Bacaterus / Film Animasi / 10 Film Animasi Terbaik yang Dibuat oleh Studio DreamWorks

10 Film Animasi Terbaik yang Dibuat oleh Studio DreamWorks

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

DreamWorks Animation adalah studio animasi yang didirikan pada tahun 1994 oleh 3 tokoh besar di perfilman Hollywood. Mereka adalah Steven Spielberg, Jeffrey Katzenberg dan David Geffen. Inisial mereka selalu disematkan dibelakang logo perusahaan, DreamWorks SKG.

Awalnya studio ini adalah divisi animasi dari Amblin Entertainment milik Steven Spielberg. Sejak tahun 1994 mereka berdiri di bawah bendera DreamWorks yang baru berdiri saat itu.Di tahun 2006, DreamWorks Animation bekerja sama dengan Paramount Pictures untuk distribusi film-film mereka.

Kemudian di tahun 2012 hingga saat ini, distribusi film-film mereka dipegang oleh 20th Century Fox. DreamWorks Animation berdomisili di Glendale, California, USA, yang juga menjadi kampus bagi para animator dunia. Selain di Amerika, mereka juga memiliki studio lainnya di India dan China.

Sejak 1994, sudah 31 film yang mereka hasilkan yang rata-rata sukses secara komersil. Berikut ini kami ulas kumpulan film animasi terbaik karya DreamWorks Animation.

10 Film Animasi Terbaik Buatan Dreamworks

1. How to Train Your Dragon [2010]

kumpulan film animasi How to Train Your Dragon

Film yang diadaptasi dari buku best-seller karya Cressida Cowell ini dianggap sebagai film DreamWorks Animation terbaik saat ini. Disutradarai oleh Chris Sanders dan Dean DeBlois, film ini sukses secara komersil dan kualitas. Meraih pendapatan box-office sebesar $ 217 juta dan masuk nominasi Academy Awards di kategori Best Animated Feature dan Best Original Score adalah bukti kualitas film ini.

Mungkin banyak yang bertanya kenapa karakter naga Toothless hampir mirip dengan Stitch dalam Lilo & Stitch? Karena sutradara kedua film ini adalah orang yang sama. Awalnya ide film ini ditawarkan kepada Walt Disney Animation tetapi ditolak, hingga mereka berdua menyeberang ke DreamWorks Animation dan akhirnya meraih sukses besar.

Sequel-nya yang dirilis pada tahun 2014 juga meraih sukses komersial dan kualitas. Seluruh pengisi suara, seperti Jay Baruchel dan Gerard Butler, kembali hadir. Ditambah dengan Cate Blanchett sebagai ibu dari Hiccup.

Film ini dipuji karena tampilan animasi yang menakjubkan dan cerita yang lebih dalam dan lebih gelap dari film pertamanya. Di box-office, How to Train Your Dragon 2 meraih $ 177 juta dan masuk nominasi Best Animated Feature di Academy Awards.

2. Shrek [2001]

Shrek

Film parody dari karakter-karakter terkenal dongeng-dongeng dunia ini adalah franchise terbaik produksi DreamWorks Animation. Mike Myers, Cameron Diaz dan Eddie Murphy tampil mengisi suara para karakternya yang unik dan menarik.

Meraih box-office sebesar $ 267 juta dan juga sebagai Best Animated Feature, film yang disutradarai oleh Andrew Adamson dan Vicky Jenson ini sukses besar dan akan melahirkan 3 film lanjutan serta 1 film spin-off.

Shrek 2 dirilis di tahun 2004 yang juga menuai kesuksesan seperti film pertamanya. Terlebih lagi ditambah dengan kehadiran Puss in Boots yang disuarakan oleh Antonio Banderas yang mampu mencuri hati penonton.

Hasilnya, box-office film ini mencapai $ 441 juta, jauh melebihi pendapatan film pertamanya. Nilai plus-nya lagi, soundtrack-nya juga sukses di pasaran dengan single “Accidentally in Love” dari Counting Crows.

Shrek the Third melanjutkan kisah dongeng ini di tahun 2007. Meski kualitasnya tidak sebanding dengan 2 film sebelumnya, tetap mampu meraih box-office sebesar $ 322 juta. Dan Shrek Forever After di rilis di tahun 2010. Ceriitanya semakin dipaksakan sehingga kurang menarik, tetapi tetap mendapat penghasilan sebesar $ 238 juta.

Puss in Boots adalah spin-off yang mengisahkan petualangan karakter kucing bersifat Zorro ini sebelum bertemu rombongan Shrek dan kawan-kawan. Masuk nominasi Best Animated Feature di Academy Awards, film ini juga meraih box-office sebesar $ 149 juta.

3. Kung Fu Panda [2008]

Kung fu panda

Film yang mengangkat budaya China Kuno dengan karakter Panda lucu dan malas bernama Po yang dianggap sebagai “The Chosen One” ini adalah film dengan animasi terumit saat itu yang digarap dengan sangat serius oleh DreamWorks Animation dengan mengirimkan para kru, animator dan penggubah musiknya untuk mendalami kebudayaan China Kuno.

Sutradara John Stevenson dan Mark Osborne memilih Jack Black, Jacky Chan, Angelina Jolie, Dustin Hofman dan Ian McShane sebagai pengisi suara yang ternyata mampu mengangkat cerita secara keseluruhan. Meraih box-office sebesar $ 215 juta.

Kung Fu Panda 2 dirilis di tahun 2011 melanjutkan petualangan Po dan Furious Five di era China Kuno. Dengan cast yang sama film ini memiliki adegan action dan animasi yang lebih baik dari film pertamanya, terutama peran Gary Oldman sebagai tokoh antagonis Lord Shen. Diniminasikan di kategori Best Animated Feature pada Academy Awards, film ini meraih box-office sebesar $ 165 juta. Franchise ini akan dilengkapi dengan kehadiran film ketiganya yang akan dirilis di tahun 2016.

4. The Boss Baby [2017]

The Boss Baby

The Boss Baby termasuk kumpulan film animasi Dreamworks yang sukses di tahun 2017. Film ini meraih pendapatan hingga US $ 498 juta. Kali ini, Dreamworks mengangkat sebuah cerita tentang bayi ajaib yang berbeda dari bayi-bayi pada umumnya. Bayi ini nakal, keras kepala, menggunakan jas seperti pria dewasa, dan menyukai kopi.

Pada awalnya, tak ada yang mengetahui bahwa Boss Baby ini adalah utusan dari Baby Corp. perusahaan yang sedang menyelidiki dan berniat menghentikan Puppy Co., sebuah organisasi yang berusaha melemahkan bisnis makanan bayi dan mengembangkan bisnis makanan hewan.

Boss Baby terjebak dalam sebuah keluarga. Berhasilkah rencana Boss Baby untuk menghentikan Puppy Co.? Apakah keluarga tersebut akan menerimanya setelah tahu bahwa ia bukan bayi yang biasa? Temukan jawabannya di The Boss Baby.

5. Home [2015]

Home

Dua diva internasional dunia, Rihanna dan Jennifer Lopez, mengisi suara di film animasi Dreamworks ini. Home menceritakan tentang invasi alien ras Boov ke dunia untuk mencari tempat tinggal baru. Mereka memburu para manusia untuk bisa menempati tempat tinggal mereka.

Seorang gadis bernama Tip berhasil lolos dari kejaran para alien. Tak disangka-sangka Tip bertemu dengan salah satu alien bernama Oh. Pertemuan mereka ternyata membuat mereka jadi bersahabat. Apakah persahabatan Tip dan Oh mampu membuat alien lainnya meluluh dan tidak jadi menginvasi bumi?

6. Trolls [2016]

Trolls

Film yang dirilis pada tahun 2016 melibatkan beberapa aktor dan aktris muda berbakat untuk menjadi pengisi suara, sebut saja Anna Kendrick, Justin Timberlake, Gwen Stefani, Russell Brand, dan James Corden. Trolls adalah film yang mengisahkan tentang sekelompok mahluk yang tinggal di suatu tempat yang dipenuhi dengan musik, tarian, dan pesta. Singkatnya, hidup mahluk-mahluk ini sangat damai dan bahagia.

Akan tetapi, suatu hari ketenangan mereka terusik karena kedatangan Bergens, raksasa yang ingin memangsa para Troll. Poppy (Anna Kendrick) harus memimpin para Troll untuk lari dari raksasa tersebut. Ditemani oleh Branch (Justin Timberlake) yang selalu pesimis, petualangan mereka ke tempat yang asing pun dimulai.

7. Shark Tale [2004]

Shark Tale

Shark Tale adalah satu dari beberapa kumpulan film animasi Dreamworks yang cukup diminati oleh masyarakat di seluruh penjuru dunia. Film ini melibatkan beberapa aktor dan aktris Hollywood terkenal sebagai pengisi suara, seperti Will Smith, Angelina Jolie, Robert De Niro, Jack Black, dan masih banyak lagi.

Film ini menceritakan tentang Oscar, seekor hiu yang dikejar-kejar oleh hiu ganas yang ingin memburu dirinya, yakni si Frankie. Saat Frankie sedang mengejar Oscar, tiba-tiba ada sebuah jangkar yang menimpa Frankie hingga tewas. Dari tragedi tersebut, Oscar mengaku bahwa ia telah menghabisi hiu ganas bernama Frankie dan ia menjadi populer.

Sayangnya, peristiwa ini terdengar oleh Don Lino, bos mafia hiu yang sekaligus merupakan ayah Frankie. Akhirnya, Don Lino mengumpulkan hiu-hiu lainnya untuk memburu Oscar yang dianggap penipu dan pembunuh anaknya.

8. The Croods [2013]

The Croods

Dengan setting zaman purbakala, banyak hal lucu yang bisa digali oleh tim DreamWorks Animation lewat film ini. Pesan moral tentang pentingnya sebuah keluarga dapat disampaikan degan baik. Dengan pendapatan sebesar $ 187 juta, The Croods adalah film DreamWorks Animation pertama yang didistribusikan oleh 20th Century Fox. Di tahun 2017 akan dirilis sequel-nya juga dengan serial televisinya.

9. Puss in Boots [2011]

Puss in Boots

Kalau Anda rajin menonton semua film Shrek, Anda pasti sudah familiar dengan tokoh Puss di dalam film-film Shrek. Puss in Boots menceritakan tentang sejarah karakter Puss yang terdapat di dalam film Shrek. Tak tanggung-tanggung, Antonio Banderas didapuk sebagai pengisi suara Puss dalam film ini.

Sinopsis Puss in Boots mengisahkan tentang Puss yang menghindari pembunuh bayaran yang mengincar nyawanya. Petualangan dirinya dimulai ketika ia bertemu Humpty Dumpty (Zach Galifianakis) dan Kitty (Salma Hayek). Tujuan mereka hanya satu, yakni menculik Goose yang digadang-gadang memiliki telur emas yang berharga.

10. Madagascar [2005]

madagascar

Empat hewan dari kebun binatang melarikan diri untuk kembali ke tanah kelahiran mereka, Afrika. Sayangnya, mereka terdampar di Madagascar. Ben Stiller, Chris Rock, Jada Pinkett-Smith, David Schwimmer, Sacha Baron Cohen dan Cedric the Entertainer menjadi pengisi suaranya. Berhasil meraup $ 193 juta di Amerika, Madagascar dianggap sukses dan segera dibuatkan sequel-nya.

Madagascar: Escape 2 Africa yang dirilis di tahun 2008 melanjutkan cerita 4 hewan ini yang ingin kembali ke New York tetapi malah jatuh di Afrika, tujuan mereka pada awalnya. Dan mereka akhirnya bertemu dengan kumpulan species mereka masing-masing. Film ini sukses meraup $ 180 juta.

Madagascar 3: Europe’s Most Wanted dirlis pada tahun 2012 yang menceritakan 4 hewan ini mencari jalan kembali ke New York dengan mengikuti sirkus yang melintasi Eropa. Film ini meraih kesuksesan yang melebihi kedua filmnya dengan pendapatan sebesar $ 216 juta.

Penguins of Madagascar yang dirilis di tahun 2014 adalah spin-off yang menceritakan 4 penguin yang selalu mengiringi 4 hewan di serial Madagascar. Kisahnya sendiri mengambil setting tepat setelah akhir film ketiga.

Itulah beberapa kumpulan film animasi terbaik produksi DreamWorks Animation yang saat ini masih menjadi pesaing terbesar Walt Disney Animation dalam mencetak film-film animasi Hollywood terbaik. Pernah berjaya, sepertinya saat ini DreamWorks Animation terpatok dengan hanya memproduksi franchise-franchise terkenalnya saja.

Mungkin untuk ke depannya, diharapkan studio animasi ini bisa lebih kreatif lagi jika tidak ingin kalah bersaing. Untuk film animasi terbaik yang lainnya, silahkan simak ulasan kami mengenai film animasi Jepang terbaik di sini, dan film animasi terbaik buatan Pixar di sini.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *