Bacaterus / Film Asia / 10 Rekomendasi Film Turki Terbaik yang Patut Disaksikan

10 Rekomendasi Film Turki Terbaik yang Patut Disaksikan

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Beberapa tahun lalu, pertelevisian Indonesia sempat dihiasi oleh hadirnya serial drama dari Turki. Selain ceritanya yang hampir sama dengan sinetron Tanah Air, tayangan tersebut semakin diminati karena tampilan para pemainnya yang memiliki paras wajah memesona.

Tak hanya serial dramanya saja yang menarik untuk ditonton, industri sinema Turki pun mempunyai sederet film-film yang seru untuk disaksikan. Seiring perkembangan zaman dan budaya, film Turki pun semakin maju dengan menjadi tontonan untuk warganya, orang Eropa dan Hollywood.

Jika kamu membutuhkan referensi baru di daftar tontonanmu, tidak ada salahnya mencoba menonton film-film yang berasal dari negara beribu kota Ankara ini. Untuk memudahkanmu dalam memilih yang terbaik, Bacaterus akan memberikan rangkumannya di bawah ini.

1. Fetih 1453 (2012)

Fetih 1453

* sumber: www.covertr.com

Fetih 1453 bercerita tentang penaklukan Konstantinopel, ibu kota Kekaisaran Romawi Timur (Bizantium) yang dilakukan oleh Sultan Mehmed II atau Muhammad Al-Fatih.

Film ini dibintangi oleh sederet aktor Turki, seperti Devrim Evin (Sultan Mehmed II), Ibrahim Celikkol (Ulubatli Hasan, pemimpin pasukan kavaleri Kekaisaran Ottoman), dan Recep Aktug (Constantine XI, Kaisar Bizantium terakhir).

Sultan Mehmed II menjadi penguasa Ottoman selepas ayahnya, Murat II turun tahta dari jabatannya. Ia lalu berencana untuk menguasai Konstantinopel setelah banyak yang gagal menaklukan benteng besar Romawi Timur tersebut.

Pada April tahun 1453, penduduk Konstantinopel sedang merayakan paskah, dan saat itu pulalah Sultan Mehmed II bersama pasukannya bersiap menuju gerbang pertempuran.

2. Mustang (2015)

Mustang

* sumber: www.theguardian.com

Ini adalah debut film perdana dari seorang sutradara berkebangsaan Turki-Prancis bernama Deniz Gamze Erguven. Mustang yang dirilis pada tahun 2015 menceritakan kehidupan lima saudara perempuan yatim piatu bernama Lale, Nur, Ece, Selma dan Sonay. Mereka harus tumbuh dan menghadapi tantangan di sebuah lingkungan masyarakat yang konservatif.

Mustang ditayangkan secara perdana dalam sesi Director’s Fortnight di ajang Festival Film Cannes 2015, dan langsung memenangkan Europa Cinemas Label Award. Film ini dinominasikan untuk Golden Globe Award ke-88 sebagai Best Foreign Language Film.

Selanjutnya, film yang satu ini memenangkan empat penghargaan dari sembilan nominasi di 41st César Awards untuk kategori Best First Feature Film, Best Original Screenplay, Best Editing dan Best Original Music.

3. The Edge of Heaven (2007)

The Edge of Heaven

* sumber: www.esg.co.in

The Edge of Heaven merupakan sebuah film drama Turki-Jerman yang berhasil memenangkan penghargaan untuk kategori Prix du Scenario di Festival Film Cannes 2007. Film ini ditulis dan digarap oleh seorang sutradara bernama Fatih Akin.

Film ini menceritakan Nejat yang harus mengikuti keinginan ayahnya untuk menikahi seorang perempuan keturunan Turki yang tinggal di Jerman bernama Yeter.

Sang perempuan yang bekerja sebagai pelacur ini memiliki seorang putri yang berada di Turki bernama Ayten. Suatu hari, Yeter meninggal dunia dan berusaha mencari keberadaan Ayten.

Sementara itu, Ayten adalah seorang aktivis politik yang melarikan diri ke Jerman. Kehidupannya di negara tersebut tidak berjalan baik. Ia berhasil ditangkap oleh petugas keamanan dan harus kembali pulang ke tanah kelahirannya di Turki.

4. Winter Sleep (2014)

Winter Sleep

* sumber: waitingforistanbul.wordpress.com

Aydin adalah seorang pria sukses yang mengelola sebuah hotel. Namun, ia sedang mengalami krisis rumah tangga karena selalu berseteru dengan istrinya, Nihal. Saat musim dingin datang, Aydin mulai menyadari jika banyak orang yang tidak menyukai dirinya dan atu persatu masalah pun muncul.

Winter Sleep adalah sebuah film berkualitas dari Turki yang memenangkan Palme d’Or di Festival Film Cannes ke-67. Sang sutradara yang menggarap film ini, Nuri Bilge Ceylan, kemudian memenangkan penghargaan untuk kategori Achievement in Directing pada ajang Asia Pacific Screen Awards 2014.

Dalam situs Rotten Tomatoes, film ini memiliki penilaian fresh 88% berdasarkan 75 ulasan dengan peringkat rata-rata 8,4/10. Sedangkan di Metacritic, Winter Sleep mendapatkan skor 88/100 yang berdasarkan dari 27 kritikus.

5. Uzak (2002)

Uzak

* sumber: www.cinemapassion.com

Seorang pemuda bernama Yusuf harus rela kehilangan pekerjaannya dan ia mesti ke Istanbul untuk menemui sahabatnya, Mahmut. Di kota tersebut, ia berusaha mencari pekerjaan lagi untuk menghidupi kehidupannya. Sementara itu, Mahmut adalah seorang yang relatif mapan dan pintar. Ia bekerja sebagai fotografer.

Keduanya merupakan sahabat yang tidak akur. Yusuf tidak sepintar temannya tersebut dan ia merencanakan bekerja sebagai pelaut. Di lain sisi, Mahmut juga tidak punya arah tujuan yang menentu, dan hidupnya cenderung membosankan.

Film Uzak sendiri terbilang cukup sukses dengan mendapatkan dua penghargaan dari ajang Festival Film Cannes 2003. Penghargaan tersebut di raih oleh sutradara Nuri Bilge Ceylan untuk kategori Grand Prix, sedangkan dua aktor utamanya yakni Muzaffer Özdemir, dan Mehmet Emin Toprak mendapatkan The Cannes Best Actor Award.

6. The Wild Pear Tree (2018)

The Wild Pear Tree

* sumber: www.themoviewaffler.com

The Wild Pear Tree adalah sebuah film drama Turki yang terpilih untuk bersaing di Palme d’Or dalam Festival Film Cannes 2018. Film ini kemudian sempat menjadi kandidat untuk masuk di 91th Academy Awards di kategori Film Berbahasa Asing Terbaik.

Diceritakan bahwa seorang pemuda bernama Sinan baru saja lulus kuliah dan bercita-cita ingin menjadi penulis. Saat kembali ke kampung halamannya, ia berusaha mencari dana untuk menerbitkan naskah bukunya.

Namun, penduduk di tempat tinggalnya tidak tertarik akan hal itu. Hambatan harus ia dapatkan lagi ketika ayahnya yang seorang penjudi mulai menghancurkan kondisi ekonomi keluarga.

Sinan lalu mulai menjelajahi desanya agar dirinya tidak terisolasi dalam keadaan yang dapat merusak karirnya. Ia kemudian terlibat dalam obrolan bersama sebagian penduduk yang ada di desanya, termasuk dengan seorang penulis dan dua tokoh keagamaan. Pertemuannya dengan mereka secara tidak langsung membawanya ke dalam situasi hidup yang berbeda.

7. Once Upon a Time in Anatolia (2011)

Once Upon a Time in Anatolia

* sumber: www.kanopy.com

Film yang satu ini mendapatkan penilaian yang baik dengan memiliki skor 74% dari Rotten Tomates dan rating 7.9 di Internet Movie Database (IMDb). Once Upon a Time in Anatolia kemudian meraih penghargaan Achievement in Cinematography dan Achievement in Directing dalam ajang Asia Pacific Screen Awards.

Diceritakan bahwa sekelompok orang dengan beragam profesi sedang mencari sebuah mayat yang dikubur di wilayah Anatolia. Mereka mengetahui jika tersangka pembunuhannya ada dua orang, yakni seorang bernama Kenan beserta saudaranya.

Mereka bersama Kenan lalu menelusuri sebuah wilayah di Anatolia yang dipenuhi padang rumput untuk menemukan sang korban. Namun, pencarian terasa sulit dikarenakan Kenan sedang dalam kondisi mabuk saat melakukan pembunuhan tersebut, sehingga dirinya tidak dapat mengingat kembali lokasinya dengan pasti.

8. Kedi (2016)

Kedi

* sumber: lynnwoodtoday.com

Kedi adalah sebuah film dokumenter Turki yang menceritakan kucing liar yang hidup di kota Istanbul. Film ini diputar secara perdana pada Festival Film Independen Istanbul 2016, dan menerima respon positif secara kritis. Majalah Time lalu memasukannya ke dalam daftar salah satu dari sepuluh film terlaris di tahun 2017.

Film dokumenter ini berfokus kepada tujuh kucing yang diberi nama Duman, Sari, Bengu, Gamsiz, Denis, Aslan Parcasi dan Psikopat. Diceritakan bahwa Istanbul telah menjadi rumah yang nyaman bagi para kucing. Mereka sudah tinggal di kota Turki ini selama berabad-abad lamanya.

Kucing-kucing liar yang hidup di jalanan berjuang untuk kelangsungan hidup mereka sendiri, sedangkan kucing yang jinak berada dalam situasi nyaman karena sudah dirawat oleh manusia. Kedi menceritakan kondisi tersebut dengan menambahkan wawancara beberapa orang yang menjadikan kucing sebagai hewan peliharaan.

9. My Father and My Son (2005)

My Father and My Son

* sumber: asianmoviepulse.com

Sadik memutuskan untuk meninggalkan desanya supaya bisa belajar jurnalisme di Universitas Istanbul. Selama belajar di Universitas tersebut, Sadik telah berubah menjadi seorang militan politik sayap kiri Turki.

Secara garis besar, My Father and My Son sendiri bercerita tentang sebuah keluarga yang terpisah karena adanya peristiwa kudeta di Turki pada tahun 1980. Aktor Fikret Kuskan yang memerankan tokoh Sadik kemudian mendapatkan penghargaan sebagai Aktor Terbaik di ajang 25th Istanbul Film Festival.

10. The Bandit (1996)

The Bandit

* sumber: www.imdb.com

The Bandit adalah sebuah film yang menawarkan sensasi drama dan thriller. Film ini menceritakan seorang bandit bernama Baran yang pergi ke Istanbul setelah dipenjara selama 35 tahun. Di kota tersebut ia berencana bertemu dengan mantan sahabatnya untuk membalas dendam kepadanya.

Film ini begitu populer di Turki, dan berhasil menarik 2,5 juta penonton pada saat perilisannya di tahun 1996. Di Jerman film yang disutradarai oleh Yavuz Turgul ini mendapatkan penghargaan Bogey Award. The Bandit menjadi film Turki yang dipilih untuk masuk dan bersaing dalam kategori Best Foreign Language Film di ajang 70th Academy Awards.

Demikianlah 10 rekomendasi film Turki terbaik yang menarik kamu saksikan di kala senggang. Semoga daftar pilihan di atas bisa membuat wawasanmu tentang film semakin kaya dan lebih berwarna lagi.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *