bacaterus web banner retina

8 Karakter Penting yang Ada di Film Suddenly Twenty

Kehidupan nenek Parn tiba-tiba saja berubah setelah wanita ini keluar dari studio foto misterius. Pasalanya wajah dan tubuhnya yang penuh keriput, tiba-tiba berubah menjadi sangat cantik dan muda. Tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan, nenek Parn sampai menguras seluruh tabungannya dan berusaha mengejar cita-citanya yang belum tercapai.

Film berjudul Suddenly Twenty (2016) memang sangat menarik untuk ditonton, pasalnya film ini tidak hanya lucu tapi juga menyentuh. Film ini dibintangi oleh sederet aktris dan aktor ternama, tak heran jika kualitas aktingnya tidak diragukan lagi. Apalagi akting Davika Hoorne dan Neeranuch Pattamasoot, benar-benar sangat memukau.

Kali ini, kita akan membicarakan mengenai karakter-karakter penting yang ada dalam film Suddenly Twenty (2016). Ingin tahu? Temukan jawabannya di bawah ini.

1. Davika Hoorne (Parn muda)

DAVIKA HOORNE_

Terjebak dalam tubuh seorang gadis usia 20 tahunan, nyatanya tidak menghalagi Parn untuk menikmati masa muda lagi. Wanita ini menguras semua uang tabungannya dan mengubah penampilannya agar mirip Audrey Hepburn. Ia juga membeli berbagai pakaian vintage yang cantik dan bisa membeli sepatu impiannya yang di jual di pasar.

Tidak ada yang berubah dalam dirinya selain tubuhnya yang lebih muda. Wanita ini tetap saja cerewet dan mudah marah. Tapi ada satu cita-cita yang tidak pernah ia capai ketika dirinya masih muda, yaitu untuk menjadi penyanyi profesional.

Kini, Parn dengan bantuan cucunya Boom, akhirnya bisa menggapai cita-cita itu bahkan band-nya menjadi salah satu band ternama di kota. Parn benar-benar menikmati bisa kembali jadi muda, bahkan ia sempat merasakan cinta baru. Namun karena nalurinya sebagai seorang ibu, Parn tetap saja merindukan putra semata wayangnya yaitu Pang.

Saat ia mengunjungi rumahnya lagi dalam tubuh Parn muda, wanita itu berusaha keras menutupi rasa rindunya. Tapi dari situlah ia memahami, bahwa selama ini ia telah salah memperlakukan keluarganya.

2. Neeranuch Pattamasoot (Parn tua)

NEERANUCH PATTAMASOOT_

Jika tadi adalah Parn versi muda, maka Parn yang sesungguhnya hanyalah wanita tua yang cerewet dan sangat bawel. Nenek Parn bekerja di sebuah restoran dengan teman baiknya kakek Chian, tapi di sana ia selalu saja membuat banyak masalah.

Pasalnya, beberapa kali nenek Parn kerap tersulut emosinya oleh lansia lainnya, bahkan sampai bertengkar seperti anak kecil. Nenek Parn memang wanita yang keras, hal ini ia terapkan pada menantu dan cucu perempuannya. Ia selalu saja memerintah, menyanggah dan membuat mereka tertekan, karena selalu salah.

Di balik semua ini, nenek Parn memiliki masa lalu yang sulit dan tidak ingin anak cucunya mengalami itu. Tapi terkadang sikapnya tidak bisa menunjukkan kasih sayangnya, baik pada anak, menantu maupun cucunya.

3. JJ Krissanapoom Pibulsonggram (Boom)

JJ KRISSANAPOORN_

Boom adalah anak bungsu dari pasangan Pang dan No. Anak muda ini bisa dikatakan sebagai cucu kesayangan di rumah. Pasalnya, apapun yang dilakukan Boom selalu saja didukung oleh neneknya.

Ia benar-benar dimanjakan. Boom memiliki ketertarikan pada musik. Anak ini memiliki bakat yang luar biasa saat memainkan gitarnya. Sayangnya, aliran musik yang dipilihnya memang tidak bisa dinikmati oleh kebanyakan orang.

Hingga suatu hari Boom berubah, semua ini berkat bantuan seorang wanita muda yang ternyata adalah neneknya. Boom yang awalnya tidak percaya diri pada kemampuannya, kini bisa berbangga diri menunjukkan skill-nya pada dunia.

4. Rong Kaomulkadee (Kakek Chian)

RONG KAOMULKADEE_

Kakek Chian mungkin bisa dikatakan sebagai salah satu orang yang paling baik dan pengertian. Meski ia sudah tahu bagaimana karakteristik nenek Parn sejak masih kecil, nyatanya ia tetap setia padanya.

Kakek Chian juga tidak pernah marah dan selalu memaklumi perilaku wanita tua yang agresif itu. Bahkan, pria ini adalah orang yang menyadari bahwa gadis muda yang ada di rumahnya adalah Nenek Parn.

Kakek Chian kaget melihat hal ini, tapi pria ini tetap bersikap seperti seorang pria sejati dengan membantu sahabatnya. Kakek Chian mengabarkan keluarga nenek Parn dan selalu menyemangati sahabatnya itu di saat-saat terpuruk. Tapi di balik itu sepertinya ada hal lain yang terasa, yaitu bagaimana pria ini sangat mencintai sahabatnya itu.

5. Wo Jirawat Wachirasarunpat (Pong)

WO JIRAWAT_

Pong adalah putra semata wayang dari nenek Parn, pria ini kini bekerja sebagai dosen di salah satu universitas. Pria ini bisa dikatakan sebagai anak yang sangat berbakti.

Maklum saja, ia memang dibesarkan oleh ibu tunggal. Pong sangat menyayangi ibunya, namun posisinya sangat sulit karena istri dan anaknya menginginkan ibunya dikirim ke panti jompo.

Awalnya Pong mengiyakan, karena ia juga tidak tega melihat istrinya yang terus saja tertekan karena ulah ibunya. Tapi ketika ibunya benar-benar hilang, pria ini tidak bisa memungkiri bahwa dirinya tidak bisa hidup tanpa ibunya. Ia mencari tahu dimana keberadaan ibunya, karena rasa penyesalan dalam dirinya terus menggerogoti.

6. Kong Saharat Sangkapricha (Nutt/Produser)

KONG SAHARAT_

Dikenal sebagai pria yang memiliki taste musik yang klasik dan kolot, Nutt adalah seorang produser terkenal yang sedang mencari bakat baru.

Pria ini mengadakan berbagai audisi untuk mencari talenta baru, namun tidak ada satu pun yang memuaskannya. Hingga suatu hari, ia tidak sengaja mendengarkan seorang gadis muda menyanyikan lagu klasik. Hal ini langsung menggugah hatinya.

Nutt yang tertarik pada wanita itu berusaha untuk menggaetnya, namun kesalahpahaman sempat terjadi. Tapi pada akhinya ia bisa menggaet Parn untuk bisa rekaman dan berpromosi sebagai artis barunya. Di balik itu semua, Nutt sebenarnya mulai jatuh cinta pada wanita itu. Sayangnya hal ini sepertinya tidak berjalan dengan baik.

7. Jum Sumontha Suanpholaat (No)

JUM SUMONTHA_

Menjadi istri dari Pang memang hal yang sangat membahagiakan dalam dirinya, namun tidak saat menjadi menantu. Pasalnya, No selalu saja mendapatkan protes dari ibu mertuanya, karena apa pun yang dilakukannya selalu saja salah.

Bahkan hal ini sampai membuatnya stres berat, hingga membuat No harus mengkonsumsi obat-obatan penghilang stres. No tidak paham kenapa ibu mertuanya selalu saja menyalahkan dirinya, tidak ada satu hal pun yang dilakukannya yang benar.

Di mata ibu mertuanya, No merasa seperti menantu yang tidak berguna dan tidak bisa menjadi istri dan ibu yang baik. Hingga suatu hari, No akhirnya mengungkapkan bahwa ia tidak bisa lagi tinggal bersama dengan nenek Parn.

8. Ampere Suttatip Wutchaipradit (Bam)

AMPERE SUTTATIP_

Bam adalah anak tertua dari pasangan Pang dan No. Gadis ini sudah lama lulus dari universitas. Sayangnya, ia tidak kunjung mendapatkan pekerjaan dan hanya bermalas-malasan di rumahnya.

Bam tidak terlihat cekatan membantu ibunya di rumah, hobinya juga bertengkar dengan sang nenek. Tak heran kalau nenek Parn terus saja bawel dan cerewet saat melihat cucu perempuannya yang malas ini.

Inilah delapan karakter penting yang harus kamu ketahui sebelum nonton film Thailand berjudul Suddenly Twenty (2016). Film ini mungkin terasa ringan, namun memberikan pesan tersirat bagaimana masa mudah adalah masa terpenting.

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram