangan warisan mendiang suaminya apabila menikah lagi. Walau begitu, mereka hidup bersama hingga Edgar menghembuskan napas terakhir di tahun 1849.

3. Sosok Augustus Landor dalam Karyanya

Peran Edgar Allan Poe di The Pale Blue Eye_Sosok Augustus Landor dalam Karyanya_

Dalam film, Augustus Landor adalah seorang detektif yang sudah pensiun dan tinggal sendirian di pondok kayu di dalam hutan. Dia kemudian kembali dari masa pensiunnya saat diminta menyelidiki kasus pembunuhan di akademi militer.

Sebenarnya, nama Landor diambil dari salah satu karya terakhir Edgar berjudul Landor’s Cottage. Dalam cerita pendek ini, Edgar bercerita tentang seorang pria yang melihat pondok kayu indah di dalam hutan saat sedang jalan-jalan.

Dia kemudian menemui pemiliknya yang bernama Mr. Landor. Di sinilah letak kejelian Louis Bayard dalam mengambil bahan ceritanya dan sudah dipastikan dia adalah penggemar sejati Edgar Allan Poe yang menghormati semua karyanya.

Dalam film, setelah memecahkan misteri pelaku pembunuhan kadet di akademi militer, yang ternyata dilakukan oleh Augustus Landor sendiri, Edgar berjanji akan menuliskan sebuah karya tentangnya. Hal ini dia lakukan karena Augustus Landor telah memberikannya inspirasi tentang penyelidikan detektif.

Jika dihubungkan, maka Landor’s Cottage adalah karya yang dia janjikan kepada Augustus Landor. Dan ketertarikannya akan investigasi detektif membuatnya menulis banyak cerita pendek juga novel tentang detektif dan misteri.

4. Penuh Kutipan Karyanya dalam Jalan Cerita

Penuh Kutipan Karyanya dalam Jalan Cerita___

Dedikasi Louis Bayard terhadap karya-karya Edgar Allan Poe tercantum dengan apik di dalam jalan cerita The Pale Blue Eye. Tidak hanya satu referensi saja yang dia cantumkan, namun ada beberapa yang juga pasti dikenali oleh para penikmat literatur lainnya.

Adegan di mana jasad Leroy Fry kehilangan beberapa organ tubuhnya mengambil referensi dari The Tell-Tale Heart, cerita pendek yang terbit di tahun 1843. Pembunuh di cerita itu juga mencabut jantung korbannya karena tidak tahan mendengar detak jantung tersebut.

Lalu adegan di mana Augustus Landor memberikan pengakuan dengan tatapan kosong pada Edgar, lantunan kalimat yang diucapkan bersumber dari The Raven, puisi yang terbit di tahun 1845.

Karakter di dalam puisi itu juga menyampaikan pengakuan tentang rasa duka dan kenang-kenangan kekasih hatinya, sama seperti Augustus yang kehilangan putri tercintanya.

Ada secarik kertas yang berisi tulisan dan coba dipecahkan oleh Edgar Allan Poe yang mengambil referensi dari The Gold-Bug, cerita pendek yang diterbitkan di tahun 1843. Di cerita pendek tersebut, William Legrand mencoba memecahkan secarik perkamen yang berisi sandi rahasia yang merupakan kunci untuk menemukan harta karun.

Ritual yang dilakukan oleh Lea kepada Edgar mengambil referensi dari The Pit and the Pendulum, cerita pendek yang diterbitkan di tahun 1842. Di cerita itu seorang tahanan diikat di sebuah bingkai kayu sebelum akhirnya diselamatkan oleh temannya. Sama dengan Edgar yang diselamatkan oleh Augustus di tengah kebakaran besar dalam film.

Adegan di mana Edgar membacakan puisi kepada Lea Marquis saat mereka berdua dikutip dari Lenore, puisi tentang kematian seorang wanita yang diterbitkan di tahun 1843. Kabarnya, puisi ini dia tulis saat Virginia mulai menderita tuberkulosis sebagai pelarian untuk mengobati kesedihan hatinya.

5. Pijakan Awal Edgar Menulis Kisah Misteri

Pijakan Awal Edgar Menulis Kisah Misteri___

Seperti yang kita tahu, Edgar Allan Poe adalah salah satu penulis awal yang menyuguhkan kisah misteri dan investigasi detektif. Bahkan hingga kini namanya dijadikan salah satu penghargaan bagi para penulis yang memiliki karya terbaik dalam genre misteri. Penghargaan Edgar Award ini diberikan oleh organisasi Mystery Writers of America.

Di dalam film, Edgar sangat tertarik dengan investigasi yang dilakukan oleh Detektif Augustus Landor dan mengajukan diri untuk membantunya. Di akhir cerita, Edgar berjanji akan membuatkan sebuah karya untuk Augustus dan kasus ini memberikan inspirasi padanya untuk menulis kisah misteri pembunuhan.

Dan menurut fakta sejarah literatur, cerita pendek karya Edgar Allan Poe berjudul The Murders in the Rue Morgue yang terbit di tahun 1841 adalah cerita detektif modern pertama. Karyanya ini menjadi inspirasi bagi penulis cerita detektif setelahnya, Sherlock Holmes karya Arthur Conan Doyle dan Hercule Poirot karya Agatha Christie.

Itulah beberapa fakta dan karya Edgar Allan Poe yang menguatkan perannya di dalam film The Pale Blue Eye. Selain mengambil banyak referensi dari karya tulisnya, film ini juga menyajikan kisah fiktif tentang asal mula ketertarikannya dalam menulis cerita misteri dan detektif yang membuatnya terkenal di dunia literatur.

Semua diolah secara cermat oleh penulis novelnya, Louis Bayard, dan diterjemahkan dengan baik di dalam film oleh sutradara Scott Cooper.

Dengan semua yang kita ketahui tentang Edgar Allan Poe tadi tentunya menambah rasa penasaran untuk menonton filmnya, kan? Jadi, langsung saja saksikan The Pale Blue Eye di Netflix sekarang juga, ya!

Kategori:
cross
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram