Bacaterus / Film Thailand / 8 Film Thailand yang Paling Sedih & Bikin Berlinang Air Mata

8 Film Thailand yang Paling Sedih & Bikin Berlinang Air Mata

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Jika dahulu hanya ada film nasional dan film barat yang meramaikan pasar film di Indonesia, kini pasar film lebih bervariasi karena sudah dilengkapi dengan Film Korea, Cina, Jepang, bahkan Thailand.

Ya, film Thailand adalah satu-satunya film dari negara Asia Tenggara yang cukup digemari di Indonesia. Selain alur ceritanya tidak pasaran, film-film garapan negeri gajah putih ini juga dibintangi dengan aktor dan aktris berparas menarik.

Tidak suka horror atau action? Tak masalah karena Bacaterus ingin mengajak Anda untuk baper bersama-sama dengan menonton 8 film Thailand yang paling sedih ini. Dijamin, Anda pasti akan berlinang air mata atau minimal akan terharu saat menonton film-film ini. Tapi, kebanyakan film yang kami rekomendasikan adalah film Thailand romantis dan jarang film Thailand sedih tentang keluarga.

1. Friendship [2008]

Friendship

Tak ada yang menyangka jika drama roman remaja ini masuk dalam daftar film Thailand yang paling sedih. Pasalnya, kisah cinta remaja biasanya dipenuhi dengan keceriaan. Friendship juga merupakan film Mario Maurer yang terbilang sukses.

Film ini mengisahkan tentang Singha (Mario Maurer) dan Mituna (Apinya Sakuljaroensuk), dua pelajar SMA yang awalnya saling bertengkar. Mituna sendiri adalah gadis yang jarang bicara, sehingga teman-temannya mengira dia bisu.

Dari mulai rasa penasaran dan hobi menjahili Mituna, lama-lama Singha jadi menaruh hati pada gadis itu. Sayangnya, sampai ending film kisah cinta Singha dan Mituna ini tidak bisa bersatu. Bahkan, ending film Friendship ini bikin nyesek karena Singha pun tidak sempat menyatakan cinta pada Mituna.

2. The Letter [2004]

The Letter

Salah satu film Thailand yang bakal membuat Anda berlinang air mata adalah The Letter. Menurut review yang tertulis di blog pribadi seseorang yang sudah menonton film ini di bioskop, penjaga loket bioskop bahkan memberikan tisu untuk penonton yang menonton The Letter.

Dikisahkan Dew merupakan seorang wanita muda yang bekerja sebagai programmer di Bangkok. Suatu hari, Dew pergi ke Chiang Mai untuk menghadiri pemakaman sepupunya. Di sana ia bertemu Ton, pria yang tinggal dan bekerja di Chiang Mai.

Setelah berkencan selama beberapa lama, mereka pun menikah dan hidup bahagia. Sayangnya, kebahagiaan mereka tak berlangsung lama karena Ton didiagnosis terkena tumor otak.

3. My True Friend [2012]

My True Friend

Sekilas film My True Friend nampak seperti film action karena banyak adegan perkelahian di dalam film ini. Namun, jika Anda menontonnya sampai habis maka Anda mengetahui alasan kami memasukkan film ini ke dalam daftar film Thailand yang paling sedih.

Film ini menceritakan tentang persahabatan Gun (Mario Maurer) dan Song (Natcha Jantapan) saat di SMA. Keduanya berada dalam sebuah geng yang sama dan sering terlibat perkelahian. Suatu saat, salah satu dari mereka mengorbankan nyawanya sendiri untuk membela sahabatnya. Scene di mana salah satu dari mereka ini meregang nyawa menjadi adegan paling sedih dalam film My True Friend.

4. A Little Thing Called Love [2010]

A Little Thing Called Love

Nama Mario Maurer semakin melejit ketika memerankan Shone dalam film A Little Thing Called Love. Salah satu film Thailand terbaik ini mengajarkan kita banyak hal. Bahkan, cerita film ini juga sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari, di mana seseorang berwajah pas-pasan menaruh hati pada lawan jenisnya yang menarik dan menjadi idola.

Sinopsis film ini mengisahkan tentang Nam (Pimchanok Luevisadpaibul), gadis culun dan berpenampilan pas-pasan, yang naksir pada Shone (Mario Maurer), pemuda tampan yang jadi idola di sekolahnya. Segala cara dilakukan Nam untuk bisa menarik hati Shone, sampai mengubah penampilannya habis-habisan untuk menjadi cewek cantik yang bisa memikat Shone.

5. Timeline [2014]

Timeline

Satu lagi film romantis Thailand dengan kisah yang cukup menyedihkan, yaitu Timeline. Film ini juga melibatkan beberapa kebiasaan modern yang banyak dilakukan orang, yakni meng-update segala macam hal di media sosialnya.

Tan (Jirayu Tangrisuk) adalah pemuda yang dibesarkan oleh seorang ibu tunggal. Ketika Tan memutuskan untuk bersekolah di luar kota, ibunya tidak setuju, tetapi Tan tetap bersikeras dengan keinginannya. Saat berada di kota, hidup Tan hancur dan sempat terbit sesal di hatinya karena sudah meninggalkan ibunya seorang diri.

Tan berkawan dengan June (Jarinporn Jookiat), seorang gadis yang diam-diam menyukai. Sayangnya, Tan tidak pernah menyadari hal itu dan justru naksir dengan kakak seniornya. Sampai suatu hari June mengirimkan sebuah pesan di Facebook kepada Tan, tapi Tan tidak pernah membukanya.

June memutuskan untuk keliling dunia. Namun, ajal menjemputnya ketika ia menolong anak kecil yang terjatuh di laut. Apakah pada akhirnya Tan mengetahui perasaan June yang sebenarnya?

6. First Kiss [2012]

First Kiss

Kalau dari genre filmnya, tentu saja mustahil film First Kiss ini bisa membuat mata Anda berkaca-kaca. Pasalnya, film komedi-romantis ini juga banyak diisi dengan tingkah konyol para aktornya untuk menghibur penonton.

First Kiss mengisahkan tentang Sa, gadis berusia 25 tahun yang belum pernah berpacaran seumur hidupnya. Sejak dulu, Sa naksir dengan temannya yang bernama Ohm, tapi ia tidak pernah mengungkapkannya.

Suatu hari, Sa naik bus umum dan tidak sengaja berciuman dengan Bass, siswa SMA. Sa merasa bahwa ciuman pertama seharusnya ditujukan untuk orang yang ia cintai. Namun, siapa sangka jika ciuman pertama tersebut membuat hubungan Sa dan Bass semakin dekat.

7. Bangkok Traffic Love Story [2008]

Bangkok Traffic Love Story

Sebuah film dengan genre komedi-romantis ini menjadi salah satu film terlaris di Thailand sejak awal perilisannya. Akan tetapi, Bangkok Traffic Love Story masuk dalam daftar film Thailand yang paling sedih karena kedua tokoh sentralnya yang sedang dimabuk cinta harus berpisah.

Mei Li (Cris Horwang) adalah gadis berusia 30 tahun yang ditinggal menikah oleh sahabatnya. Sebuah kecelakaan mempertemukan Mei Li dengan Loong (Theeradej Wongpuapan), seorang pemuda yang sangat tampan. Kisah cinta mereka sangat manis, tetapi berakhir sedih karena keduanya berpisah.

8. Sunset at Chaophraya [2013]

Sunset at Chaophraya film Thailand yang paling sedih

Sunset at Chaophraya adalah film dengan ending yang mengharukan. Film ini mengambil setting masa perang dunia II di mana Jepang masih menduduki Thailand.

Kobori (Nadech Kumigiya) adalah seorang tentara Jepang sekaligus keponakan seorang jenderal Jepang. Kobori jatuh cinta pada gadis Thailand bernama Angsumalin. Namun, Angsumalin sangat membenci Jepang dan sudah memiliki kekasih.

Kala itu, Angsumalin dan Kobori dijodohkan untuk mempererat tali persaudaraan dua negara. Angsumalin semakin membenci Kobori. Sampai suatu ketika, Angsumalin menyadari bahwa cinta Kobori kepadanya sangat tulus.

8 film Thailand yang paling sedih ini dijamin bisa membuat Anda terharu sekaligus terbawa suasana hingga menangis. Bagi Anda yang tidak suka film kekerasan atau horror dan justru menyukai drama mellow yang menguras air mata, sangat disarankan untuk menonton 8 film di atas. Jika Anda memiliki film Thailand favorit lainnya yang bisa menguras air mata, silakan tulis judulnya di kolom komentar.

Atau, jika Anda ingin baper dengan menonton kisah yang romantis maka Anda bisa cek artikel Film Thailand Romantis Terbaik versi Bacaterus ini.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *